ANATOMI FISIOLOGI JANTUNG

Oleh: NUR QAMAR, SKep Ners

Jantung dalam mediastrium rongga thoraks, diantara kedua paru, dalam rongga perikardium: perikardium: 
P. Parietalis, selaput melekat ke tulang dada dan selaput paru. paru.  P. Viseralis, Lapisan permukaan jantung (epikardium) Di antara kedua lapisan selaput terdapat cairan perikardium untuk mengurangi gesekan pergerakan jantung

Anatomi Jantung
Otot dinding jantung: a.Lapisan luar disebut epikardium(perikardium viseralis) b.Lapisan tengah disebut miokardium. c. Lapisan dalam disebut endokardium.

Ruang Jantung:
a. Atrium Kanan dan atrium kiri b. Ventrikel kanan dan ventrikel kiri. Diantara kedua ruang atrium atau ventrikel dipisahkan sekat septum atrium dan septum ventrikel.

KatupKatup-katup Jantung:
a. Katup atrioventrikuler kiri disebut katup mitral dan kanan disebut katup trikuspid. b. Katup semilunar arteri pulnonalis dan aorta, terdiri dari 3 daun tebal.

LCX.MCA). 2 cabang: cabang: Left Anterior Descendence. b. Node). LAD) diantara kedua ventrikel anterior dan ke apeks dan Left Circunflex.Arteri . Descendence. node(A. a.Arteri koroner kanan: berjalan di antara kedua kanan: atrium dan ventrikel kanan serta ke endokard ventrikel kiri dan SinoAtrial node(S. V.Arteri koroner: koroner kiri (Left Main Coronery Artery. melingkar di antara atrium dan ventrikel dan di antara kedua ventrikel posterior jantung serta ke atrioventrikuler node(A. Artery. Node). A Node) node(S. Circunflex.

Vena Jantung: Paralel distribusi arteri koroner: a. terbesar dari vena miokard kanan bermuara di samping vena kava inferior. Vena tebesian. . Vena kardiaka anterior dari vena ventrikel ke sinus koronaria. b. terkecil dari miokardium atrium dan ventrikel kanan. c. Sinus koronaria.

d. dinding kuat Arteri: teregang saat sistol dan rekoil saat diastol. dinding tipis dan permeabel. Arteri: transportai darah ke jaringan. permeabel. Arteriol: cabang arteri dengan katup pengontrol Arteriol: konstriksi dan dilatasi mengatur aliran darah kapiler. kapiler. Vena: transportasi darah dari jaringan ke jantung Vena: . Kapiler: Tempat pertukaran cairan dan nutrisi Kapiler: darah dan ruang interstitial.Pembuluh darah: a. Venul: menampung darah dari kapiler. Venul: kapiler. diastol. c. b. e.

Fisiologi Anatomi Otot Jantung Histologi otot jantung tersusun dari serat terpisah menyebar dengan filamen aktin dan miosin saling bertautan kembali. permeabel difusi ion dan potensial aksi menyebar ke atrium dan ventrikel. . Serat sel longitudinal saling berhubungan dengan sekat diskus interkalatus.

potensial aksi dihantarkan antara sinsisium atrium ke ventrikel melalui berkas A-V node .Atrium dan ventrikel dipisahkan jaringan fibrosa mengelilingi kedua katup atrioventrikular.

disebabkan masuknya kalsium-natrium ke serat otot jantung menurunkan permeabilitas kalium 5 kali lipat dan memperlambat ke fase istirahat.Potensial aksi pada otot jantung? Depolarisasi 0. gambaran plateau dalam aksi potensial lebih lama 3-15 kali dari kontraksi otot rangka.2 detik otot atrium dan 0.3 detik otot ventrikel. .

Ca+) dan bermuatan negatif dalam sel (K-. Cl-) Proses terjadinya perubahan muatan akibat rangsangan listrik jantung disebut depolarisasi. Dalam keadaan istirahat sel-sel otot jantung bermuatan positif di luar sel (Na+. Seluruh proses tersebut dinamakan aksi potensial yang disebabkan rangsang listrik.Elektrofisiologi Sel-sel SelOtot Jantung Aktifitas listrik jantung menyebabkan perubahan permeabilitas membran sel yang menyebabkan ion-ion masuk ke sel dan terjadi perubahan muatan listrik sepanjang membran. kimia. sel berusaha kembali pada keadaan semula disebut repolarisasi. mekanik dan termis(mengakibatkan perubahan permeabilitas membran terhadap ion) .

