Anda di halaman 1dari 12

Industri Proses

Melamine

Melamine
Melamin merupakan bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat plastik. Melamin adalah basa organik dengan rumus kimia C3H6N6. Zat ini merupakan trimer dari cyanida. Bersama dengan formaldehyde melamin digunakan untuk memproduksi resin melamin, plastik yang sangat tahan panas, dan busa melamin, produk polimer pembersih. Melamin merupakan metabolit dari cyromazine, salah satu senyawa pestisida.

Melamine
Resin Melamine (Melmac) biasa digunakan untuk bahan pembuatan piring,mug dan perabot lainnya. Bila dimasukkan microwave, maka akan menyerap radiasi dari microwave dan menimbulkan panas. Melamie tidak bisa meleleh sehingga tidak bisa didaur ulang. Material Bangunan Menjadi bahan baku pembuatan pelapis, seperti Formica dan Arborite, dan untuk melapisi lantai. Juga dipakai untuk pembuatan whiteboard Formica adalah merek dari bahan material buatan Formica Corporation. Bahan ini banyak dipakai karena tahan panas, mudah dibersihkan dan untuk plastik pelapis kertas. Busa Melamin adalah bentuk khusus dari resin melamin. Digunakan sebagai penyekat dan material peredam suara, dan juga dipakai untuk produk polimer pembersih.

Melamine
Pembuatan Furnitur dan Rak Melamin juga digunakan pada kertas dekorasi yang dilapiskan pada pembuatan furnitur dan rak, yang biasanya hasil jadinya juga disebut melamin. Melamin merupakan jenis furnitur meja-meja atau kursi yang tinggal disambung-sambung and dan juga pada rak dapur yang murah. Melamin tersedia dalam berbagai ukuran dan ketebalan, juga warna dan corak yang beragam. Mainan anak-anak Dalam mainan anak-anak produk China pernah juga ditemukan kandungan melamin. Beberapa sudah ditarik dari peredaran

Bahaya Melamine
Pada pembuatan melamin,bahan formaldehid yang digunakan cenderung tidak sebanding dengan jumlah fenol. Sehingga terjadi residu, atau formaldehid di dalam senyawa melamin dapat muncul kembali karena adanya peristiwa yang dinamakan depolimerisasi (degradasi). Dalam peristiwa itu, partikelpartikel formaldehid kembali muncul sebagai monomer, dan otomatis menghasilkan racun.

Bahaya Melamine
Di China Dari 22 juta bayi sebanyak 300.000 di antaranya keracunan susu bermelamin. Jumlah ini melonjak enam kali lipat di banding laporan sebelumnya, yaitu hampir 50.000 bayi. Sebagian besar menderita penyakit ringan karena hanya terdapat butiran seperti pasir atau debu. Mereka ditangani dengan rawat jalan atau tidak tinggal di rumah sakit. Sementara sebagian lainnya terdapat batu yang cukup besar sehingga mengganggu aktivitas buang air dan harus menjalani perawatan di RS, demikian bunyi pernyataan kementerian kesehatan China dalam situs resminya Penggunaan zat kimia ini pada proses pembuatan susu dapat membantu meningkatkan kadar protein. Ini dikarenakan melamin mengandung nitrogen.

Bahaya Melamine
Departemen Kesehatan mengeluarkan rilis terhadap hasil pemeriksaan produk asal China yang mengandung susu dan diindikasi tercampur melamin. Dari 19 produk impor asal China yang mengandung susu, hanya ditemukan enam produk yang terdapat di sarana distribusi/pasar di Indonesia.

Bahaya Melamine
Keenam produk tersebut adalah: - Guozhen (susu bubuk full cream, dipasarkan lewat MLM) - Oreo Wafer Stick (hanya yang buatan China. Produk buatan Indonesia aman), - M & M s (kembang gula, bungkus kuning dan bungkus coklat), - Snickers (biskuit), - White Rabbit (kembang gula, kemasan merah & hijau), - Soybean Drink with Milk (kemasan hijau dan kuning, termasuk Soyspring Instant Milk Cereal dan Soyspring Instant Peanut Milk). Lima produk pertama, terdaftar di Badan POM. Akan tetapi, satu produk terakhir tidak. Kesemuanya sudah ditarik dari peredaran. Di luar enam produk itu, ada 16 produk lain asal China yang tidak ditemukan di pasar. Produk itu adalah Jinwei Yougoo, Meiji Indoeskrim Gold Monas, Oreo Chocolate Sandwich Cookie, Dove Choc, Merry X-Mas (kembang gula), Penguin (kembang gula), Nestle Nesvita Materna (makanan ibu hamil dan menyusui) dan Nestle Milkmaid (selai susu).

Proses Pembuatan Melamine


Pada awalnya proses pembuatan melamine menggunakan bahan dari PT. PUSRI yaitu Urea (NH2CONH2), dan Amonia (NH3) kedua bahan ini direaksikan pada sebuah Reaktor dengan temperature 390-395 oC. Pada bagian reaktor ini mengandung melam;Melem;CO2; dan sedikit Katalis. Setelah di reaksikan dalam reaktor, selanjutnya bahan-bahan tersebut akan masuk ke Saturator untuk melewati proses pendinginan. Pada saturator ini, suhu untuk mendinginkan 120-125 oC.

Proses pendinginan ini dilakukan dengan tiba-tiba sehingga terbentuklah kristal-kristal kecil yang disebut "Slurry". Akibat sistem pendinginan di saturator ini, dimana NH3 water disemprotkan langsung pada gas dari rekator menyebabkan sebagian Melamine yang terbentuk, terhidrolisis menjadi Hydrolisis Product (Ameline;Amelide& Cyanuride Acid). Gas NH3 dan CO2, dikirim ke Unit Carbamate untuk diproses menjadi Carbamate, carbamate ini omerupakan produk samping dari proses pembuatan melamine. Dimana produk ini akan dikirim ke pabrik urea untuk diolah menjadi Urea. Slurry dari saturator yang masih mengandung impurities (CO2;NH3)Selanjutnya dikirim ke unit Stipper untuk dibersihkan kandungan CO2& NH3 nya, dengan cara Stipping dengan steam.

Dari stripper, slurry yang telah bersih dari NH3 dan CO2, tetapi masih mengandung By Product & Hydrolisis Product dikirim ke unit Middle End, di unit ini slurry dipanaskan pada temperature 100-110 deg C, agar butiran Melamine larut dalam Mother Liquor Loop. Sehingga pada saat masuk ke Main Filter hanya by product saja yang tersaring di Main Filter sedangkan untuk hydrolisis product di bersihkan di unit Cleaning Loop. Dari Main Filter, slurry di kirim ke Unit Crstalyzer. Pada proses ini termasuk bagian Back End. Untuk proses pematenan, selanjutnya kristal Melamine dari Crstalyzer dikirim ke Centrifuge untuk dipisahkan dengan air dan dicuci, proses ini dinamakan Proses Condensate. Produk Melamine yang masih basah dikirim ke unit Drying, untuk dikeringkan dengan udara panas, kemudian dikirim ke unit bagging untuk dikemas sesuai permintaan konsumen.

Flowsheet