Anda di halaman 1dari 12

Rumusan-rumusan dalam eskalasi harga

Rumus-rumus Eskalasi biasanya sudah ada di dalam dokumen tender yang diserahkan. Contoh-contoh rumus eskalasi yang umum antara lain : 1.Untuk pekerjaan beton Ka = 0,15 +0,30 Lt/Lo + 0,35 Ct/Co +0,20 ERt/Ero 2.Untuk pengerjaan pengaspalan Kb = 0,15+0,20 Lt/Lo +0,10 Ft/Fo +0,25 At/Ao + 0,30 Ert/ERo

Keterangan : a. Jumlah koefisien untuk setiap rumus sama dengan 1,00 b. Huruf t pada lambang/nama komponen yang dieskalasikan menunjukkan harga setelah kenaikan. c. Angka o (nol) pada lambang/nama komponen yang dieskalasikan menunjukkan harga sebelum kenaikan.

d. Huruf Lo pada lambang/nama komponen menunjukkan upah buruh. e. Huruh Co pada lambang menunjukkan portlad cement. f. Huruf So pada lambang menunjukkan baja tulangan. g. Huruf Fo pada lambang menujukkan BBM dan pelumas. h. Huruf Ao pada lambang menunjukan Aspal. i. Huruf Ero pada lambang menunjukkan Alat-alat berat.

Nilai Ka dan Kb adalah faktor eskalasi yang akan dikalikan dengan harga-harga satuan (unit price).Karena penagihan pembayaran pekerjaan yang telah diselesaikan dan diterima baik oleh pengawas pekerjaan dilakukan setiap bulan maka faktor-faktor eskalasipun harus ditentukan tiap bulan.

Contoh soal : Dari sebuah pelaksaan proyek yang cukup besar diperoleh data volume dan harga satuan untuk pekerjaan beton 1000 m3 sebagai berikut,

BUATLAH RUMUS ESKALASINYA Berapa biaya tambahan untuk 250 m3 beton,jika harga ternyata sudah banyak yang naik menjadi, PC menjadi Rp. 60.000,-/zak Kayu cetakan Rp.1.300.000,-/m3 Baja tulangan Rp. 3.000 .-/ kg Upah buruh Rp.64.500.000,-

NO URAIAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 SEMEN (PC) PASIR KERIKIL AIR KAYU CETAKAN PAKU UPAH BURUH ALAT-ALAT

VOL 4.675 270 312 97 121 385

SATUAN Zak M3 M3 M3 M3 Kg kg

HARGA SAT(Rp) 53.000 150.000 120.000 1000 1.100.000 2.500 8.000

BIAYA (RP) 247.775.000 40.500.000 37.440.000 97.000 133.100.000 287.500.000 3.800.000 63.000.000 9.000.000

% 26,28 4,29 3,97 0.01 14,12 30,49 0,40 6,68 0,95

BAJA TULANGAN 115,000

Jumlah (a) 10 KEUNTUNGAN 10 %

822.212.000 Dari (a) 57.468.478 6,09

11

PAJAK

10

(a)+profit
Total

63.215.325,8

6,70

942.895.803,8 100,00

Jadi terlihat ada beberapa biaya yang kecil sehingga tidak banyak pengaruhnya terhadap jumlah keseluruhan. Harga satuan/unit beton bertulang : 942.895.803,8/ 1000 =942895,8038,-

Biasa yang ada eskalasinya (persentasenya cukup besar) adalah : 1. Semen PC (c) :26,28 % 2. Baja tulangan (s) :14,12 % 3. Kayu cetakan (k) :30,49 % 4. Upah buruh (L) :6,68 % 5. Keuntungan :6,09 % 6. Pajak :6,70 % 7. Lain-lain :9,62 % Jumlah kesulurahan : 100 %

Biaya keuntungan dan pajak tidak diberikan eskalasi,jadi jumlah lain-lain menjadi : 6,09 + 6,70 + 9,62 = 22,41 % Rumus eskalasinya menjadi : kb = 22,41 + 26,28.Ct + 14,12. St + 30,49.kt 100 100 .Co 100. So 100.ko + 6,68.Lt 100.Lo kb = 0,2241+ 0,2975+0,1694+0,3603+ 0,0684 kb = 1,1197.

Jadi 1 M3 beton sebelum kenaikan = 942.895, 1 M3 beton setelah kenaikan = 942895 .(1,1197) = 1.055.759, Maka untuk 250 M3 = Rp 263.939.750,-