. Fase Depolarisasi Cepat(fase 0) Meningkatnya permeabilitas membran terhadap Na+ masuk ke sel dengan cepat. Di luar sel bermuatan positif dan dalam sel bermuatan negatif. Kemudian 3 sel jantung mengalami polarisasi dan membran sel lebih permeabel terhadap K. sehingga muatan dalam sel positif dan luar sel negatif.merembes keluar sel.Aksi Potensial terjadi lima fase dalam perubahan elektrofisiologi jantung: Fase istirahat(fase 4). Dalam sel relatif negatif.

Keadaan stabil agak lama tidak ada perubahan muatan listrik disebabkan masuknya Ca+ dan Na+ ke dalam sel perlahan dan menahan keluarnya Kdari sel. Muatan Ca+ dan Na+ berangsur berhenti mengalir masuk ke sel dan permeabilitas terhadap K. Fase Plateau(Fase 2). Fase Repolarisasi Cepat.keluar dari sel dengan cepat. sel jantung relatif negatif dan di luar sel relatif positif.meningkat sehingga K.ke dalam sel. .Fase Polarisasi Parsial(fase 1). sehingga muatan positif dalam sel berkurang. Masuknya Cl.

.mengakibatkan tidak cukup otot jantung relaksasi untuk pengisian seluruh ruang dan serat otot jantung sebelum kontraksi.Apa pengaruh lambatnya kontraksi jantung? Kecepatan denyut jantung 72 kali permenit. periode kontraksi sebesar 40% dan jika nadi meningkat 3 kali normal periode kontraksi 65%.

.V node. b.Bagaimana siklus kontraksi jantung ? a.Setiap siklus dimulai pembentukan potensial aksi spontan S-A node menyebar ke A.Potensial aksi A-V node menjalar cepat melalui kedua atrium dan malalui berkas A-V node ke kedua ventrikel.

d.c.Sistem konduksi atrium ke ventrikel 0. .1 detik menyebabkan kontraksi atrium mendahului kontraksi ventrikel.Periode ventrikel relaksasi (diastol) pengisian jantung diikuti periode kontraksi (sistol) saat katup atrioventrikular tertutup dengan terbukanya katup aorta dan katup arteri pulmonal.

75% langsung ke ventrikel dan 25% melalui kontraksi atrium. .Fungsi Atrium Darah vena mengalir ke atrium. bila atrium gagal berfungsi kurang berpengaruh dalam sistem sirkulasi.

Fase diastol. kontraksi isovolemik (isometrik) katup atrioventrikuler menutup. b.Fase sistol. darah mengalir ke ventrikel saat katup atrioventrikuler terbuka(terdengar luup). .03 detik tekanan semakin meningkat membuka katup semilunar(terdengar dup).02-0. Jantung mempunyai kemampuan memompa 300400% dari kebutuhan normal tubuh bila terlatih. 0.Fungsi Ventrikel: a.

Bagaimana Siklus Kerja Jantung? Dibagi dalam 4 fase: Fase I. darah mengalir ventrikel 70 ml (volume akhir diastolik 115 ml) dengan tekanan preload 5 mmHg. volume sekuncup dapat mencapai dua kali volume normal atau 4-7 kali dari kebutuhan dasar. tekanan diastolik sangat rendah. Bila jantung berkontraksi sangat kuat volume akhir diastol 10-20 ml dan volume darah mengalir ke ventrikel 150-180 ml. tekanan volume darah diaorta dan arteri pulmonal tinggi menutup katup semilunar dan katup atrioventrikular terbuka. . Periode Pengisian Volume akhir sistolik ventrikel 45 ml.

Fase II. katup semilunar terbuka 70% darah ejeksi cepat dan 30% ejeksi lambat disebabkan daya sistolik akhir ventrikel dengan tekanan mulai lebih rendah dari tekanan aorta . Periode Kontraksi Isovolemik(Isometrik) Bila tekanan ventrikel kiri lebih 80 mmHg dan tekanan ventrikel kanan lebih 8 mmHg.

Periode Ejeksi Tekanan sistolik meningkat lebih tinggi (after load) untuk kontraksi membuka katup aorta dan darah mengalir ke aorta.Fase III. muskulus papilaris berkontraksi menahan katup atrioventrikuler ke arah ventrikel mencegah aliran balik ke atrium . Saat dinding ventrikel berkontraksi.

ventrikel relaksasi dengan tekanan lebih rendah dari tekanan aorta dan arteri pulmonal serta katup semilunar tertutup dan darah dari atrium mengalir ke ventrikel untuk siklus pemompaan yang baru. .06 detik.03-0.Fase IV. Periode Relaksasi Isovolemik Pada akhir sistolik selama 0.

