Anda di halaman 1dari 25

GINSENG

Kelompok 3 Ika Karlina Mita Nurdiana Windiasti Ulhia Putri Yulita Amiranda Tri K.

Klasifikasi
Klasifikasi Tanaman Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Class : Magnoliopsida Ordo : Apiales Family : Araliaceae Genus : Panax Species : Panax schinseng (C. A.Meyer Korean Ginseng)

Nama Sinonim
Nama umum : Ginseng Nama Daerah: Korean Ginseng, Asian Ginseng, Chinese Ginseng, Ren Shen, Panax Scinseng, dan Jiln Ginseng Sinonim : Panax quinquefolius (American Ginseng), Panax notoginseng (San Chi Ginseng/ Indian Ginseng), Panax pseudoginseng, Panax japonicus (Japanese Chikutsu Ginseng)

Bagian yang Digunakan


Akar Rhizoma

Kandungan kimia
Kandungan Ginseng (Herbal Medicines : 325) : - Terpenoid (Campuran dari ginsenoside atau panaxoside) - Minyak Atsiri yang mengandung sesquiterpen (termasuk panacene, limonene, terpineol, Eucalyptol, -phelandrene, dan sitral), sesquiterpen alkohol (termasuk Panasinsanol A dan B, dan ginsenol) - Pati - Vitamin B1, B2, B12, asam pantotenat, dan biotin

Struktur Kimia

Parameter Uji Simplisia


Total kadar abu : Tidak lebih dari 4,2% Abu tidak larut asam : Tidak lebih dari 1% Abu Sulfat : Tidak lebih dari 12% Ekstrak larut alkohol : Tidak kurang dari 14% Kandungan logam berat : Kadar Cadmium tidak lebih dari 0,3mg/kg Uji Kimia : Karakteristik saponin yang diketahui sebagai Ginsenosid tidak kurang dari 1,5% dapat diuji dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), metode spektrofotometri, atau HPLC

Analisa Ginsenosida : Digunakan metode analisis denga Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Fasa diam dari bahan Oktadesil disiapkan dan digunakan untuk menyiapkan kolom KCKT. Fasa gerak yang digunakan adalah campuran Asetonitril : Air (27,5 : 72,5) dengan laju alir 1ml/menit. Detektor yang digunakan adalah spektrofotometer UV pada panjang gelombang 203 nm (Kanazawa, 1987).

Sekilas Tentang Ginseng


Ginseng yang paling mahal adalah Korean Ginseng. Panjang dapat mencapai 50cm, memiliki mahkota dengan daun vertikal bewarna hijau tua dan bunga hijau kecil yang tumbuh dari rangkaian buah berry merah. Ginseng ini dibudidayakan di bawah jerami dan dipanen setelah berumur 6 tahun. (Trease & Evans Pharmacognosy, 2008) Pemalsuan ginseng Siberian ginseng sering digunakan untuk mengganti ginseng (Panax ginseng). Bagian yang digunakan adalah akar yang berasal dari Eleutherococcus senticosus. Memiliki keluarga yang sama (Araliaceae) tetapi berbeda genus dengan spesies Panax. Dia tidak memiliki ginsenosides tetapi eleutherosides. Harga lebih murah dibanding Panax sp.

Korean Ginseng

Siberian Ginseng

Kegunaan Simplisia
1. Kegunaan secara turun temurun : Batuk, penyakit hati, demam, tuberkulosis, rematik, mual atau muntah, hipotermia, dan gangguan syaraf. 2. Kegunaan berdasarkan uji klinis : Immunomodulator, pengobatan selama masa penyembuhan, meningkatkan stamina, meningkatkan konsentrasi, hipoglikemia, antifatigue, diabetes, pencegahan tumor, dll.

Uji Praklinik
Polisakarida ginseng menurunkan kadar glukosa darah dan glikogen hati tikus. (Yang M. , 1990) Pemberian ekstrak akar P. ginseng tunggal 90mg/Kg mampu menurunkan kadar gula secara signifikan pada tikus diabet. (Kimura I. , 1999) Pengobatan dengan akar ginseng putih pada tikus KKAv menunjukkan penurunan PPARg (peroxisome proliferator activated receptor-g) (Chung SH. , 2001)

Uji toksisitas
Secara umum ginseng aman, tetapi ada beberapa efek samping yg sudah dilaporkan mengenai ginseng (hipertensi, insomnia, takikardi dan efek hormonal

INTERAKSI OBAT Ginseng dapat menurunkan efek Warfarin (Pembekuan darah). Pengujian pada kelinci menunjukan beberapa komponen ginseng memiliki aktifitas antiplatelet. (Kuo SC., 1990)

Uji Klinik ginseng


Uji klinik secara modern pada ginseng difokuskan pada penggunaan Panax ginseng pada kanker, kadar gula darah, obat kuat, dan imunomodulator pada manusia yang sehat dan sakit.
Uji klinik pada ginseng :
1. Immunomodulator 2. Diabetes 3. Peningkatan kemampuan kognitif

4. Antifatigue, dll

Sumber : 1. Alternative Medicine Review Vol. 14 . Number 2 2009

2. WHO Monograph on Selected Plants vol.1


3. Herbal Medicines ed. 3

Immunomodulator
Uji Klinik (Alternative Medicine Review, vol. 14 2009)
Metode : Double blind Subyek : 60 orang sehat Dosis : 100mg Ginsana (G115) atau placebo diberikan 2 kali sehari selama 8 minggu Darah diambil pada minggu ke 4 dan ke 8, dieksaminasi sel kemotaksis, fagosit, total limfosit, T-helper, T-supressor, dan aktivitas NK sel Hasil : Grup yang meminum Ginsana mengalami peningkatan sistem imun pada minggu ke-4 dan meningkat secara konstan pada minggu ke-8

