Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan

Nama Anggota: - Dwi Indah Lestari - Fadhilah Damayanti - Faqih Riski Utomo - Farrah Meuthia - Fathiya Rahmani - Heru Prasetyo - Indah Chandra

Materi BAB II
A. Jenis – jenis jaringan tumbuhan 1. Jaringan Meristem 2. Jaringan Permanen B. Organ Tumbuhan 1. Akar 2. Batang (Stem) 3. Daun (Leaf) C. Sifat Totipotensi Sel Tumbuhan & Kultur Jaringan 1. Sifat Totipotensi Sel Tumbuhan 2. Sifat Totipotensi Sebagi Dasar Kultur Jaringan

Jenis – jenis Jaringan Tumbuhan .A.

Jaringan Meristem Oleh : Fathiya Rahmani .

Tujuan Pembelajaran • Untuk mempelajari tentang jaringan meristem dan pengelompokannya. .

1. Jaringan Meristem (Jaringan embrional) Ciri – ciri Selnya kecil Inti sel besar Banyak mengandung sitoplasma Dinding sel tipis Vakuola kecil Merupakan jaringan embrional Tersusun rapat tanpa ruang antar sel .

Jaringan Meristem Sel Tetap Jaringan Meristem Sel Initial Sel Derivatif .

dasar . epidermis Jar. dasar Jar. pengangkut Jar.Jaringan Meristem protoderm Promeristem Asal Pembentuknya Meristem Primer Meristem Sekunder prokambium Meris.

Jaringan Meristem Meristem Apikal Letak Meristem Interkalar Meristem Lateral .

Jaringan Meristem • • • • • • • • Teori Mengenai Titik Tumbuh Jar Meristem: 1. Schmidt a. Periblem korteks c. Dermatogen epidermis b. teori Histogen. Hanslein a. Tunika . Korpus b. teori Tunika Korpus. Plerom silinder pusat 2.

Jaringan permanen
Oleh : Faqih Riski Utomo

Tujuan Pembelajaran

• Untuk memahami struktur dan fungsi jaringan permanen serta jenis-jenisnya.

Jaringan epidermis Jaringan parenkim Jaringan Permanen Jaringan penyokong Jaringan gabus

Jaringan Permanen • Nama lain : Jaringan dewasa. • Sifat jaringan : non meristematik • Dihasilkan dari diferensiasi dan spesialisasi selsel pada jaringan meristem .

JARINGAN EPIDERMIS • Bahasa Yunani Epi = di atas dan Derma = kulit • Berfungsi menutupi dan melindungi jaringan lain • Ciri-ciri: –Sel-sel hidup –Tidak berklorofil (kecuali sel penjaga) –Beragam bentuk • Diferensiasi (modifikasi) epidermis membentuk devirat –Stomata –Sel kipas –Sel kersik –Trikomata –Spina –Velamen .

Struktur Jaringan epidermis .

– Fungsi stomata adalah sebagai tempat terjadinya respirasi dan juga transpirasi. .• Stomata atau mulut daun – Merupakan pori kecil yang diapit oleh 2 sel penjaga.

– Bentuk : • lebih besar dari sel epidermis • dinding sel tipis dan bisa mengempis. – Mengalami diferensiasi. .• Sel Kipas – Terdapat pada epidermis atas daun rumput-rumputan (Gramineae atau Cyperaceae).

• Sel Kersik – Merupakan hasil modifikasi sel epidermis pada batang Graminae. – Mengandung zat kersik atau silika (SiO2) .

– Fungsi trikoma : – – – – Mengurangi penguapan Mengurangi gangguan hewan Membantu penyerbukan bunga Menyerap air dan garam pada akar.• Trikoma/Trikomata – Bentuk modifikasi sel epidermis yang berupa rambutrambut. .

• Spina (Duri) – Duri tumbuhan terbagi atas dua bentuk : • Duri asli: misalnya duri pada tanaman bunga kertas (Bougainvillea) • Duri palsu: misalnya duri pada batang tumbuhan mawar .

• Velamen – Merupakan modifikasi sel epidermis yang terdapat pada akar udara tanaman anggrek. – Fungsi velamen : Sebagai tempat menyimpan air. .

