Anda di halaman 1dari 21

PENGERTIAN SENI RUPA

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan.

MACAM SENI RUPA

Seni rupa dibedakan menjadi 2 macam, yaitu : 1. Seni Rupa Murni Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan ekspresi pribadi, 2. Seni Rupa Terapan adalah hasil karya seni rupa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan mempunyai fungsi atau manfaat.

Seni rupa terapan meliputi : a. Seni rupa kriya b. Seni rupa desain seni rupa kriya dan desain lebih menitikberatkan fungsi dan kemudahan produksi.

FUNGSI KARYA SENI RUPA

Fungsi karya seni rupa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :

1. Fungsi estetis adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia tentang rasa keindahan. Misalnya lukisan, patung,dan benda hias. (karya seni rupa murni)

2. Fungsi praktis adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia akan benda pakai. Misalnya vas bunga, kursi ukir, dan bingkai foto. ( karya seni rupa terapan )

BIDANG SENI RUPA MURNI

Ada beberapa bidang seni yang merupakan seni rupa murni, antara lain : a. Seni lukis b. Seni grafis c. Seni patung d. Seni instalasi e. Seni pertunjukan f. Seni koreografi g. Seni fotografi h. Seni keramik i. Seni film

BIDANG SENI RUPA TERAPAN Seni rupa terpan dibagi menjadi 2 aliran antara lain 1. Seni rupa desain a. Arsitektur b. Desain grafis c. Desain interior d. Desain busana e. Desain produk 2. Seni rupa kriya a. Kriya tekstil b. Kriya kayu c. Kriya rotan d. Kriya keramik

Periodesasi seni rupa mancanegara dibagi menjadi 4 masa, antara lain : a. Zaman Pra-Sejarah b. Zaman Klasik c. Zaman Reinaissance d. Art Nouveau

1. ZAMAN PRA-SEJARAH Secara historis, seni lukis sangat terkait dengan gambar. Peninggalan peninggalan prasejarah memperlihatkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu, nenek moyang manusia telah mulai membuat gambar pada dindingdinding gua untuk mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan. Sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan materi yang sederhana seperti arang, kapur, atau bahan lainnya. Salah satu teknik terkenal gambar prasejarah yang dilakukan orang-orang gua adalah dengan menempelkan tangan di dinding gua, lalu menyemburnya dengan kunyahan dedaunan atau batu mineral berwarna. Hasilnya adalah jiplakan tangan berwarna-warni di dinding-dinding gua yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Kemudahan ini memungkinkan gambar (dan selanjutnya lukisan) untuk berkembang lebih cepat daripada cabang seni rupa lain seperti seni patung dan seni keramik. Seperti gambar, lukisan kebanyakan dibuat di atas bidang datar seperti dinding, lantai, kertas, atau kanvas. Dalam pendidikan seni rupa modern di Indonesia, sifat ini disebut juga dengan dwi-matra (dua dimensi, dimensi datar).

2. ZAMAN KLASIK
Di zaman ini lukisan dimaksudkan untuk meniru semirip mungkin bentukbentuk yang ada di alam. Hal ini sebagai akibat berkembangnya ilmu pengetahuan dan dimulainya kesadaran bahwa seni lukis mampu berkomunikasi lebih baik daripada kata-kata dalam banyak hal. Selain itu, kemampuan manusia untuk menetap secara sempurna telah memberikan kesadaran pentingnya keindahan di dalam perkembangan peradaban.

Seni lukis zaman klasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan:


Mistisme (sebagai akibat belum berkembangnya agama) Propaganda (sebagai contoh grafiti di reruntuhan kota Pompeii),

3. ZAMAN REINAISSANCE
Berawal dari kota Firenze. Setelah kekalahan dari Turki, banyak sekali ilmuwan dan budayawan (termasuk pelukis) yang menyingkir dari Bizantium menuju daerah semenanjung Italia sekarang. Dukungan dari keluarga deMedici yang menguasai kota Firenze terhadap ilmu pengetahuan modern dan seni membuat sinergi keduanya menghasilkan banyak sumbangan terhadap kebudayaan baru Eropa. Seni rupa menemukan jiwa barunya dalam kelahiran kembali seni zaman klasik. Sains di kota ini tidak lagi dianggap sihir, namun sebagai alat baru untuk merebut kembali kekuasaan yang dirampas oleh Turki. Pada akhirnya, pengaruh seni di kota Firenze menyebar ke seluruh Eropa hingga Eropa Timur. Tokoh yang banyak dikenal dari masa ini adalah: Tomassi Donatello Leonardo da Vinci Michaelangelo Raphael

