Anda di halaman 1dari 33

Mesin Arus Searah

Ada tiga hal pokok yang menjadi dasar kerja sebuah mesin listrik, yaitu : Adanya fluks magnet yang dihasilkan oleh kutub-kutub magnit. Adanya kawat penghantar listrik, yang merupakan tempat terbentuknya gaya gerak listrik (Ggl) atau aliran arus listrik Gerakan realtif antara fluk magnet dengan kawat penghantar listrik. Dalam hal ini boleh magnitnya tetap, sedangkan kawat penghantarnya yang bergerak atau sebaliknya.

Konstruksi Mesin Arus Searah

komutator

Konstruksi Sikat Komutator

Proses Terbentuknya Ggl pada Sisi Kumparan Generator

Tegangan yang dibangkitkan pada sisi kumparan sebuah generator arus seaah, sebenarnya adalah dalam bentuk gelombang arus bolak balik, selanjutnya komutator akan mengubah menjadi arus searah. Proses perubahan arus bolak-balik menjadi arus searah oleh komutator bisa dijelaskan sebagai berikut :

Proses Penyearahan Tegangan pada Generator Arus Searah

Jangkar
Jangkar yang umum digunakan dalam mesin arus searah adalah yang berbentuk silinder, yang diberi alur pada bagian permukaannya untuk melilitkan kumparan-kumparan tempat terbentuknya Ggl imbas.

Lilitan Jangkar
Lilitan jangkar berfungsi sebagai tempat terbentuknya Ggl imbas. Lilitan jangkar terdiri atas beberapa kumparan yang dipasang di dalam alur jangkar. Tiap-tiap kumparan dapat tediri atas lilitan kawat atau lilitan batang.

Tegangan Induksi
Tegangan Induksi jangkar atau Ggl Jangkar dibangkitkan pada kumparan kumparan jangkar dari sebu-ah generator. Nilai tegangan ini bisa dihitung berdasarkan persamaan-persamaan dibawah ini :

Tiap-tiap kumparan mempunyai dua sisi kumparan dan jumlahnya harus genap. Pada tiap-tiap alur bisa dipasang dua sisi kumparan atau lebih dalam dua lapisan bertumpuk (Gambar 5.66). Dalam tiap-tiap alur terdapat 2U sisi kumparan, maka jumlah alur G adalah :

Bila dalam tiap-tiap kutub mempunyai 8 s/d 18 alur, maka :

Tiap-tiap kumparan dihubungkan dengan kumparan berikutnya melalui lamel komutator, sehingga semua kumparan dihubung seri dan merupakan rangkaian tertutup. Tiap-tiap lamel dihubungkan dengan dua sisi kumparan sehingga jumlah lamel k, adalah :

Lilitan Gelung
Jika kumparan dihubungkan dan dibentuk sedemikian rupa sehingga setiap kumparan menggelung kembali ke sisi kumparan berikutnya maka hubungan itu disebut lilitan gelung. Perhatikan gambar 5.67 Prinsip Lilitan gelung. Kisar bagian Y1 ditetapkan oleh Iebar kumparan, diperkirakan sama dengan jarak kutub-kutub . Bila lebar kumparan dinyatakan dengan jumlah alur, biasanya dinyatakan dengan kisar Yg .

gambar 5.67

Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat dilihat perbedaanperbedaan yang terdapat pada lilitan gelung dan gelombang yaitu :

Tegangan Induksi
Tegangan Induksi jangkar atau Ggl Jangkar dibangkitkan pada kumparan kumparan jangkar dari sebuah generator. Nilai tegangan ini bisa dihitung berdasarkan persamaan-persamaandibawah ini :

Reaksi Jangkar
Fluks magnet yang ditimbulkan oleh kutub-kutub utama dari sebuah generator saat tanpa beban disebut Fluks Medan Utama (Gambar 5.71).

Hubungan Generator Arus Searah

Generator Penguat Terpisah

Generator Penguat Sendiri


Karena generator jenis ini memperoleh arus untuk lilitan medan dari dalam generator itu sendiri, maka dengan sendirinya besarnya arus medan akan terpengaruh oleh nilai-nilai tegangan dan arus yang terdapat pada generator. Hal ini akan tergantung pada cara hubungan Iilitan penguat magnit dengan lilitan jangkar.

Beri Nilai