Anda di halaman 1dari 54

Basic Life Support CPR

Dapat menimpa siapa saja ?

Hal penting sebelum Latihan CPR


Tidak dilakukan pada orang normal Bersihkan wajah manikin dengan

Alkohol Tissu

Jangan mengunakan manikin jika :

Demam atau Sakit tenggorokan Menderita Hepatitis B atau C Terinfeksi oleh HIV atau AIDS Infeksi Lain

RKP
Kombinasi

napas Bantu dan kompresi jantung luar Mengembalikan fungsi Jantung dan fungsi Paru

digunakan saat tidak ada denyut jantung dan usaha napas

Menjamin

Oksigen ke otak sampai tim ACLS tiba

Bagaimana RKP Bekerja ?


Efektif RKP Menyuplai 1/4 to 1/3 Aliran Darah Normal Napas Penolong Mempunyai kandungan 16% oxygen (21%)

Segera mungkin dilakukan RKP ?


Peluang

Hidup lebih baik Kerusakan otak mulai dalam 4-5 menit Kerusakan Otak permanen dalam 10 menit tanpa RKP

Jangan memindahkan Korban Tanpa Melakukan RKP dan Penolong yang lebih mampu datang

Kecuali keadaan
Bahaya

Kebakaran dan ledakan Korban harus ditempat rata dan Keras Letakkan posisi kepala datar atau lebih rendah dari badan

Dimana Kita Berada ?

Walaupun Sukses dengan BHD,Kebayakan Tidak Selamat tanpa ACLS


ACLS

(Advanced Cardiac Life Support) ACLS Termaksud defibrilasi,Oksigen dan Obat

Kriteria Umur Berdasarkan Bantuan Hidup dasar


Dewasa:

Lebih dari 8 Tahun Anak-Anak : 1 to 8 Bayi : < 1 tahun

Amati Lokasi kejadian, Kemudian Nilai RAP


RRESPON
Tepuk

Pundak sambil bertanya Baik2 sajakah ?

RAP
A

- Aktifkan EMS ( respon Jika tidak ada)


Hubungi

rumah sakit terdekat

RAP
P

Posisi baring datar

Semua

bagian tubuh harus diputar secara bersamaan


Selalu

waspada terhadap trauma kapitis dan tulang belakang Melindungi leher dan tulang belakang

ABCD
Airway

( Jalan napas ) Breathing ( Napas ) Circulation ( Sirkulasi ) Disability (Ketidak mampuan fisik)

jika korban tidak sadar tapi korban bernapas spontan tanpa cedera kepala,letakkan dalam posisi miring kiri

Posisi stabil miring kiri

ABCD (Cek tanda Vital)


A

Airway

Buka

jalan napas Head tilt chin lift Jaw thrust

B (Breath) Cek Suara Napas


Lihat,dengar

dan raba napas

Tidak boleh lebih dari 10 detik

Breathing (Napas)

Jika korban tidak bernapas,beri napas bantu (1-2 detik)


Pencet

hidung Tutup mulut pasien dengan mulut penolong

Jika dua kali napas bantu pertama dada tidak mengembang, re-tilt dan beri dua kali lagi napas bantu(Jika masih tidak mengembang, Suspek Choking/ sumbatan)

Breathing: Mulut ke Hidung (kapan digunakan)


Tidak

dapat buka mulut Tidak meniup sempurna lewat mulut Trauma pada rongga mulut Perut kembung

Napas bantu
Jika

korban masih berdenyut nadinya tapi tidak bernapas: Beri napas bantu tiap 5 detik Nilai ulang napas tiap 1 menit
Lepaskan

sumbatan pada daerah mulut dan leher Jangan dilakukan kompressi dada jika ada tanda2 sirkulasi (Nadi)

C - Circulation
Cek

Sirkulasi (Tidak boleh lewat dari 10 detik)


Tetap

tilt)

posisi kepala ekstensi (head

Amati:
Napas,

Batuk, Pergerakan, suhu tubuh. Warna kulit, Perbaikan kesadaran, Nadi Cek Nadi karotis

ABCD #5 (Circulation)
Jika

ada tanda2 tidak bernapas dan tidak ada nadi: Letakkan tangan yang dominan dengan posisi yang tepat di dada korban
Letakkan

pada pertengahan dada (perpotongan antara garis tengah dada dan kedua putting payudara) Atau dua jari diatas prosesus xypodeus

Posisi tangan sewaktu RKP

ABCD #6 (Circulation)
Guanakan

kedua tangan dan mulai melakukan kompressi Hitung 1,2 dan 3.... Kedalaman kompressi: 4-5 cm

ABCD #7(Circulation Contd)


Setelah

30 kali kompressi, berikan : Dua kali napas bantu Komplit 4 siklus (30-2) Cek ulang untuk sirkulasi (setelah 3 menit) Lanjutkan RKP (30:2), Nilai ulang setelah 3 menit berikutnya

Korban

Selamat Petugas yang lebih ahli datang Keletihan Lokasi yang tidak aman Pertimbangan tenaga medis (Tidak melakukan tindakan resusitasi)

Lanjutkan RKP atau Napas bantu sampai :

Kapan RKP di hentikan ?