Jaringan Parenkim • Nama lain : jaringan dasar • Ciri-ciri : » Ukuran sel besar dan hidup » Dinding sel tipis » Banyak terdapat vakuola » Sel berbentuk segi enam » Banyak memiliki ruang antar sel .

Jaringan Parenkim .

• Parenkim air • Parenkim pengangkut • Parenkim penyimpan udara (aerenkim) • Parenkim asimilasi • Parenkim penimbun • Jaringan parenkim penutup luka .

Jaringan Penyokong • Stereon (mekanik) • Berfungsi menunjang dan memperkokoh bentuk tumbuhan. • Terdiri dari 2 jenis : – Jaringan Kolenkim – Jaringan Sklerenkim .

Jaringan kolenkim dan sklerenkim .

• Terdiri dari dua macam : – Felem – Feloderm . • Berfungsi melindungi jaringan-jaringan dibawahnya dari kehilangan air.Jaringan Gabus • Jaringan tersusun dari sel-sel parenkim gabus.

Jaringan Gabus .

Jaringan pengangkut (vaskuler) Unsur trakeal xilem Serabut xilem Parenkim xilem Unsurunsur tapis Floem Sel pengiring Serabut floem Parenkim floem .

.

Unsur pembuluh xilem Serabut xilem Parenkim xilem Komponen pembuluh tapis Floem Sel pengiring Serabut floem Parenkim floem .

xilem Menyalurkan air dan unsur hara floem Mengedarkan hasil fotosintesis .

Hanya terdapat pada angiospermae Unsur penopang pengankut air trakeid fungsi .trakea Berbentuk tabung dan saling berhubungan pada ujungnya Sel lancip dan panjang dangan dinding sel yang berlubanglubang.

Ciri-ciri : Mengalami lignifikasi Berasal dari trakeid Fungsi: Sebagai penyokong tumbuhan .

Ciri-ciri : Fungsi: Sel-sel pendek yang berlignin Sebegai tempat penyimpanan cadangan makanan .

pembuluh tapis Mengalami perforasi. Tempat berhubungan antara sitoplasma antar sel penyusun pembuluh tapis Sel pengiring fungsi berbentuk silinder Berperan dalam keluar masuknya zat makanan melalui pembuluh tapis .

.

Mengalami lignifikasi Fungsi : Sebagai penyokong tumbuhan .

ciri memiliki dinding primer dengan noktah Merupakan sel hidup Menyimpan cadangan makanan Sekat pemisah antar floem fungsi .Ciri .

ekstravaskuler Pengkutan air dan mineral intravaskuler dermal Sistem jaringan jaringan dasar .

apoplas Pengankutan air dan mineral diluar berkas pembuluh simplas Pengankutan air dan mineral melalui berkas pembuluh .

pengangkutan melalui berkas pembuluh dari akar menuju bagian atas tumbuhan .

semakin rendah kelembapan maka semakin cepat pengakutan air Suhu. .Kelembapan. semakin banyak air didalam tanah semakin meningkat laju transpirasi. semakin tinggi suhu semakin cepat laju transpirasi Cahaya. semakin kencang angin semakin tinggi laju transpirasi Kadar air tanah. semakin cahaya meningkat transpirasi tumbuhan juga meningkat Angin.

Untuk menutupi dan dermal melindungi bagian tumbuhan Zat lilin Kitin suberin Mengangkut air Pembuluh dan garam mineral Xilem floem Pembentuk bahan dasar atau selimut dasar jaringan pembuluh Parenkim Kolenkim sklerenkim .

B. Organ Tumbuhan .

Menyimppan cadangan makanan c.1. Menyerap air dan zat hara d. Memperkokoh berdirinya batang . Akar • Fungsi – fungsi akar a. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah tempat hidupnya b.

Akar Heru Prasetyo 13 .

Fungsi-fungsi Akar • Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah tempat hidupnya • Menyimpan cadangan makanan • Menyerap air dan zat hara • Memperkokoh berdirinya batang .

4 5 1 3 2 Leher akar Batang akar Cabang akar Serabut akar Ujung akar .Bagian-bagian Akar 1. 5. 2. 4. 3.

. Meristem mempunyai ciri khas : selnya selalu membelah & terdapat pada ujung akar.Struktur Morfologi Akar • Zona Pembelahan Sel : Terdapat meristem apikal yang menghasilkan sel sel meristem & mengganti sel tudung akar yang mengelupas pada saat menembus tanah. Didalam zona ini terdapat sel pusat tenang yang berfungsi sebagai cadangan pemulihan meristem pada saat mengalami kerusakan. Berfungsi sebagai regenerasi dan untuk tumbuh. ujung batang dan kambium.

.Struktur Morfologi Akar • Zona Pemanjangan : didalam zona ini sel sel memanjang 10 kali panjang asalnya. akibatnya ujung akar terdorong semakin jauh kedalam tanah.

dan terjadi perubahan bentuk sel-sel sesai dengan fungsinya. .Struktur Morfologi Akar • Zona diferensiasi : Sel-sel berdiferensiasi membentuk protoderma dan prokambium.

Gambar Struktur Anatomi Akar .

lapisan kutikulanya sangat tipis.Struktur Anatomi Akar • Epidermis epidermis berkembang dari proderma. Sel-sel epidermis ini termodifikasi menjadi rambut akar. Hal itu sesuai dengan fungsinya yaitu penyerap air. .

Berfungsi sebagai tempat menyimpanan makanan. .Struktur Anatomi Akar • Korteks korteks terdiri dari selsel parenkima yang berdinding tipis.

.Struktur Anatomi Akar • Endodermis endodermis terdiri dari selapis sel-sel yang tebal. endodermis berperan mengatur lalu lintas zat kedalam pembuluh akar. Pada sel endodemis muda terdapat penebalan dinding oleh zat suberin/lignin. Penebalan ini disebut pita Caspary.

dan perisikel. perisikel terdiri dari sel bertipe parenkima dan jaringan pembuluh. fungsi floem adalah menyalurkan zat makanan hasil fotosintesis. floem. . fungsi xilem adalah menyalurkan air dan mineral dari akar ke daun.Struktur Anatomi Akar • Silinder pusat (stele) tersusun oleh jaringan pengankut xilem.

xilem di dalam dan floem di luar • Empulur sempit atau tidak mempunyai empulur • Perisikel membentuk cabang akar dan meristem sekunder seperti kambium • Kambium tampak sebagai meristem sekunder Sistem Anatomi • Batas antara ujung akar dengan kaliptra jelas • Perisikel terdiri dari beberapa lapis sel berdinding tebal • Letak xilem dan floem berselang-seling • Empulur yang luas pada pusat akar • Perisikel membentuk cabang akar • Tidak mempunyai kambium .Perbedaan Akar Monokotil dan Dikotil Karakteristik Sistem Perakaran Monokotil Serabut Dikotil Tunggang • Batas antara ujung akar dengan kaliptra tidak jelas • Perisikel terdiri dari satu lapis sel berdinding tebal • Letak berkas pengangkut bersifat kolateral.

Fungsi-fungsi Akar • Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah tempat hidupnya • Menyimpan cadangan makanan • Menyerap air dan zat hara • Memperkokoh berdirinya batang .

4 5 1 3 2 Leher akar Batang akar Cabang akar Serabut akar Ujung akar . 2. 5.Bagian-bagian Akar 1. 3. 4.

Didalam zona ini terdapat sel pusat tenang yang berfungsi sebagai cadangan pemulihan meristem pada saat mengalami kerusakan.Struktur Morfologi Akar • Zona Pembelahan Sel : Terdapat meristem apikal yang menghasilkan sel sel meristem & mengganti sel tudung akar yang mengelupas pada saat menembus tanah. ujung batang dan kambium. . Berfungsi sebagai regenerasi dan untuk tumbuh. Meristem mempunyai ciri khas : selnya selalu membelah & terdapat pada ujung akar.

Struktur Morfologi Akar • Zona Pemanjangan : didalam zona ini sel sel memanjang 10 kali panjang asalnya. akibatnya ujung akar terdorong semakin jauh kedalam tanah. .

Struktur Morfologi Akar • Zona diferensiasi : Sel-sel berdiferensiasi membentuk protoderma dan prokambium. dan terjadi perubahan bentuk sel-sel sesai dengan fungsinya. .

Gambar Struktur Anatomi Akar .

Sel-sel epidermis ini termodifikasi menjadi rambut akar. . lapisan kutikulanya sangat tipis.Struktur Anatomi Akar • Epidermis epidermis berkembang dari proderma. Hal itu sesuai dengan fungsinya yaitu penyerap air.

. Berfungsi sebagai tempat menyimpanan makanan.Struktur Anatomi Akar • Korteks korteks terdiri dari selsel parenkima yang berdinding tipis.

Pada sel endodemis muda terdapat penebalan dinding oleh zat suberin/lignin. Penebalan ini disebut pita Caspary.Struktur Anatomi Akar • Endodermis endodermis terdiri dari selapis sel-sel yang tebal. endodermis berperan mengatur lalu lintas zat kedalam pembuluh akar. .

Struktur Anatomi Akar
• Silinder pusat (stele) tersusun oleh jaringan pengankut xilem, floem, dan perisikel. perisikel terdiri dari sel bertipe parenkima dan jaringan pembuluh. fungsi xilem adalah menyalurkan air dan mineral dari akar ke daun.

Perbedaan Akar Monokotil dan Dikotil
Karakteristik Sistem Perakaran Monokotil Serabut Dikotil Tunggang • Batas antara ujung akar dengan kaliptra tidak jelas • Perisikel terdiri dari satu lapis sel berdinding tebal • Letak berkas pengangkut bersifat kolateral, xilem di dalam dan floem di luar • Empulur sempit atau tidak mempunyai empulur • Perisikel membentuk cabang akar dan meristem sekunder seperti kambium • Kambium tampak sebagai meristem sekunder

Sistem Anatomi • Batas antara ujung akar dengan kaliptra jelas • Perisikel terdiri dari beberapa lapis sel berdinding tebal • Letak xilem dan floem berselang-seling • Empulur yang luas pada pusat akar • Perisikel membentuk cabang akar • Tidak mempunyai kambium

Fungsi-fungsi Akar
• Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah tempat hidupnya • Menyimpan cadangan makanan • Menyerap air dan zat hara • Memperkokoh berdirinya batang

4 5 1 3 2 Leher akar Batang akar Cabang akar Serabut akar Ujung akar . 3. 2. 4. 5.Bagian-bagian Akar 1.

Berfungsi sebagai regenerasi dan untuk tumbuh. Didalam zona ini terdapat sel pusat tenang yang berfungsi sebagai cadangan pemulihan meristem pada saat mengalami kerusakan. .Struktur Morfologi Akar • Zona Pembelahan Sel : Terdapat meristem apikal yang menghasilkan sel sel meristem & mengganti sel tudung akar yang mengelupas pada saat menembus tanah. Meristem mempunyai ciri khas : selnya selalu membelah & terdapat pada ujung akar. ujung batang dan kambium.

akibatnya ujung akar terdorong semakin jauh kedalam tanah. .Struktur Morfologi Akar • Zona Pemanjangan : didalam zona ini sel sel memanjang 10 kali panjang asalnya.

. dan terjadi perubahan bentuk sel-sel sesai dengan fungsinya.Struktur Morfologi Akar • Zona diferensiasi : Sel-sel berdiferensiasi membentuk protoderma dan prokambium.

Gambar Struktur Anatomi Akar .

. lapisan kutikulanya sangat tipis. Hal itu sesuai dengan fungsinya yaitu penyerap air.Struktur Anatomi Akar • Epidermis epidermis berkembang dari proderma. Sel-sel epidermis ini termodifikasi menjadi rambut akar.

Berfungsi sebagai tempat menyimpanan makanan.Struktur Anatomi Akar • Korteks korteks terdiri dari selsel parenkima yang berdinding tipis. .

Penebalan ini disebut pita Caspary.Struktur Anatomi Akar • Endodermis endodermis terdiri dari selapis sel-sel yang tebal. endodermis berperan mengatur lalu lintas zat . Pada sel endodemis muda terdapat penebalan dinding oleh zat suberin/lignin.

perisikel terdiri dari sel bertipe parenkima dan jaringan pembuluh.Struktur Anatomi Akar • Silinder pusat (stele) tersusun oleh jaringan pengankut xilem. . floem. dan perisikel. fungsi xilem adalah menyalurkan air dan mineral dari akar ke daun.

Perbedaan Akar Monokotil dan Dikotil Karakteristik Sistem Perakaran Monokotil Serabut Dikotil Tunggang • Batas antara ujung akar dengan kaliptra tidak jelas • Perisikel terdiri dari satu lapis sel berdinding tebal • Letak berkas pengangkut bersifat kolateral. xilem di dalam dan floem di luar • Empulur sempit atau tidak mempunyai empulur • Perisikel membentuk cabang akar dan meristem sekunder seperti kambium • Kambium tampak sebagai meristem sekunder Sistem Anatomi • Batas antara ujung akar dengan kaliptra jelas • Perisikel terdiri dari beberapa lapis sel berdinding tebal • Letak xilem dan floem berselang-seling • Empulur yang luas pada pusat akar • Perisikel membentuk cabang akar • Tidak mempunyai kambium .

3. 2. 5.Bagian-bagian Akar 1. 4. 4 5 1 3 2 Leher akar Batang akar Cabang akar Serabut akar Ujung akar .

Gambar Anatomi Akar 3 2 4 1 2 3 8a 6 5 7 6 5 7 .

by Fadhilah Damayanti .

Tujuan • Memahami struktur batang • Mampu membedakan struktur batang pada tumbuhan monokotil dan dikotil .

yaitu daun. dan buah • Memperluas bidang fotosintesis • Jalan bagi pengangkutan air dan unsur-unsur hara serta • Jalan bagi pengangkutan hasil fotosintesis . bunga.• Mendukung bagian-bagian tumbuhan lain yang berada di atas tanah.

Bagian-Bagian Batang • Buku atau nodus • Ruas (internode) Tunas Aksiler • Tunas Tunas Terminal .

Ciri dan Struktur Batang
 Tumbuhan Dikotil Tumbuhan Monokotil

Ciri-Ciri Batang Dikotil
Meristem Apikal (ujung)

Protoderm

Prokambium

Meristem Dasar

Epidermis

Xilem, Floem, dan kambium vaskuler

Empulur dan Korteks

Jaringan
Jaringan Epidermis Lenti Sel
Korteks Luar (sel kolenkim & parenkim)

Jaringan Dasar

Jaringan Pembuluh

Korteks

Stele

Korteks Dalam (sel parenkim)

Perikambium

Jari-jari empulur

Berkas Vaskuler

Empulur

Berkas Vaskuler Xilem & Floem Berkas Kolateral Terbuka Kambium Kambium Intravaskuler Kambium Vaskuler .

.

Struktur Batang Dikotil .

Jaringan Batang Tumbuhan Monokotil .

Meristem Apikal (ujung) Tunas Aksiler Epidermis Bakal Daun Meristem Perifer (tepi) .

Jaringan Jaringan Epidermis Jaringan Dasar Jaringan Pembuluh Stomata dan buku-buku Korteks Stele Kulit Batang Berkas Kolateral Tertutup Tidak bisa tumbuh secara sekunder .

Struktur Batang Monokotil .

sehingga dapat tumbuh membesar Mempunyai meristem interkalar Tidak memiliki jari-jari empulur Tidak dapat dibedakan antara daerah korteks dan empulur DIKOTIL Batang bercabang-cabang Pembuluh angkut teratur dalam susunan lingkaran atau berseling radial Mempunyai kambium vaskular.Perbedaan antara Batang Monokotil & Dikotil MONOKOTIL Batang tidak bercabang Pembuluh angkut tersebar Tidak mempunyai kambium vaskular. sehingga dapat tumbuh membesar Tidak mempunyai meristem interkalar Jari-jari empulur berupa deretan parenkim diantara berkas pengangkut Dapat dibedakan antara daerah korteks dan empulur .

Daun (Leaf) Daun merupakan organ tumbuhan yang berperan sebagai tempat terjadinya fotosintesis .3.

c.• Ciri – ciri Daun a. Pada umumnya daun pipih. melebar atau meluas b. berwarna hijau. . Helaian daun yang luas sangat membantu dalam menangkap energi matahari dan CO2.

Fungsi Daun • Sebagai tempat terjadinya fotosintesis • Sebagai organ respirasi pada tumbuhan. .

Sistem jaringan daun • Jaringan epidermis • Jaringan dasar (mesofil) • Berkas pembuluh .

Anatomi Daun .

Jaringan Epidermis dibagi dua. yaitu: • Epidermis atas • Epidermis bawah .

.Bagian Jaringan Dasar (Mesofil) : • Jaringan Tiang (Parenkim Palisade) berfungsi sebagai tempat berfotosintesis pada tanaman dikotil. • Jaringan Bunga Karang (Parenkim Berspons) berfungsi sebagai tempat berfotosintesis pada tanaman monoktil.

Berkas pembuluh angkut • Terdiri dari : • xilem atau pembuluh kayu • floem atau pembuluh tapis pada tumbuhan dikotil keduanya dipisahkan oleh kambium. .

• Floem berfungsi mentransfer hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan . xilem berfungsi sebagai sponsor penegak tumbuhan. • Pada batang.Fungsi berkas pembuluh • Pada akar. xilem berfungsi mengangkut air dan mineral menuju daun.

Sifat Totipotensi Sel Tumbuhan dan Kultur Jaringan .C.

yakni kultur jaringan . Dengan sifat itu tumbuhan baru dapat dibudidayakan melalui teknik tertentu.Ada suatu sifat yang mampu membentuk individu utuh. Sifat itu adalah sifat totipotensi.

tumbuhan baru dapat tumbuh dan dikembang biakkan. . jaringan tumbuh tanaman) tumbuh menjadi tanaman utuh (sempurna) dikondisi invitro (didalam gelas). • KULTUR jaringan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk membuat bagian tanaman (akar. • Berdasarkan sifat totipotensi sel.2. tunas. Sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan • Sel tumbuhan tidak mungkin dapat tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan utuh secara alamiah.

namun teori ini belum bisa di buktikan .1. • Hal ini juga menimbulkan suatu hipotesis yaitu makhluk multiseluler juga seharusnya mampu tumbuh (berkembang biak) serta berkembang seperti halnya makhluk uni seluler. • Pada tahun 1838 muncul teori totipotensi. Sifat totipotensi sel tumbuhan • Kemajuan ilmu tentang sel membuat penemuan baru terkait sel semakin berkembang.

Contoh tanaman yang sudah lazim diperbanyak secara kultur jaringan adalah tanaman anggrek.• Keuntungan dari kultur jaringan lebih hemat tempat. hemat waktu. dan tanaman yang diperbanyak dengan kultur jaringan mempunyai sifat sama atau seragam dengan induknya. ada bagian tertentu yang biasanya dikembangkan melalui teknik kultur jaringan. Bagian tumbuhan ini biasa disebut dengan eksplan. . • Guna melakukan perkembangbiakkan.

sel tumbuhan dapat dikembangkan menjadi tumbuhan baru melalui teknik kultur jaringan. • Dengan sifat totipotensi tersebut.• Eksplan yang dipilih sebaiknya memiliki jaringan muda yang sedang tumbuh aktif. .

d. b.Soal 1. kecuali… a. Jaringan epidermis Jaringan parenkim Jaringan penyokong Jaringan Epitel . c.Berikut ini yang termasuk jaringan permanen adalah.

d.Soal 2.Di bawah ini yang termasuk fungsi jaringan epidermis yaitu… a. b. Penguat jaringan lainnya Menyalurkan hasil fotosintesis Melindungi dan menutup jaringan dibawahnya Bertanggung jawab terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh . c.

Parenkim aerenkim Parenkim asimilasi Parenkim air Parenkim pengangkut . c. d.SOAL 3. b.Parenkim yang berfungsi untuk menyimpan air adalah parenkim… a.

b.Mengurangi penguapan. Stomata Trikoma Spina Xilem .SOAL 4. d. c. mengurangi gangguan hewan dan membantu penyerbukan adalah fungsi dari… a.

Jaringan dewasa Jaringan dasar Jaringan mekanik Jaringan dermal .Nama lain Jaringan permanen adalah… a.SOAL 5. b. d. c.

Ukuran sel besar dan mati Ukuran sel besar dan hidup Dinding sel tipis Banyak terdapat vakuola .Berikut ini ciri-ciri dari Jaringan Parenkim. c. kecuali… a.SOAL 6. d. b.

• Berfungsi mengangkut air dan unsur hara hasil asimilasi dari satu bagian tubuh tumbuhan ke bagian yang lain. . • Jaringan pengangku terdiri dari xilem dan floem.Jaringan Pengangkut • Jaringan pengangkut disebut juga berkas vaskuler atau berkas pengangkutan (fasis).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful