Anda di halaman 1dari 20

Pengantar SIMULASI

Arif Rahman

Industrial Engineering
..is concerned with the design, improvement, and installation of integrated systems of men, materials, information, energy, and equipments. It draws upon specialized knowledge and skill in the mathematical, physical and social sciences together with the principles and methods of engineering analysis and design to specify, predict and evaluate the result to be obtained from such systems

Knowledge & Skill


Physical Sciences Mathematical Industrial Engineering Engineering Specify Social Sciences Predict Evaluate

Optimal Result

Design

Integrated Systems Improvement Installation

Referensi Simulasi
AM Law & WD Kelton, Simulation Modeling & Analysis, McGraw-Hill Publishing Co M Pidd, Computer Simulation in Management Science, John Wiley & Sons J Banks & JS Carson, Discrete Event System Simulation, Prentice Hall International J Banks, andbook of Simulation: Principles, Methodology, Advances, Applications and Practice, John Wiley & Sons _, Arena Users Guide, System Modeling Corporation Harrell, Ghosh, & Bowden ; Simulation Using Promodel, McGraw-Hill Publishing Co
4

Pendekatan Sistem
Pendekatan Sistem

Statistik

Riset Operasional

Simulasi
Riset Operasional

Problema sistem 1. Deterministik 2. Probabilistik 3. Stokastik

Model matematis 1. Heuristik 2. Analitis 3. Simulasi

Definisi Simulasi
Simulasi merupakan salah satu pendekatan ilmiah untuk menganalisa sistem nyata dalam formulasi matematis yang dievaluasi secara numerik dengan bantuan komputer untuk mengestimasikan karakteristik dan perilaku yang mewakili sistem tersebut.

Tujuan Simulasi
Membantu mempelajari interaksi antar komponen dan subsistem di dalam sistem kompleks Mensimulasikan perubahan informasi, organisasi dan lingkungan di luar sistem dan mengamati pengaruhnya terhadap perilaku sistem Memberikan langkah besar dalam perbaikan sistem melalui penelitian

Tujuan Simulasi
Mencari variabel input paling berpengaruh dan seberapa penting pengaruhnya terhadap output sistem dengan mengamati bagaimana interaksinya dalam sistem Mempercepat metodologi solusi analitis Membantu percobaan rancangan baru yang akan diterapkan untuk melihat bagaimana dampak yang ditimbulkan. Verifikasi solusi analitis.

Manfaat Simulasi
Simulasi memungkinkan pelaksanaan pengamatan dan pengujian analitis terhadap sistem nyata yang kompleks dan berelemen stokastik. Simulasi memudahkan pengamat untuk mengestimasikan kinerja sistem yang ada dengan sekumpulan kondisi operasi.

Manfaat Simulasi
Simulasi memungkinkan mencoba dan membandingkan banyak alternatif rancangan sistem tanpa perlu menerapkan masing-masing alternatif pada sistem nyata. Sehingga untuk memperoleh alternatif yang terbaik dan relevan dengan kebutuhan yang diinginkan, tidak diperlukan proses bongkar pasang dari setiap alternatif rancangan sistem.

Manfaat Simulasi
Simulasi dapat digunakan untuk mempelajari sistem yang berjalan terlalu lama dengan memendekkan waktu proses (compressing time), dan sebaliknya juga bisa untuk sistem yang terjadi dalam rentang waktu yang singkat dengan memperlambat waktu prosesnya (expanding time) Simulasi dapat memberikan penelusuran sistem dalam jangka waktu lama dengan pengamatan yang relatif jauh lebih pendek (compressed time) dengan biaya yang lebih murah (less cost).

Manfaat Simulasi
Simulasi membuka wawasan dalam menggali kemungkinan-kemungkinan yang dapat diambil dalam rangka mengubah dan memperbaiki sistem yang ada, dan memudahkan pelaksanaan uji penerapannya dalam kondisi percobaan Simulasi mampu mendiagnosa permasalahan yang terjadi di sistem, menemukan penyebabnya dan mengidentifikasikan batasan-batasan dari sistem yang perlu diperbaiki.

Manfaat Simulasi
Simulasi mengembangkan pemahaman logika manusia dalam memahami proses yang terjadi dalam sistem sebenarnya, yang seringkali berbeda dengan rancangan teori, karena adanya penyimpangan asumsiasumsi disebabkan faktor probabilistik yang tidak diperhitungkan sebelumnya. Simulasi mampu memberikan gambaran rancangan sistem yang dibuat dengan berikut animasinya pula.

Manfaat Simulasi
Simulasi memberikan hasil kelayakan alternatif yang baik, karena sudah termodelkan, teruji, tervalidasi dan tervisualisasi, dibandingkan hasil kelayakan dari analisa personal. Simulasi menunjukkan kemungkinan apa yang akan terjadi jika terdapat perubahan dalam sistem. Sehingga dapat digunakan sebagai dasar tindakan yang perlu diambil dalam mempersiapkan menghadapi perubahan tersebut.

Manfaat Simulasi
Simulasi dapat digunakan dalam memberikan latihan sebelum menghadapi sistem nyata. Hal ini sangat penting terutama jika latihan langsung di sistem nyata mempunyai resiko kecelakaan dan kematian serta membutuhkan biaya besar jika terjadi sedikit kesalahan. Simulasi bisa memberikan rujukan spesifikasi yang dibutuhkan oleh sistem.

Kelemahan Simulasi
Simulasi terutama yang model stokastik hanya memberikan perkiraan karakteristik sistem yang ada. Pengembangan simulasi membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. Simulasi dengan volume tinggi mempengaruhi tingkat keyakinan yang diberikan. Simulasi melemahkan kemampuan analisa matematis dari pemakai

Perangkap Simulasi
Kegagalan mendefinisikan variabel sistem di awal simulasi. Tingkat detail model belum mencakup kebutuhan atas sistem. Kegagalan menerapkan keinginan manajemen pada simulasi Simulasi merupakan pelatihan yang rumit dalam pemrograman komputer. Kurangnya kemampuan riset operasi dan statistik di tim pemodelan Perangkat lunak siap pakai tidak memberikan fasilitas untuk pemodelan sistem yang komplek seperti yang dikehendaki.

Perangkap Simulasi
Simulasi berkaitan dengan yang mengoperasikan. Kekeliruan pemodelan. Kegagalan membangkitkan nilai acak atas sistem. Penggunaan distribusi umum sebagai input simulasi. Analisa hasil simulasi yang menggunakan formulasi statistik. Merancang satu replikasi dari sistem dan memperlakukannya sebagai jawaban yang pasti. Membandingkan beberapa alternatif rancangan sistem dengan satu replikasi saja. Keliru menghitung kinerja atau performansi sistem.

Akhir Perkuliahan

Ada Yang Ditanyakan