Anda di halaman 1dari 14

Pengumpulan data

Data-data yang diperlukan dalam perencanaan apron adalah : a. Panjang pesawat rencana b. Lebar pesawat rencana c. Clearance d. Safety factor e. Area kosong

Dimensi apron (panjang dan lebar)

Karakteristik pesawat rencana


Table 1.2. Klasifikasi Airport, Disain GroupPesawat dan Jenis Pesawat Sumber ; Manual of Standards Part 139Aerodromes Chapter 2: Application of Standards to Aerodromes, Civil Aviation Safety Authority, Australian Government

lebar sayap dan jarak pemisahannya


Jarak bebas antar pesawat di apron

Jumlah pesawat yang dilayani


volume desain. Volume desain total per jam Volume desain total = annual traffic/365 x jumlah jam pemakaian pesawat Annual traffic/annual departure (pesawat per tahun) Jumlah jam pemakaian pesawat (jam/hari)

Volume desain per jam Volume desain = presentase tiba/berangkat x volume desain total Presentase pesawat tiba/berangkat biasanya diasumsikan 80 %

luas apron
Menghitung jumlah gates : G= V T/U Dimana : G = jumlah gates V = volume design untuk kedatangan / keberangkatan (pesawat/jam) T = rata-rata gate occupancy time-weighted (jam) U = faktor utilisasi (0.5 ~ 0.8) Untuk bandara yang gate nya digunakan bersama sama untuk semua maskapai, bernilai 0,6 sampai 0,8 Untuk bandara yang gate nya digunakan secara eksklusif oleh maskapai tertentu, bernilai 0,5 sampai 0,6

Luas Gate = (clearance + wingspan) x (SF x panjang pesawat) Luas Apron = (jumlah gate x luas gate) + area kosong

Konfigurasi apron
Konfigurasi apron secara umum dikenal menjadi 4 jenis, yaitu : 1. Konfigurasi Frontal (linier) 2. Konfigurasi Jari (finger system) 3. Konfigurasi Satelit 4. Konfigurasi apron terbuka