Anda di halaman 1dari 58

SUDDEN DEATH

Faiza Sofia Sari (070100145) Pembimbing: dr. H. Mistar Ritonga, Sp.F

DEFINISI
Menurut WHO : kematian yang terjadi dalam waktu 24 jam setelah onset gejala

EPIDEMIOLOGI
Empat kali lebih sering pada laki-laki Penyakit pada jantung dan pembuluh darah : urutan pertama penyebab kematian mendadak Badan Litbang Departemen Kesehatan RI: persentase kematian meningkat dari 5,9% (1975) menjadi 9,1% (1981), 16,0% (1986) dan 19,0% (1995)

ETIOLOGI
Kematian terjadi secara cepat penyebab yang paling sering akibat penyakit kardiovaskular Penyebab lainnya di luar jantung jarang terjadi secara cepat dan berakibat fatal

SISTEM KARDIOVASKULAR

SISTEM KARDIOVASKULAR

Lesi vaskular intrakranial

Penyakit pada jantung

Kardio vaskular
Perdarahan otak Penyakit pada arteri

Penyakit Pada Jantung


Penyakit Jantung Koroner

J a n t u n g

Penyakit Jantung Hipertensi

Stenosis Aorta

Degenerasi Miokard Senilis Penyakit Miokard Primer (Kardiomiopati)

Penyakit Jantung Koroner

Penyempitan lumen akibat ateroma iskemik kronis pada otot instabilitas elektris aritmia. Jika terdapat nodus pace-maker di lokasi iskemik aritmia sudden death

Penyakit Jantung Koroner

Perkembangan plak yang tiba-tiba rupture kolesterol, lemak, dan debris-debris fibrosa akan terikut aliran darah menyumbat bagian distal infark multiple Endothelial cap bertindak sebagai katup di dalam pembuluh darah obstruksi total

Penyakit Jantung Koroner

arteri koroner desending anterior kiri pada laki-laki berusia 21 tahun dengan penyempitan lumen 75% akibat aterosklerosis

Penyakit Jantung Koroner

Area yang pucat di bagian bawah merupakan area infark setelah beberapa hari1

Hemopericardium

Penyakit Jantung Hipertensi


Dapat menyebabkan sudden cardiac death dari hipertrofi ventrikel kiri Batas atas berat normal jantung yaitu 400 dan dapat meningkat menjadi 600 g atau lebih, yang merefleksikan peningkatan ketebalan ventrikel kiri.

Penyakit Jantung Hipertensi


Saat istirahat diastol cenderung lama perfusi darah adekuat jika denyut jantung meningkat masa diastole akan berkurang perfusi sel subendokardiak berkurang Sel-sel ini menjadi tidak stabil dan teriritasi aritmia dan fibrilasi sudden death

Stenosis Aorta
sering terjadi pada laki-laki yang berusia di atas 60 tahun dapat menimbulkan hipertrofi ventrikel Pada beberapa kasus, berat jantung bisa mencapai 700 g masalah perfusi akan semakin diperburuk oleh katup yang menyempit tekanan menjadi lebih rendah daripada normal pada ostium koroner

Stenosis Aorta

Stenosis Aorta

Degenerasi Miokard Senilis


Penyebab sudden death pada individu ini sangat sulit ditentukan Jantung yang berdegenerasi: memiliki ukuran yang kecil permukaan pembuluh darah tidak rata miokard menjadi lebih lunak serta lebih coklat

Penyakit Miokard Primer (Kardiomiopati)


Sudden death yang diakibatkan infeksi beberapa hari atau beberapa minggu setelah gejala klinis muncul pemeriksaan histologi : adanya focus-fokus kecil dikenal dengan isolated Fiedlers miokarditis Proses inflamasi dan infeksi lainnya juga dapat terjadi pada miokardium, termasuk sarkoidosis diseminata

Penyakit Miokard Primer (Kardiomiopati)

Kardiomiopati. : jantung yang besar dan beratnya bisa mencapai 1000 g penebalan asimetris dinding ventrikel atau dilatasi Disebabkan gangguan pada serat miokard.

