Anda di halaman 1dari 67

Tahun Pajak 2009

AGENDA
NPWP SPT 1770 SPT 1770 S SPT 1770 SS

DASAR HUKUM
PP 30 TAHUN 1980, BAB II , KEWAJIBAN DAN LARANGAN ,Pasal 2 , huruf t Setiap Pegawai Negeri Sipil wajib : t. mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan; KEWAJIBAN MEMILIKI NOMOR POKOK WAJIB PAJAK (NPWP) BAGI PEGAWAI NEGERI KEPMENPAN: 309/M.PAN/9/2003 Tanggal :9/24/2003 Dalam upaya meningkatkan kesadaran sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat dalam melakukan kewajiban perpajakan, diharapkan agar Saudara mewajibkan kepada seluruh pegawai negeri yang berada di bawah wewenang Saudara memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan melaksanakan pembayaran pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per - 16/PJ/2007 Tentang Pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Berstatus Sebagai Pengurus, Komisaris, Pemegang Saham/Pemilik Dan Pegawai Melalui Pemberi Kerja/Bendaharawan Pemerintah

KEWAJIBANPEGAWAI NEGERI SIPIL DAN PEJABAT NEGARA UNTUK MEMATUHI KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PERPAJAKAN SE-02/M.PAN/3/2009 Tanggal :3/31/2009 Dalam upaya meningkatkan kepatuhan PNS dan Pejabat Negara untuk mematuhi Undang-Undang Perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 YANG DIISI TERLEBIH DAHULU ADALAH FORMULIR LAMPIRAN, BUKAN INDUKNYA  DI SETIAP LEMBAR JANGAN LUPA MENGISI IDENTITAS SEPERTI NAMA, NPWP DAN TAHUN PAJAKNYA  JANGAN LUPA MEMBUBUHKAN TANDA TANGAN, KARENA JIKA TIDAK SPT YANG ANDA LAPORKAN DIANGGAP TIDAK SAH  SEBELUM SPT DIKIRIM/DISAMPAIKAN KE KPP, JIKA SPT MENUNJUKKAN KURANG BAYAR, KEKURANGAN TERSEBUT HARUS DIBAYAR PALING LAMBAT SEBELUM SPT DILAPORKAN  PEMBAYARAN DAPAT DILAKUKAN DI KANTOR POS ATAU BANK

BIAYA JABATAN & BIAYA PENSIUN Mulai 1 Januari 2009

PTKP BARU
SETAHUN (Rp) WP WP KAWIN ISTERI BEKERJA TANGGUNGAN MAKS. TANGGUNGAN 15.840.000.1.320.000.15.840.000.1.320.000.K/3 SEBULAN (Rp) 1.320.000,110.000,1.320.000,110.000,-

PERHITUNGAN PTKP MULAI 1 JANUARI 2009


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. Status WP Tidak Kawin + 0 Tanggungan WP Tidak Kawin + 1 Tanggungan WP Tidak Kawin + 2 Tanggungan WP Tidak Kawin + 3 Tanggungan WP Kawin + 0 Tanggungan WP Kawin + 1 Tanggungan WP Kawin + 2 Tanggungan WP Kawin + 3 Tanggungan WP Kawin + Penghasilan Istri digabung + 0 Tanggungan WP Kawin + Penghasilan Istri digabung + 1 Tanggungan WP Kawin + Penghasilan Istri digabung + 2 Tanggungan WP Kawin + Penghasilan Istri digabung + 3 Tanggungan Kode TK/TK/1 TK/2 TK/3 K/K/1 K/2 K/3 K/I/K/I/1 K/I/2 K/I/3 Jumlah 15.840.000 17.160.000 18.480.000 19.800.000 17.160.000 18.480.000 19.800.000 21.120.000 33.440.000 34.760.000 36.080.000 37.400.000

TARIF WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PASAL 17 AYAT (1) A BERLAKU MULAI DARI 1 JANUARI 2009

NO

Lapisan Penghasilan Kena Pajak


s.d. Rp 50.000.000,Di atas Rp 50.000.000,- s.d. Rp 250.000.000 Di atas Rp 250.000.000,- s.d. Rp 500.000.000,Di atas Rp 500.000.000,-

Tarif
(ber-NPWP) ber(Tidak ber-NPWP) ber-

1.

5%

6% (5% + 20%x 5%) 18% (15% + 20%x 15%) 30% (25% + 20%x 25%) 36% (30% + 20%x 30%)

2.

15%

3.

25%

4.

30%

FORMULIR 1770
F R UI O M LR

1770

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


MEMPUNYAI PENGHASILAN :

DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

DARI USAHA/PEKERJAAN BEBAS YANG MENYELENGGARAKAN PEMBUKUAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL DARI PENGHASILAN LAIN

T H N AA AU P J K

2
BL

0
s.d TH BL TH

NORMA

PEMBUKUAN

SPT PEMBETULAN KE - .

PERHATIAN

SEBE LUM MENGISI BACALAH BUKU PE TUNJUK P ENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKE TIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TA NDA " X " DA LAM

(KOTA K PILIHA N) YAN G SESUAI

NPWP

: : : : : LAMPIRAN TERSENDIRI TIDAK ADA


RUPIAH *)

ID N IT S ET A

NAMA WAJIB PAJAK JENIS USAHA/PEKERJAAN BEBAS NO. TELEPON/FAKSIMILI PERUBAHAN DATA

KLU : /

*) Pengisian kolom-kolom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat buku petunjuk hal. 3)

1.

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 1 Jumlah Bagian A atau Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagian B Kolom 5]

1 2 3 4 5 6 7 8 9

AP N H S A N T . E G A IL N E O

2. 3. 4. 5. 6. 7.

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagian C Kolom 5]

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagian D Kolom 3]

PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI


[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar diisi dari Lampiran Tersendiri, lihat buku petunjuk]

JUMLAH PENGHASILAN NETO (1 + 2 + 3 + 4)

.. ZAKAT / SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG BERSIFAT WAJIB

JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT /SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB ( 5- 6) KOMPENSASI KERUGIAN JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH KOMPENSASI KERUGIAN (7 - 8) PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK PENGHASILAN KENA PAJAK (9 -10)
TK/ K/ K/I/ PH/ HB/

BP N H S A . E G A IL N

8.

KN PJ K E A AA

9. 10. 11.

10 11 12 13 14 15 16 a b c 18

TRTN E UA G

12. 13. 14.

PPh TERUTANG (TARIF PASAL 17 UU PPh X ANGKA 11) PENGEMBALIAN/PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN JUMLAH PPh TERUTANG ( 12 + 13)

CP h . P

15.

PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH [Diisi dari formulir 1770 -II Jumlah Bagian A Kolom 7]

D K E ITP J K . R D AA

16.

a. b.

PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI PPh YANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT (14-15)

17.

PPh YANG DIBAYAR SENDIRI

a. b. c.

PPh PASAL 25 BULANAN STP PPh PASAL 25 (HANYA POKOK PAJAK) FISKAL LUAR NEGERI

18.
E P hK R N / L B . P U A G E IH

JUMLAH KREDIT PAJAK (a+b+c)

19.
BYR AA

a. b.

PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29) PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A)

(16-18)

TGL LUNAS

tgl

bln

thn

19
DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17 C (WP PATUH) DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17 D (WP TERTENTU

20.

PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 19.b mohon

a. b.

DIRESTITUSIKAN DIPERHITUNGKAN DENGAN UTANG PAJAK

c. d.

P J KB R U N A A A E IK T Y

FAGU A P h . NSRN P

P S L2 T H N AA 5 AU

21.

ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA DIHITUNG SEBESAR DIHITUNG BERDASARKAN :

21 c.

a. b.

1/12 X JUMLAH PADA ANGKA 16 PERHITUNGAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU

PERHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI

SELAIN FORMULIR 1770 - I SAMPAI DENGAN 1770 - IV (BAIK YANG DIISI MAUPUN YANG TIDAK DIISI) HARUS DILAMPIRKAN PULA :

G L M IR N . AP A

a. b. c. d. e. f.

SURAT KUA SA KHUS US (BILA DIKUA SAKAN) SSP LEMBAR KE-3 PPh P ASAL 29 NERACA DAN LAP. LABA RUGI / REKAPITALISAS I BULANAN PEREDAR AN BRUTO DAN BIAYA PERHITUNGA N KOMPENSASI KERUGIAN FISKAL BUKTI P EMOTONGAN/P EMUNGU TAN OLEH PIHAK LA IN/DITANGGUNG PEMERINTAH DIB AYAR/DIPOTONG DI LUAR NEGERI FOTOKOPI FORMULIR 1721-A1 DAN/ATA U 1721- A2 (............LEMBAR) DAN YANG

g. h.

PERHITUNGA N ANGSURAN PPh PASA L 25 TAHUN PA JAK BERIK UTNYA FOTOKOPI TA NDA BUK TI PEMBAYARAN FISKAL LU AR NEGERI (TBPFLN) PERHITUNGA N PPh TERUTA NG BAGI WAJIB PAJAK KA WIN PISAH HARTA DAN/ATAU MEMPU NYAI NPWP SENDIRI DAFTAR JU MLAH PE NGHASILAN DA N PEMBAYARA N PPh PAS AL 25 (K HUSUS UNTUK ORANG PRIBA DI PEN GUSAHA TERTENTU) .................................................................................................................................... ..

i.
j. k. l.

.........................................................................................

PERNYATAAN
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar, lengkap dan jelas.

TANDA TANGAN

WAJIB PAJAK NAMA LENGKAP : NPWP


F.1.1.32.16

KUASA

TANGGAL:

F R U IR O ML

1770 - I
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
PERHATIAN:

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN

T H NP J K A U AA

HALAMAN 1

LAMPIRAN - I

2
BL

0
s.d TH BL TH

NORMA

PEMBUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

BAGIAN A:

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN)
: : : : : : : DIAUDIT OPINI AKUNTAN : TIDAK DIAUDIT

PEMBUKUAN / LAPORAN KEUANGAN NAMA AKUNTAN PUBLIK NPWP AKUNTAN PUBLIK NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK NPWP KANTOR AKUNTAN PUBLIK NAMA KONSULTAN PAJAK NPWP KONSULTAN PAJAK NAMA KANTOR KONSULTAN PAJAK NPWP KANTOR KONSULTAN PAJAK

: :

1.

PENGHASILAN DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL : PEREDARAN USAHA a. b. c. d. e.
HARGA POKOK PENJUALAN LABA/RUGI BRUTO USAHA (1a - 1b) BIAYA USAHA PENGHASILAN NETO (1c - 1d)

RUPIAH

1a 1b 1c 1d 1e

2.

PENYESUAIAN FISKAL POSITIF a. b. c. d.


BIAYA YANG DIBEBANKAN/DIKELUARKAN UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI WAJIB PAJAK ATAU ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA PREMI ASURANSI KESEHATAN, ASURANSI KECELAKAAN, ASURANSI JIWA, ASURANSI DWIGUNA, DAN ASURANSI BEASISWA YANG DIBAYAR OLEH WAJIB PAJAK PENGGANTIAN ATAU IMBALAN SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN ATAU JASA YANG DIBERIKAN DALAM BENTUK NATURA ATAU KENIKMATAN JUMLAH YANG MELEBIHI KEWAJARAN YANG DIBAYARKAN KEPADA PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN HARTA YANG DIHIBAHKAN, BANTUAN ATAU SUMBANGAN PAJAK PENGHASILAN GAJI YANG DIBAYARKAN KEPADA PEMILIK / ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA SANKSI ADMINISTRASI SELISIH PENYUSUTAN/AMORTISASI KOMERSIAL DIATAS PENYUSUTAN/ AMORTISASI FISKAL BIAYA UNTUK MENDAPATKAN, MENAGIH DAN MEMELIHARA PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK PENYESUAIAN FISKAL POSITIF LAINNYA JUMLAH (2a s.d. 2k) 2a 2b 2c 2d 2e 2f 2g 2h 2i 2j 2k 2l

e. f. g. h. i. j. k. l.
3.

PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF: a. b. c. d.


PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK TETAPI TERMASUK DALAM PEREDARAN USAHA SELISIH PENYUSUTAN / AMORTISASI KOMERSIAL DI BAWAH PENYUSUTAN AMORTISASI FISKAL PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF LAINNYA JUMLAH (3a s.d. 3c) 3a 3b 3c 3d 4
Pindahkan Jumlah Bagian A (angka 4) ke Formulir 1770 Angka 1

JUMLAH BAGIAN A (1e + 2l - 3d)

F R U IR OML

1770 - I
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

PERHATIAN :

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN PENGHASILAN DALAM NEGERI LAINNYA

PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO

T H NP J K A U AA

HALAMAN 2

LAMPIRAN - I

2
BL

0
s.d
TH BL TH

NORMA

PEMBUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

BAGIAN B:

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO ) JENIS USAHA
(2)

NO.
(1)

PEREDARAN USAHA (Rupiah)


(3)

NORMA (%)
(4)

PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(5)

DAGANG

INDUSTRI

JASA

PEKERJAAN BEBAS

USAHA LAINNYA

JUMLAH BAGIAN B

JBB
Pindahkan Jumlah Bagian B Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 1

BAGIAN C : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL)
NO.
(1)

NAMA DAN NPWP PEMBERI KERJA


(2)

PENGHASILAN BRUTO (Rupiah)


(3)

PENGURANGAN PENGHASILAN BRUTO/BIAYA (Rupiah)


(4)

PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(5)

1 2 3 4 5 6 JUMLAH BAGIAN C

JBC
Pindahkan Jumlah Bagian C Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 2

BAGIAN D : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL) NO.
(1)

JENIS PENGHASILAN
(2)

JUMLAH PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(3)

1 2 3 4 5 6

BUNGA ROYALTI SEWA PENGHARGAAN DAN HADIAH KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN / PENGALIHAN HARTA PENGHASILAN LAINNYA JUMLAH BAGIAN D JBD
Pindahkan Jumlah Bagian D ke Formulir 1770 Angka 3 JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

F R U IR O ML

1770 - II

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR/DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH

T H NP J K A U AA

LAMPIRAN - II

2
BL

0
s.d TH BL TH

DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


PERHATIAN :

NORMA
BERI TANDA " X " DALAM

PEMBUKUAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPW P NAMA W AJIB PAJAK BAGIAN A :

: :

DAFTAR PEMOTONGAN / PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH
NPWP PEMOTONG/PEMUNGUT PAJAK
(3)

NO

NAMA PEMOTONG/PEMUNGUT PAJAK


(2)

BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN NOMOR


(4)

JENIS PAJAK : PPh PASAL 21/ 22/23/24/26/DTP *)


(6)

TANGGAL
(5)

JUMLAH PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT (Rupiah)


(7)

(1)

10

11

12

13

14

15 dst

JUMLAH BAGIAN A

JBA

Pindahkan Jumlah Bagian A Kolom 7 ke Formulir 1770 Angka 15

*)

DTP

PPh Ditanggung Pemerintah

Kolom (6) diisi dengan pilihan sebagai berikut : 21 / 22 / 23 / 24 /26/ DTP (Contoh : ditulis 21, 22, 23, 24, 26, DTP) Jika terdapat kredit pajak PPh Pasal 24, maka jumlah yang diisi adalah maksimum yang dapat dikreditkan sesuai lampiran tersendiri (lihat buku petunjuk tentang Lampiran II Bagian A dan Induk SPT angka 4)

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halaman ke -

dari

halaman Lampiran-II

FO M LIR R U

1770 - III
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

TA U PA K H N JA

LAMPIRAN - III

2
BL

0
s.d TH BL TH

NORMA
BERI TANDA " X " DALAM

PEMBUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

PERHATIAN :

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

NPWP NAMA W AJIB PAJAK

: :

BAGIAN A :
NO
(1)

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL


JENIS PENGHASILAN
(2)

DASAR PENGENAAN PAJAK/PENGHASILAN BRUTO


(3)

PPh TERUTANG (Rupiah)


(4)

1.

BUNGA DEPOSITO, TABUNGAN DAN DISKONTO SBI, SURAT BERHARGA NEGARA BUNGA / DISKONTO OBLIGASI YANG DILAPORKAN PERDAGANGANNYA DI BURSA EFEK PENJUALAN SAHAM DI BURSA EFEK

2.

3.

4.

HADIAH UNDIAN PESANGON, TUNJANGAN HARI TUA DAN TEBUSAN PENSIUN YANG DIBAYAR SEKALIGUS HONORARIUM ATAS BEBAN APBN / APBD

5.

6.

7.

PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN BANGUNAN YANG DITERIMA DALAM RANGKA BANGUNAN GUNA SERAH SEWA ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN

8.

9.

10.

USAHA JASA KONSTRUKSI

11.

PENYALUR / DEALER / AGEN PRODUK BBM BUNGA SIMPANAN YANG DIBAYARKAN OLEH KOPERASI KEPADA ANGGOTA KOPERASI PENGHASILAN DARI TRANSAKSI DERIVATIF

12.

13.

14.

DIVIDEN

15.

PENGHASILAN ISTRI DARI SATU PEMBERI KERJA PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL JUMLAH (1 s.d. 16)

16.

17.

BAGIAN B :
NO
(1)

PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK


SUMBER / JENIS PENGHASILAN
(2)

PENGHASILAN BRUTO (Rupiah)


(3)

1.

BANTUAN / SUMBANGAN / HIBAH WARISAN BAGIAN LABA ANGGOTA PERSEROAN KOMANDITER TIDAK ATAS SAHAM, PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN, FIRMA, KONGSI KLAIM ASURANSI KESEHATAN, KECELAKAAN, JIW A, DWIGUNA, BEASISWA BEASISWA DALAM NEGERI PENGHASILAN LAIN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK JUMLAH BAGIAN B JBB

2.

3. 4. 5. 6.

BAGIAN C :

PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH


(Rupiah)

PENGHASILAN NETO ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

FORMULI R

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

HARTA PADA AKHIR TAHUN KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA

TAHUN PAJAK

1770 - IV

LAMPIRAN - IV

2
BL

0
s.d
TH BL TH

NORMA

PEMBUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

PERHATIAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

BAGIAN A : HARTA PADA AKHIR TAHUN


NO.
(1)

JENIS HARTA
(2)

TAHUN PEROLEHAN
(3)

HARGA PEROLEHAN (Rupiah)


(4)

KETERANGAN
(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dst

JUMLAH BAGIAN A

JBA

BAGIAN B : KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN


NO.
(1)

NAMA PEMBERI PINJAMAN


(2)

ALAMAT PEMBERI PINJAMAN


(3)

TAHUN PEMINJAMAN
(4)

JUMLAH (Rupiah)
(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dst

JUMLAH BAGIAN B

JBB

BAGIAN C : DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA


NO.
(1)

NAMA ANGGOTA KELUARGA


(2)

TANGGAL LAHIR
(3)

HUBUNGAN KELUARGA
(4)

PEKERJAAN
(5)

1 2 3 4 5 dst JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI
Halaman kedari halaman Lampiran-IV

CONTOH SOAL 1770 TAHUN 2009


Nama NPWP Pekerjaan Alamat No. Telp/Fax Jabatan Status Tanggungan

: Dr. Taufik Hidayat SpM : 04.234.567.8.013.000 : Dokter Tetap RSCM : Jl. Arjuna No. 24 Kel. Pesanggrahan, Kec.Kembangan : 021-5555555 : Kepala Divisi : Menikah : 2 orang anak

Data Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2009


A. PERINCIAN PENGHASILAN TAHUN 2009 (Formulir 1721-A2) 1. Gaji/Pensiun Atau THT/JHT : Rp 96,000,000 2. Tunjangan PPh : Rp 3. Tunjangan Lainnya, Uang Lembur, dsb : Rp 12,000,000 4. Honorarium dan Imbalan lain sejenisnya : Rp 5. Premi Asuransi yang dibayar pemberi kerja Rp 6,000,000 6. Penerimaan Natura dan lainnya yg dipotong Rp PPh 21 7. Jumlah (1 sd 6) Rp 114,000,000 8. Tantiem, Bonus, Gratifikasi, BIAYA Produksi, x : Rp Jasa JABATAN = 5% 16,000,000 PENGHASILAN BRUTO, dan THR MAKS. 6.000.000/Tahun 500.000/Bulan 9. Penghasilan Bruto = Pengurangan : 10. Biaya Jabatan/pensiun atas penghasilan Rp 5,700,000 11. Biaya Jabatan/pensiun atas penghasilan : Rp 300,000 12. Iuran Pensiun/Iuran THT/JHT : Rp 4,560,000 13. Jumlah Pengurang = 14. Penghasilan Neto

(+) Rp 130,000,000

*) **) (+) Rp

10,560,000 119,440,000

= Rp

DATA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TAHUN 2009


PTKP ( K/2 ) - Wajib Pajak - Status Kawin - Anak 2 orang @ Rp 1.320.000 17. Total Penghasilan Tidak Kena Pajak 15.840.000 1.320.000 2.640.000 (+) = Rp Rp 18. Penghasilan Kena Pajak = Rp PPh Terutang 5 % x Rp 50.000.000 = Rp 2.500.000 = Rp 15 % x Rp 49.640.000 = Rp 7.446.000
PKP DIBULATKAN RIBUAN PENUH KEBAWAH

: : :

Rp Rp Rp

19.800.000 99.640.000 99.640.000 9.946.000

19. PPh 21 atas PKP Setahun/Disetahunkan 20. PPh 21 yang telah dipotong masa sebelumnya 21. PPh 21 terutang 22. PPh 21 Ditanggung Pemerintah 23. PPh 21 Yang Harus Dipotong **)

= = = = =

Rp Rp Rp Rp Rp

9.946.000 9.946.000

Iuran pensiun sebesar 4,75 % x gaji pokok

DATA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TAHUN 2009


B RINCIAN PENGHASILAN ISTRI TAHUN 2009 Isteri bekerja pada Bank Central Asia cabang Senayan sebagai Marketing Manajer (Formulir 1721-A1) Penghasilan Isteri setahun Rp Pengurang : Biaya Jabatan 5% x 75.000.000 =3.750.000 Dikurangi PTKP Penghasilan Kena Pajak PPh Terutang = Rp Rp Rp Rp

75.000.000 3.750.000 (-) 71.250.000 15.840.000 55.410.000

Rp 3.311.000 Rp 3.311.000.- (dipotong oleh BCA)

ILUSTRASI
1. 2.

Dr. Taufik Hidayat SpM, juga buka praktek di tempat lain (Jakarta) dengan peredaran bruto (omzet) setahun Rp. 300.000.000 Dr. Taufik Hidayat SpM, juga mendapatkan honorarium sebagai pembicara pada seminar tentang mata sebesar Rp 10.000.000,- dan telah dipotong PPh Pasal 21 dengan tarif 5% dari bruto Dr. Taufik Hidayat SpM, menerima hadiah dari pabrik obat mata paket liburan ke Afrika Selatan senilai Rp50.000.000,- (tidak dipotong PPh Pasal 21 oleh pemberi hadiah) Istri Dr. Taufik Hidayat SpM, tahun 2009 menerima warisan dari orang tua berupa perhiasan senilai Rp50.000.000

3.

