Anda di halaman 1dari 12

LATIHAN V MORFOLOGI KAPANG DAN KHAMIR

Tujuan : Mengamati perbedaan morfologi antara kapang dan khamir serta mengamati sifat-sifat khas jamur benang secara morfologi dan mikroskopis. Bahan dan Alat : Biakan jamur benang pada substrat (tempe, oncom, roti), Khamir Candida albicans, Gelas benda, gelas penutup, pipet, jarum preparat, mikroskop

Cara Kerja : 1. Bersihkan gelas benda dengan alkohol sampai bebas dari lemak dan debu, kemudian ditetesi air pada bagian tengahnya. 2. Ambil sedikit biakan kapang dengan jarum preparat dan kemudian diletakkan di atas gelas benda yang telah ditetesi air, selanjutnya ditutup dengan degglas. Catatan : Jika masa miselium jamur mengumpul supaya dipisahkan (direnggangkan) dengan menggunakan jarum preparat. 3. Amati dengan mikroskop perbesaran lemah. Untuk jamur yang ukurannya kecil seperti Mucor sp., Monilia sp., dan Penicillium sp. dengan perbesaran sedang.

4. Gambar dan beri keterangan yang lengkap (morfologi dan mikroskopis). 5. Untuk khamir, ambil biakan menggunakan ose kemudian oleskan sedikit biakan di atas kaca obyek, tetesi dengan akuades, tutup dengan degglas dan amati di bawah mikroskop 6. Gambar dan beri keterangan!

CARA MEMBIAKKAN JAMUR


1. ROTI TAWAR MASUKKAN KE DALAM PLASTIK BERSIH BENING 2. TETESI AIR 10 TETES 3. TUTUP PLASTIK KEMUDIAN LETAKKAN DI TEMPAT GELAP 4. BIARKAN SEKITAR SATU MINGGU SAMPAI JAMUR TUMBUH 5. PENGAMATAN JAMUR

SEL INDUK

TUNAS/ BUDDING

KHAMIR

PEMBAHASAN LATIHAN III MORFOLOGI KAPANG DAN KHAMIR

1. Gambar Kapang (min. 2 macam) dari tempe dan roti, lengkap dengan keterangan bagian-bagiannya 2. Gambar Khamir (min. 1 macam) dari biakan murni Candida albicans, lengkap dengan keterangan bagianbagiannya 3. Masing-masing gambar dengan deskripsi atau ciricirinya 4. Berilah contoh spesies lain yang termasuk ke dalam kapang maupun khamir ! 5. Apa ciri-ciri kapang dan khamir dan apa perbedaan diantara keduanya?

NB: Kalau ada laporan sama, kembalikan semua kemudian memperbaiki waktu 1 hari !!!

Anda mungkin juga menyukai