Anda di halaman 1dari 19

Dokter Gigi Keluarga

Kelompok 4

Anggi Arlan Merry Angel Marcella Adella Syvia Nella Anggun Veronica Wulandari Nurul Astrina Annisa Nabila Heriati Sitosari Tresy Charlotte Marito Gita Rulianti Nathania Pramudita Auliya Ludfi Fauziyah Nafisah Santika Devi Arimbi Priztika Widya Nursalim Dewi Sartika Ayuni

09/KG/8546 09/KG/8547 09/KG/8549 09/KG/8550 09/KG/8551 09/KG/8553 09/KG/8555 09/KG/8558 09/KG/8559 09/KG/8560 09/KG/8561 09/KG/8565 09/KG/8566 09/KG/8567 09/KG/8568 09/KG/8569 09/KG/8571

Pengertian Dokter Gigi Keluarga


Dokter gigi keluarga adalah dokter gigi yang mempunyai pengetahuan, sikap, dan perilaku professional dalam menjaga dan memelihara kesehatan gigi dari keluarga binaannya dengan menyelenggarakan upaya pemeliharaan kesehatan gigi dasar paripurna dengan pendekatan holistic dan kesisteman serta proaktif dalam antisipasi dan pemecahan masalah kesehatan yang dihadapi keluarga yang memilihnya sebagai mitra utama pemeliharaan kesehatan gigi. (Keputusan Mentri Kesehatan RI, 2007)

Visi Dokter Gigi Keluarga


Mendorong kemandirian keluarga dalam menjaga dan memelihara kesehatan gigi dan tercapainya derajat kesehatan gigi dan mulut setinggi-tingginya, melalui pelayanan dokter gigi keluarga secara efisien, efektif, adil, merata, aman, dan bermutu

Misi Dokter Gigi Keluarga


Mendorong kemandirian keluarga dalam menjaga dan memelihara kesehatan gigi dan mulut. Mengusahakan tersedianya pelayanan dokter gigi keluarga yang merata, bermutu, dan terjangkau. Memberikan pelayanan, memelihara dan meningkatkan kesehatan gigi perorangan serta masyarakat (keluarga binaan) sehingga tercapai derajat kesehatan gigi dan mulut yang diharapkan. Meningkatkan profesionalisme dokter gigi keluarga dalam mengemban peran, tugas,dan fungsinya Meningkatkan kemitraan dengan profesi, institusi pendidikan, dan pihak-pihak terkait.

Prinsip Pelayanan Dokter Gigi Keluarga


1. Dokter gigi kontak pertama (First Contact) 2. Layanan bersifat pribadi (personal care) 3. Pelayan paripurna (Comprehensive)

4. Paradigma sehat
5. Pelayanan berkesinambungan (continuous care) 6. Koordinasi dan Kolaborasi 7. Family and community oriented

Model Pelayanan Dokter Gigi Keluarga

Dokter gigi keluarga praktik perorangan/ praktek solo

Dokter Gigi Keluarga

Dokter gigi keluarga praktik kelompok

Spesifikasi Dokter Gigi Keluarga


Diet dan konseling Manajemen resiko berbasis keluarga Perencanaan pembiayaan kesehatan gigi dan mulut keluarga Analisis efektif biaya Manajemen perilaku berbasis dinamika keluarga Manajemen data berbasis rekam medik keluarga Surveillance epidemiology berbasis keluarga, serta Pengendalian mutu pelayanan kesehatan gigi dan mulut keluarga

Ruang Lingkup Kerja Dokter Gigi Keluarga


Pelayanan darurat/basic emergency care Pelayanan pencegahan / preventive care

Pelayanan medic gigi dasar/simple care

Pelayanan medic gigi khusus/moderate care

Ruang Lingkup Kerja Dokter Gigi Keluarga


Pelayanan darurat/basic emergency care

Basic life support/pertolongan pertama pada keadaan darurat dan gawat darurat untuk selanjutnya dilakukan rujukan bila diperlukan. Mengurangi rasa sakit dan atau eliminasi infeksi/pertolongan pertama pada gigi/mulut karena penyakit/cidera Reposisi dislokasi sendi rahang Replantasi gigi Penyesuaian oklusi (akut)