4.

5.

Dr. Taufik Hidayat SpM, tiap bulan mengangsur PPh (PPh Pasal 25) sebesa Rp24.000.000/tahun atau Rp2.000.000 sebulan

DATA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TAHUN 2009


DATA HARTA DAN KEWAJIBAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Rumah yang ditempati 50.000.000,00 dibeli tahun 1990 dengan harga Rp

Mobil Toyota Kijang tahun 1990 dibeli tahun 1999 dengan Harga Perolehan Rp60.000.000,Mobil Toyota Avanza tahun 2006 dibeli kredit dengan harga Rp 100.000.000,Tanah di Jl. Limau No. 3, Kebon Jeruk luas tanah (500m2) dibeli tahun 2000 dengan harga Rp. 600.000.000 Deposito di bank Mandiri cabang Senayan semenjak tahun 1999 sejumlah Rp 150.000.000,- dengan bunga per tahun Rp 10.000.000,Pinjaman kepada Lembaga Leasing Oto Multi Finance Tahun 2007 sejumlah Rp. 104.000.000-, (selama 5 tahun)

DI ISI DGN HARGA PEROLEHAN ATAU HARGA/NILAI PADA SAAT MEMBELI/MENERIMA HARTA
F MULIR OR

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN


TA HUN PAJAK

1770 - IV

LAMPIRAN - IV

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

2
BL

0
TH

0
s.d

DI ISI DENGAN DEPARTEM EN KEUANGAN RI JENIS HARTADIREKTORAT JENDERAL PAJAK WAJIB PAJAK
PE R HA T I A N

DAFTAR HARTA PADA AKHIR TAHUN DAFTAR KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN

0 1 0 9
X
NORMA

Perhitungan 1 2 0 9 Menggunakan BL TH Norma


PEMBUKUAN

SEB ELUM M ENGISI B ACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGA N HURUF CETAK / DIKETIK DENGA N TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DA LAM

(KOTAK PILIHA N) YA NG SESUAI

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

0 1
D r

2 3 4

5 6 7

9 0 1

0 0 0

T A U F I K
TAHUN PEROLEHAN
(3)

H I D A YAT
HARGA PEROLEHAN (Rupiah)
(4)

DI ISI DENGAN NPWP WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2 DI ISI DENGAN

BAGIAN A : DAFTAR HARTA PADA AKHIR TAHUN


NO.
( 1)

JENIS HARTA
(2)

NAMA KETERANGAN WP SESUAI


(5)

Rumah Toyota Kijang Toyota Avanza Tanah (Jl. Limau, Kebon Jeruk) Deposito di BCA

1990 1999 2006 2000 1999

DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2

50.000.000 60.000.000 104.000.000 600.000.000 150.000.000

NOP : 12.34.567.890.111.2705.1

BPKB : H-123456 BPKB : H-123456, Kredit


NOP : 98.76.543.219.873.2178.1

DIISI DGN TAHUN PEROLEHAN ATAU 8 TAHUN MENDAPATKAN/ 9 MENERIMA HARTA


10 dst

DIISI DENGAN Hasil Penjumlahan Seluruh Harta pada kolom (4).

JUMLAH BAGIAN A

JBA

964.000.000

BAGIAN B : DAFTAR KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN


NO.
( 1)

NAMA PEMBERI PINJAMAN


( 2)

ALAMAT PEMBERI PINJAMAN


( 3)

TAHUN PEMINJAMAN
( 4)

JUMLAH (Rupiah)
( 5)

Oto Multi Finance

Jl. Kapt. Tendean No. 11

2007

104.000.000

3 4

6 7

DI ISI DGN JUMLAHAN SELURUH KEWAJIBAN TERMASUK BUNGANYA

9 10 dst

JUMLAH BAGIAN B

JBB

104.000.000
dari halaman Lampiran-IV

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halaman ke-

Diisi dengan Nama dengan Tanggal Diisi dengan Diisi sesuai Akte Lahir sesuai Akte Hubungan Keluarga
BAGIAN C : DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO.
(1)

NAMA ANGGOTA KELUARGA


(2)

TANGGAL LAHIR
(3)

HUBUNGAN KELUARGA
(4)

PEKERJAAN
(5)

1 2 3 4 5 dst

Ami Hidayat Kristin Hidayat Simon Hidayat

1 Januari 1967 21 Juli 1987 2 Agustus 1992

Istri Anak Kandung Anak Kandung

Pegawai Swasta Mahasiswa Pelajar

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halaman ke-

dari

halaman Lampiran-IV

DI ISI DENGAN PEKERJAAN

DI ISI DENGAN IDENTITAS WAJIB PAJAK


FORMULIR

1770 - III
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

TAHUN PAJAK

LAMPIRAN - III

2
BL

0
TH

0
s.d BL

9
1 2 0 9
TH

0 1 0 9
X
NORMA

PEMBUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

PERHATIAN :

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

NPW P NAMA WAJIB PAJAK

: :

0 4
D r

2 3 4

5 6 7

0 1 3

0 0 0

T A U F I K

H I D A Y AT
DASAR PENGENAAN PAJAK/PENGHASILAN BRUTO
(3)

Perhitungan Menggunakan Norma

BAGIAN A :
NO
(1)

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL


JENIS PENGHASILAN
(2)

PPh TERUTANG (Rupiah)


(4)

1.

BUNGA DEPOSITO, TABUNGAN DAN DISKONTO SBI, SURAT BERHARGA NEGARA BUNGA / DISKONTO OBLIGASI YANG DILAPORKAN PERDAGANGANNYA DI BURSA EFEK PENJUALAN SAHAM DI BURSA EFEK

10.000.000

2.000.000
DI ISI DENGAN PPhNYA

2.

3.

4.

HADIAH UNDIAN PESANGON, TUNJANGAN HARI TUA DAN TEBUSAN PENSIUN YANG DIBAYAR SEKALIGUS HONORARIUM ATAS BEBAN APBN / APBD

5.

6.

7.

PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN BANGUNAN YANG DITERIMA DALAM RANGKA BANGUNAN GUNA SERAH SEWA ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN

DI ISI DENGAN JUMLAH BUNGA YG DIPEROLEH WP DI ISI DGN JUMLAH BRUTO PENGHASILAN ISTRI DARI KANTORNYA

8.

9.

10. USAHA JASA KONSTRUKSI

11. PENYALUR / DEALER / AGEN PRODUK BBM BUNGA SIMPANAN YANG DIBAYARKAN OLEH KOPERASI KEPADA ANGGOTA KOPERASI

12.

13. PENGHASILAN DARI TRANSAKSI DERIVATIF

14. DIVIDEN

15. PENGHASILAN ISTRI DARI SATU PEMBERI KERJA PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL 16. DAN/ATAU BERSIFAT FINAL 17. JUMLAH (1 s.d. 16)

75.000.000

3.311.000 5.311.000

DI ISI DENGAN PPh YG TERHUTANG ATAS GAJI/ PENGHASILAN ISTRI

BAGIAN B :
NO
(1)

PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK


SUMBER / JENIS PENGHASILAN
(2)

DI ISI DENGAN JUMLAH PENGHASILAN BRUTO DARI WARISAN YG DITERIMA (BILA ADA)

PENGHASILAN BRUTO (Rupiah)


(3)

1. BANTUAN / SUMBANGAN / HIBAH 2. WARISAN

50.000.000

3.

BAGIAN LABA ANGGOTA PERSEROAN KOMANDITER TIDAK ATAS SAHAM, PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN, FIRMA, KONGSI

4. KLAIM ASURANSI KESEHATAN, KECELAKAAN, JIWA, DWIGUNA, BEASISWA 5. BEASISWA DALAM NEGERI 6. PENGHASILAN LAIN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

JUMLAH BAGIAN B

JBB

50.000.000

BAGIAN C :

PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH


(Rupiah)

PENGHASILAN NETO ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

FO RMULIR

1770 - II

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


DAFTAR PEMOTONGAN / PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH

TAHUN PAJAK

LAMPIRAN - II

2
BL

0
TH

0
s .d BL

9
1 2 0 9
TH

0 1 0 9
X
NORMA
SESUA I

DEPARTEM EN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


P E R H A T IA N :

PEMBUKUAN

SEB ELUM M ENGISI B A CA LA H B UKU PETUNJUK PENGISIA N

ISI DENGA N HURUF CETA K / DIKETIK DENGA N TINTA HITA M

B ERI TA NDA " X " DA LA M

(KOTA K PILIHA N) Y A NG

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

0 4
D r

2 3 4
T A U F

5 6 7
I K

8
H I D

0 1 3
A Y AT

0 0 0

JANGAN LUPA MENGISI KOLOMKOLOM INI

BAGIAN A :

DAFTAR PEMOTONGAN / PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH
NPWP PEMOTONG/PEMUNGUT PAJAK
(3)

NO

NAMA PEMOTONG/PEMUNGUT PAJAK


(2)

BUKTI PEMOTONGAN / PEMUNGUTAN NOMOR TANGGAL


(5)

JENIS PAJAK : PPh PASAL 21/ 22/23/24/26/DTP *)


(6)

JUMLAH PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT (Rupiah)


(7)

( 1)

(4)

RSCM YAYASAN MATA

01.345.678.3.123.000

01 05

20 Jan 2010

PPh 21 PPh 21

Rp 9.946.000 Rp 500.000

01.950.321.8.021.000

30-11-2009

DI ISI DENGAN 5 NAMA PEMOTONG/ PEMUNGUT BILA 6 ADA DALAM THN 2008 DAN BILA LAMPIRAN7TDK CUKUP DPT DITAMBAH
8 dst

DI ISI DENGAN NAMA NOMOR BUKTI/TGL DAN JUMLAH PPh POTONG/PUNGUT SUMBERNYA DARI BUKTI POTONG/PUNGUT YG DITERIMA WAJIB PAJAK

JUMLAH BAGIAN A

JBA

Rp 10.446.000

FORMULIR

1770 - I

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN

TAHUN PAJAK

HALAMAN 1

LAMPIRAN - I

2
BL

0
s .d TH

0 9
1 2 0 9
BL TH

0 1 0 9
X
NORMA

DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


P E R H A T IA N :

PEMBUKUAN
(KOTA K PILIHA N) Y ANG SESUA I

SEBELUM M ENGISI BA CA LA H BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGA N HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

B ERI TA NDA " X " DALA M

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

0 4
M

2 3 4
T A UF

5 6 7
I K

0 1 3

0 0 0

H I D A Y A T

JANGAN LUPA MENGISI KOLOMKOLOM INI

BAGIAN A:

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN)
: : : : : : : DIAUDIT OPINI AKUNTAN : TIDAK DIAUDIT

PEMBUKUAN / LAPORAN KEUANGAN NAMA AKUNTAN PUBLIK NPWP AKUNTAN PUBLIK NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK NPWP KANTOR AKUNTAN PUBLIK NAMA KONSULTAN PAJAK NPWP KONSULTAN PAJAK NAMA KANTOR KONSULTAN PAJAK NPWP KANTOR KONSULTAN PAJAK

: :

1.

PENGHASILAN DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL : a. PEREDARAN USAHA b. c. d. e.
HARGA POKOK PENJUALAN LABA/RUGI BRUTO USAHA (1a - 1b) BIAYA USAHA PENGHASILAN NETO (1c - 1d)

R UP IA H

1a 1b 1c 1d 1e

2.

