Anda di halaman 1dari 68

BOLA LANGIT

Oleh ; Drs. Hadi Suprapto A. KEDUDUKAN BOLA LANGIT : 1. Tegak 2. Miring : Pengamat di 0 0 : Pengamat di antara 00 900 Lintang

3. Horizontal : Pengamat di 900

HORIZON : 1. Hor. Sejati 2. Hor. Semu 3. Hor. Kodrat : melalui pusat bola bumi : melalui titik tempat pengamat berdiri di muka bumi : dari mata menyinggung bola

SEGITIGA BOLA Z A b P T a C S A B C U ABC= Segitiga Bola

Mekah ; 390 50 BT. 210 25LU U

Jkt; 060 10 LS 1060 49 BT

TATA KOORDINAT ASTRONOMI

Z BOLA BUMI HORIZONTAL Pengamat berada du kutub Bidang katulistiwa datar Sumbu bumi vertikal Semua benda langit beredar semu harian sejajar dengan katulistiwa/datar Benda langit di atas katulistiwa tidak terbenam KSB KUB

Z
BOLA BUMI MIRING Pengamat berada di antara katulistiwa dengan kutub bumi.

Sumbu bumi miring KUB


Equator miring Semua benda langit beredar semu harian dengan lintasan miring / sejajar dengan equator

KSB

BOLA BUMI VERTIKAL


Pengamat berada di equator Sumbu bumi horizontal Bidang equator vertikal KUB Semua benda langit beredar semu harian vertikal KUB

KSB

KSB

LANGIT

HOR. SEMU

HOR.KODRAT

HOR. SEJATI BUMI

MENENTUKAN ARAH : RASI BINTANG CRUX / SALIB SELATAN / LAYANGLAYANG / GUBUK PENCENG / PARI

SELATAN

MENCARI ARAH

RASI URSA MAYOR

UTARA

KOMPAS UKMB

KUB

KSB

BOLA LANGIT
Pada dasarnya bola langit merupakan proyeksi dari bola bumi ke langit. Lintang dan bujur pada bola bumi diproyeksikan ke langit menjadi lintang dan bujur langit. Ekuator bumi menjadi ekuator langit Sebagaimana posisi bumi, bola langit juga dapat dibedakan menjadi 3 jenis :

1. Bola langit vertikal jika pengamat di ekuator


2. Bola langit miring jika pengamat di antara ekuator dengan kutub 3. Bola langit horizontal jika pengamat di kutub bumi

Zenith

Barat

Utara Pengamat
Selatan

Timur

Nadir

Bola langit : Suatu ruang berbentuk bola dimana semua benda langit tampak atau diproyeksikan pada bidang melengkung tersebut.
Bola langit bersifat egocentris = pengamat selalu menjadi titik pusatnya

BOLA LANGIT

Z / Ka

Ka

Barat
Selatan Utara Timur

N/ Kb

Kb

Bola langit vertikal/tegak

Ka1
Ka

Zenith

KLU Barat
B1 Selatan T1 Utara Timur KLS
Kb1

Nadir

Kb

Bola langit miring

Z/U

N/S

Bola langit horizontal

Tata Koordinat pada Bola Langit : Sebagaimana koordinat di muka bumi, sistem ini dapat digunakan untuk mencari letak suatu benda langit pada bola langit. Tata koordinat bola langit dapat dibedakan menjadi ; 1. Tata Koordinat horizon 2. Tata Koordinat Katulistiwa 3. Tata Koordinat ekliptika.

T U B S

SETENGAH BOLA LANGIT YANG DAPAT DILIHAT

TATA KOORDINAT BOLA LANGIT 1. T K HORIZON Unsurnya : Azimuth bintang : Tinggi bintang

Contoh : Bintang X Az = 135 ; Tgi = 600


Z

T U B R S

Tgi
U Az B S C T

N Busur UC = azimuth bintang X Busur CX = tinggi bintang X

TATA KOORDINAT BOLA LANGIT 1. T K HORIZON Unsurnya : Azimuth bintang : Tinggi bintang

Contoh : Bintang X Az = 45 ; Tgi = 600 Dari 300 LS


Z Ka X

KLS 300 T T U B R S

TATA KOORDINAT BOLA LANGIT 1. T K HORIZON Unsurnya : Azimuth bintang : Tinggi bintang

Contoh : Bintang X Az = 45 ; Tgi = 600 Dari 300 LS


Z Ka X

KLS 300 T T U B R S

TATA KOORDINAT BOLA LANGIT 1. T K HORIZON Unsurnya : Azimuth bintang : Tinggi bintang

Contoh : Bintang X Az = 45 ; Tgi = 600 Dari 300 LS


Z Ka X

KLS 300 T T U B R S

TATA KORDINAT KATULISTIWA / EKUATOR: SYARAT : - Kedudukan Pengamat (P) - Waktu bintang (Wb = ) =untuk menentukan letak titik aries

- Acensiorecta (Ac)
- Deklinasi bintang ( + untuk utara : - untuk selatan )

Contoh : Gambarkan kedudukan bintang X dari 300 LU pada jam 9 wb

dengan Ac= 600 dan Deklinasi 750.


