Anda di halaman 1dari 61

ET3041 Jaringan Telekomunikasi

Pendahuluan

Tutun Juhana
Kelompok Keilmuan Teknik Telekomunikasi
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
Institut Teknologi Bandung
Referensi
 Tarmo Anttalainen, “Introduction to
Telecommunication Network Engineering”,
Artech House
 Alberto Leon-Garcia & Indra Widjaja,
“Communication Networks, Fundamental
Concepts and Key Architectures”, Mc
Graw Hill
 Some other books, references and the
Internet
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 2
 ET3041 Web :
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET3041
 You can find the followings :
• Lecture notes
• Links to some interesting webs
• etc.
 Penilaian = 50% UTS + 50% UAS
 My Office: Gedung Labtek VIII Lantai 4

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 3
What is Telecommunication ?

In the Wild Wild West ......

How far can you see the sign? ...


ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 4
Telekomunikasi adalah teknologi yang digunakan
untuk berkomunikasi jarak jauh dengan
memanfaatkan energi listrik

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 5
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 6
Sejarah

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 7
Standardisasi
 Jaringan telekomunikasi dirancang untuk melayani
beragam pengguna yang menggunakan berbagai
macam perangkat yang berasal dari vendor yang
berbeda
 Untuk merencanakan dan membangun suatu jaringan
secara efektif, diperlukan suatu standard yang menjamin
interoperability, compatibility, dan kinerja yang
dipersyaratkan secara ekonomis
 Suatu standard yang terbuka (open standard) diperlukan
untuk memungkinkan interkoneksi sistem, perangkat
maupun jaringan yang berasal dari vendor maupun
operator yang berbeda
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 8
Organisasi-organisasi Standard
 Otoritas standard nasional
 Menetapkan standard resmi suatu negara
tertentu
• Indonesia : Menkominfo (Ditjen POSTEL)
 BRTI : Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia
• Inggris : British Standard Institute (BSI)
• Jerman : Deutsche Industrie-Normen (DIN)
• Amerika : American National Standard Institute
(ANSI)

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 9
Badan Standard Eropa

 ETSI: European Telecommunications Standards Institute


 Suatu badan independent yang menetapkan standard untuk komunitas Eropa
 Contoh : standard GSM
 CEN/CENELEC: European Committee for Electrotechnical Standardization/European
Committee for Standardization
 Badan standardisasi teknologi informasi
 CEPT: Conférence Européenne des Administrations des Postes et des
Telecommunications
 Sebelum ada ETSI, melakukan pekerjaan yang dilakukan ETSI
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 10
Badan Standard Amerika

• IEEE : Institute of Electrical and Electronics Engineers


• Asosiasi engineer elektro internasional
• Contoh standard : LAN
• EIA: Electronic Industries Association
• Organisasi pabrik perangkat elektronika Amerika
• Contoh standar: RS232
• FCC: Federal Communications Commission
• Badan regulasi pemerintah Amerika
• TIA: Telecommunications Industry Association
• Bertugas mengadaptasi standard dunia ke dalam lingkungan Amerika
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 11
Organisasi Global
 ITU : International Telecommunication Union
 Badan khusus PBB yang bertanggung jawab di dalam bidang
telekomunikasi

Dibagi ke dalam dua badan standard:
• ITU-T (huruf T berasal dari kata telekomunikasi)

Berasal dari CCITT (Comité Consultatif International de Télégraphique
et Téléphonique, atau International Telegraph and Telephone
Consultative Committee)

Mempublikasikan rekomendasi untuk jaringan telekomunikasi publik
• ITU-R (huruf R berasal dari kata radio)
 Berasal dari CCIR (Comité Consultatif International des
Radiocommunications atau International Radio Consultative
Committee)
 Mempublikasikan rekomendasi yang berhubungan dengan aspek-
aspek radio seperti penggunaan frekunsi di seleuruh dunia

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 12
 ISO/IEC : The International Standards
Organization/International Electrotechnical
Commission
 Organisasi standard bidang teknologi
informasi
 ISO berperan dalam standard dan protokol
komunikasi data
 IEC berperan di dalam standard yang meliputi
aspek electromechanical (seperti konektor),
lingkungan dan keselamatan
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 13
Organisasi Standard yang lain
 IETF: Internet Engineering Task Force
 Bertanggung jawab terhadap arsitektur
Internet
 Mengatur standardisasi protokol TCP/IP untuk
Internet

