Anda di halaman 1dari 26

Oleh: Ika Yuli S Pendidikan Biologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Berapa lama kalian bisa menahan nafas??


3 menit? 5 menit? 10 menit? Atau 10 detik???

Apa kalian tau siapa yang memecahkan rekor dunia untuk menahan napas terlama versi Guinness World Records??
Peter Colat (38) asal Swiss berhasil menahan nafas di dalam air selama

19 menit 21 detik
(15 Februari 2010)

AlatAlat-alat pernapasan Hidung Saluran pernapasan ParuParu-paru Pernapasan pada Manusia Mekanisme pernapasan Pernapasan dada Pernapasan perut

Volume pernapasan Gangguan sistem pernapasan

Pengertian Respirasi (Pernapasan)


Pernapasan merupakan peristiwa menghirup oksigen dan melepaskan karbondioksida dan uap air (H2O). Respirasi adalah pertukaran gas oksigen (O) yang dibutuhkan tubuh untuk metabolisme sel dengan gas karbondioksida (CO) yang dihasilkan dari metabolisme tersebut untuk dikeluarkan melalui paru-paru.

Oksigen (O2) digunakan untuk proses pembakaran/oksidasi melalui serangkaian reaksi sehingga menghasilkan energi yang digunakan untuk proses metabolisme tubuh

Bagaimana reaksinya???
Gula/zat makanan + O2
(oksigen)

energi + CO2 + H2O


(karbondioksida) (air)

Organ pernapasan pada manusia Hidung Saluran pernapasan Paru-paru

Hidung
Hidung merupakan organ pertama yang dilalui oleh udara. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut dan selaput lendir yang berfungsi : Sebagai penyaring, Penghangat, dan Pengatur kelembaban udara

Saluran pernapasan
1. Faring
Faring merupakan persimpangan antara kerongkongan (oralfaring) dan tenggorokan (nasofaring). Terdapat katup yang disebut epiglotis berfungsi sebagai pengatur jalan masuk ke kerongkongan dan tenggorokan.

Pernahkah kalian tersedak makanan? apa penyebabnya?


2. Laring
Laring adalah pangkal tenggorokan, terdiri atas kepingan tulang rawan dan terdapat celah menuju batang tenggorok (trakea) disebut glotis, di dalamnya terdapat pita suara dan beberapa otot yang mengatur ketegangan pita suara sehingga timbul bunyi.

3. Trakea (batang tenggorok) Bentuk seperti pipa sepanjang 10-16 cm yang terletak di sebelah depan kerongkongan. Dindingnya terdiri atas 3 lapisan, yaitu: a) Lapisan luar : jaringan ikat, b) Lapisan tengah : cincin tulang rawan, dan c) Lapisan dalam : jaringan epitelium besilia (berfungsi menolak debu dan benda asing yang masuk bersama udara pernapasan. Tolakan tersebut direaksikan dengan batuk atau bersin)

4. Bronkhus
Merupakan percabangan trakea yang menuju paruparu kanan dan kiri. Struktur bronkhus sama dengan trakea, hanya dindingnya lebih halus.

5. Bronkheolus
Bronkheolus adalah percabangan dari bronkhus, saluran ini lebih halus dan dindingnya lebih tipis. Bronkheolus kiri berjumlah 2, sedangkan kanan berjumlah 3, percabangan ini akan membentuk cabang yang lebih halus seperti pembuluh.

6. Alveolus
Berupa saluran udara buntu membentuk gelembunggelembung udara. Dinding alveolus mengandung banyak kapiler darah sebagai tempat difusi oksigen (permukaan respirasi).

Lobus kanan

Lobus kiri

Paru-paru
Paru-paru berjumlah sepasang terletak di dalam rongga dada kiri dan kanan. Paru-paru kanan memiliki 3 lobus, sedangkan paru-paru kiri memiliki 2 lobus. Di dalam paru-paru ini terdapat alveolus yang berjumlah 300 juta buah. Bagian luar paru-paru dibungkus oleh selaput yang disebut pleura untuk melindungi paru-paru dari gesekan ketika bernapas.

Mekanisme pernapasan Pernapasan dada

Pernapasan perut

Pernapasan dada
Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk. Mekanismenya: 1. Fase inspirasi Otot antar tulang rusuk berkontraksi rongga dada membesar akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar udara luar yang kaya oksigen masuk 2. Fase ekspirasi Otot antar tulangrusuk berrelaksasi tulang rusuk turun sehingga rongga dada menjadi kecil akibatnya tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar

Pernapasan perut
Pernapasan perut adalah pernapasan yang melibatkan otot diafragma. Mekanismenya: 1. Fase inspirasi Otot diafragma berkontraksi rongga dada membesar akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar udara luar yang kaya oksigen masuk. 2. Fase ekspirasi Otot diafragma berelaksasi atau kembali ke posisi semula tulang rusuk turun sehingga rongga dada menjadi kecil akibatnya tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

Volume Pernapasan dan Kapasitas Paru-Paru


1. Volume Tidal (udara pernapasan) volume udara hasil inspirasi atau ekspirasi pada tiap kali bernafas normal. volume 0,5 liter. 2. Volume Cadangan Inspirasi (udara komplementer), volume udara maksimal yang dapat diinspirasi setelah bernafas normal volume 1,5 3 liter. 3. Volume Cadangan Ekspirasi, volume udara yang masih dapat diekpirasikan/dihembuskan setelah volume tidal atau setelah menghembuskan udara pada pernapasan biasa, volumenya 1,1 2 liter. 4. Volume Residu (udara residu) volume udara yang masih tetap berada dalam paru-paru setelah ekspirasi kuat, volumenya 1 liter.

Gangguan Sistem Pernapasan


Alergi Alergi yang terjadi dapat bermacam-macam. Alergi yang berkaitan dengan pernapasan yaitu alergi karena debu dapat menimbulkan bersin-bersin, lalu rongga hidung membengkak dan gatal sehingga terjadi batuk-batuk baik ringan maupun berat.

Mimisan Mimisan terjadi akibat pecahnya pembuluh darah yang ada di dalam hidung. Mimisan sering terjadi pada anak-anak. Namun, dapat pula terjadi pada orang dewasa yang memiliki hipertensi dan gejala stroke atau penyakit yang lain.

TBC (Tuberculosis) Penyakit paru-paru ini disebabkan oleh bakteri yang bernama Mycobacterium tuberculosis. Bakteri yang merusakkan gelembung-gelembung udara (alveolus) sehingga peradangan tersebut menyebabkan pecahnya alveolus. Akhirnya paru-paru tidak mampu mengikat oksigen, napas menjadi susah dan tubuh kekurangan oksigen dan menyebabkan kematian.

Asma Asma adalah suatu gangguan dari saluran pernapasan akibat alergi terhadap debu, bulu, rambut, dan tekanan psikologis, sehingga saluran pernapasan menjadi sempit dan susah bernapas. Asma biasanya merupakan penyakit genetik.

Faringitis, adalah radang tenggorokan karena infeksi dari bakteri Streptococcus

Faringitis

tonsilitis (tonsilofaringitis)/ amandel

Kanker paru-paru Merupakan penyakit paru-paru yang menjalar ke seluruh tubuh sehingga pertukaran gas pada gelembung paru-paru terganggu. Penyakit ini 75% disebabkan oleh kebiasaan merokok, dan sebab lain seperti polusi udara (menghirup debu, atau

zat kimia lain).