PENYESUAIAN FISKAL POSITIF a. BIAYA YANG DIBEBANKAN/DIKELUARKAN UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI WAJIB PAJAK ATAU
ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA 2a 2b 2c

b. PREMI ASURANSI KESEHATAN, ASURANSI KECELAKAAN, ASURANSI JIWA, ASURANSI


DWIGUNA, DAN ASURANSI BEASISWA YANG DIBAYAR OLEH WAJIB PAJAK

c. PENGGANTIAN ATAU IMBALAN SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN ATAU JASA YANG


DIBERIKAN DALAM BENTUK NATURA ATAU KENIKMATAN

d. JUMLAH YANG MELEBIHI KEWAJARAN YANG DIBAYARKAN KEPADA PIHAK YANG MEMPUNYAI
HUBUNGAN ISTIMEWA SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN 2d 2e 2f 2g 2h 2i 2j 2k 2l

e. HARTA YANG DIHIBAHKAN, BANTUAN ATAU SUMBANGAN f.


PAJAK PENGHASILAN

g. GAJI YANG DIBAYARKAN KEPADA PEMILIK / ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA h. SANKSI ADMINISTRASI i. j.
SELISIH PENYUSUTAN/AMORTISASI KOMERSIAL DIATAS PENYUSUTAN/ AMORTISASI FISKAL BIAYA UNTUK MENDAPATKAN, MENAGIH DAN MEMELIHARA PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

k. PENYESUAIAN FISKAL POSITIF LAINNYA l.


3. JUMLAH (2a s.d. 2k)

PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF: a. PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK
OBJEK PAJAK TETAPI TERMASUK DALAM PEREDARAN USAHA 3a 3b 3c 3d 4
Pindahkan Jumlah Bagian A (angka 4) ke Formulir 1770 Angka 1

b. SELISIH PENYUSUTAN / AMORTISASI KOMERSIAL DI BAWAH PENYUSUTAN AMORTISASI


FISKAL

c. PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF LAINNYA d. JUMLAH (3a s.d. 3c)

JUMLAH BAGIAN A (1e + 2l - 3d)

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN


FO RMULIR
TAH UN PAJAK

HALAMAN 2

LAMPIRAN - I

1770 - I

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

2
BL

0
TH

0
s.d BL

9
1 2
Perhitungan Menggunakan 0 Norma 9
TH

PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI YANG


MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO

0 1 0 9
X
NORMA

DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


P ER H A T IA N :

SEBELUM M ENGISI B ACA LA H BUKU PETUNJUK PENGISIAN

PENGHASILAN DALAM NEGERI LAINNYA

ISI DENGA N HURUF CETAK / DIKETIK DENGA N TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DA LA M

DI ISI DENGAN NPWP WP SESUAI (KOTA K PILIHAN) YA NG SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2
PEMBUKUAN

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

0 4
M

2 3 4

5 6 7

0 1 3

0 0 0
DI ISI DENGAN NAMA WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2

T A U F I K

H I D AYAT

BAGIAN B: PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO ) PEREDARAN USAHA (Rupiah)
( 3)

NO.
( 1)

JENIS USAHA
( 2)

NORMA (%)
( 4)

PENGHASILAN NETO (Rupiah)


( 5)

DAGANG

INDUSTRI

JASA

PEKERJAAN BEBAS

300.000.000

45 %

135.000.000

USAHA LAINNYA

JUMLAH BAGIAN B

300.000.000

JBB

135.000.000
Pindahkan Jumlah Bagian B Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 1

DI ISI DENGAN NPWP DAN NAMA PEMBERI KERJA

DIISI DENGAN PENGHASILAN BRUTO SELAMA SATU TAHUN

DI ISI DENGAN PENGURANG PENGHASILAN BRUTO

BAGIAN C : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL)
NO.
(1)

NAMA DAN NPWP PEMBERI KERJA


(2)

PENGHASILAN BRUTO (Rupiah)


(3)

PENGURANGAN PENGHASILAN BRUTO/BIAYA (Rupiah)


(4)

PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(5)

1 2 3 4 5 6

RSCM
01.345.678.3.123.000

130.000.000

10.560.000

119.440.000
DI ISI DENGAN PENGHASILAN NETO (PH BRUTOPENGURANG)

JUMLAH BAGIAN C

JBC

119.440.000

Pindahkan Jumlah Bagian C Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 2

BAGIAN D : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL) NO.
(1)

Hadiah dari komisi pabrik obat


JUMLAH PENGHASILAN NETO (Rupiah)
(3)

JENIS PENGHASILAN
(2)

1 2 3 4 5 6

BUNGA ROYALTI SEWA PENGHARGAAN DAN HADIAH KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN / PENGALIHAN HARTA PENGHASILAN LAINNYA JUMLAH BAGIAN D JBD

Penghasilan dari pembicara seminar

50.000.000 10.000.000 60.000.000


Pindahkan Jumlah Bagian D ke Formulir 1770 Angka 3

INDUK SPT TAHUNAN 1770


Huruf A dan B
FORMULIR

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN

DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

P E R H A T IA N

TAHUN PAJAK

1770

Perhitungan SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI Menggunakan MEMPUNYAI PENGHASILAN : Norma DARI USAHA/PEKERJAAN BEBAS YANG MENYELENGGARAKAN
PEMBUKUAN ATAU NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL DARI PENGHASILAN LAIN

2
BL

0
s .d TH

0
BL

9
TH

0 1 0 9
X
NORMA

1 2 0 9
PEMBUKUAN

SPT PEMBETULAN KE - .
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

SEBELUM M ENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

JANGAN LUPA MENGISI KOLOMKOLOM INI

NPWP

: : : : :

IDENTITAS

NAMA WAJIB PAJAK JENIS USAHA/PEKERJAAN BEBAS NO. TELEPON/FAKSIMILI PERUBAHAN DATA

D r T A UF I K H I D A Y A T S p M KLU : D O K T ER R S CM 02 1 5 5 5 55 5 5 5 / 0 2 1 5 5 5 5 5
LAMPIRAN TERSENDIRI TIDAK ADA
RUPIAH *)

0 1 2 3 4

5 6 7 8

9 0 1 0 0 0

DI ISI DENGAN NOMOR FAX WP

*) P engisian ko lo m-ko lom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (co nto h penulisan lihat buku petunjuk hal. 3)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 1 Jumlah Bagian A atau Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagian B Kolom 5]

1 2 3 4 5 6 7 8 9

A. PENGHASILAN NETO

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN


[Diisi akumulasi jumlah penghasilan neto pada setiap Formulir 1721-A1 dan/atau 1721-A2 angka 14 yang dilampirkan]

PENGHASILAN DALAM NEGERI LAINNYA


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagian C Kolom 3]

PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI


[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar diisi dari Lampiran Tersendiri, lihat buku petunjuk]

JUMLAH PENGHASILAN NETO (1 + 2 + 3 + 4)


.. ZAKAT ATAS PENGHASILAN YANG MENJADI OBJEK PAJAK

JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT ATAS PENGHASILAN (5 - 6)

B. PENGHASILAN KENA PAJAK

8. 9.

KOMPENSASI KERUGIAN JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH KOMPENSASI KERUGIAN (7 - 8)

10. PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK 11. PENGHASILAN KENA PAJAK (9 -10)

TK/

K/

K/I/

PH/

HB/

10 11

135.000.000 119.440.000 60.000.000 314.440.000 314.440.000 314.440.000 19.800.000 284.640.000

DI ISI DENGAN NOMOR TELEPON WP YANG DAPAT DIHUBUNGI

DI ISI DGN ANGKA2 YG BERASAL DARI LAMPIRAN 1 HALAMAN 2 DAN DARI FORMULIR 1721 A-1 SUAMI

INDUK SPT TAHUNAN 1770


Huruf C s.d G
TERUTANG
12. 13. 14. PPh TERUTANG (TARIF PASAL 17 UU PPh X ANGKA 11) PENGEMBALIAN/PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN JUMLAH PPh TERUTANG ( 12 + 13)

5%x50jt 15%x 200jt 25%x 34,640jt

= 2,500.000 = 30 .000.000 = 8.660.000+ 41.160.000

12 13 14

15. 16.

PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH [Diisi dari f ormulir 1770 -II Jumlah Bagian A Kolom 7]

15 16 a b c d 18

a. b.

PPh Y ANG HA RUS DIBAY AR SENDIRI (14-15) PPh Y ANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT

17.

PPh YANG DIBAYAR SENDIRI

a. b. c. d.

PPh PASAL 25 BULANAN PPh PASAL 25 AYAT (7) STP PPh PASAL 25 (HANYA POKOK PAJAK) FISKAL LUAR NEGERI

41.160.000 41.160.000 10.446.000 30.714.000 24.000.000 24.000.000 6.714.000 2.559.670


ANGSURAN PPH 25 DARI 30.714.000:12

D. KREDIT PAJAK

C. PPh

18.

JUMLAH KREDIT PAJAK (a+b+c+d)

19.

a. b.

PPh Y ANG KURANG DIBA YA R (PPh PASAL 29) PPh Y ANG LEBIH DIBA YA R (PPh PASAL 28 A)

(16-18)

TGL LUNAS

0 6 0 3
tgl

1 0

19

20. 21.

PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 19.b mohon

a.

D IR E ST IT US IKA N

b.

bln D IP E R H IT UN thn N G KA D E N G A N UT A N G P A JA K

ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA DIHITUNG SEBESAR DIHITUNG BERDASARKAN :

21

a.

1/12 X JUMLAH PA DA ANGKA 16

b.

PERHITUNGA N DA LAM LAMPIRAN TERSENDIRI

SELAIN FORM ULIR 1 770 - I SA M P A I DENGA N 1 770 - IV (BA IK YA NG DIISI M A UP UN YA NG TIDA K DIISI) HA RUS DILA M P IRKAN PULA :

G. LAMPIRAN

a. b. c. d. e. f.

SUR A T KUA SA KHUSUS (B ILA DIKU A SA KA N)

g. h.

PERHITUNGA N A NGSURA N PPh PA SA L 2 5 TA HUN PA JA K B ERIKU TNY A

x x x x x

SSP LEM B A R KE-3 PPh PA SA L 2 9 NER A CA DA N LA P. LA B A RUGI / R EKA PITA LISA SI B U LA NA N PEREDA R A N B RUTO PERHITUNGA N KOM PENSA SI KERUGIA N FISKA L B UKTI PEM OTONGA N/ PEM UNGUTA N OLEH PIHA K LA IN/ DITA NGGUNG PEM ERINTA H DA N Y A NG DIB A Y A R/ DIPOTONG DI LUA R NEGERI FOTOKOPI FORM ULIR 1 721 1 DA N/ A TA U 1 -A 721 A 2 (............LEM B A R) -

i.
j. k. l.

x x

DA FTA R SUSUN A N KELUA RGA Y A NG M ENJA DI TA NGGUN GA N W A JIB PA JA K FOTOKOPI TA NDA B UKTI PEM B A Y A RA N FISKA L LUA R NEGERI ( TB PFLN) PERHITUNGA N PPh TERUTA NG B A GI WA JIB PA JA K KA W IN PISA H HA RTA DA FTA R JUM LA H PENGHA SILA N DA N PEM B A Y A RA N PPh PA SA L 25 (KHUSU S UNTUK ORA NG PRIB A DI PENGUSA HA TERTENTU)

JANGAN LUPA MEMBERI TANDA SILANG PADA BAGIAN YG AKAN DILAMPIRKAN

.........................................................................................