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 14
Jaringan Telekomunikasi
Dasar
 Tujuan dasar dari adanya suatu jaringan
telekomunikasi adalah untuk mengirimkan
informasi dari suatu user ke user lain yang ada
di dalam jaringan
 User dari suatu jaringan publik disebut subscriber
 Informasi yang berasal dari user dapat beragam
(bisa voice, data maupun gambar)
 Subscriber dapat mengakses jaringan
menggunakan jaringan akses yang beragam
(cellular, fixed dsb.)
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 16
 Tiga teknologi yang yang diperlukan untuk
berkomunikasi melalui jaringan
telekomunikasi:
 Transmisi
 Switching

Signaling

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 17
- Links
- Link antar switch merupakan backbone - Fasilitas transmisi
- Backbone mengumpulkan (aggregate) aliran - Node Jaringan (switch/router)
informasi yang berasal dari jaringan akses - Melakukan proses switching
- Backbone mengangkut alitan informasi yang - Switching: menghubungkan
lebih banyak daripada jaringan akses inlet dengan outlet pada switch

Jaringan
Telekomunikasi

Jaringan Akses
(Access Network)

switching

Inlets
Outlets
- Incoming information
- Outgoing information
(voice, data, video etc.)
Teknologi Transmisi
 Transmisi adalah proses membawa informasi antar end
points di dalam sistem atau jaringan
 Sistem transmisi yang sekarang menggunakan empat
buah medium transmisi berikut :
 Kabel tembaga

Kabel serat optik

Gelombang radio

Cahaya pada ruang bebas (misalnya infra merah)
 Dalam suatu jaringan telekomunikasi, sistem transmisi
digunakan untuk saling menghubungkan sentral (router)

Keseluruhan sistem transmisi ini disebut jaringan transmisi atau
jaringan transport (transport network)

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 19
Teknologi Switching
 Suatu teknologi yang digunakan pada
switch untuk menghubungkan (men-
switch) panggilan (pada jaringan telepon)
atau
 Mengarahkan/memforward paket dari
suatu link ke link yang lain
 Kita akan pelajari ini lebih detail

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 20
Teknologi Signaling
 Signaling adalah mekanisme yang memungkinkan
entitas yang berada di dalam jaringan (misalnya
perangkat di pelanggan, switch dsb.) untuk membentuk,
mempertahankan, dan memutuskan suatu sesi di dalam
jaringan
 Proses signaling dilaksanakan menggunakan suatu
sinyal atau pesan tertentu
 Contoh: ketika kita mengangkat handset telepon untuk
melakukan panggilan akan terdengar nada panggil (dial tone)
• Dial tone mengindikasikan bahwa sentral telepon siap menerima
informasi nomor yang dituju
 Signaling akan kita pelajari lebih detail lagi

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 21
Medium Transmisi
Tipe-tipe Media Transmisi
 Guided transmission media
 Kabel tembaga

• Open Wires
• Coaxial
• Twisted Pair

Kabel serat optik
 Unguided transmission media

infra merah
 gelombang radio

 microwave: terrestrial maupun satellite

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 23
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 24
Guided
Transmission Media
Kabel Tembaga
 Paling lama dan sudah biasa digunakan
 Kelemahan: redaman tinggi dan sensitif terhadap
interferensi
 Redaman pada suatu kabel tembaga akan meningkat
bila frekuensi dinaikkan
 Kecepatan rambat sinyal di dalam kabel tembaga
mendekati 200.000 km/detik
 Tiga jenis kabel tembaga yang biasa digunakan:
 Open wire
 Coaxial
 Twisted Pair
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 26
 Open wire
 Sudah jarang digunakan
 Kelemahan:
• Terpengaruh kondisi cuaca dan lingkungan
• Kapasitas terbatas (hanya sekitar 12 kanal voice)

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 27
 Coaxial

Bandwidth tinggi dan lebih kebal


terhadap interferensi
Contoh penggunaan : pada antena TV,
LAN dsb.

(D)
(C)
(B)
(A)

RG58 coax and BNC Connector

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 28
Kabel dipilin untuk mengeliminasi crosstalk
 Twisted pair

Menggunakan “balance signaling”


untuk mengeliminasi pengaruh
interferensi (noise)

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 29
 Twist length kabel telepon: 5-15 cm
 Twist length Cat-3 UTP : 7.5-10cm
 Twist length Cat-5 : 2-4 cm
 Pada suatu bundel twisted pair (lebih dari satu pasang), twist
length masing-masing pasangan dibedakan untuk mencegah
crosstalk antar pasangan