. Sistem ritmis dan konduksi jantung rentan kerusakan iskemia karena kurangnya aliran darah koroner. mengakibatkan irama jantung dan kontraksi abnormal pompa jantung menyebabkan kematian. Sehingga potensial aksi segera menyebar. ukuran 3x15x1 milimeter berhubungan langsung serat otot atrium.Sistem konduksi listrik jantung? Kepingan serat otot kecil. Impuls ritmis (self excitation) dan konduksi impuls ke seluruh jantung menyebabkan kontraksi ritmis otot jantung.

Mengantarkan impuls dari S-A node ke atrium kiri . normal 60-100 kali/menit dipengaruhi syaraf simpatis dan parsimpatis.03 detik untuk kontraksi atrium.Sinoatrial(S-A) node. Menghantarkan impuls dari S-A node ke A-V node melalui ketiga traktus anterior. media dan posterior. Sel pacemaker mengeluarkan impuls listrik otomatis. Brachman Bundle. Terletak pada dinding lateral superior atrium kanan dekat vena kava superior. Traktus internodal. dalam waktu 0.

. tertunda selama 0. Mengatur jumlah impuls atrium ke ventrikel.12 detik saat penembusan impuls melalui fasikulus kacil jaringan fibrosa antara atrium dan ventrikel memberi waktu pengisian ventrikel cukup saat kontraksi atrium. Mengantarkan impuls A-V node ke sistem branch bundle.08-0.Atrioventrikuler(A-V) node impuls 40-60 kali/menit mengeluarkan Terletak pada dinding posterior septum atrium kanan. dibelakang katup trikuspial berdekatan sinus koronarius. Bundle of His.

menghantarkan impuls ke endokard ventrikel kiri bagian posterior anterior. b. . Deviasi ke depan(Left Anterior Vesicle). Left Bundle Branch (LBB). cabang kanan terbagi dua: Deviasi ke belakang (Left Posterior Vesicle).Sistem Bundle Branch Lanjutan bundle of His bercabang dua: a. menghantarkan impuls ke endokard ventrikel kiri bagian anterior dan superior. Right Bundle Branch (RBB). cabang kanan mengirim impuls ke otot ventrikel kanan.

sehingga depolarisasi yang diikuti kontraksi ventrikel.Sistem PURKINYE Bagian ujung bundle branch menghantarkan impuls menuju lapisan subendokard kedua ventrikel. . Frekuensi impuls 20-40 kali/menit. Pemacu cadangan berfungsi penting untuk mencegah berhentinya denyut jantung bila pemicu alami (nodus SA) tidak berfungsi.

Bagaimana Pengaruh Sistem Saraf Simpatis dan Paransipatis. temperatur dan Hormon terhadap jantung? .

Pusat vasomotor (kumpulan serabut saraf simpatis) dan kardiovaskular maregulasi tekanan darah cepat pada curah jantung dan diameter pembuluh darah. tahanan pembuluh darah perifer dan volume aliran darah. . Kontrol sistem saraf terhadap tekanan darah malibatkan baroreseptor dan serabut aferen.Regulasi tekanan darah Faktor utama berpengaruh terhadap tekanan darah adalah curah jantung. serabut vasomotor dan otot polos pembuluh darah serta kemoreseptor. pusat vasomotor medula oblongata.

Efek kontriksi kuat terutama pada arteriol kulit dan sistem pencernaan dibanding arterol otot rangka. terkecuali arteriol jantung dan otot untuk mempertahankan aliran darah ke organorgan vital. sebaliknya curah jantung dapat turun mendekati nol oleh rangsang vagus (parasimpatis) akibat relaksasi otot polos pembuluh darah. curah jantung dapat ditingkatkan 100% lebih oleh rangsang saraf simpatis (epinefrin vasokon striktor kuat).Efektivitas pompa jantung dikendalikan saraf simpatis dan parasimpatis (vagus). .

mempertahankan pemompaan jantung. Meningkatkan volume darah yang dipompakan. b. c. Meningkatkan kontraksi otot jantung. Meningkatkan tekanan ejeksi.Perangsangan jantung oleh saraf simpatis kuat antara lain: a. Curah jantung meningkat 2-3 kali normal. Nadi mencapai 180-200 kali per menit(dewasa). dipengaruhi hukum Saraf Simpatis melepaskan sinyal 30% tanpa rangsang simpatis kuat. . e. d.

c. Menurunkan pemompaan ventrikel 50% lebih pada beban kerja jantung besar. Menurunkan kekuatan kontraksi otot jantung 20-30%.Perangsangan simpatis kuat. d. Relaksasi otot polos pembuluh darah menurunkan tekanan darah sampai nilai basal. . antara lain: a. b. Dapat menghentikan denyut jantung selama beberapa detik dan regulasi jantung berdenyut 20-40 kali per menit.

mempertahankan aliran darah lebih banyak ke otak dan pada arkus aorta dan juga pada hampir semua dinding pembuluh darah arteri besar leher dan thoraks . Refleks baroreseptor berlokasi pada sinus karotis untuk dilatasi arteri karotis interna.Otak jantung mendapat prioritas utama aliran darah.