PERNYATAAN
D e nga n m e nya da ri s e pe nuhnya a k a n s e g a la a k iba t nya t e rm a s uk s a nk s i- s a nk s i s e s u a i de nga n k e t e nt ua n pe runda ng- u nda nga n ya ng be rla k u, s a ya m e nya t a k a n ba hwa a pa ya ng t e la h s a ya b e rit a huk a n di a t a s be s e rt a la m pira n- la m pira nnya a da la h be na r, le n gk a p da n je la s .

TANDA TANGAN

WAJIB PAJAK

NAMA LENGKAP : NPWP


F .1.1.3 2 .16

D r 0 1

1 7 - 0 3 - 2 0 1 0 T AUF I K H I DA Y A T S p M 2 3 4 5 6 7 8 9 0 1 0 0 0
KUASA TANGGAL:

JANGAN LUPA UNTUK DITANDATANG ANI

1770 S
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
PERHATIAN

PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


MEMPUNYAI PENGHASILAN : DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA DALAM NEGERI LAINNYA YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL

T H NP J K A U AA

F R U IR OML

SPT TAHUNAN

0
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

SPT PEMBETULAN KE -

SEBELUM MENGISI BACA DAHULU BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK /DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA "X" PADA

NPWP

: : : : : KLU :

ID N IT S ET A

NAMA WAJIB PAJAK PEKERJAAN NO. TELEPON PERUBAHAN DATA

LAMPIRAN TERSENDIRI TIDAK ADA

NO. FAKS

FORMULIR 1770 S

*) Pengisian kolom-kolom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat buku petunjuk hal. 3)

RUPIAH *)

1 AP N H S A N T . E G A IL N E O 2 3 4 5 6
B E G A IL N .P N H S A KN P J K E A AA

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA
[Diisi sesuai dengan Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian A ]

. 1

[Diisi akumulasi jumlah penghasilan neto pada setiap Formulir 1721-A1 dan/atau 1721-A2 angka 14 yang dilampirkan atau Bukti Potong Lain]

PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI

3 4

[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar diisi dari Lampiran Tersendiri, lihat buku petunjuk]

JUMLAH PENGHASILAN NETO (1+2+3)

ZAKAT/SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB

JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT /SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB (4-5)

..

7 8

PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK PENGHASILAN KENA PAJAK (6-7)

TK/

K/

K/I/

PH/

HB/

. 8

C P hT R T N . P E UA G

PPh TERUTANG

(TARIF PASAL 17 UU PPh x ANGKA 8)

9 10

10 PENGEMBALIAN / PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN 11 JUMLAH PPh TERUTANG (9+10)

11

12 PPh YANG DIPOTONG/DIPUNGUT PIHAK LAIN/DITANGGUNG PEMERINTAH DAN/ATAU KREDIT PAJAK LUAR NEGERI DAN/ATAU TERUTANG DI LUAR NEGERI [Diisi dari Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian C Kolom (7)] 13 a. b. PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI PPh YANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT a. b. c. PPh PASAL 25 (11-12) ..

12

DK E I P J K . R DT A A

13

14 PPh YANG DIBAYAR SENDIRI

14a 14b

STP PPh Pasal 25 (Hanya Pokok Pajak) FISKAL LUAR NEGERI

. 14c 15

15 JUMLAH KREDIT PAJAK (14a + 14b + 14c)

.
TGL LUNAS

E P hK R N /L B . P U A G E IH

16
BYR AA

a. PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29) (13-15) b. PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A)
TGL BLN THN

16

17 PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 16b mohon

a. b.

DIRESTITUSIKAN DIPERHITUNGKAN DENGAN UTANG PAJAK

DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17 C (WP PATUH) DIKEMBALIKAN DENGAN SKKPP PASAL 17 D (WP TERTENTU)

FA GU A P h . NSRN P

P S L2 T H N AA 5 AU

B R UN A E IK T Y

PJ K AA

18 ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA SEBESAR 18 DIHITUNG BERDASARKAN a. 1/12 x JUMLAH PADA ANGKA 13 b. PENGHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI
Fotokopi Formulir 1721-A1 atau 1721-A2 atau Bukti Potong PPh Pasal 21 Surat Setoran Pajak Lembar Ke-3 PPh Pasal 29 Surat Kuasa Khusus (Bila dikuasakan)

GL M IR N . AP A

a. b. c.

d. e.

Perhitungan PPh Terutang Bagi Wajib Pajak Kawin Pisah Harta dan/atau Mempunyai NPWP Sendiri

..

PERNYATAAN
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa yang telah beritahukan diatas beserta lampiranlampirannya adalah benar, lengkap dan jelas. TANDA TANGAN

WAJIB PAJAK

KUASA

TANGGAL
TGL BLN THN

NAMA LENGKAP N P W P

: :

F.1.1.32.18

F R U IR OML

1770 S - I
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK : :

LAMPIRAN - I SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

T H NP J K A U AA

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN DAN PPh YANG DITANGGUNG PEMERINTAH

N PW P NAMA WAJIB PAJAK


BAGIAN A :

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL) JENIS PENGHASILAN (2) JUMLAH PENGHASILAN (Rupiah) (3)

NO. (1) 1. 2. 3. 4. 5. 6. BUNGA ROYALTI SEWA PENGHARGAAN DAN HADIAH

KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN/PENGALIHAN HARTA PENGHASILAN LAINNYA JUMLAH BAGIAN A JBA


Pindahkan Jumlah Bagian A ke Formulir Induk 1770 S Bagian A angka (2)

BAGIAN B NO. (1) 1. 2. 3.

PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK JENIS PENGHASILAN (2) JUMLAH PENGHASILAN (Rupiah) (3)

BANTUAN / SuUMBANGAN / HIBAH WARISAN BAGIAN LABA ANGGOTA PERSEROAN KOMANDITER TIDAK ATAS SAHAM, PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN, FIRMAN, KONGSI KLAIM ASURANSI KESEHATAN, KECELAKAAN, JIWA, DWIGUNA, BEASISWA BEASISWA DALAM NEGERI PENGHASILAN LAINNYA YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK JUMLAH BAGIAN B JBB

4. 5. 6.

BAGIAN C

DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN DAN PPh YANG DITANGGUNG PEMERINTAH NAMA PEMOTONG/ NPWP PEMOTONG/ PEMUNGUT PAJAK (3) BUKTI PEMOTONGAN/ PEMUNGUTAN NOMOR TANGGAL (4) (5) JENIS PAJAK : PPh PASAL 21/ 22/23/24/26/DTP* (6) JUMLAH PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT (7)

NO (1) 1. 2. 3. 4. 5. dst

PEMUNGUT PAJAK (2)

JUMLAH BAGIAN C

JBC
Pindahkan Jumlah Bagian C ke Formulir Induk

Catatan : - DTP : Ditanggung Pemerintah *) - Kolom (6) diisi dengan pilihan PPh Pasal 21/22/23/24/26/DTP (Contoh : ditulis 21, 22, 23, 24, 26, DTP) - Jika terdapat kredit pajak PPh Pasal 24, maka jumlah yang diisi adalah maksimum yang dapat dikreditkan sesuai lampiran tersendiri (lihat buku petunjuk tentang Lampiran I Bagian C dan Induk SPT angka 3)

1770 S Bagian D angka (12)

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halaman ke-

dari

halaman Lampiran-I

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

T H NP J K A U AA

F R U IR O ML

1770 S - II
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

LAMPIRAN - II

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL HARTA PADA AKHIR TAHUN KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA

N P W P NAMA WAJIB PAJAK BAGIAN A


NO. (1)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

: :

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL


SUMBER/JENIS PENGHASILAN (2) DASAR PENGENAAN PAJAK/ PENGHASILAN BRUTO
(Rupiah)

PPh TERUTANG
(Rupiah)

(3)

BUNGA DEPOSITO, TABUNGAN, DISKONTO SBI, SURAT BERHARGA NEGARA BUNGA/DISKONTO OBLIGASI YANG DILAPORKAN PERDAGANGANNYA DI BURSA EFEK PENJUALAN SAHAM DI BURSA EFEK HADIAH UNDIAN PESANGON, TUNJANGAN HARI TUA DAN TEBUSAN PENSIUN YANG DIBAYARKAN SEKALIGUS HONORARIUM ATAS BEBAN APBN/APBD PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN SEWA ATAS TANAH DAN/ATAU BANGGUNAN BANGUNAN YANG DITERIMA DALAM RANGKA BANGUN GUNA SERAH BUNGA SIMPANAN YANG DIBAYARKAN OLEH KOPERASI KEPADA ANGGOTA KOPERASI PENGHASILAN DARI TRANSAKSI DERIVATIF DIVIDEN PENGHASILAN ISTRI DARI SATU PEMBERI KERJA PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL

JUMLAH BAGIAN A BAGIAN B NO. (1) 1 2 3 4 5 dst JUMLAH BAGIAN B BAGIAN C NO. (1) 1 2 3 4 5 dst JUMLAH BAGIAN C BAGIAN D : NO. (1) 1 2 3 4 5
JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

JBA

HARTA PADA AKHIR TAHUN JENIS HARTA (2) TAHUN PEROLEHAN (3) HARGA PEROLEHAN
(Rupiah)

KETERANGAN (5)

(4)

JBB

KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN NAMA PEMBERI PINJAMAN (2) ALAMAT PEMBERI PINJAMAN (3) TAHUN PEMINJAMAN (4) JUMLAH (5)

JBC

DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA NAMA (2) TANGGAL LAHIR (3) HUBUNGAN KELUARGA (4) PEKERJAAN (5)

Halaman ke-

dari

halaman Lampiran-II

CONTOH KASUS SPT 1770 S


1. Nama 2. Alamat 3. Jabatan 4. 5. 6. 7. Status/Tanggungan Pangkat/Golongan NPWP Masa Kerja Marvel Jl. Widya Chandra No. 18 Kabid Keuangan, Dept. XYZ Kawin/3 Anak Pembina (IV/a) 25.193.665.4.010.000 Januari Desember 2009

Data Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2009


A. PERINCIAN PENGHASILAN TAHUN 2009 (Formulir 1721-A2) : Gaji pokok Rp 60,000,000 Tunjangan istri/suami Tunjangan anak Tunjangan struktural/fungsional Tunjangan beras Tunjangan lain-lain Penghasilan Bruto Pengurangan : - Biaya Jabatan 5% x 75.000.000 - Iuran Pensiun
IURAN PENSIUN = 4.75% x Gaji Pokok = 4.75% x 60.000.000 60.000.000
: : : : : :

Rp Rp Rp Rp Rp

6,000,000 2,500,000 3,500,000 3,000,000 - (+) = Rp

BIAYA JABATAN = 5% x Penghasilan Bruto (Maksimal : 6.000.000/Th, 6.000.000/Th, 500.000/Bln 500.000/Bln

75,000,000

Rp Rp

3,750,000 2,850,000

*) **)

= Rp = Rp

6,600,000 (-) 68,400,000

Penghasilan Neto

DATA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TAHUN 2009


Penghasilan Neto PTKP ( K/3 ) - Wajib Pajak - Status Kawin - Anak 3 orang @ Rp 1.320.000 Total Penghasilan Tidak Kena Pajak Penghasilan Kena Pajak PPh Terutang
5 % x Rp 47.280.000 = 2.364.000
: : :

= Rp Rp Rp Rp 15,840,000 1,320,000 3,960,000 (+) = Rp Rp = Rp = Rp

68,400,000

21,120,000 (-) 47,280,000 47,280,000 2,364,000

Pembulatan Penghasilan Kena Pajak adalah Ribuan Penuh (00

PPh Telah Dipotong PPh yang kurang atau lebih dibayar


*)

= Rp

2,364,000 (-) NI HI L

**)

Biaya jabatan yaitu biaya untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan sebesar 5 % dari penghasilan bruto dengan jumlah maksimum sebesar Rp 1 .296.000,- setahun atau Rp 1 08.000,- sebulan. Iuran pensiun sebesar 4,7 5 % x gaji pokok

TAHUN KALENDER

1721-A2
FORMULIR

1721 - A2
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

1. 2.

