Anda di halaman 1dari 49

ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP)

oleh Dr. Setyo Hari Wijanto

AHP-00

PERSOALAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN ADALAH MULTICRITERIA

Memaksimumkan keuntungan/profit Memuaskan permintaan kustomer/konsumen Memaksimumkan kepuasan karyawan Memuaskan pemegang saham Meminimumkan biaya produksi Memenuhi peraturan pemerintah Meminimalkan pajak Memaksimumkan bonus

AHP-01

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN ADALAH SUATU PROSES YANG MENGARAHKAN SESEORANG KE:

Membentuk persoalan sebagai sebuah struktur hirarki. Memperoleh penilaian/pendapat (judgment) yang (judgment) merefleksikan ide, perasaan dan emosi. Menunjukkan pendapat-pendapat tersebut dalam pendapatbentuk angka yang mempunyai arti. Melakukan sintesis untuk memperoleh hasil. Melakukan analisis sensitivitas
AHP-02

KEKUATAN (POWER) DARI PEMIKIRAN HIRARKI

Sebuah hirarki adalah suatu cara yang efisien untuk mengorganisir persoalan yang kompleks. Hirarki efisien secara struktural, untuk mengorganisir sebuah sistem dan efisien secara fungsional, untuk mengendalikan dan meneruskan informasi ke dalam sistem. Persoalan yang tidak terstruktur paling baik dihadapi dengan kerangka kerja sistematik dari sebuah hirarki.

AHP-04

MEMBUAT SEBUAH KEPUTUSAN

ALAT B LEBIH MURAH DARI ALAT A ALAT A LEBIH BAIK DARI ALAT B

ALAT MANA YANG SAUDARA PILIH?

AHP-05

DASARDASAR-DASAR PERSOALAN KEPUTUSAN

Kriteria: Mobil Alternatif:

Biaya rendah > Biaya operasi > Style A V B B V A B V A

Dengan kriteria diatas, mobil mana yang saudara pilih ? Diperlukan informasi tentang kekuatan dari preferensipreferensi-preferensi untuk tradeoff. tradeoff.
AHP-06

LATAR BELAKANG AHP

Untuk memahami dunia, kita asumsikan bahwa:

Kita dapat menjelaskannya.... Kita dapat mendefinisikan relasi diantara komponenkomponen-komponennya dan Kita dapat menggunakan pendapat (judgment) untuk menghubungkan komponen-komponen komponentersebut .... menurut suatu goal atau tujuan yang kita punyai.

AHP-07

LATAR BELAKANG AHP

GOAL GOAL Criteria

Alternatives

AHP-08

LATAR BELAKANG AHP

GOAL GOAL Criteria


Proses Balajar KehidupanKehidupan-Sek. Extra kurikuler Teman di Sekolah

Alternatives
SEKOLAH A SEKOLAH B SEKOLAH C

AHP-09

APAKAH ANGKA MEMPUNYAI ARTI OBYEKTIF ?

Gula : 1, 2, .... Kg; 1,2, ..... lbs Domba: 2 ekor (1 besar; 1 kecil) Temperatur: 25 derajat celcius untuk orang Jakarta, New York, Eskimo, Kenya. Karena kita berhadapan dengan skala yang unik seperti (Kg, Lbs), (Yds, Mtr), (Fahr, Celsius) dan tidak dapat dikombinasikan , diperlukan ide tentang PRIORITAS. PRIORITAS menjadi suatu unit abstrak yang berlaku untuk semua skala. Suatu skala prioritas berdasarkan preferensi adalah cara AHP untuk menstandarisir skala yang tidak unik agar dapat dikombinasikan dalam multiple criteria. AHP-10

APAKAH ANGKA MEMPUNYAI ARTI OBYEKTIF ?

Suatu pasangan suami istri yang lanjut usia mencari kota untuk menetap dalam rangka menghabiskan masa pensiunnya dan menemukan sebuah kota dengan tanda sebagai berikut: SUMMERLAND 3001 208 1870 ------Total 5078 Marilah menetap disini karena penuh dengan rasa humor kata sang istri. Dan mereka menetap di Summerland. AHP-11 Populasi Tinggil dari permukaan laut Didirikan

PENGUKURAN RELATIF

Di dalam pengukuran relatif suatu penilaian preferensi ditunjukkan pada setiap pasang elemen dengan berpedoman kepada suatu karakteristik sama yang mereka punyai secara bersamabersama-sama. Secara praktis hal ini berarti bahwa sebuah pasangan elemen yang berada pada suatu tingkat hirarki dibandingkan satu sama lain dengan berpedoman atau berdasarkan kepada elemenelemenelemen yang terkait dengan pasangan elemen tersebut yang berada satu tingkat diatasnya dalam hirarki. Perbandingan