Antifatigue
Uji Klinik (WHO Monograph on Selected Plants vol.1 hal: 174)
Metode : Double blind Subyek : 50 Pria (umur 21-47 tahun) Dosis : 200mg Ginseng atau Placebo sehari dua kali Subyek diberikan latihan keras selama 10 minggu Hasil : Grup yang meminum ginseng kapasitas latihannya lebih baik dibandingkan dengan grup yang meminum placebo dilihat dari oxygen uptake (penyerapan oksigen)

Aktivitas Hipoglikemia
Uji Klinik (Herbal Medicines ed.3 hal: 328)
Metode : Double blind Subyek : 9 orang dengan diabetes tipe 2 Dosis : American Ginseng (Panax ginseng) single dose dengan komposisi protopanaxadiols Rb1 1.53%, Rb2 0.06%, Rc 0.24%, Rd 0.44%, and protopanaxatriols Rg1 0.1%, Re 0.83% Obat diberikan dalam bentuk kapsul 40 menit sebelum atau pada saat diberikan 25g glukosa secara oral Hasil : Pada menit ke 45 meunjukkan penurunan kadar gula secara signifikan dalam darah (baik pada grup yang sebelum atau sesudah pemberian glukosa secara oral)

Aktivitas Meningkatkan Kemampuan Kognitif


Uji Klinik (Herbal Medicines ed.3 hal : 329)
Metode : Double blind Subyek : 15 orang sehat Dosis : 200mg ekstrak Panax ginseng atau Placebo diberikan dalam dosis tunggal secara oral Hasil : Memberikan hasil yang signifikan dalam tes electroenchephalograms (EEG) recording yang menunjukkan hasil peningkatan aktivitas pada frontal theta dan beta jika dibandingkan dengan hasil grup Placebo

Adverse Effects
Efek samping ginseng : Penggunaan yang tidak tepat dan dalam dosis yang tinggi dapat menyebabkan insomnia, sakit kepala, diare, dan kelainan kardiovaskular (Meyler side effects of Herbal Medicines, hal: 60) Kasus yang terjadi : Seorang laki-laki dengan umur 64 tahun meminum Giseng ForteDiestisa dengan dosis 500mg/hari selama 18 hari. Tekanan darahnya meningkat menjadi 220/130mmHg, setelah berhenti meminum ginseng 1 minggu, tekanan darahnya kembali normal 140/90mmHg.

DOSIS
Akar ginseng dapat dikunyah, atau diberikan dalam bentuk sediaan ekstrak padat / serbuk, ekstrak cair, dekoks, dan infus Konsentrasi ginsenoside bervariasi antara 64-77 % dalam sediaan. Serbuk akar ginseng kering 1- 2 gram diminum 1 x sehari selama bln ( rekomendasi Komisi German , Blumenthal M,Brickmann. J,2000)

DOSIS
Dekoks dibuat dari 3-9 g akar ginseng kering dididihkan dalam air 720-960 ml selama 45 menit. Ekstrak cair ginseng (1:2) dari akar mentah diminum 1- 6 ml perhari (Bone K, 1998) Infus dibuat dari 1-2 g akar ginseng dilarutkan dalam air panas 150 ml- 250 ml selama 10 menit. (Blumenthal M, 2003)

DOSIS
Dosis standar ekstrak ginseng yaitu 4 % ginsenoside dalam 200 mg ekstrak / hari, dalam dosis terbagi maka didapatkan 8 mg ginsenoside perhari. (Blumenthal, M. 2003) Laporan lain menunnjukkan peningkatan dosis menjadi 80mg-240 mg ginsenoside diperlukan di beberapa kasus. ( Blumenthal, M. 2003)

Interaksi obat
Tidak ada interaksi obat antara Panax ginseng dan obat lain, maka disarankan dikonsumsi bersamaan dengan phenelzine, hypoglikemia oral, insulin dan coffein berdasarkan uji praklinin dan mekanisme aksi. (Blumenthal.M, 2003/ Brinker.FJ, 2001) Tidak ada efek teratogenik dan hormonal pada pemakaian Panax ginseng selama kehamilan dan menyusui namun tetap diperhatikan selama pemakaian. (Seely,et al. 2008)

Efek Samping dan Toksisitas


Toksisitas Panax ginseng rendah, berdasarkan konsumsi yang tepat. ( Blumenthal.M,2003) Efek yang tidak diinginkan dapat terjadi akibat dosis yang tinggi, penggunaan jangka panjang, abuse syndrome. ( Blumenthal.M,2003) Efek samping : hipertensi, mualm diare, sakit kepala, mastalgia, insomnia, iritasi kulit. ( Duke.J, 2000 / Seely.et al, 2008 / Kiefer D, 2003)

Peringatan dan Kontra Indikasi


Tidak ada kontraindikasi yang dilaporkan dari Panax ginseng. Perhatian penggunaan untuk ibu hamil dan menyusui karena kurangnya kontrol uji klinis pada kasus ini. ( Blumenthal, M.2003 / Seely, et al 2008) Uji teratogenik telah dilakukan pada tikus secara invitro,tidak ada implikasi namun pada manusia masih dipertanyakan terkait dosis konsumsi. ( Chan LY, 2003)

TERIMA KASIH