Lembar 1 untuk Pegawai Lembar 2 untuk Pemotong Pajak

BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL, ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA/POLISI REPUBLIK INDONESIA, PEJABAT NEGARA DAN PENSIUNANNYA

2 0 0 9

NOMOR URUT NAMA INSTANSI / BADAN LAIN NPWP BENDAHARA NAMA BENDAHARA NAMA PEGAWAI / PENSIUNAN NIP / NRP NPWP PEGAWAI / PENSIUNAN ALAMAT PEGAWAI / PENSIUNAN

:
: : : :

0 D 0 A M 1 2 J

2 E 1 N A 1 5 L D R 2 P A 0 I V 5 1 W E 6 9 I L 7 3 D Y 9 5 6 A 4 6 5 C H 4 A N 0 D 1 R 0 A 0 N 0 O 0 1 8 R 0 T 1 E M 6 E 8 N 8 X 7 Y Z 0 1 1 0 0 0

: :
: :

PANGKAT / GOLONGAN JABATAN STATUS DAN JENIS KELAMIN JUMLAH TANGGUNGAN KELUARGA UNTUK PTKP MASA PEROLEHAN PENGHASILAN

: :
: : :

P K
X K/

E A

M B

B I

I D

A K E

I U

V A
X HB/

/ N

A G A N
PEREMPUAN

KAWIN

TIDAK KAWIN TK/ S.D

LAKI-LAKI

3 1

RI PENGHASILAN BRUTO :
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. GAJI POKOK / PENSIUN TUNJANGAN ISTERI TUNJANGAN ANAK

2
RUPIAH

A. RINCIAN PENGHASILAN DAN PENGHITUNGAN PPh PASAL 21 SEBAGAI BERIKUT :

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

60.000.000 6.000.000 2.500.000 68.500.000

JUMLAH GAJI DAN TUNJANGAN KELUARGA ( 1+2+3 ) TUNJANGAN PERBAIKAN PENGHASILAN TUNJANGAN STRUKTURAL / FUNGSIONAL TUNJANGAN BERAS TUNJANGAN KHUSUS TUNJANGAN LAIN-LAIN

3.500.000 3.000.000

10. JUMLAH PENGHASILAN BRUTO ( 4 S.D. 9)

75.000.000

PENGURANGAN
11. BIAYA JABATAN / BIAYA PENSIUN 12. IURAN PENSIUN ATAU IURAN THT 13. JUMLAH PENGURANGAN (11 + 12)
11 12 13

3.750.000 2.850.000 6.600.000

PENGHITUNGAN PPh PASAL 21 :


14. JUMLAH PENGHASILAN NETO (10 - 13) 15. JUMLAH PENGHASILAN NETO UNTUK PENGHITUNGAN PPh PASAL 21 (SETAHUN/DISETAHUNKAN) 16. PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) 17. PENGHASILAN KENA PAJAK SETAHUN / DISETAHUNKAN (15 - 16) 18. PPh PASAL 21 TERUTANG 19. PPh PASAL 21 YANG TELAH DIPOTONG DAN DILUNASI 20. JUMLAH PPh PASAL 21 : a. b. YANG KURANG DIPOTONG (18 - 19)
20 14 15 16 17 18 19

68.400.000 21.120.000 47.280.000 2.364.000 2.364.000

YANG LEBIH DIPOTONG (19 - 18)

NIHIL

B.

PEGAWAI TERSEBUT

DIPINDAHKAN

PINDAHAN

BARU

PENSIUN

C. TANDA TANGAN BENDAHARA

JAKARTA
(Tempat)

0
TG L

0
BLN

0
THN

Tanda Tangan dan Cap

BENDAHARA NAMA NIP/NRP


: :

D A 1

E N 1

P D 2

A I 4

ANDI

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

DATA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TAHUN 2009


Keterangan Tambahan: Pak Marvel juga mendapatkan honorarium sebagai Tim Penyusun Materi Pembahasan Rancangan Undang-Undang di DEPKOMINFO sebesar Rp 1 1.500.000,- dan bendahara telah melakukan pemotongan PPh Final sesuai ketentuan yaitu 15%. ( Bukti Pemotongan PPh Pak Marvel juga mendapatkan honorarium sebagai Pembicara Ahli Acara Bimbingan Teknis Keuangan di Depdiknas sebesar Rp 3.500.000,- dan 2 bendahara telah melakukan pemotongan PPh Final sesuai ketentuan yaitu 15%. ( ( Bukti Pemotongan PPh 21 Final Nomor : Pak Marvel juga mendapatkan honorarium sebagai Pengajar Seminar di 3 Lembaga Info Kuangan sebesar Rp 2.500.000,- dan telah melakukan pemotongan PPh 21 sesuai ketentuan Pasal 17. ( Bukti Pemotongan PPh 21 Non Final Nomor : BP21-10/X/2009 Tanggal 28-10-2009

BUKTI POTONG PPH 21 FINAL


Lembar ke-1 untuk : Wajib Pajak Lembar ke-2 untuk : Pemotong Pajak Lembar ke-1 untuk : Wajib Pajak Lembar ke-2 untuk : Pemotong Pajak

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KANTOR PELAYANAN PAJAK .... (1)

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KANTOR PELAYANAN PAJAK .... (1)

BUKTI PEMOTONGAN PPh PASAL 21 (FINAL)


NOMOR : BP21-02-III-2009

BUKTI PEMOTONGAN PPh PASAL 21 (FINAL)


NOMOR : BP21-20-VI-2009

NPWP Nama Wajib Pajak Alamat No.


(1) 1.

: : : Jenis Penghasilan
(2)

2 5 -

1 9

3 -

6 6 5 -

4 -

0 1 0 -

0 0 0

(3)

NPWP Nama Wajib Pajak

: : : Jenis Penghasilan
(2)

2 5 -

1 9

3 -

6 6 5 -

4 -

0 1 0 -

0 0 0

(3)

M A R V E L J L W I D Y A C H A N D R A Tarif
(4)

M A R V E L J L W I D Y A C H A N D R A Tarif
(4)

N O

1 8

Alamat No.
(1) 1.

N O

1 8

Jumlah Penghasilan Bruto


(3)

PPh yang dipotong


(5)

Jumlah Penghasilan Bruto


(3)

PPh yang dipotong


(5)

2.

Uang Pesangon, Uang Tebusan Pensiun, Tunjangan Hari Tua/Jaminan Hari Tua yang dibayarkan sekaligus. Honor & Imbalan lain yang dibebankan kepada APBN atau APBD yang diterima oleh PNS, Anggota TNI/ POLRI dan Pensiunan. JUMLAH

2.

1.500.000

15%

225.000

Uang Pesangon, Uang Tebusan Pensiun, Tunjangan Hari Tua/Jaminan Hari Tua yang dibayarkan sekaligus. Honor & Imbalan lain yang dibebankan kepada APBN atau APBD yang diterima oleh PNS, Anggota TNI/ POLRI dan Pensiunan. JUMLAH

3.500.000

15%

525.000

225.000

525.000

Terbilang : DUA RATUS DUA PULUH LIMA RIBU RUPIAH


*) Lihat petunjuk pengisian

Terbilang : LIMA RATUS DUA PULUH LIMA RIBU RUPIAH


*) Lihat petunjuk pengisian

JAKARTA, 20 MARET 2009 Pemotong Pajak (5) NPWP Nama : 0 0 0 0 1 6 8 8 7 0 1 1 0 0 0 NPWP Nama : 0 0 0 2 1 -

JAKARTA, 28 JUNI 2009 Pemotong Pajak (5) 6 9 8 7 0 1 1 0 0 0

: B E N D A H A R A

D E P K O M I N F O

: B E N D A H A R A

D E P D I K N A S

Perhatian : 1. Jumlah Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dipotong di atas bukan merupakan kredit pajak dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Orang Pribadi. 2. Bukti Pemotongan ini dianggap sah apabila diisi dengan lengkap dan benar.

Tanda tangan, nama dan cap

SRI LESTARI

Perhatian : 1. Jumlah Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dipotong di atas bukan merupakan kredit pajak dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Orang Pribadi. 2. Bukti Pemotongan ini dianggap sah apabila diisi dengan lengkap dan benar.

Tanda tangan, nama dan cap

SRI KURNIAWATI

F.1.1.33.02

F.1.1.33.02

BUKTI POTONG PPH 21 NON FINAL


Lembar ke-1 untuk : Wajib Pajak Lembar ke-2 untuk : Pemotong Pajak

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KANTOR PELAYANAN PAJAK .... (1)

BUKTI PEMOTONGAN PPh PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26


NOMOR : BP-21/X/2009

NPWP Nama Wajib Pajak Alamat

: : :

1 9 V E

3 L D

M A J L

W I

A
Tarif lebih tinggi 20% (Tidak BerNPWP)

No.

Jenis Penghasilan

Jumlah Penghasilan Bruto (Rp)


(3)

Tarif

PPh yang Terutang (Rp)


(6)

(1)

(2)

(4)

(5)

1.

Upah Pegawai Tidak Tetap atau Tenaga Kerja Lepas

2. 3. 4. 5. 6.

Imbalan Distributor MLM Imbalan Petugas Dinas Luar Asuransi Imbalan kepada Penjaja Barang Dagangan Imbalan Kepada Tenaga Ahli Honorarium atau Imbalan kepada Anggota Dewan Komisaris atau Dewan Pengawas yang tidak merangkap sebagai Pegawai Tetap

7.

Jasa Produksi, Tantiem, Bonus atau Imbalan Lain kepada Mantan Pegawai

8. 9. 10.

Penarikan Dana Pensiun oleh Pegawai Imbalan kepada Peserta Kegiatan Imbalan kepada Bukan Pegawai yang bersifat berkesinambungan

11.

Imbalan kepada Bukan Pegawai yang tidak bersifat berkesinambungan

2.500.000

5%

125.000

12.

Penghasilan kepada Pegawai atau Pemberi Jasa sebagai Wajib Pajak Luar Negeri

Jumlah Terbilang : Seratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah


*) Lihat petunjuk pengisian Perhatian : 1. Jumlah Pajak Penghasilan Pasal 21 yang
dipotong di atas merupakan Angsuran atas Pajak Penghasilan yang terutang untuk tahun pajak yang bersangkutan. Simpanlah bukti pemotongan ini baik-baik untuk diperhitungkan sebagai kredit pajak dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Orang Pribadi.

2.500.000

125.000

Jakarta, 10 Oktober 2009 Pemotong Pajak NPWP : Nama : 0 L K 1 E E 0 0 A N 5 G G A A N 4 I 3 2 N F


(5)

7 O

M B U A

2. Bukti Pemotongan ini dianggap sah apabila


diisi dengan lengkap dan benar.