AHP-12

SKALA UNTUK PAIRWISE COMPARISONS (PERBANDINGAN SECARA BERPASANGAN)

SKALA PAIRWISE COMPARISON 1 Equal Importance (Sama Pentingnya) 3 Moderate Importance of One Over Another (salah satu agak lebih penting dari yang lain) 5 Strong or Essential Importance (Penting) 7 Very Strong or Demonstrated Importance (Sangat Penting) 9 Extreme Importance ( Amat Sangat Penting) 2,4,6,8 Intermediate Value (Nilai di antaranya)

AHP-13

SKALA UNTUK PAIRWISE COMPARISONS (PERBANDINGAN SECARA BERPASANGAN)

CONTOH PAIRWISE COMPARISON COMPARISON Comfort Car A Car B Car A Car B Car C 1 1/8 2 1 1/6

Car C 8 6 1

AHP-14

KONSISTENSI DAN PENGUKURAN ABSOLUT

KONSISTENSI It is better to be approximately right than precisely wrong PENGUKURAN ABSOLUT Di dalam pengukuran absolut karakteristik dari suatu elemen dibandingkan atau rated terhadap standar. Sebagai contoh: Calon Mahasiswa rated atau dibandingkan berdasarkan atas nilai ujian masuk, nilai rapor, surat rekomendasi. Nilai akhir calon mahasiswa merupakan jumlah dari nilai-nilai diatas dikalikan bobot masing-masing. nilaimasing-

AHP-15

BENEFIT/COST ANALYSIS

Cost atau Biaya adalah berbagai jenis pengeluaran atau kerugian ==> ekonomi, fisik, psikologi, dan sosial Benefit atau Keuntungan adalah berbagai jenis peningkatan atau keuntungan ==> ekonomi, fisik, psikologi, dan sosial Benefit dan Cost berlawanan satu sama lain, sehingga tidak bisa digabung ==> perlu 2 jenis hirarki : Benefit dan Cost Untuk mengambil keputusan berdasarkan Benefit Cost Analysis, perlu dijawab pertanyaan ini: In this problem do the benefits justify the costs ? Jika jawabannya Yes (Ya), maka keputusan berdasarkan kombinasi 2 hirarki dan dibentuk rasionya. AHP-16

BENEFIT/COST ANALYSIS

Rasio tersebut adalah : Benefit Cost Jika jawabannya No (Tidak), maka perlu ditentukan alternatif yang biayanya paling rendah. RISK (RESIKO) Resiko dapat dipertimbangkan dalam Benefit/Cost Analysis dengan cara membentuk hirarki ketiga yaitu hirarki Resiko. Kemudian hasil ketiga hirarki dikombinasikan dalam rasio: Benefit Cost * Risk AHP-17

MEMBUAT KEPUTUSAN KELOMPOK (GROUP DECISION)

Konsensus tidak selalu merupakan cara terbaik untuk memperoleh suatu keputusan kelompok. Dapat dibuat power hierarchy (hirarki kekuasaan) yang menunjukkan pengetahuan, kekayaan, kekuasaan relatif dari pengambil pengambil keputusan. Sekelompok prioritas diperoleh dari hirarki tersebut dan digunakan sebagai bobot dari hasil evaluasi individual terhadap hirarki permasalahan. Masalah ini perlu diperdebatkan dalam kelompok. Keluaran yang dihasilkan di beri bobot oleh kekuasaan dan tidak diperoleh melalui konsensus. Kekuasaan relatif pengambil keputusan bisa bergeser ketika isu-isu yang duhadapi berubah. isuAHP-18

PRINSIP -PRINSIP PEMBENTUKAN HIRARKI

3 PRINSIP PEMBENTUKAN HIRARKI 1. Dari lebih umum dan kurang dapat dikendalikan ke lebih spesifik dan dapat dikendalikan. 2. Apakah elemen-elemen pada satu tingkat dapat elemendigunakan untuk membandingkan elemen-elemen pada elemensatu tingkat dibawahnya. 3. Suatu hirarki seharusnya cukup lengkap untuk menunjukkan persoalan, tetapi cukup sederhana untuk menunjukkan sensitifitas. SEBERAPA BESAR SEHARUSNYA SEBUAH HIRARKI ?

