Anda di halaman 1dari 15

The Properties of Van Der Waals

Kelompok ungu Desy fidiana 101810201023 Liya Kholida101810201027 Siti Istiqomah 101810201055 Wisnatun hasanah 101810201051

Persamaan van Der Waals


Persamaan keadaan van der Waals Gas yang mengikuti hukum Boyle dan hukum Charles, yakni hukum gas ideal , disebut gas ideal. Namun, didapatkan, bahwa gas yang kita jumpai, yakni gas nyata, tidak secara ketat mengikuti hukum gas ideal. Semakin rendah tekanan gas pada temperatur tetap, semakin kecil deviasinya dari perilaku ideal. Semakin tinggi tekanan gas, atau dengan kata lain, semakin kecil jarak intermolekulnya, semakin besar deviasinya.

Van Der Waals Gas


Fisikawan Belanda Johannes Diderik van der Waals (18371923) mengusulkan persamaan keadaan gas nyata, yang dinyatakan sebagai persamaan keadaan van der Waals atau persamaan van der Waals. Ia memodifikasi persamaan gas ideal dengan cara sebagai berikut: 1.dengan menambahkan koreksi pada P untuk mengkompensasi interaksi antarmolekul; 2.mengurangi dari suku V yang menjelaskan volume real molekul gas.

a dan b adalah nilai yang ditentukan secara eksperimen untuk setiap gas dan disebut dengan tetapan van der Waals. Semakin kecil nilai a dan b menunjukkan bahwa perilaku gas semakin mendekati perilaku gas ideal. Besarnya nilai tetapan ini juga berhbungan dengan kemudahan gas tersebut dicairkan.

Tabel Tetapan van der Waals


gas He Ne H2 NH3 N2 C2H

a (atm dm6 mol-2)


0,0341 0,2107 0,244 4,17 1,39 4,47 0,0171

b (atm dm6 mol-2)


0,0237 0,0266 0,0371 0,0391 0,0571

CO2 H2O
CO Hg O2

3,59 5,46
1,49 8,09 1,36

0,0427 0,0305
0,0399 0,0170 0,0318

Persamaan van Der Waals

The expressions for the properties of a van der waals gas are simpler if T and v, rather than T and P, are selected as variables. Dari persamaan pertama Tds

dari persamaan sebelumnya

The van der Waals


Karena P adalah sebuah linier fungsi dari T, sehingga cv adalah hanya sebuah fungsi dari temperature dan tidak berbeda menurut volum pada termperatur konstan.

Lalu jika s0 adalah entropi dari persamaan keadaan P0,v0,T0 kita mempunyai:

The van der Waals


Bila cv dianggap konstant

Dari persamaan energy dalam di peroleh persamaan:

Jadi,

Persamaan van Der Waals


Jika u0 adalah energy pada persamaan keadaan :

Dan jika konstan ,

Persamaan van der Waals


Energi dalam gas van der waals tergantung dengan spesific volumnya sama seperti temperatur nya. Diketahui bahwa hanya van der waals constant tampak dalam persamaan energy. Penyebab dari konstan ini dikarenakan tindakan gaya dari atraksi diantara molekul-molekul atau dari energy poyensial mereka yang berubah seperti perubahan spesific volum dan peningktan atau penurunan pemisahanantarmolekul.

Persamaan Van der Waals


Penurunan antara kapasitas energy specific, persamaan 6-12

The second term in the denominator is small correction term, so in this term we can approximate (v-b) by v, and assume Pv=RT, then approximately

Persamaan van der Waals


Constanta a untuk karbondioksida adalah 366X103 Jm3Kilomole-2 dan pada tekanan 1 bar = 105N m-2 dan temperature 300K,

Jadi dalam 1 persen, Hubungan antara T dan v. pada sebuah proses reversible adiabatic didapatkan dari s = konstan, jika menggap cv konstn maka kita dapatkan:

Persamaan van Der Waals

atau
Energy terserap dari proses isothermal reversible , dari persamaan persamaan Tds

Karena perubahaan energy dalam:

Persamaan van Der Waals


Kerja dw, dari hukum pertama, adalah

And in a finite process

Sekian