4. ART NOUVEAU

Revolusi Industri di Inggris telah menyebabkan mekanisasi di dalam banyak hal. Barang-barang dibuat dengan sistem produksi massal dengan ketelitian tinggi. Sebagai dampaknya, keahlian tangan seorang seniman tidak lagi begitu dihargai karena telah digantikan kehalusan buatan mesin. Sebagai jawabannya, seniman beralih ke bentuk-bentuk yang tidak mungkin dicapai oleh produksi massal (atau jika bisa, akan biaya pembuatannya menjadi sangat mahal). Lukisan, karya-karya seni rupa, dan kriya diarahkan kepada kurva-kurva halus yang kebanyakan terinspirasi dari keindahan garis-garis tumbuhan di alam.

MACAM MACAM ALIRAN SENI LUKIS


Surealisme Kubisme Romantisme Ekspresionisme Impresionisme Faufisme Pos-Impressionisme Realisme Naturalisme De-Stijl Abstraksi

PRINSIP PRINSIP SENI RUPA MELIPUTI:


1. 2.

Komposisi Unsur

1. KOMPOSISI SENI RUPA komposisi adalah susunan. Hasil karya seni rupa yang baik atau indah antara lain ditentukan oleh penyusunan unsur seni rupa dalam satu kesatuan. Bila seseorang menyusun unsur seni rupa tersebut, berarti ia menciptakan bentuk atau desain. Sementara itu, desain memiliki prinsip prinsip tersendiri yang meliputi: a. Keseimbangan (balance) b. Kesatuan (unity) c. Irama (rythm) d. Kontras e. Selaras atau serasi (harmoni)

2. UNSUR UNSUR SENI RUPA

A. Garis Merupakan unsur yang sederhana dan mudah digunakan sebagai alat ekspresi dan merupakan unsur paling kuno yang digunakan dalam seni. B. Arah Unsur arah bisa ditunjukkan dengan lurus, belok, horizontal, vertikal, condong, dsb. C. Bentuk Shape dapat dijadikan area/bidang/pola(bentuk). D. Ukuran Panjang-pendek,besar kecil,dll merupakan ukuran yang dapat menimbulkan kesan pada penghayatannya sendiri-sendiri. E. Gelap Terang Gelap terang bisa berasal dari warna dan bisa juga dari cahaya.

F. Warna I. Menurut teori warna Goete dari Jerman, warna dibagi menjadi 3 jenis : 1. Warna primer (pokok) : merah,kuning,biru. 2. Warna sekunder : > Orange (merah dan kuning) > Ungu (merah dan biru) > Hijau (kuning dan biru) 3. Warna tersier : campuran warna primer dan sekunder. - Crem - Dongker - Coklat - Hijau muda - Abu-abu - Pink,dll. II. Penggunaan Warna dibagi menjadi 2, yaitu : a. Warna Harmonis : diterapkan secara naturalis. b. Warna Heraldis : digunakan dalam pembuatan l ambang/simbol yang mempunyai arti tertentu.

G. Tekstur Tekstur adalah nilai raba dari suatu permukaan (permukaan yang kasar & halus) Tekstur ada 2 macam, yaitu : a. Tekstur nyata b. Tekstur semu

H. Tiitik (Spot) Banyak digunakan dalam karya seni rupa, misalnya lukisan pointilisme (terdiri dari unsur titik).

PENGELOMPOKAN WARNA Warna dikelompokkan dalam 4 kelompok warna, antara lain: Warna Netral Merupakan warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna dan buakn merupakan warna sekunder maupun primer. 2. Warna Kontras Merupakan warna yang berkesan berlawanan antara satu dengan lainnya. 3. Warna Panas Merupakan kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran warna mulai dari merah hingga kuning yang menjadi simbol riang, semangat, marah, dll. 4. Warna Dingin Merupakan kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran mulai dari warna hijau hingga unguyang menjadi simbol kelembutan, sejuk, nyaman, dsb. 1.