Penyakit Miokard Primer (Kardiomiopati)

Penyakit miokard primer lainnya : sindrom QT sindrom Brugada takikardia ventrikel polimorfik katekolaminergik Hasil autopsy tidak khas

Penyakit Miokard Primer (Kardiomiopati)

Kardiomiopati kongestif dengan berat jantung 1050 g, perhatika ukuran jantung hampir sama besar dengan ukuran otak orang dewasa normal.

kardiomegali hipertrofi dengan hipertrofi interventrikular septum yang asimetris

Penyakit Pada Arteri

Aneurisma Ateroma Aorta A r t e r i

Aneurisma Diseksi Aorta

Aneurisma Sifilis

Aneurisma Ateroma Aorta


sering ditemukan pada laki-laki berusia tua di aorta region abdomen terbentuk jika komponen elastin dinding aorta di bawah ateroma mengalami kerusakan sehingga tekanan darah dapat membentuk aneurisma pada dinding aorta

Aneurisma Ateroma Aorta

Aneurisma dapat berbentuk sakular (berkembang ke satu sisi) atau fusiformis (silndris) perdarahan dapat ditemukan di rongga retroperitoneal, biasanya hanya pada satu sisi dan dapat menyelubungi ginjal

Aneurisma Ateroma Aorta

Rupture aneurisma ateroma aorta pada aorta abdominalis menyebabkan perdarahan pada rongga retroperitoneal1

Aneurisma Diseksi Aorta


Kerusakan yang diakibatkan oleh plak kelemahan pada dinding aorta media dan intima darah dari lumen dapat menembus area yang lemah ini Lokasi tersering aneurisma diseksi yaitu di aorta thorakalis Pada kasus yang fatal, dapat terjadi ruptur di berbagai lokasi perdarahan di rongga thoraks dan abdomen

Aneurisma Diseksi Aorta

Diseksi aneurisma aorta thorakalis

Aneurisma Sifilis

masih dapat ditemukan dalam otopsi rutin pada orang tua dan individu dari daerah tanpa adanya sebuah sistem perawatan kesehatan Aneurisma berdinding tipis ditemukan di aorta thorakalis dan di lengkung aorta Aneurisma ini dapat pecah perdarahan yang banyak

Lesi Vaskular Intrakranial

Intrakranial

Berry Aneurisma

Berry Aneurisma

Sering terjadi dengan cepat pada pria dan perempuan muda sampai setengah baya pecahnya aneurisma 'bawaan' (berry) dari arteri cerebral basalis perdarahan subarachnoid

Berry Aneurisma

Perdarahan subarachnoid massif akibat rupturnya aneurisma pada arteri cerebral media kanan

Aneurisma Berry

Berry Aneurisma
Secara klinis dapat asimptomatik atau menyebabkan sakit kepala parah, leher kaku, pingsan dan kadang kadang kelumpuhan paparan tiba-tiba batang otak dengan darah menekan pusat kardiorespirasi di batang otak

Perdarahan Otak
Perdarahan Intraserebral O t a k

Perdarahan Serebelum

Perdarahan Batang Otak

Perdarahan Otak

Perdarahan pada pontin pada individu yang hipertensi

Perdarahan intraserebral yang luas yang terjadi pada kapsula interna dan meluas ke ventrikel

Perdarahan Otak
biasanya pada usia tua dan pada orang yang memiliki penyaki hipertensi sering ditemukan pada kapsula eksterna pada salah satu hemisfer akibat rupturnya mikroaneurisma arteri lentikulostriata (aneurisma Charcot-Bouchard) Ekspansi hematoma tiba-tiba interna mengkompresi kapsula timbul

merusak jaringan di lokasi tersebut

hemiparesis

SISTEM RESPIRATORI

SISTEM RESPIRATORI
R e s p i r a t o r i
Emboli Pulmonal

Epiglotitis

Asma

Hemoptisis Masif

Emboli Pulmonal
sumber emboli dari vena tungkai Trauma jaringan, imobilisasi atau bed rest factor predisposisi emboli dapat menyumbat arteri pulmoner dalam berbagai ukuran Sebagian kasus dapat menyumbat arteri yang besar dan menyebabkan sudden death