- CUKUP BESAR untuk mengakomodasi persoalan utama - CUKUP KECIL untuk tetap sensitif terhadap perubahan
yang cukup penting AHP-19

PRINSIP -PRINSIP PEMBENTUKAN HIRARKI

Berbagai Jenis Hirarki: Goal, criteria, alternatives Goal, criteria, subcriteria, alternatives Goal, criteria, subcriteria, scenario, alternatives Goal, actors, criteria, alternatives Goal, criteria, levels of intensities, many alternatives Pada umumnya proses AHP dimulai dengan struktur hirarki yang sederhana (goal, criteria, alternatives). Kebutuhan untuk memperluas model dengan sub-subcriteria, scenarios, actors, subdan sebaginya, tidak didasarkan suatu teori yang hanya diketahui oleh beberapa orang saja, melainkan muncul bersamaan dengan proses analisis berjalan. AHP-20

EXPERT CHOICE DAN SUPER DECISION SOFTWARE

Experrt Choice Software (EC) dan Super Decision Software (SD) adalah dua dari beberapa paket perangkat lunak untuk AHP pada PC. Langkah-langkah dalam menggunakan EC/SD software: LangkahEC/SD Buat model dari persoalan dalam bentuk Hirarki Hitung Prioritas dengan menggunakan Pairwise-Comparison PairwiseMode Sintesis model AHP Lakukan Analisis Sensitivitas (jika diperlukan)

AHP-21

CONTOH AHP PROBLEM

Sundial Corporation ingin membeli mobil (Car) untuk sales forceforce-nya. Alternatif dari mobil yang akan dibeli berikut informasi karakteristik seperti di samping ini.

Car A Car B Price MPG


$13,000 18 $11,200 23 Above Average 2-door Sport

Car C
$ 9,500 29 Standard 2-door Compact AM/FM 4Cylinder AHP-22

Interior DeLuxe

Body Radio

4-door Midsize

AM/FM, AM/FM Tape 4-Cyl. Cylinder Turbo

Engine 6-

CONTOH AHP PROBLEM

Model dari Persoalan Sundial


Overall Goal Criteria Select the best Car GOAL

PRICE

MPG

COMFORT

STYLE

Alternatives

CAR A

CAR B

CAR C

AHP-23

CONTOH AHP PROBLEM

FULL PAIRWISE COMPARISON (PC) MATRIX untuk COMPARISON COMFORT JUDGMENT pada Sundial Comfort Car A Car B Car C Car A 1 1/8 Car B 2 1 1/6 Car C 8 6 1

AHP-24

CONTOH AHP PROBLEM

Summing the Entries in each column of the PC Matrix Comfort Car A Car B Car C Column Totals Car A 1 1/8 13/8 Car B 2 1 1/6 19/6 Car C 8 6 1 15 AHP-25

CONTOH AHP PROBLEM

Computing the Normalized Matrix (Element: Column Total) Comfort Car A Car B Car C Column Totals Car A 8/13 4/13 1/13 1.0 Car B 12/19 6/19 1/19 1.0 Car C 8/15 6/15 1/15 1.0 AHP-25

CONTOH AHP PROBLEM

Computing the Row Averages or Relative Priorities Comfort Car A Car B Car C Column Totals Car A Car B Car C Row Average = 0.593 = 0.341

(8/13 + 12/19 + 8/15) /3 (4/13 + 6/19 + 6/15) /3

(1/13 + 1/19 + 1/15) / 3 = 0.066 = 1.000 AHP-26

CONTOH AHP PROBLEM Managing Consistency Computing (Approx.) Inconsistency Ratio.


1. Multiply Column by Relative Priority of Car

Original PC Matrix Comfort Car A (0.593) Car A 1 Car B 0.5 Car C 0.125

Car B (0.341) 2 1 0.167

Car C (0.066) 8 6 1
AHP-27

CONTOH AHP PROBLEM Managing Consistency Matrix Column Entries Multiplied by Relative Priorities Comfort Car A Car B Car C Sum Car A 0.593 0.682 0.528 1.803 Car B 0.297 0.341 0.396 1.034 Car C 0.074 0.057 0.066 0.197

AHP-28

CONTOH AHP PROBLEM

Managing Consistency (Cont)


2. Divide each sum of row entries in step 1 by their corresponding priorities values. For Comfort: 1.803/0.593 = 3.040; 1.034/0.341 = 3.032 0.197/0.066 = 2.985 3. Compute the average values specified in step 2: Lmax = (3.040 + 3.032 + 2.985)/3 = 3.019 4. Compute the consistency index (CI) : CI = (Lmax n ) / (n-1); dimana n: jumlah item (nAHP-29

CONTOH AHP PROBLEM

Managing Consistency (Cont)