Pasien

henti jantung dan telah dilakukan RKP lebih dari 30 menit

Teknik RKP dengan dua Penolong


PENOLONG
KAPABC Di

1:

dan Napas bantu

PENOLONG
Rasio

2:

dada untuk melakukan Kompressi

Kompressi: 30:2 Bergantian kalau letih 1 and 2..4 and ganti

Cek Efektifitas RKP


Apakah

ada pegembangan dada ketika diberi napas bantu ? Penolong ke dua mengecek nadi ketika kita penolong lainnya melakukan kompressi

Kenapa RKP bisa gagal


Lambat

dimulai Prosedur dan teknik yang tidak tepat (mis.Lupa memencet hidung) Tidak ada ACLS Setelahnya Dan lambat dilakukan defibrilasi
hanya

15% yang dilakukan RKP selamat

Penyakit

Tahap akhir atau Penyakit kronik yang tidak diobati

Komplikasi RKP
Fraktur

Iga Luka akibat gesekan pada ujung dada


Liver,

Paru,Limpa

Komplikasi RKP
Muntah
Aspirasi Letakkan

korban miring kiri Bersihkan muntah dimulut dgn usapan jari Reposisi dan lanjutkan RKP

Distensi Abdomen (Perut kembung)


Udara

terperangkap di lambung

dapat menekan paru2 Pencegahan agar tidak terjadi :


Jangan

meniup terlalu kuat Napas yang lambat Ekstensikan ulang kepala Gunakan metode mulut ke hidung

RKP dengan alat bantu napas


Masker Bag

mask

Jika anda ragu atau takut melakukan RKP


Cari

EMS Buka jalan napas Lakukan kompresi jantung luar

pertolongan atau telpon

RKP dan napas bantu untuk anak (usia 1-8)


KAPABCD

Napas bantu: Anakanak


Frekuensi

dewasa Beri napas bantu 1 kali tiap 3 detik


Jika

napas lebih banyak dari

kita sendiri lakukan dulu RKP selama 1 menit dan cari pertolongan

Cek

sirkulasi tiap menit

RKP: Anak-Anak
Pijat

dengan mengunakan satu tangan saja (2,5-3 cm) Tangan satunya memposisikan kepala

RKP Anak #2
Ratio

30:2 - (5 Siklus) Hitung 1,2,3... Cek sirkulasi dan napas setiap 2-3 menit

Prosedur
Tutup

sama (RAPABCD) kecuali:

RKP dan Napas bantu pada bayi (Dibawah 1 tahun)

hidung dan mulut bayi bersamaan atau hidung saja oleh penolong

Beri

napas yang kecil Cek sirkulasi


denyut nadi diketiak atau paha

RKP pada Bayi


Pertahankan ekstensi kepala Beri napas bantu tiap 3 detik Cek ulang Sirkulasi setelah satu menit dan tiap 3 menit setelahnya

Napas
Nilai

tidak masuk?

RKP: Bayi

ulang korban (cek teknik)

Cek

tanda2 sirkulasi Tidak ada sirculasi ? Beri RKP


Tekan

Dada 1,5-2 cm Gunakan jari tengah dan manis


5:1

breath (20 cycles)

Hitung

: 1,2,3,4 Cek ulang 1 menit pertama

Choking/ Tidak Dapat Napas


Lidah

penyebab utama sumbatan jalan napas pada pasien tidak sadar (head tilt- chin lift) Muntah Benda asing
Kelereng Bakso

Bengkak

(Reaksi alergi/ iritasi) Spasme (Tersedak air tiba2)

Bagaimana mengenali Choking (Tersedak)


Apakah Apakah

ada suara napas atau Batuk ?


ada suara melengking ?

Apakah

batuknya kauat atau lemah ? Tidak dapat bicara,napas atau batuk Memegang leher/Mengorek mulut Bibir dan Jari Biru

Mengenali choking #2
Kalau

ada sumbatan parsialatau komplet dengan tanda2 gangguan napas, segera lakukan intervensi Jika refleks batuk kuat..tidak dilakukan intervensi

Beri 5 kali kompresi perut (Heimlich maneuver)


Letakan

Tersedak pada orang sadar


kepalan tangan diatas pusar (Paien BB normal)

Beri

5 desakan dalam dan ke arah kepala Hamil atau gemuk ? Pijatan Dada

Kepalan tangan didada

Lanjutkan sampai berhasil atau pasien menjadi tidak sadar

Jika pasien menjadi tidak sadar atau gagal manuver


Hubungi EMS Letakkan pasien dalam posisi baring Buka rongga mulut kalau melihat benda asing pakai usapan tangan Mulai RKP

Choking/ tersedak pada anak-anak : Usia 1-8 Sadar dan Tidak Sadar

Prosedur Sama dengan orang dewasa

Choking : Pada bayi


Posisikan

kepala lebih rendah dari badan 5 Tepukan punggung 5 dororngan Dada Ulangi

Choking: Bayi yang tidak sadar


Nilai

RAPABC Mulai RKP Cek prosedur dan teknik serta nilai keefektifan tindakan

Terima Kasih