Hitung : Sudut jam bintang. Tgi. Ka Bnt X Tgi. Kb.Bnt X

Pengamat di 300 LU (U-KLU = 300)


Waktu bintang 9 (Ka-C = 1350) Z Ka X KLU Kb x U B C X Hitung tinggi Ka R T S KaC = 1350 Ka Asensiorekta 600 (C-R = 600) Deklinasi / = 750 (R-X)

* 60 ; CR =

X.

KaB = 900 ; CB = 45 Maka BR = 150 ; KLUKa = BR

KLS

UKa = U KLU + KLU Ka = 300 + 150 = 450 Jadi Tgi Ka X = 450

Kb N

U Kb X = U KLU KLU KbX = * 300 150 = 150 . Tgi Ka X = 150

P di 300 LU (U KLU = 300 E Ka = 23,5 0 Jam = 3 wb. bujur astronomis = 450 lintang astro KEU KLU X C T U B KLS K Kb N KES S R Z Ka E

nomis = 600

P di 300 LU (U KLU = 300 E Ka = 23,5 0 Jam = 3 wb. bujur astronomis = 450 lintang astro KEU KLU X R T U B KLS K Kb N KES S Z Ka E

nomis = 600

23 Okt 21 Nov 22 Sept

Scorpio
21 Des

Sagitarius Bm 2

Libra

Virgo
Bm 1

22 Agstl

Cpricornus
20 jan

Leo

M
22 Juli

Aquarius

Cancer Gemini Aries


18 Maret 19 April

19 Peb

Pisces

21 Juni

Taurus
20 Mei

Green house

GLETSER

STORM

Konjungsi atas

Elongasi Timur

Elongasi Barat Konjungsi bawah

Timur

Barat

Bumi

Konjungsi atas

Elongasi Timur

Elongasi Barat Mthr

Bumi Timur beroposisi

Barat

M51

M31

M21 M41

M11

M31- M41 = Retrograde M41 M51 = Rektrograde

M4 M3 M2 M5 B4 B3 B2 B5 MTHR Orbit bumi M1

B1
Orbit Mars

U B S T

Z = Zenith = titik puncak atas N = Nadir = titik puncak bawah

Busur UTSB = horizon = busur lingkaran horizontal yang tampak mengelilingi kedudukan pengamat. Busur UZSN = MEREDIAN LANGIT

Upegoune bulan = 405.530 km Perigoune bulan = 363.310 km Panjangg kerucut umbra bulan = 60 x 6378 = 382.680 km

Classification G2V Main-Sequence Star Distance from Earth 92,955,800 miles 149,597,900 km 1 Astronomical Unit (AU) Mass 332,900 times Earth's mass Volume 1.3 million times Earth's volume Rotation Rate 25.38 Earth days (equator) Equatorial Diameter 864,400 miles 1,391,000 km 109 times Earth's diameter

1. Core. The Sun's nuclear "furnace," where fusion reactions initially combine hydrogen atoms to produce helium, yielding energy in the process. 2. Radiative Zone. Energy moves through a surrounding envelope of gas toward the Sun's surface. 3. Convection Zone. Big "bubbles" of hot gas transport energy to the surface. 4. Photosphere. The Sun's visible surface. Because of its high temperature, it glows yellow. 5. Sunspot. A magnetic "storm" on the Sun's surface. 6. Prominence. An eruption of hot gas that can extend thousands of miles into space. 7. Corona. The Sun's outer atmosphere, which is heated by the magnetic field to millions of degrees.

1. Core. The Sun's nuclear "furnace," where fusion reactions initially combine hydrogen atoms to produce helium, yielding energy in the process. 2. Radiative Zone. Energy moves through a surrounding envelope of gas toward the Sun's surface. 3. Convection Zone. Big "bubbles" of hot gas transport energy to the surface. 4. Photosphere. The Sun's visible surface. Because of its high temperature, it glows yellow. 5. Sunspot. A magnetic "storm" on the Sun's surface. 6. Prominence. An eruption of hot gas that can extend thousands of miles into space. 7. Corona. The Sun's outer atmosphere, which is heated by the magnetic field to millions of degrees.

Anda mungkin juga menyukai