Tanda tangan, nama dan cap

F.1.1.33.01

NAIBAHO

PENGHASILAN LAIN
Honorarium Bulan Maret 2009 Bulan Juni 2009 Bulan Oktober 2009 Instansi Pemotong Pajak/ NPWP Depkominfo ( 17.094.420.1.061.00) Depdiknas ( 18.047.280.7.021.000) Lembaga Info Keuangan (19.090.209.1.014.000) Penghasilan Bruto Rp 1.500.000 Rp 3.500.000 Rp 2.500.000 Rp 7.500.000 PPh 21 FINAL + NON FINAL Rp 225.000 Rp 525.000 Rp 125.000 Rp 875.000 Nomor & Tanggal Bukti Potong

Jumlah Total

PENGHASILAN ISTRI

TK/-

Bekerja di BII sebagai kepala cabang Thamrin Penghasilan Bruto setahun = Rp. 135.000.000 PPh 21 yang telah dipotong = Rp. 11.974.000 Bukti Potong adalah 1721-A1

Penghitungan penghasilan Istri tahun 2009: Melati, Kepala Cabang BII Thamrin, Penghasilan Bruto setahun Rp 135.000.000.

Pengh. bruto setahun Pengurangan: Biaya jabatan (maksimum)(Rp. 135jt x5% =6.750.000) Penghasilan neto setahun PTKP (TK/0) PKP PPh terutang (5% x Rp50.000.000,00) (15% x Rp63.160.000,00) PPh terutang sebulan (Rp11.974.000/12)

135.000.000 (6.000.000) 129.000.000 (15.840.000) 113.160.000 11.974.000 997.833

Dilaporkan dalam SPT Masa PPh Pasal 21

DAFTAR HARTA

Jenis Harta Harga Beli/ Nominal Tahun Perolehan Alamat Cara Pembayaran Keterangan Harga Perolehan

Rumah Rp 560.000.000 1998


Jl. Widya Chandra No. 18

Rumah Rp 7.000.000 1980


Jl. Bangka No. 9

Toyota Forturner Rp 285.000.000 2008

Perhiasan Rp 10.500.000 2005

Deposito BRI Rp 1.000.000.000 2007

Kredit 20 Tahun
NOP : 13.12344567812

Warisan
NOP:1519876454612

Tunai
No. BPKB : 34598764

Tunai

Bunga 10%/Tahun = 100.000.000

Rp 880.000.000

Rp 7.000.000

Rp 285.000.000

Rp 10.500.000

Rp 1.000.000.000

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN


TAHUN PAJAK

FORMULIR

1770 S - II
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

LAMPIRAN - II

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL HARTA PADA AKHIR TAHUN KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA

0 9

DI ISI DENGAN NPWP WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2

NPWP NAMA WAJIB PAJAK BAGIAN A


NO. (1)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

: :

2 5 1 9 3 M A R V E L

6 6 5

0 1 0

0 0 0
DI ISI DENGAN NAMA WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL


SUMBER/JENIS PENGHASILAN (2) DASAR PENGENAAN PAJAK/ PENGHASILAN BRUTO
(Rupiah)

PPh TERUTANG
(Rupiah)

(3)

BUNGA DEPOSITO, TABUNGAN, DISKONTO SBI, SURAT BERHARGA NEGARA BUNGA/DISKONTO OBLIGASI YANG DILAPORKAN PERDAGANGANNYA DI BURSA EFEK PENJUALAN SAHAM DI BURSA EFEK HADIAH UNDIAN PESANGON, TUNJANGAN HARI TUA DAN TEBUSAN PENSIUN YANG DIBAYARKAN SEKALIGUS HONORARIUM ATAS BEBAN APBN/APBD PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN SEWA ATAS TANAH DAN/ATAU BANGGUNAN BANGUNAN YANG DITERIMA DALAM RANGKA BANGUN GUNA SERAH BUNGA SIMPANAN YANG DIBAYARKAN OLEH KOPERASI KEPADA ANGGOTA KOPERASI PENGHASILAN DARI TRANSAKSI DERIVATIF DIVIDEN PENGHASILAN ISTRI DARI SATU PEMBERI KERJA PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL

100.000.000

20.000.000

DI ISI DENGAN BESARNYA PENGHASILAN PPh TERUTANG BRUTO BUNGA DEVIDEN 20% x PH. BRUTO

5.000.000

750.000

DI ISI DENGAN BESARNYA PENGHASILAN BRUTO HONORARIUM PPh TERUTANG HONORARIUM JUMLAH TOTAL PPh 15% x PH. BRUTO TERUTANG (FINAL)

135.000.000
JBA

14.974.000 35.724.000

JUMLAH BAGIAN A

DI ISI DENGAN JENIS HARTA WAJIB PAJAK DI ISI DENGAN TAHUN PEROLEHAN JENIS HARTA WP

DI ISI DENGAN HARGA PEROLEHAN WP

BAGIAN B NO. (1) 1 2 3 4 5 dst

HARTA PADA AKHIR TAHUN JENIS HARTA (2) TAHUN PEROLEHAN (3) HARGA PEROLEHAN
(Rupiah)

KETERANGAN (5)

(4)

Rumah (Jl. Widya Chandra No. 18) Toyota Forturner Perhiasan Deposito BRI Rumah (Jl. Bangka No. 9)
JUMLAH BAGIAN B

1998 2008 2005 2007 1980


JBB

880.000.000 285.000.000 10.500.000 1000.000.000 7.000.000 2.182.500.000

Kredit, NOP : 13.12344567812 No. BPKB : 34598764

NOP : 1519876454612

DIJUMLAHKAN HARGA PEROLEHAN WP

DAFTAR KEWAJIBAN
Jenis Harta
Harga Beli/ Nominal Tahun Perolehan Alamat Pemberi Pinjaman No. Objek Pajak Keterangan

Rumah
Rp. 880.000.000 1998 Jl. MH. Thamrin No. 5 BNI Griya 15.19876454612 20 Tahun

BAGIAN C NO. (1) 1 2 3 4 5 dst

KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN NAMA PEMBERI PINJAMAN (2) ALAMAT PEMBERI PINJAMAN (3) TAHUN PEMINJAMAN (4) JUMLAH (5)

BNI Griya

Jl. MH. Thamrin No. 5

1998

440.000.000

JUMLAH BAGIAN C

JBC

440.000.000

DI ISI DENGAN JUMLAH PINJAMAN

DI ISI DENGAN NAMA KELUARGA

DI ISI DENGAN HUB KELUARGA DI ISI DENGAN TANGGAL LAHIR SESUAI AKTE

DIISI DENGAN PEKERJAAN

BAGIAN D : NO. (1) 1 2 3 4 5

DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA NAMA (2) TANGGAL LAHIR (3) HUBUNGAN KELUARGA (4) PEKERJAAN (5)

Melati Dede Dina Didi

1 Jan 1968 31 Mar 1990 15 Juli 1993 23 Des 1996

Istri Anak Kandung Anak Kandung Anak Kandung

Pegawai Swasta Mahasiswa Pelajar Pelajar

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halaman ke-

1 dari 1

halaman Lampiran-II

DI ISI DENGAN NOMOR HALAMAN

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN

TAHUN PAJAK

LAMPIRAN - I FORMULIR

1770 S - I
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK : :

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN DAN PPh YANG DITANGGUNG PEMERINTAH

2 0 0 9

DI ISI DENGAN NPWP WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2

NPWP NAMA WAJIB PAJAK


BAGIAN A :

2 5

1 9 3

6 6 5

0 1 0

0 0 0

M A R V E L

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL) JENIS PENGHASILAN (2)

DI ISI DENGAN NAMA WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2

NO. (1) 1. BUNGA

JUMLAH PENGHASILAN (Rupiah) (3)

2. ROYALTI 3. SEWA 4. PENGHARGAAN DAN HADIAH 5. KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN/PENGALIHAN HARTA 6. PENGHASILAN LAINNYA JUMLAH BAGIAN A JBA

DI ISI DENGAN JUMLAH PENGHASILAN & PINDAHKAN KE BAGIAN A KE FORMULIR INDUK 1770 S BAGIAN ANGKA (2) -

2.500.000 2.500.000

Pindahkan Jumlah Bagian A ke Formulir Induk 1770 S Bagian A angka (2)

BAGIAN B NO. (1)

PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK JENIS PENGHASILAN (2) JUMLAH PENGHASILAN (Rupiah) (3)

1. BANTUAN / SuUMBANGAN / HIBAH 2. WARISAN 3. BAGIAN LABA ANGGOTA PERSEROAN KOMANDITER TIDAK ATAS SAHAM, PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN, FIRMAN, KONGSI 4. KLAIM ASURANSI KESEHATAN, KECELAKAAN, JIWA, DWIGUNA, BEASISWA 5. BEASISWA DALAM NEGERI 6. PENGHASILAN LAINNYA YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK JUMLAH BAGIAN B JBB

7.000.000

7.000.000

DI ISI DENGAN JUMLAH PINJAMAN

BAGIAN C

DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN DAN PPh YANG DITANGGUNG PEMERINTAH NAMA PEMOTONG/ NPWP PEMOTONG/ PEMUNGUT PAJAK (3) BUKTI PEMOTONGAN/ PEMUNGUTAN NOMOR TANGGAL (4) (5)
02 03 Januari 2010 03 Januari 2009

NO (1) 1. 2. 3. 4. 5. dst

PEMUNGUT PAJAK (2)

JENIS PAJAK : PPh PASAL 21/ 22/23/24/26/DTP* (6)

JUMLAH PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT (7)

Bendahara Dept. XYZ Lembaga Info Keuangan

01.001688.7.011.000 00.442142.6.012.000

PPh 21 PPh 21

Rp. 2.364.000 Rp. 125.000

10

JUMLAH BAGIAN C

JBC

Catatan : *) - DTP : Ditanggung Pemerintah - Kolom (6) diisi dengan pilihan PPh Pasal 21/22/23/24/26/DTP (Contoh : ditulis 21, 22, 23, 24, 26, DTP)

DI ISI DENGAN JUMLAH PINDAHKAN KE BAGIAN C FORMULIR INDUK 1770 S Bagian D angka (12)

Rp. 2.489.000

Pindahkan Jumlah Bagian C ke Formulir Induk 1770 S Bagian D angka (12)

- Jika terdapat kredit pajak PPh Pasal 24, maka jumlah yang diisi adalah maksimum yang dapat dikreditkan sesuai lampiran tersendiri (lihat buku petunjuk tentang Lampiran I Bagian C dan Induk SPT angka 3)

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halaman ke-

dari

halaman Lampiran-I

DI ISI DENGAN NOMOR HALAMAN

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN

FORMULIR

NPWP WP SESUAI MEMPUNYAI PENGHASILAN : DENGAN FORMULIR DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA DEPARTEMEN KEUANGAN RI 1721 A1/A2 DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DALAM NEGERI LAINNYA DI ISI DENGAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL NAMA WP SESUAISPT PEMBETULAN KE - DENGAN FORMULIR(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI PERHATIAN SEBELUM MENGISI BACA DAHULU BUKU PETUNJUK PENGISIAN ISI DENGAN HURUF CETAK /DIKETIK DENGAN TINTA HITAM DI ISI DENGAN BERI TANDA "X" PADA 1721 A1/A2 PEKERJAAN WP

1770 S

DI PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI ISI DENGAN

TAHUN PAJAK

SPT TAHUNAN

2 0 0 9
SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2

NPWP

: : : : :

2 5

1 9 3

6 6 5

0 1 0

0 0 0
DI ISI DENGAN NOMOR TELEPON - 5 5 5 1WP YANG DAPAT DIHUBUNGI
KLU :