Ruang Lingkup Kerja Dokter Gigi Keluarga


Pelayanan pencegahan / preventive care

Pendidikan kesehatan gigi (individu/kelompok) Menghilangkan kebiasaan jelek/buruk Tindakan perlindungan khusus Tindakan penanganan dini (early detection & prompt treatment) Memberi advokasi untuk menanggulangi kelainan saliva dan masalah nutrisi gizi/diet.

Ruang Lingkup Kerja Dokter Gigi Keluarga


Pelayanan medic gigi dasar/simple care Tumpatan gigi (glass ionomer / komposit resin / tumpatan kombinasi (open/ closed sandwich)) Ekstraksi gigi (gigi sulung persistensi / gigi tetap karena panyakit / keperluan orthodonti / pencabutan serial (gigi sulung) Perawtan pulpa (pulp capping / pulpotomi / perawatan saluran akar gigi anterior) Perawatan / pengobatan abses Penanganan dry socket Mengobati ulkus rekuren (apthosa) Pengelolaan halitosis

Ruang Lingkup Kerja Dokter Gigi Keluarga


Pelayanan medic gigi khusus/moderate care

Konservasi gigi Pedodonsi Periodonsia Bedah mulut Orthodonsi Prostodonsi Oral medicine

Pembiayaan Dokter Gigi Keluarga


cukup dikelola dengan efisien adil dan berkelanjutan transparan akuntabel. Syarat ?

Jaminan

Pembiayaan Dokter Gigi Keluarga


Bentuk pokok pembiayaan UKP (Upaya Kesehatan Perorangan) sebagaimana tercantum dalam SKN adalah sebagai berikut: Dana untuk UKP dari individu dalam kesatuan keluarga melalui JPK (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan) wajib dan JPK sukarela. Dana untuk UKP masyarakat rentan dan keluarga miskin dari pemerintah melalui JPK wajib. Dana dari mayarakat (dana sehat dan dana sosial keagamaan) digunakan untuk UKM dan UKP

Pembiayaan Dokter Gigi Keluarga


Pada tahun 2006, Departemen Kesehatan Indonesia sendiri mengeluarkan adanya 3 dasar bentuk pembiayaan secara pra-upaya. Bentuk-bentuk pembiayaan tersebut antara lain adalah: Kapitasi: pembayaran di muka yang besarnya sesuai dengan kesepakatan harga dihitung untuk setiap peserta dalam waktu tertentu. Sistem paket: pembayaran di muka berdasarkan kesepakatan harga yang dihitung untuk paket pelayanan kesehatan tertentu. Sistem anggaran (budget system): pembayaran di muka berdasarkan kesepakatan harga, sesuai dengan besarnya

Pembiayaan Dokter Gigi Keluarga


Karena pembiayaan dokter gigi keluarga ini masih merupakan suatu sistem yang berkembang, tidak menutup kemungkinan seorang dokter gigi keluarga dapat menarik biaya secara fee for service, yaitu pembayaran langsung dari pengguna jasa setelah pelayanan kesehatan diberikan. Sehingga kesimpulannya, model pembiayaan dokter gigi keluarga dapat berupa fee for service, pihak ketiga (asuransi, dll) atau membership.

Pembiayaan Dokter Gigi Keluarga


Karena pembiayaan dokter gigi keluarga ini masih merupakan suatu sistem yang berkembang, tidak menutup kemungkinan seorang dokter gigi keluarga dapat menarik biaya secara fee for service, yaitu pembayaran langsung dari pengguna jasa setelah pelayanan kesehatan diberikan. Sehingga kesimpulannya, model pembiayaan dokter gigi keluarga dapat berupa fee for service, pihak ketiga (asuransi, dll) atau membership.

Any question?