.Baroreseptor mangirim impuls ke pusat vasomotor untuk penghambatan vasomotor dan dilatasi arteriol dan vena pada saat tekanan arteri meningkat dan dinding arteri meregang Dilatasi arteriol menurunkan tahanan perifer dan dilatasi vena menurunkan aliran balik vena yang selanjutnya menurunkan curah jantung (respon parasimpatis) Fungsi reaksi cepat baroreseptor melindungi siklus jantung selama fase akut dari perubahan tekanan darah.

Peningkatan tekanan darah mempercepat aliran balik vena ke jantung dan ke paru-paru untuk keseimbangan kadar O2 dan CO2 . Kemoreseptor di arkus aorta dan pembuluh darah besar dileher mengirim impuls ke pusat vasomotor bila kandungan oksigen atau pH darah turun atau kadar CO2 meningkat untuk vasokonstriksi arteriol dan vena.KIMIA.

Refleks regulasi tekanan darah terintegrasi pada batang otak (medula).SSP. dan susunan saraf pusat dapat memodifikasi tekanan darah arteri malalui pusat medular. .

Pengaruh kelebihan ion kalsium menyebabkan jantung kontraksi spastis. Peningkatan 2-3 kali nilai normal. Jantung sangat meregang lemas dan nadi lambat. Penjalaran impuls terhambat dari atrium ke A-V node.ELEKTROLIT. c. terjadi kelemahan otot jantung dan irama abnormal dan menimbulkan kematian. b. . Pengaruh kelebihan ion kalium menyebabkan: a.

dan . selama melepaskan norepinefrin dan epinefrin. stres b. Hormon medula adrenal. c. Hormon diproduksi di hipotalanus merangsang ginjal menahan air. Hormon antidiuretik(ADH). Hormon peptida (Natrium atrial) pada dinding atrium jantung menyebabkan volume darah dan tekanan darah menurun.HORMON DAN ZAT LAINNYA a.

. menyebabkan vasokonstriksi kuat dan peningkatan tekanan darah cepat. Endothelium-Derived Factor. Endotel bekerja pada otot polos pembuluh darah dan merupakan vasokonstriktor kuat dan meningkatkan masuknya kalsium ke otot polos pembuluh darah. Angiotensin II. Juga merangsang pengeluaran aldosteron meregulasi tekanan darah jangka panjang untuk penahanan air.d. e. Terbentuk dari renin dikeluarkan ginjal bila perfusi ginjal tidak adekuat.

Histamin. kinin. Alkohol. sebagai respon kecepatan aliran darah dan molekul asetilkolin dan bradikinin. Bekerja cepat dan vasodilatasi singkat. g.f. Kimia Inflamasi. Menyebabkan tekanan darah turun melalui penghambatanADH dan penekanan pusat vasomotor dan dilatasi kulit. dikeluarkan selama proses inflamasi dan alergi menyebabkan vasodilator kuat . Nitrit Oxide(NO) disebut juga dengan Endothelium Derived Relaxing Factor (EDRF). h.

Beban akhir (after load) 4. Kontraktilitas 3. Beban awal (pre load) 2. yakni: 1. Frekuensi jantung .KESIMPULAN a.Jantung berfungsi sebagai pompa darah ke seluruh jaringan tubuh terkait dengan isi sekuncup (stroke volume) dan curah jantung (cardia output) per menit.

dalam beberapa menit aliran darah koroner terhenti maka aktivitas mekanik jantung terganggu atau kematian .Proses metabolisme basal jantung membutuhkan konsumsi oksigen 7-10 ml/100 gram miokardium/menit.b.

Aldosteron) . 3. karbon dioksida dan hidrogen dalam darah.Pusat otak dan hormon (norepinefrin dan epinefrin. perubahan 2. Angiotensin. tekanan pembuluh darah perifer dan volume aliran darah melalui modifikasi sistem saraf vasomotor di medula oblongata dari informasi: 1. ADH.Kemoreseptor terhadap perubahan kadar oksigen. Regulasi tekanan darah tergantung curah jantung.c.Baroreseptor sensitif terhadap tekanan dan regangan arteri.

d. Kelainan aliran listrik jantung menimbulkan kelainan gambar EKG . Elektrokardiogram(EKG) Adalah gambaran aliran listrik jantung melalui rekaman pada permukaan tubuh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful