Anda di halaman 1dari 17

PEMBERDAYAAN DAN PENGEMBANGAN IDENTITAS NASIONAL INDONESIA

Kelompok Master subtitle style Click to edit 2 IRVAN ILMY DIMAS KUNTO A RIDHO ILAHI AGUSTIAN HARIS 2110100 2110100042 2110100129 2110100705

3/13/12

PENGERTIAN IDENTITAS NASIONAL


MENURUT ISTILAH

Kata identitas berasal dari kata identity berarti ciri-ciri, tanda-tanda, atau jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang membedakannya dengan yang lain. Sedangkan Nasional menunjuk pada sifat khas kelompok yang memiliki ciri-ciri kesamaan, baik fisik seperti, budaya, agama, bahasa, maupun non-fisik seperti, keinginan, cita-cita, dan tujuan. Identitas nasional adalah ciri-ciri suatu kelompok masyarakat yang memiliki dan

Jadi, 3/13/12

PENGERTIAN IDENTITAS NASIONAL


MENURUT AHLI FILSAFAT

Menurut Koento Wibisono (2005) pengertian Identitas Nasional pada hakikatnya adalah manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsa (nasion) dengan ciri-ciri khas, dan dengan yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya.

3/13/12

Elemen-Elemen Identitas Nasional


1. 2. 3. 4.

Empat elemen ini biasa disebut Konsensus Nasional Empat elemen itu adalah : Pancasila UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Bhinneka Tunggal Ika

3/13/12

UNSUR- UNSUR PEMBENTUK IDENTITAS NASIONAL

1.

Suku bangsa: adalah golongan sosial yang khusus yang bersifat askriptif (ada sejak lahir),yang sama coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin. Di Indonesia terdapatbanyak sekali suku bangsa atau kelompok etnis dengan tidak kurang 300 dialeg bangsa.

Agama: bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang agamis. Agama-agama yantumbuh dan berkembang di nusantara adalah agama Islam, Kristen, Katolik, 3/13/12 Hindu,Budha dan Kong Hu Cu. Agama Kong H
2.

UNSUR- UNSUR PEMBENTUK IDENTITAS NASIONAL

3.

Kebudayaan: adalah pengetahuan manusia sebagai makhluk social yang isinya adalahperangkat-perangkat atau modelmodel pengetahuan yang secara kolektif digunakan olehpendukung- pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapidan digunakan sebagi rujukan dan pedoman untuk bertindak (dalam bentuk kelakuan danbenda-benda kebudayaan) sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. Bahasa: merupakan unsure pendukung

3/13/12
4.

UNSUR- UNSUR PEMBENTUK IDENTITAS NASIONAL

Menurut Syarbani dan Wahid dalam bukunya yang berjudul Membangun Karakter dan Kepribadian melalui Pendidikan Kewarganegaraan, keempat unsur Identitas Nasional tersebut diatas dapat dirumuskan kembali menjadi 3 bagian: 1) Identitas Fundamental 2) Identitas Instrumental 3) Identitas Alamiah

3/13/12

UNSUR- UNSUR PEMBENTUK IDENTITAS NASIONAL

Identitas Fundamental: berupa Pancasila yang menrupakan Falsafah Bangsa, Dasar Negara, dan Ideologi Negara Identitas Instrumental: berupa UUD 1945 dan Tata Perundangannya, Bahasa Indonesia, Lambang Negara, Bendera Negara, dan Lagu Kebangsaan. Identitas Alamiah: meliputi Kepulauan (archipelago) dan Pluralisme dalam suku, bahasa, budaya dan kepercaraan (agama).

3/13/12

IDENTITAS NASIONAL INDONESIA

Bahasa nasional (bahasa persatuan), yaitu bahasa Indonesia. Bendera negara, yaitu sang merah putih. Lagu kebangsaan, yaitu Indonesia Raya. Lambang negara, yaitu Garuda Pancasila. Semboyan negara, yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Dasar falsafat negara, yaitu Pancasila. (hukum dasar) negara, yaitu UUD 1945.

3/13/12 Konstitusi

INDIKATOR IDENTITAS NASIONAL


Indikator identitas nasional itu antara lain:
1.

Pola perilaku yang nampak dalam kegiatan masyarakat: adat-istiadat, tata kelakuan, kebiasaan. Lambang-lambang yang menjadi ciri bangsa dan negara: bendera, bahasa, lagu kebangsaan. Alat perlengkapan mencapai tujuan: yang digunakan untuk

2.

3.

3/13/12
4.

bangunan, peralatan manusia, dan teknologi. Tujuan yang dicapai suatu bangsa:

Penyimpangan Identitas Nasional

Dari Segi Geografis


1.

Banyak pulau-pulau yang direbut oleh negara lain akibat pertahanan maritim dan udara yang tidak memadai Kesenjangan pembangunan infrastruktur seperti transportasi dan komunikasi antara daerah pedesaan dan perkotaan sehingga banyak urbanisasi yang tidak berencana.

2.

3/13/12

Dari Segi Sosial dan Budaya 1. Lemahnya kemampuan bangsa dalam mengelola keragaman. Gejala tersebut dapat di lihat dari menguatnya orientasi dalam kelompok, etnik, dan agama yang berpotensi menimbulkan konflik sosial dan bahkan disintegrasi bangsa 2. Kurangnya kemampuan bangsa dalam mengelola kekayaan budaya Indonesia. 3. Terjadinya krisis jati diri (identitas) nasional. Nilai solidaritas sosial, kekeluargaan, dan keramahtamahan sosial yang pernah di anggap sebagai kekuatan pemersatu dan ciri khas bangsa 3/13/12 indonesia, makin pudar bersamaan dengan menguatnya nilai nilai materialisme.

Penyimpangan Identitas Nasional

Dari Segi Pendidikan


1.

Penyimpangan Identitas Nasional

Banyaknya tawuran antar pelajar atau mahasiswa akibat kurangnya persaingan yang tidak sehat antar sekolah atau antar kampus. Banyaknya kasus pelecehan seksual pada murid yang dilakukan oleh oknum tenaga pendidik.

2.

3/13/12

Keterkaitan Identitas Nasional dan Globalisasi


1.

Bagi bangsa Indonesia, globalisasi harus dipandang sebagai instrumenyang pantas dipahami sebagai konsep pergaulan dan hubungan internasionaldalam urusan ekonomi antarbangsa dan sebagai faktor yang memperkayaserta memajukan iptek bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

Dalam bidang sosial-budaya, nilai individualistis yang dibawa gobalisasi bernilaipositif untuk membangkitkan semangat kerja keras, meningkatkan kemampuandan keterampilan sebagai hasil proses liberalisasi pendidikan dan pengaruh kemajuan ipteks untuk mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain dalammengolah sumber daya alam. 3/13/12
2.

Keterkaitan Identitas Nasional dan Globalisasi


3.

Di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, globalisasi menjadi instrumen efektif dalam melahirkan berbagai sikap perilaku yang bertentangan dengan nilai keimanan dan ketaqwaan sebagai nilai tertinggi dari Pancasila.

Dalam bidang politik, globalisasi menanamkan liberalisasi politik dalamkehidupan politik. Mendasarkan pada prinsip sekuler dalam kehidupan politik adalah menjauhkan segala hal yang berbau agama. Ideologi liberal kemudiandijadikan dasar filsafat bagi adanya kedaulatan manusia yang mewujud kedalam kedaulatan rakyat. Kedaulatan rakyat itu diterapkan dalam sistemdemokrasi melalui 3/13/12 pemilu dan proses-proses politik untuk mengatur
4.

Keterkaitan Identitas Nasional dan Globalisasi


5.

Dalam bidang pertahanan dan keamanan, globalisasi memunculkansikap arogan dan ingin menang sendiri. Kebebasan individu dijadikan dasaruntuk mempengaruhi dan menguasai kehidupan bangsa-bangsa di dunia.Eksploitasi dan monopoli sistem persenjataan adalah pusat perhatiannya,menjadi alat untuk menghancurkan bangsa-bangsa terutama bangsa-bangsayang tidak menganut ideologi liberal.

5.

Sementara di bidang ekonomi, globalisasi menanamkan lliberalisasi perdagangan dalam 3/13/12 kehidupan ekonomi. Upaya-upaya ke arah

Ideologi Pancasila Sebagai Pemberdayaan Identitas Nasional


Untuk memberdayakan Pancasila kembali menjadi identitas nasionaldalam konteks kehidupan kebangsaan Indonesia. Upaya-upaya pokok yang secara terus menerus dilakukan adalah :

Memperkuat kesadaran terhadap ideologi Pancasila Meningkatkan daya saing Memperkuat semangat kebangsaan.

3/13/12