Anda di halaman 1dari 13

MATA KULIAH BIOLOGI HORMON TUMBUHAN 28 Oktober 2011

Pengajar : Ira Adiyati Rum S.Si M.Si

Outline

Pengertian hormon tumbuhan Macam hormon tumbuhan Manfaat hormon tumbuhan

Pengertian hormon tumbuhan

Hormon merupakan substansi kimia yang sangat aktif. yang tersusun atas senyawa protein. Hormon yang mempengaruhi pertumbuhan ini sering disebut juga zat tumbuh.

Macam hormon tumbuhan

Auksin Sitokinin Giberelin Gas etilen Asam absisat

AUKSIN

Auksin merupakan hormon tumbuh yang pertama kali ditemukan pada ujung koleoptil kecambah gandum (Avena sativa) oleh Friedrich Went. Auksin adalah senyawa Indol Asam Asetat yang merupakan sekresi titik tumbuh tanaman. Seperti ujung tunas. Daun muda Pelepah daun.bunga.buah.kambium. dan ujung akar.

Pengaruh auksin terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan

-merangsang perpanjangan sel batang dan menghambat

perpanjangan sel akar -merangsang pertumbuhan akar lateral atau samping dan akar serabut.sehingga meningkatkan penyerapan air dan mineral -mempercepat aktivitas pembelahan sel sel titik tumbuh atau kambium. Sehingga mempercepat pertumbuhan jaringan vasikuler sekunder. -menyebabkan diferensiasi sel menjadi xilem. Sehingga dapat meningkatkan transportasi air dan mineral -merangsang pembentukan bunga dan buah

GIBERELIN
Giberelin merupakan zat tumbuh yang memiliki sifat menyerupai auksin. Zat ini dihasilkan oleh sejenis jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium moniliformae.ditemukan oleh F Kurusawa. Sifat giberelin adalah sebagai berikut : -mempengaruhi pemanjangan dan pembelahan sel. Bila tumbuhan kerdil karena terhenti pertumbuhannya. Bila diberi giberelin pertumbuhannya akan normal kembali. Untuk tumbuhan yang normal. Bila diberi giberelin akan tumbuh sangat cepat -mempengaruhi perkembangan embrio dan kecambah.yaitu merangsang lapisan butir-butir aleuron untuk mensistesis amilase -menghambat pembentukan biji.merangsang pembentukan saluran polen. Memperbesar ukuran buah merangsang perbungaan serta menghambat dormansi dalam biji dan kuncup tunas

SITOKININ
Fungsi : -merangsang pembelahan sel dengan cepat. Bersama-sama giberelin dan auksin. Dapat membantu mengatur pembelahan sel di daerah meristem.sehingga pertumbuhan titik tumbuh normal -memperkecil dominasi apikal dan dapat menyebabkan pembesaran daun muda -mengatur pembentukan bunga dan buah -membantu proses pertumbuhan akar dan tunas pada pembuatan kultur jaringan -menunda pengguguran daun.bunga dan buah.dengan cara meningkatkan transpor zat makanan ke organ tersebut.

GAS ETILEN

Gas etilen adalah hormon yang dihasilkan oleh buah yang sudah tua. Gas etilen juga menyebabkan pertumbuhan batang menjadi tebal dan kokoh. Di samping itu. Bersama-sama hormon lain akan menimbulkan reaksi yang karakteristik. Bersama auksin. gas etilen dapat memacu perbungaan mangga dan nenas. Bersama-sama giberelin.gas etilen dapat mengatur perbandingan bunga jantan dan bunga betina pada tumbuhan berumah satu.

ASAM ABSISAT

Asam absisat adalah hormon yang menghambat pertumbuhan tanaman. Yaitu dengan mengurangi kecepatan pembelahan sel maupun perbesaran sel ataupun kedua-duanya Hormon ini aktif pada saat tumbuhan berada pada kondisi yang tidak baik.sehingga tumbuhan mampu bertahan hidup. Hormon ini membantu tumbuhan megatasi tekanan dari kondisi lingkungan yang kurang baik

Hormon yang dapat merangsang pembentukan organ tubuh (kalin)


1.

2.

3.

4.

Ada 4 macam : Kaulokalin : hormon yang berfungsi merangsang proses pembentukan batang Rhyzokalin : hormon yang berfungsi merangsang proses pembentukan akar Filokalin : hormon yang berfungsi merangsang proses pembentukan daun Antokalin : hormon yang berfungsi merangsang proses pembentukan bunga

HORMON TUMBUHAN
Alami Buatan AUKSIN Asam indol asetat indoleacetic acid (IAA) asam indol butirat (IBA) naphthaleneacetic acid (NAA) 2,4dichlorophenoxyacetic acid (2,4-D) pucuk batang embrio daun muda Struktur Tempat diproduksi

SITOKININ
zeatin kinetin (not in plants) benzyladenine (BA) pyranylbenzyladenine (PBA) TDZ 2 iP ujung akar embrio

Alami Gax80

Buatan GA3 ;GA4+7

Struktur

Tempat diproduksi pucuk batang ujung akar embrio

ASAM GIBBERELLAT

ETILEN

etilen

ethephon atau ethrel (keduanya melepas etilen di dalam tanaman) ASAM ABSISAT (ABA)

buah matang bunga menua biji berkecambah


jaringan luka

asam absisat (ABA)

tidak ada

plastida, terutama khloroplas