4. Compute the consistency index (Cont) CI = (3.019 3) / 2 = 0.0095 5. Compute the consistency ratio (CR) : CR = CI / RI ; dimana RI = Random Index
n 2 3 4 RI 0.00 0.58 0.90 n 5 6 7 8 RI 1.12 1.24 1.32 1.41 AHP-30

CONTOH AHP PROBLEM

Managing Consistency
5. Compute consistency ratio (CR) (Cont) For Comfort n = 3 dan RI = 0.58 CR = 0.0095 / 0.58 = 0.016 Rule of thumb CR of 0.10 atau kurang adalah dapat diterima Jadi CR comfort = 0.016 < 0.10 dapat diterima

AHP-31

CONTOH AHP PROBLEM

FULL PAIRWISE COMPARISON (PC) MATRIX untuk PRICE COMPARISON JUDGMENT pada Sundial Price Car A Car B Car C Car A 1 3 4 Car B 1/3 1 2 Car C 1/4 1/2 1

AHP-32

CONTOH AHP PROBLEM

FULL PAIRWISE COMPARISON (PC) MATRIX untuk MPG COMPARISON JUDGMENT pada Sundial MPG Car A Car B Car C Car A 1 4 6 Car B 1/4 1 3 Car C 1/6 1/3 1

AHP-33

CONTOH AHP PROBLEM

FULL PAIRWISE COMPARISON (PC) MATRIX untuk Style COMPARISON JUDGMENT pada Sundial Style Car A Car B Car C Car A 1 3 1/4 Car B 1/3 1 1/7 Car C 4 7 1

AHP-34

CONTOH AHP PROBLEM

Priorities for the Cars on Price, MPG, Style dan Comfort (Lihat Halaman AHP-26) AHPPrice Car A Car B Car C 0.123 0.320 0.557 MPG 0.087 0.274 0.639 Comfort 0.593 0.341 0.066 Style 0.265 0.655 0.080
AHP-35

CONTOH AHP PROBLEM

Pairwise comparison matrix for four criteria


Price MPG Comfort Style Price 1 1/3 1/2 MPG 3 1 4 4 Comfort 2 1/4 1 2 Style 2 1/4 1/2 1
AHP-36

CONTOH AHP PROBLEM

Priorities for overall goal


Price 0.398 MPG 0.085 Comfort 0.218 Style 0.299

Synthesis (

Priorities overall x Priorities in AHP-35) AHP-

Car A = 0.398 (0.123) + 0.085 (0.087) + 0.218 (0.593) + 0.299 (0.265) = 0.265 Car B = 0.398 (0.320) + 0.085 (0.274) + 0.218 (0.341) + 0.299 (0.655) = 0.421 Yang Dipilih Car C = 0.398 (0.557) + 0.085 (0.639) + 0.218 (0.066) + 0.299 (0.080) = 0.314 AHP-37

CONTOH AHP PROBLEM Benefit - Cost


Boston Chippendale Secretarial Desk Problem
Benefit Model

AHP-38

CONTOH AHP PROBLEM Benefit - Cost


Benefit- Paired Comparison Benefit-

AHP-39

CONTOH AHP PROBLEM Benefit - Cost


Benefit- Paired Comparison of Criteria Benefit-

AHP-40

CONTOH AHP PROBLEM Benefit - Cost


Cost Model

AHP-41

CONTOH AHP PROBLEM Benefit - Cost


Cost Paired Comparison of Alternatives

AHP-42

CONTOH AHP PROBLEM Benefit - Cost


Cost Paired Comparison of Criteria

AHP-43

CONTOH AHP PROBLEM Benefit - Cost


Benefit-Cost Ratio (BCRatio) Benefit Outcome Not to Buy

Benefit

Costs
0.853 0.147

BCRatio = Benef/Cost

Yes No

0.841 0.159

0.99 1.08
AHP-44

CONTOH AHP PROBLEM Benefit Cost - Risk


Trade War with China over Intelectual Property Right

AHP-45

CONTOH AHP PROBLEM Benefit Cost - Risk


Cost Model

AHP-46

CONTOH AHP PROBLEM Benefit Cost - Risk


Risk Model

AHP-47

CONTOH AHP PROBLEM Benefit Cost - Risk


Benefit-Cost-Risk (BCR) Benefit-Cost-

Result = Benefit / (Costs x Risks) Yes No = 0.729 / (0.787 x 0.597) = 1.55 = 0.271 / (0.213 x 0.403) = 3.16 Tidak ada sanksi untuk China
AHP-48

No > Yes