Anda di halaman 1dari 30

Kuliah 10

PENYAKIT YANG DI SEBABKAN RESPON IMUN

Kriana Efendi, M.Farm., Apt.

Penyakit yang disebabkan respon imun


Autoimun b. Hipersensitivitas
a.

Homeostatik
Balance = Health

TH1 IL-2, TNF, IFN

TH2 IL-4, IL-10

Imbalance = Disease
TH2 TH1 IL-2, TNF, IFN Suppression of NK cells Suppression of Cytotoxic T cells Increased incidence of neoplasia Increased cellular viral infection IL-4, IL-10 Increased Ig production Increased eosinophil and mast cell degranulation Allergies, systemic autoimmunity, inflammation and pain

Imbalance = Disease

TH1 IL-2, TNF, IFN TH2 IL-4, IL-10 Increased tissue specific autoimmunity Increased parasitic infection

What happens when the immune system doesnt work the way it should??
it may over-react to antigens such as with allergies

q
it may under-react as with human immunodeficiency virus infection (HIV)

it may react to self proteins as with autoimmune disease

AUTOIMUN


kelainan tubuh yang disebabkan oleh reaksi respon imun terhadap sel tubuh sendiri yg dianggap sbg antigen (selfantigen) shg menyebabkan kerusakan organ tubuh.

Penyakit autoimun dpt terjadi apabila seseorang kehilangan self-tolerance, shg sist.imun tdk mampu membedakan antara sel/jaringan tubuh sendiri (self) dg sel/jaringan asing (non-self), shg jar tubuh dianggap sbg antigen yg harus dimusnahkan

Examples of autoimmune diseases




Organ-specific
Multiple Sclerosis Juvenile Diabetes

Systemic
Systemic Lupus Erythematosus Rheumatoid arthritis

HIPERSENSITIVITAS

REAKSI HIPERSENSITIVITAS


Reaksi imun yg patologik, terjadi akibat respon imun yang berlebihan, sangat hebat berbahaya terhadap masuknya antigen sehingga terjadi kerusakan jaringan tubuh.

Reaksi Hipersensitivitas
Type I ( rx anafilaktik )  Type II ( rx sitotoksik )  Type III ( rx kompleks imun )  Type IV ( rx tipe lambat )


Types of Hypersensitivity
Type of Reaction Type I (anaphylactic) Type II (cytotoxic) Type III (immune complex) Type IV (delayed cellmediated, or delayed hypersensitivity) Time After Exposure for Clinical Symptoms <30 min 512 hours 38 hours 24 72 hours

Rx Hipersensitivitas type I
Disebut juga reaksi anafilaksis/ tipe segera  Ikatan antigen dg IgE antibodi pd permukaan sel mast akan menyebabkan pelepasan histamin  Menifestasi klinis berupa : reaksi alergi seperti pilek, asma, eksim.


Urutan proses terjadinya rx tipe I ini :


1.

2. 3.

4. 5.

Produksi IgE oleh sel B sbg respon thdp antigen paparan I Terjadi pengikatan IgE pd perm sel mast Interaksi antigen paparan II dg IgE pd permukaan sel mast Aktivasi sel terjadi pelepasan mediator Aksi mediator menyebabkan beberapa manifestasi klinis

Type I Hypersensitivity
 Known

as:

Immediate hypersensitivity Anaphylaxis IgE-associated immune responses


Immunreaktionen der Haut 16

Type-I Hypersensitivity: Animation I


Production of IgE in Response to an Allergen

Type-I Hypersensitivity: Animation II


Allergen Interaction with IgE on the Surface of Mast Cells triggers the Release of Inflammatory Mediators

Rx Hipersensitivitas type II
Yang berperan antibodi IgG, IgM.  Rx Sitotoksik  Terjadi akibat adanya aktivasi dr sistem komplemen setelah mendapat rangsangan dari adanya kompleks antigen antibodi


Ada 2 mekanisme rx tipe II


1.

2.

Berlangsung reaksi antigen-antibodi yg menyebabkan aktivitas sistem komplemen dg segala akibatnya, terutama karena adanya lisis sel Terjadi fagositosis atau lisis oleh enzim yg dilepaskan oleh sel fagosit

Type II Hypersensitivity
Antibody-Complement Dependent Mediated Lysis

Animation: IgG or IgM reacts with epitopes on the host cell membrane and activates the classical complement pathway. Membrane attack complex (MAC) then causes lysis of the cell.

Type II Hypersensitivity
Antibody Dependent Cell Mediated Cytotoxicity

Animation: Antibodies react with epitopes on the host cell membrane and NK cells bind to the Fc of the antibodies. The NK cells then lyse the cell with pore-forming perforins and cytotoxic granzymes

Contoh rx tipe II
   

Reaksi yg terjadi pada transfusi darah, dimana sel2 darah merah dirusak oleh adanya antibodi Rx inkompatibilitas golongan Rh kerusakan eritrosit Anemia hemolitik akibat obat mengikat sel darah merah Reaksi penolakan jaringan transplantasi

Reaksi Hipersensitivitas Type III


 

Disebut juga rx kompleks imun Mekanisme rx :


# terjadi rx antigen-antibodi membentuk kompleks imun # dlm kondisi ttt kompleks imun akan mengendap pd jar ttt spt kulit, sendi, ginjal, darah # faktor humoral spt komplemen atau enzim fagosit akan berada pd daerah pengendapan terjadi kerusakan jaringan.

Contoh rx type III


Systemic Lupus Erythematosus (SLE)  Glomerulonefritis kerusakan glomerulus pada ginjal  Rx Arthus agregasi trombosit dan vasodilatasi yg menyebabkan eritema dan edema


Reaksi Hipersensitivitas Type IV


 

Disebut juga rx hipersensitivitas tipe lambat Mekanisme rx :


# rx terjadi antara antigen spesifik dg sel limfosit # terjadi pelepasan lymfokines/sitokin inflamasi # mengaktivasi makrofag dan menimbulkan sitotoksik/lisis langsung sel sasaran tanpa melibatkan Ig & sistem komplemen.

Contoh rx type IV
Tes tuberkulin komponen protein Mycobacterium tuberculosis disuntikan pd kulit.  Rx inflamasi yg ditimbulkan akan terlihat setelah 24 48 jam.


Positive Tuberculin Reaction


In the TB skin test, a small amount of soluble antigen (tuberculin) is injected into the skin. The T cells that are activated by the antigen secrete cytokines that draw other cells to the site. Within four hours, neutrophils have arrived, followed by an influx of monocytes and T cells at about 12 hours. The peak of activity is at about 48-72 hours, at which point the area has become red and swollen.