Anda di halaman 1dari 23

LOKOMOTIF

Lokomotif digunakan untuk pengangkutan.


Pekerjaan lokomotif = conveyor
Pemilihannya didasarkan pada gradient,
jarak angkut dan kondisi lantai.
Kerugian lokomotif
1. Kemiringannya terbatas
2. Kondisi lantai harus kuat
3. Bahaya kebakaran, kebocoran arus dan
gas-gas beracun meningkat
Keuntungan lokomotif
1. Man power lebih sedikit
2. Fleksible dan mudah diperpanjang
3. Supplies buruh dsb dapat dilakukan
bersama-sama
4. Mempunyai kecepatan tinggi
5. Gradient < 3%, menjadi ekonomis
6. Lebih mudah menyesuaikan diri dengan
belokan bila dibandingkan dengan rope
haulage


Dalam merancang pengangkutan dengan
lokomotif, hal-hal yang harus diperhatikan
adalah:
1. Tonase yang diangkut per satuan waktu
2. Jarak pengangkutan
3. Data kemiringan yang diteliti bila perlu
digambar sehingga diketahui jalur yg tdk
menguntungkan, dll.
4. Tipe dan kapasitas lori yang digunakan, tipe
bearing yang detail, tahan tarik, dan drawgear
yg digunakan.
5. Jarak bagian dalam rel (gauge), berat rel yang
dipakai dan jari-jari belokan
Macam-macam lokomotif
1. Lokomotif uap
2. Lokomotif motor bakar
a. motor bakar bensin
b. motor bakar diesel
3. Lokomotif listrik
a. lokomotif trolley
b. lokomotif battery
4. Lokomotif udara bertekanan tinggi
Perhitungan Tenaga Lokomotif
Komponen-komponen yang mempengaruhi
perhitungan:
1. Adhesi
Koefisien adhesi merupakan static friction
antara roda lokomotif dengan rel,
dipengaruhi oleh:
- Material yang menyusun roda, rel
- Kondisi rel (basah, kering atau berpasir)
- Pusat gravitasi lokomotif (terdistribusi
merata)
Koefisien adhesi mempengaruhi pulling
power (kekuatan tarik) atau tractive effort
lokomotif.
Berdasar sifat fisik rel dan roda lokomotif
nilai koefisien adhesi :

Roda baja rel kering 0,25
Roda baja rel basah /greasy 0,15
Roda baja rel berpasir 0,3
Jenis Roda Kondisi rel Nilai koefisien Adhesi
Saat terjadi pengereman mendadak dan
terjadi skid (kondisi luncuran dimana roda
lokomotif tidak berputar)koefisien adhesi
berkurang jadi dynamic friction/sliding
friction sebesar 0,16

2. Tractive Effort (TE)
Tenaga tarik yang ditimbulkan lokomotif
untuk gerakkan lokomotif, rangkaian dan
muatannya. (dipengaruhi roda lokomotif)
tenaga tergantung dari berat lokomotif
dan koefisien adhesi
Untuk lokomotif diesel dan trolley

TE = W
L
X 0,25 X 2240 = 560 W
L
lb
W
L
= berat lokomotif, ton

Untuk lokomotif battery
TE = W
L
X 0,15 X 2240 = 336 W
L
lb


3. Drawbar Pull (DBP=daya tarik beban)
besarnya daya tarik yang dibutuhkan
untuk menarik:
a. Lokomotif itu sendiri
b. Rangkaian beserta muatannya
Besarnya DBP tergantung:
1. Tahanan tarik = W x 2.240 x koef gesek
= W x R
R = rolling resistance

Besarnya rolling resistance:
- Plain bearings sebesar 1/15 atau 40 lb/ton
- Roller bearings sebesar 1/224 atau 10 lb/ton
- Starting resistance 50% > R
Plain bearings
atau
R
Rollerbearings

2. Resistance akibat gravitasi = W x 2.240 x sin o


o = sudut kemiringan
X = naik turun 1 dalam X horisontal
G = gradient (%), G = 1%grade resistance untuk
setiap 1 ton adalah 1 x 2240 x 1/100=22,4 lb/ton

100
2240
240 . 2 G
W
X
W =
3. Lineal atau rotary acceleration
Gaya F yang diperlukan untuk lineal acceleration
pada percepatan f sebesar 0,1 mph/detik adalah





W=berat lokomotif dan rangkaiannya
g =percepatan gravitasi, 32,2 ft/dtk
f =percepatan, 0,1 mph/dtk
ton lb F
F
a f
g
W
F a m F
/ 2 , 10
60 60
5280 1 , 0
2 , 32
2240
. .
=

=
= =
Berdasar pengalaman, rotary acceleration = 0,6
lb/ton
Lineal acceleration dan rotary acceleration pada
percepatan 0,1 mph/dtk adalah 10,2+0,6 = 10,8
lb/ton
Besarnya DBP yang diperlukan
DBP = W(R G + F) + L(R
L
G + F)
W = berat rangkaian kereta
R =rolling resistance kereta
G =grade resistance, 22.4 lb/ton setiap kemiringan
1%
F =gaya untuk percepatan 10,8lb/ton untuk
percepatan 0,1 mph/dtk
L = berat lokomotif
R
L
= rolling reistance lokomotif
Tractive effort lokomotif untuk menggerakkan
kereta dan rangkaiannya:
W(R G + F) + L(R
L
G + F)
Tractive effort lokomotif
= L x 2240 x A
Maka :
L x 2240 x A = W(R G + F) + L(R
L
G+ F)



( )
( ) F G R A
F G R W
L
+
+
=
2240
4. Horse Power





Nilai gearing efficiency:
90% electrical driven
85% diesel driven
iciency gearingef f
kecept TE
HP
atau
iciency gearingef f
kecept TE
HP


=
375
33000
5280
Ideal Gradient
Tujuan memperoleh operasi yang
ekonomis terhadap tractive effort, dengan
cara tractive effort kereta bermuatan =
tractive effort kereta kosong.
Variasinya:
- Plain bearings = 1 dalam 50 ( 0,7%)
- Roller bearings = 1 dalam 200 ( 0,5%)

Asumsi :
1. R kosong 25% > R bermuatan


2. Berat kereta kosong : berat muatan = 1 : 2
berat rangkaian bermuatan : berat rangkaian
kosong = W : 1/3W
TE kereta bermuatan
=W(R -22,4iG) + L(R
L
-22,4iG)
TE kereta kosong
= 1/3W(125/100R +22,4 iG) + L(R
L
+22,4 iG)



xR Rkosong
100
125
=
TE kereta bermuatan = TE kereta kosong
W(R -22,4iG) + L(R
L
-22,4iG) = 1/3W(125/100R
+22,4 iG) + L(R
L
+22,4 iG)



) 3 / 2 ( 8 , 44
. 12 / 7
%
W L
R W
IG
+
=
Stoping Distance
jarak yang ditempuh lokomotif+ rangkaian
mulai saat perlambatan sampai berhenti.
Gaya-gaya yang bekerja:
1. Gaya untuk perlambatan
pada perlambatan 1 mph/dtk akan
memerlukan gaya sebesar 108lb/ton
atau 108.F lb/ton

2. Breaking force
Saat pengereman mendadak timbul skid
pada permukaan rel koef adhetion
mengecil dan asumsi sebesar 0,16.
Maksimum breaking force = 0,16 x L x 2240
= 358L lb = 1/6 berat lokomotif

3. Rolling resistance lokomotif dan
rangkaiannya = L.R
L
+ W.R
4. Gradient
Gaya mengatasi gradient = (L+W)22.4G




F = perlambatan yang terjadi, mph/dtk
L = berat lokomotif
W =berat rangkaian
R
L
= rolling resistance lokomotif
G =gradient, %
) ( 108
. 4 , 22 ). ( . . . 358
. 4 , 22 ). ( . . . 358 ) ( . 108
W L
G W L R W R L L
F
G W L R W R L L W L F
L
L
+
+ + +
=
+ + + = +
Bila v = kecepatan perlambatan,ft/dtk
f = perlambatan yang dihasilkan ft/dtk
2

t = periode sebelum kereta berhenti
v f.t = 0
Jarak yang ditempuh rangkaian = v.t .f.t
2


F = perlambatan
V = kecepatan awal

f t
F
V
SD
F
V
SD
f
v
. 2
. 467 , 1
60
5280 . 2
60 60
5280
2 / 1
2
2
2 2
2 2
2
=

=
=
TUGAS
1. Sebutkan macam-macam lokomotif???
2. Apa keuntungan dari lokomotif???
3. Apa yang dimaksud dengan Tractive
Effort dan Drawbar Pull???
4. Apa yang dimaksud dengan Stoping
Distance???
NB : Tugas dikerjakan di folio bergaris
dengan tulisan tangan.