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 30
 About crosstalk

Sumber Penerima
Sinyal Sinyal
NEXT: Near-end crosstalk

FEXT: Far-end crosstalk

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 31
Max Data Rate Attenuation NEXT
Category-3 UTP 16 Mbps 13.1 db/100m 23db @16MHz
9.8 db/100m 26db @10MHz
Category-4 UTP 20 Mbps 10.1 db/100m 36db @20MHz
Category-5 UTP 100 Mbps 22db/100m 44db @100MHz
Category-5e UTP 200 Mbps 32db/100m 40db @200MHz

 Category 5 Unshielded Twisted Pair (UTP) digunakan sebagai kabel


standard untuk local area computer networks
 Ada juga jenis kabel Shielded Twisted Pair (STP)

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 32
Twisted Pair Connectors
 Kabel twisted pair untuk komputer menggunakan konektor RJ45 (8 pin)
 Kabel twisted pair untuk telepon menggunakan konektor RJ11

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 33
Serat Optik
Kabel serat optik terdiri dari :
 Silinder dalam berbahan gelas yang disebut inti atau core
 Silinder luar terbuat dari bahan gelas atau plastik yang
disebut cladding atau pembungkus inti
 Bahan pelidung serat yang membungkus cladding

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 34
Mengapa cahaya bisa bergerak
sepanjang serat optik?
 Karena ada proses yang disebut Total Internal
Reflection (TIR)
 TIR dimungkinkan dengan membedakan indeks bias (n)
antara core dan clading
 Dalam hal ini ncore > ncladding

Memanfaatkan hukum Snellius

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 35
Pantulan terjadi
Bila sudut jatuh
> sudut kritis

ncore > ncladding

Pembiasan

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 36
Apabila kabel serat optik dilengkungkan, dapat terjadi loss

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 37
θNA

Cahaya yang dapat dimasukkan ke dalam serat optik


harus disuntikkan pada sudut yang lebih kecil
daripada θNA. Ini dipersyaratkan sebagai Numerical
Apperture (NA)

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 38
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 39
 Salah satu cara untuk
mengidenifikasi konstruksi kabel
optik adalah dengan menggunakan
perbandingan antara diameter core
dan cladding. Sebagai contoh adalah
tipe kabel 62.5/125. Artinya diamater
core 62,5 micron dan diameter
cladding 125 micron
 Contoh lain tipe kabel:50/125,
62.5/125 dan 8.3/125
 Jumlah core di dalam satu kabel bisa
antara 4 s.d. 144

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 40
Klasifikasi Serat Optik
 Berdasarkan mode gelombang cahaya yang
berpropagasi pada serat optik
 Multimode Fibre

Singlemode Fibre
 Berdasarkan perubahan indeks bias bahan
 Step index fibre
 Gradded index fibre

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 41
Step Index Fiber vs Gradded Index Fiber
 Pada step index fiber, perbedaan antara index
bias inti dengan index bias cladding sangat
drastis

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 42
 Pada gradded index fiber, perbedaan index bias bahan dari inti
sampai cladding berlangsung secara gradual
 Contoh profile gradded index:
 Untuk 0 ≤r ≤ a
 r = jari-jari di dalam inti serat

a = jari-jari maksimum inti serat

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 43
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 44
Jenis-jenis kabel serat optik

Step-index multimode. Used with 850nm, 1300 nm source.

Graded-index multimode. Used with 850nm, 1300 nm source.

Single mode. Used with 1300 nm, 1550 nm source.


ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 45
Available Bandwidth and Range
Media Bandwidth Range
Voice quality twisted pair 0 to 1 MHz 5 km
Coax cable (broadband) 1k - 1GHz 1-100 km
Category 5 twisted pair 1k - 100 MHz 0.1-2 km
Fiber optic cable 180-370 THz 1-100 km

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 46
Unguided
Transmission Media
Microwave
 Range frekuensi: 1 - 40 GHz
 Transmisi dilakukan secara line of sight (LOS)
 Tidak dapat menembus dinding (solid objects; contoh:
bangunan)
 Digunakan untuk komunikasi terrestrial (earth-to-earth)
dan satelit
 Di atas 8 GHz, diserap oleh partikel air
 Jadi hujan dapat menggagalkan transmisi

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 48
Satellite Microwave
 Range frekuensi optimal
yang digunakan adalah:
1 - 10 GHz
 Dibawah 1 GHz akan
terpengaruh dari alam dan
man-made sources
 Di atas 10 GHz akan
teredam atmosfir
Band (GHz) Name Uplink Download Use
4/6 C 5.9 - 6.4 3.7 - 4.2 commercial
7/8 X 7.9 - 8.4 7.9 - 8.4 military
11/14 Ku 14.0 - 14.5 11.7 - 12.2 commercial
20/30 Ka 27.5 - 30.5 17.7 - 21.2 military
20/44 Q 43.4 - 45.5 20.2 - 21.3 military
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 49
Satellite Systems
 Sistem orbit Low dan medium memiliki delay
yang lebih rendah
 Menawarkan kecepatan 2Mbps

