Anda di halaman 1dari 19

Pendahuluan

y Tinitus merupakan gangguan pendengaran dengan

keluhan perasaan mendengar bunyi tanpa ada rangsang bunyi dari luar y Tinitus dapat dibagi 2
y Tinitus subjektif y Tinnitus objektif

y Berdasarkan durasi dibagi menjadi y Akut (3 bulan) y Subakut (4-12 bulan) y Kronik (> 1 tahun)

Anatomi telinga
y Telinga dibagi menjadi 3: y Telinga luar, terdiri dari
y y y

Aurikula MAE Membran timpani

y Telinga tengah y Telinga dalam, terdiri dari


y y

Labirin osseus Labirin membranosa

Anatomi telinga

Epidemiologi
y Tinitus diperkirakan mempengaruhi sampai 36 juta

orang Amerika dan 7,2-11,25 juta memiliki gejala yang berat y Faktor pencetus seperti merokok, kopi, dan alcohol dapat meningkatkan tinitus

Klasifikasi
1.

Subjektif
y y

Tinitus ini lebih sering terjadi dibandingkan tinitus objektif Biasanya disebabkan oleh paparan suara bising atau penuaan

2. Objektif y Jarang terjadi y Disebabkan oleh spasme otot kecil pada telinga tengah

Etiologi dan Patofisiologi


y Penyebab dari tinitus biasanya tidak diketahui y Tinitus nada rendah disebabkan oleh gangguan

konduksi y Jika disertai peradangan biasa terasa berdenyut y Tinitus objektif sering ditimbulkan oleh gangguan vaskuler

y Faktor yang berperan sebagai etiologi tinitus 1. Faktor otologi 2. Faktor kardiovaskular 3. Gangguan fungsi metabolik 4. Penyakit neurologis 5. Faktor farmakologi 6. Kelainan gigi 7. Faktor psikologis

Gambaran klinis
y Gejala klinis dari tinitus adalah suara ribut yang

umumnya berdengung dan beriringan dengan detak jantung

Diagnosis
y Anamnesis merupakan hal yang sangat penting dalam

penegakan diagnosis y Yang perlu ditanyakan adalah


y Durasi tinitus y Bilateral atau unilateral y Kualitas tinitus y Riwayat kesehatan sebelumnya

y Pada pemfis perlu dilakukan pemeriksaan lengkap,

antara lain
y Otoskopi y Pemeriksaan garpu tala y Pemeriksaan fungsi saraf kranial

y Pemeriksaan penunjangnya adalah y Pemeriksaan laboratorium


y y y y y

Darah lengkap Profil lipid FTA Tiroid Dll MRI digunakan untuk mendeteksi tumor di telinga tengah MRI/CT-Scan diindikasikan untuk pasien muda dengan tinitus pulsatif unilateral

y Pemeriksaan CT scan dan MRI


y y

Penatalaksanaan
y Penanganan yang paling penting adalah menghindari

paparan suara bising, agen ototoksik, dan faktor penyebab kerusakan koklear

y Terapi medis y Lidokain merupakan suatu anestetik lokal amid, telah diuji dalam berbagai penelitian untuk mengontrol tinitus y Obat golongan benzodiazepine mengembalikan keseimbangan inhibisi dan eksitasi pada otak y Antidepresan juga berguna untuk membantu pasien yang mengidap tinitus

y Stimulasi elektrik y Stimulasi elektrik koklea, nervus auditorius, kulit di belakang telinga telah dicoba untuk mengatasi tinitus y Terjadi pengurangan gejala tinitus dengan menggunakan stimulasi magnetik transkranial

y Masking y Prinsipnya adalah mengaplikasikan nada akustik tertentu yang berkarakteristik yang sama dengan tinitus y Pembedahan memiliki beberapa teknik, yaitu: y Pemotongan nervus auditorius y MDV y simpatektomi

y TRT y Tinitus retraining therapy (TRT) merupakan terapi perilaku yang bersumber dari hipotesis bahwa tinitus merupakan sensasi phantom yang disebabkan ekspresi plastisitas neural

y Terdiri dari
y y

Terapi psikologis Paparan terhadap suara level moderat

y Tujuannya adalah memicu dan menjaga reaksi habituasi

dan persepsi tinitus dan atau suara lingkungan yang mengganggu

Prognosis
y Prognosis tergantung derajat tinitus