Emboli Pulmonal

Tromoemboli pulmonal bilateral masif

Epiglotitis
Epiglotitis akut obstruksi jalan nafas yang dapat kematian yang dapat terjadi secara cepat Gejala awal biasa yang minimal seperti: rasa tidak nyaman di tenggorokan kesulitan menelan suara serak

Asma
serangan asma akut: pengurangan aliran udara terperangkapnya udara ketidakseimbangan ventilasi-perfusi peningkatan usaha untuk bernafas penurunan oksigenasi oleh darah, peningkatan karbon dioksida peningkatan resistensi vaskularisasi pulmonal overload sistolik ventrikel kanan

Asma
Pemeriksaan autopsi: paru-paru biasanya tampak mengembang Tampilan ini tidak ditemukan bila pada mayat telah dilakukan tindakan resusitasi dengan kompresi dada sebelumnya Mucus yang kental dapat ditemukan di bronkus Lapisan membrane bronkus menebal dan memiliki tampilan bergelombang

Asma
Pada pemeriksaan mikroskopik: adanya infiltrate inflamasi kronis dengan sejumlah eosinofil.

Hemoptisis Masif
2 penyebab hemoptisis massif : tumor yang mengikis paru tuberkulosis

Hemoptisis Masif

Seorang wanita berusia 80 tahun dengan hemoptisis massif akibat tuberculosis dan bronkiektasis

SISTEM GASTROINTESTINAL

SISTEM GASTROINTESTINAL

Lambung dan Usus

G I
Limpa

T r a c t

Pankreas

Liver

Lambung dan Usus


Penyebab sudden death : Perdarahan massif dari gaster atau duodenal peptic ulcer Thrombosis dan emboli mesenterika dapat menyebabkan infark pada usus Peptic ulcer yang mengalami perforasi dapat menyebabkan kematian dalam beberapa jam

Lambung dan Usus

Infark usus akibat strangulasi hernia Obstruksi akibat torsio usus peritonitis karsinoma yang mengalami perforasi.

Limpa

Limpa dapat membesar pada leukemia yang tidak terdiagnosis dan dapat mengalami ruptur. Tidak adanya limpa dapat menyebabkan septicemia pneumokokus dan perdarahan adrenal bilateral

Pankreas
pancreatitis akut fulminan biasanya terjadi pada alkoholik atau pada individu yang memakan obat-obat antipsikotik diabetes mellitus Pemeriksaan yang reliable pada pasien diabetes yaitu pemeriksaan kadar gula darah vitreous humor3.

Liver
jarang dijumpai Individu bisa meninggal akibat nekrosis hepar pada penyakit hepatitis fulminan overdosis asetaminofen syndrome Reye relative

SISTEM GINEKOLOGI

SISTEM GINEKOLOGI

wanita usia subur meninggal tanpa diduga sebelumnya pikirkan komplikasi kehamilan atau aborsi Ruptur akibat kehamilan ektopik perdarahan intraperitoneal kematian

SISTEM GINEKOLOGI

Ruptur tuba pada kehamilan ektopik dengan hemoperitonium pada wanita berusia 28 tahun. Temuan lainnya: teratoma pada ovarium ipsilateral3.

ASPEK MEDIKOLEGAL

Dapat membedakan kasus pembunuhan dan kasus natural sudden death

ASPEK MEDIKOLEGAL
Prinsip yang harus diketahui oleh dokter : Apakah pada pemeriksaan luar jenazah terdapat adanya tanda-tanda kekerasan yang signifikan dan dapat diprediksi dapat menyebabkan kematian ? Apakah pada pemeriksaan luar terdapat adanya tanda-tanda yang mengarah pada keracunan ?

ASPEK MEDIKOLEGAL
Apakah almarhum merupakan pasien (Contoh: Penyakit jantung koroner) yang rutin datang berobat ke tempat praktek atau poliklinik di rumah sakit ? Apakah almarhum mempunyai penyakit kronis tetapi bukan merupakan penyakit tersering penyebab natural sudden death ?