System Orbit (km) No. satellites Freq. Band


Geosynchronous 35,784 90 4/6 (C)
Teledesic 1,350 288 Ka
Iridium 780 66 1.6 GHz

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 50
Terrestrial Wireless
 Digunakan untuk keperluan telekomunikasi komersial,
telepon seluler, serta LAN jarak pendek dan menengah
 Contoh: wireless LAN IEEE 802.11 yang bekerja pada
band 2.4
Freq. Band Use Range Data Rate
824 - 894 MHz Analog cell phones (AMPS) 20 km per cell 13 kbps/channel
902-928 MHz License free in North America
1.7 - 2.3 GHz PCS digital cell phones < 1 km per cell
1.8 GHz GSM digital cell phones 16 kbps/channel
2.400-2.484 GHz global license free band
2.4 GHz 802.11, Lucent WaveLAN 100 m - 25 km 2 - 11 Mbps
2.45 GHz Bluetooth about 10 m 1 Mbps
4 - 6 GHz commercial (telecomm.) 40 - 80 km 100 Mbps
Infrared short distance line of sight 5 - 100 m 1 Mbps
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 51
 Terrestrial communication (microwave)

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 52
So..you’ve heard about dB..
What is it?
Decibel, Gain, dan Loss
 Power loss : penurunan daya
sinyal
 Power gain : penguatan daya
sinyal
 Decibel : “satuan” untuk
menyatakan power loss/gain
 Decibel merupakan satuan
ukuran daya yang logaritmis
 Pertama kali digunakan oleh
Alexander Graham Bell
(satuan decibel digunakan
untuk menghormati jasanya)
Alexander Graham Bell
 Decibel : dB
Born 1847 - Died 1922
ET3041 Jaringan Telekomunikasi
http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 54
Decibel in Action

Gain
g = Pout/Pin Overall Gain
g = g1*g2
Gain in dB
gdB = 10 log (Pout/Pin) Overall Gain in dB
gdB = g1(dB) + g2(dB)
Loss
L = Pin/Pout Contoh:
- Bila daya output 10 Watt dan daya input 1 Watt,
Loss in dB maka Gain = 10 dB
LdB = 10 log (Pin/Pout) - Bila daya input 10 Watt dan daya output 1 Watt,
maka Loss = 10 dB (atau Gain = -10 dB)
 Rumus dB menyatakan ukuran daya
 Jika kita lebih tertarik akan perubahan pada
tegangan maka faktor impedansi harus
dimasukkan pada perhitungan dB

 Pout   Vout   Zin 


g dB = 10 log   = 20 log   + 10 log  
 Pin   Vin   Zout 

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 56
Power Levels in dB
 Sampai titik ini kita masih melihat
penerapan dB untuk menyatakan
perbandingan daya
 Bagaimana cara menyatakan level daya
absolut menggunakan dB?

Gunakan suatu daya referensi

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 57
 Daya referensi yang
banyak digunakan adalah
1 mW  P 
 Satuan dB yang PdBm = 10 log  
dihasilkan adalah dBm  1 mW 
 Contoh: suatu level daya  P 
10 mW bila dinyatakan di PdBW = 10 log  
dalam dB adalah 10 dBm  1W 
 Daya referensi lain yang
dapat digunakan: 1 Watt
(satuan dB yang
digunakan dBW)

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 58
 Contoh penggunaan dB

Daya pancar P1 = 1W atau +30 dBm


Gain antena = 30 dB
Redaman link = 110 dB
Daya diterima terima P2,dBm = +30 dBm + 30 dB –110 dB +30 dB = –20 dBm
Bila dinyatakan di dalam Watt P2 = 10 μW.

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 59
Redaman
serat optik 0,5 dB/km

Daya pancar P1,dBm = 0 dBm


Redaman serat optik = 0,5 dB/km, maka redaman total serat optik = 0,5*40 =20 dB
Daya terima P2,dBm = 0 dBm – 20 dB = –20 dBm

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 60
John Napier or Neper
nicknamed Marvellous Merchiston
(1550, 1617)
Penemu Logaritma

 Satuan lain yang biasa


digunakan untuk menyatakan
suatu perbadingan adalah Neper
 1 Neper (Np) = 8,685889638 dB
 1 dB = 0,115129254 Np

ET3041 Jaringan Telekomunikasi


http://telecom.ee.itb.ac.id/~tutun/ET304
1 61