Anda di halaman 1dari 6

SISTEM TRANSMISI DAYA

Transmisi daya mekanik Berdasarkan cara mentransmisikan daya Dengan gesekan Kontak langsung Roda gesek Penghubung fleksibel Transmisi sabuk Dengan persinggungan Kontak langsung Transmisi roda gigi Penghubung fleksibel Transmisi rantai

Berdasarkan perubahan perbandingan kecepatan

Perubahan bertingkat

Tanpa Perubahan Berdasarkan posisi poros

Perubahan yang halus

Poros sejajar

Poros berpotongan

Poros berpotongan tegak lurus

ALASAN DIPERLUKANNYA SISTEM TRANSMISI DAYA. 1. Diperlukan kecepatan mesin yang tidak sama dengan kecepatan penggerak mula (biasanya lebih rendah). 2. Kecepatan mesin yang seringkali berubah (diatur), dimana penggerak mula tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut. 3. Pada periode tertentu mesin memerlukan torsi yang jauh lebih besar dari yang diperoleh dari poros motor. 4. Kadang-kadang satu motor digunakan untuk menggerakkan beberapa peralatan/mesin dengan kecepatan yang berbeda. 5. Motor standar umumnya dirancang dengan gerak putar, sedangkan mesin kadang-kadang bergerak lurus. 6. Karena pertimbangan keamanan, kemudahan perawatan atau dimensi mesin yang tidak diperbolehkan dihubungkan langsung dengan poros penggerak mula.

PERBANDINGAN KECEPATAN Untuk satu tingkat kecepatan : i1 ! n1 n2 n1 = putaran penggerak. n2 = putaran yang digerakkan.

Untuk beberapa tingkat kecepatan :

i ! i1. i2 . i3 .....in
Untuk roda gigi cacing (worm gears) i1 40 Untuk roda gigi (toothed gears) i1 = 4 -20 Untuk rantai rol (roller chain) i1 6 -10 Untuk silent chain i1 6 -15 Untuk V-belt i1 8 -15 Untuk flat belt dengan puli penghantar (idler pulley) Untuk open flat belt i1 5 Untuk friction drive i1 5 -10

i1 10

KECEPATAN KELILING Gaya keliling, P = N : V Untuk flat belt biasa Untuk V belt standar Untuk rantai N : daya yang ditransmisikan V : kecepatan keliling vmak 25 m/detik vmak 50 m/detik vmak 40-80 m/detik vmak > 10 m/detik vmak > 15 m/detik vmak 20-25 m/detik vmak 20 m/detik vmak 25 m/detik dan 30 m/detik

Untuk flat belt dari bahan khusus Untuk V belt dari bahan khusus Untuk roda gigi lurus (spur gears) Untuk roda gigi miring (bevel gears) Untuk roda cacing (worm gears) Untuk roda gesek (friction drives)

vmak = 25-30 m/detik

KERUGIAN DAYA DAN EFISIENSI Bentuk umum kerugian daya L = L0+ LV

L0 : kerugian daya yaitu daya yang diperlukan untuk memutar dari kondisi diam (tergantung pada berat komponen, kecepatan putar dan gesekan pada bantalan dan gigi) LV : kerugian yang bervariasi tergantung pada beban Efisiensi total
L total ! N 1 ! L  N L0  1 N L

Kerugian pada roda gigi minimal 1% = 99% = 0,99 Kerugian pada rantai 2% = 98 % = 0,98 Kerugian pada flat belt (2 5) % = (95-98)% = 0,95 0,98 Kerugian pada roda gesek 4% = 96% = 0,96 Kerugian pada V belt 4 % = 96% = 0,96 kerugian pada worm gear (10-25)% =(75-90)% = (0,75 0,90)

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA

Beri Nilai