IDENTITAS

NAMA WAJIB PAJAK PEKERJAAN NO. TELEPON PERUBAHAN DATA

MA R V E L P EG A WA I N EG E R I - 5 5 5 5 5 5 5 5 02 1
LAMPIRAN TERSENDIRI TIDAK ADA

NO. FAKS

0 2

5 NOMOR5 5 WP 5 5 FAX

DI ISI DENGAN

*) Pengisian kolom-kolom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat buku petunjuk hal. 3)

RUPIAH *)

1 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN A. PENGHASILAN NETO 2 PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA
[Diisi sesuai dengan Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian A ]

. 1

[Diisi akumulasi jumlah penghasilan neto pada setiap Formulir 1721-A1 dan/atau 1721-A2 angka 14 yang dilampirkan]

68.400.000 2.500.000
-

3 PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI 3


[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar diisi dari Lampiran Tersendiri, lihat buku petunjuk]

4 JUMLAH PENGHASILAN NETO (1+2+3)

4 5

5 ZAKAT ATAS PENGHASILAN YANG MENJADI OBJEK PAJAK

70.900.000 70.900.000

6 JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT ATAS PENGHASILAN (4-5)

.. 6

5% x 49.780.000 = 1.250.000 49.780.000

B.PENGHASILAN KENA PAJAK

7 PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK 8 PENGHASILAN KENA PAJAK (6-7)

TK/

K/

K/I/

PH/

HB/

21.120.000 49.780.000 2.489.000 2.489.000 2.489.000 NIHIL

. 8

C. PPh TERUTANG

9 PPh TERUTANG (TARIF PASAL 17 UU PPh x ANGKA 8)

9 10

10 PENGEMBALIAN / PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN 11 JUMLAH PPh TERUTANG (9+10)

11

12 PPh YANG DIPOTONG/DIPUNGUT PIHAK LAIN/DITANGGUNG PEMERINTAH DAN/ATAU KREDIT PAJAK LUAR NEGERI DAN/ATAU TERUTANG DI LUAR NEGERI [Diisi dari Formulir 1770 S-I Jumlah Bagian C Kolom (7)] 13 a. D. KREDIT PAJAK b. PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI PPh YANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT a. b. PPh PASAL 25

12

(11-12) .. 13

14 PPh YANG DIBAYAR SENDIRI

14a 14b

STP PPh Pasal 25 (Hanya Pokok Pajak) FISKAL LUAR NEGERI

c.

. 14c

15 JUMLAH KREDIT PAJAK (14a + 14b + 14c)

. 15

E. PPh KURANG/LEBIH BAYAR

TGL LUNAS

16

a. PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29) (13-15) b. PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A)
TGL BLN THN

16

NIHIL

17 PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 16b mohon

a. b.

DIRESTITUSIKAN DIPERHITUNGKAN DENGAN UTANG PAJAK

F. ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA

18 ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA SEBESAR 18 DIHITUNG BERDASARKAN a. 1/12 x JUMLAH PADA ANGKA 13 b. a. b. c.

PENGHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI d. e. Surat Kuasa Khusus (Bila dikuasakan) ..

G. LAMPIRAN

x x

Fotokopi Formulir 1721-A1 atau 1721-A2 atau Bukti Potong PPh Pasal 21 Daftar Susunan Keluarga yang menjadi Tanggungan Wajib Pajak Surat Setoran Pajak Lembar ke-3 PPh Pasal 29

PERNYATAAN
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa yang telah saya beritahukan diatas beserta lampiranlampirannya adalah benar, lengkap dan jelas. TANDA TANGAN

WAJIB PAJAK

KUASA

TANGGAL

2 7
TGL

0 3
BLN

2 0 1 0
THN

NAMA LENGKAP NPWP

: :

M A R V E L

JANGAN LUPA UNTUK DITANDATANGANI

2 5

1 9 3

6 6 5

0 1 0

0 0 0

F.1.1.32.18

PERHITUNGAN ANGSURAN PPH PASAL 25 LAMPIRAN TERSENDIRI (NO. 18B)


Penghasilan Neto Setahun -/- Penghasilan Lain-Lain Penghasilan Teratur Tahun 2009 -/- PTKP (K/3) Penghasilan Kena Pajak (PKP) PPh Terutang -/- Kredit Pajak : PPh Pasal 21 Angsuran PPh Pasal 25 Tahun 2009 Rp 68.400.000 Rp 2.500.000 (-) Rp 70.900.000 Rp 21.120.000 (-) Rp 49.780.000 Rp 2.489.000 Rp 2.489.000 (-) Rp -

Perhitungan Sendiri Angsuran PPh Pasal 25 Tahun Pajak 2009 Form Induk 1770 S Nomor 18b

Nama NPWP

: :

Marvel 25.193.665.4 - 010.000

Penghasilan Selama Tahun Pajak 2009 1 2 3 -/4 5 6 7 -/8 Penghasilan Neto atas Gaji PNS Penghasilan atas Honorarium Mengajar di Swasta Penghasilan Total Tahun 2009 Penghasilan Tidak Teratur Penghasilan Teratur Tahun 2009 Penghasilan Tidak Kena Pajak (K/3) Penghasilan Kena Pajak PPh Terutang Kedit Pajak : PPh 21 Telah Dipotong Angsuran PPh Pasal 25 Tahun 2009 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 68,400,000 2,500,000 (+) 70,900,000 2,500,000 (-) 68,400,000 21,120,000 (-) 47,280,000 2,364,000 2,364,000 NIHIL

Wajib Pajak Orang Pribadi Yang mempunyai penghasilan dari satu pemberi kerja dengan Rp6 000.000, setahun; penghasilan bruto tidak melebihi Rp60.000.000,00 setahun; dan Tidak mempunyai penghasilan lain kecuali bunga bank dan/atau dan/ bunga koperasi

SPT TAHUNAN 1770 SS

FO M LIR R U

1770 SS
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
PERHATIAN

PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


YANG MEMPUNYAI PENGHASILAN DARI SATU PEMBERI KERJA DAN TIDAK MEMPUNYAI PENGHASILAN LAINNYA KECUALI BUNGA BANK DAN/ATAU BUNGA KOPERASI
BERI TANDA "X" PADA

TA U P JA H N A K

SPT TAHUNAN

SPT PEMBETULAN KE -

BACA DAHULU PETUNJUK PENGISIAN PADA HALAMAN INI LAMPIRKAN FOTO COPY FORMULIR 1721-A1 atau 1721-A2* : :

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

ISI DENGAN HURUF CETAK/ DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

NPWP

ID T A EN IT S

NAMA WAJIB PAJAK PEKERJAAN NO. TELEPON PERUBAHAN DATA

FORMULIR 1770 SS

: : :

KLU :

LAMPIRAN TERSENDIRI TIDAK ADA

NO. FAKSIMILI

JUMLAH KESELURUHAN HARTA YANG DIMILIKI PADA AKHIR TAHUN

..

Rp.

JUMLAH KESELURUHAN KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN

Rp.

PERNYATAAN
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa yang telah saya beritahukan diatas beserta lampiranlampirannya adalah benar,lengkap, jelas, dan bahwa saya tidak memperoleh penghasilan lain selain dari satu pemberi kerja. TANDA TANGAN

TANGGAL
TGL

BLN

THN

*) Foto copy Formulir 1721 A1 atau 1721 A2 wajib dilampirkan sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari SPT 1770 SS

Petunjuk Pengisian

 YANG DIISI TERLEBIH DAHULU ADALAH FORMULIR LAMPIRAN, BUKAN INDUKNYA  DI SETIAP LEMBAR JANGAN LUPA MENGISI IDENTITAS SEPERTI NAMA, NPWP DAN TAHUN PAJAKNYA  JANGAN LUPA MEMBUBUHKAN TANDA TANGAN, KARENA JIKA TIDAK SPT YANG ANDA LAPORKAN DIANGGAP TIDAK SAH  SEBELUM SPT DIKIRIM/DISAMPAIKAN KE KPP, JIKA SPT MENUNJUKKAN KURANG BAYAR, KEKURANGAN TERSEBUT HARUS DIBAYAR PALING LAMBAT TANGGAL SEBELUM SPT DISAMPAIKAN  PEMBAYARAN DAPAT DILAKUKAN DI KANTOR POS ATAU BANK

F O R M U L IR

1770 SS
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
PERHATIAN

PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


YANG MEMPUNYAI PENGHASILAN DARI SATU PEMBERI KERJA DENGAN PENGHASILAN BRUTO TIDAK MELEBIHI Rp. 30 JUTA Rp 60 juta SETAHUN

TAHUN PAJAK

SPT TAHUNAN

2 0 0 9
SPT PEMBETULAN KE -

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN

BACA DAHULU PETUNJUK PENGISIAN PADA HALAMAN INI LAMPIRKAN FOTO COPY FORMULIR 1721-A1 atau 1721-A2* : : : : :

NPWP

2 5 1 93 665 4 010 000


MAR V E L HRD 02 1
-

ID E N T IT A S

NAMA WAJIB PAJAK PEKERJAAN NO. TELEPON PERUBAHAN DATA

55 5 55 55 5
TIDAK ADA

DI ISI DENGAN NPWP WP SESUAI BERI TANDA "X" PADA (KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI DENGAN FORMULIR ISI DENGAN HURUF CETAK/ DIKETIK DENGAN TINTA HITAM 1721 A1/A2 DI ISI DENGAN NAMA WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2 DI ISI DENGAN PEKERJAAN WP SESUAI DENGAN KLU : FORMULIR 1721 A1/A2
NO. FAKS :

02 1

55 55 5 5 5 5

LAMPIRAN TERSENDIRI

JUMLAH KESELURUHAN HARTA YANG DIMILIKI PADA AKHIR TAHUN ..

 Rp.

30.500.000 55.000.000

JUMLAH KESELURUHAN KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN

 Rp.

DIISI DENGAN TANGGAL SAAT SPT

PERNYATAAN
TANDA TANGAN

Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan INI DITANDATANGANI perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa yang telah saya beritahukan diatas beserta lampiranlampirannya adalah benar,lengkap, jelas, dan bahwa saya tidak memperoleh penghasilan lain selain dari satu pemberi kerja.

DI ISI DENGAN DI ISI DENGAN NOMOR TELEPON NOMOR FAX WP WP YANG DAPAT DIISI DENGAN DIHUBUNGI NILAI PEROLEHAN DARI SELURUH HARTA YANG DIMILIKI SESUAI DENGAN KETENTUAN PERPAJAKAN YANG BERLAKU. MISALNYA: RUMAH, KENDARAAN BERMOTOR, DIISI DENGAN JUMLAH SELURUH KEBUN,UTANG YANG SAWAH, PERHIASAN, DEPOSITO, TABUNGAN DLL. DIPEROLEH/DIMILIKI, TERMASUK UTANG BUNGA. MISALNYA: PINJAMAN BANK ATAU KOPERASI

TANGGAL

2 9. - 0 3 - 2 0 1 0
TGL BLN THN

JANGAN LUPA UNTUK DITANDATANGANI

*) Foto copy Formulir 1721 A1 atau 1721 A2 wajib dilampirkan sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari SPT 1770 SS

CONTOH FORMULIR 1721A1

FORMULIR INI SEBAGAI SATU KESATUAN YG TIDAK TERPISAHKAN DARI SPT 1770 SS

Hubungi kami di:

Kring Pajak 500 200


Complaint Center

0800 1100 900


SMS 0813 178 72525
( 0813 178 PAJAK )

Email Website

: humas@pajak.go.id pengaduan@pajak.go.id : www.pajak.go.id


66