Anda di halaman 1dari 13

ANALISIS INDUSTRI

Dalam analisis industri, investor mencoba memperbandingkan kinerja dari berbagai industri untuk bisa mengetahui jenis industri apa saja yang memberikan prospek paling menjanjikan ataupun sebaliknya. Setelah analisis industri, investor nantinya aka menggunakan informasi tersebut sebagai masukan untuk mempertimbangkan sahamsaham dari kelompok industri mana yang akan dibentuknya dalam portofolio.

Analisis Industri
Langkah kedua dari analisis fundamental dari saham biasa Konsep analisis industri yang terkait dengan prinsip-prinsip penilaian Karena kinerja industri tidak konsisten dari waktu ke waktu terus menerus analisis

Pentingnya analisis industri


Industri yang berbeda mempunyai return yang berbeda Tingkat return masing-msing industri berbeda setiap tahunnya Tingkat return perusahan-perusahaan di suatu industri yang sama, terlihat cukup beragam Tingkat resiko berbagai industri juga beragam Tingkat risiko suatu industri relatif stabil sepanjang waktu

Daur hidup industri


Tahap permulaan tahap permulaan merupakan masa awal perkembangan sebuah industri. Pada tahap ini, pertumbuhan penjualan sangat kecil dan profit yang dihasilkan kemungkinan akan menunjukkan angka negatif karena perusahaan harus mengeluarkan dana yang cukup besar untuk menutup biaya promosi dan pengembangan produk di awal pertumbuhan .

Tahap pertumbuhan
pada tahap ini sangat cepat. Permintaan semakin meningkat, sedangkan persaingan belum begitu ketat tahap pertumbuhan sehingga profit pada pertumbuhan akan tumbuh dengan tinggi. Pertumbuhan industri pada tahap ini akan cenderung lebih besar dari pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Tahap kedewasaan
Pada tahap ini pertumbuhan penjualan mulai menutun karena banyaknya pesaing yang mulai masuk dan permintaan yang sudah relatif stabil.

Tahap penurunan
Pada tahap ini tingkat penjualan dan profit semakn menurun. Oleh karena itu pada tahap ini ada perusahaan yang mulai keluar dari industri dan investor pun mulai berpikir untuk mencari alternatif industri lain yang lebih menguntungkan.

Pendekatan siklus hidup


Membantu menentukan kesehatan dan prospek masa depan industri Tahap merintis Tahap ekspansi Tahap kedewasaan Keterbatasan dari pendekatan siklus hidup Sebuah generalisasi yang mungkin tidak selalu berlaku Cenderung fokus pada penjualan, pangsa pasar dan investasi dalam industri

Aspek kualitatif
Historical performance
Catatan historis penjualan dan pertumbuhan laba dan kinerja harus dipertimbangkan

Competitive conditions in industry


Persaingan menentukan kemampun industri untuk mempertahankan atas rata-rata industri.

Porters Competitive Factos


Pengaruh return pada investasi :
Ancaman pendatang baru Kekuatan tawar pembeli Rivalitas antara pesaing yang ada Pengganti produk atau jasa Kekuatan tawar pemasok

Profitabilitas industri merupakan fungsi dari struktur industri

Industry Performance Over Time


Potential value of industry analysis seen by assessing the performance of different industries over time
S&Ps monthly stock price index over a long tome period shows industries perform differently over time Stock performance affected by industry

Industries in decline should be avoided


14-12

What is an Industry?
Are industry classifications clear-cut? Industries cannot be casually identified and classified
Diversified lines of business cause classification problems Industries continue to become more mixed in their activities and less identifiable with on product or service

14-13