0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
363 tayangan28 halaman

Sosialisasi Kopdes

Dokumen ini membahas pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Melalui koperasi ini, masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mendapatkan pinjaman dengan bunga rendah, serta menciptakan lapangan kerja baru. Proses pembentukan koperasi melibatkan tahapan koordinasi, peluncuran, pengembangan, dan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya.

Diunggah oleh

agussumpena122
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
363 tayangan28 halaman

Sosialisasi Kopdes

Dokumen ini membahas pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Melalui koperasi ini, masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mendapatkan pinjaman dengan bunga rendah, serta menciptakan lapangan kerja baru. Proses pembentukan koperasi melibatkan tahapan koordinasi, peluncuran, pengembangan, dan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya.

Diunggah oleh

agussumpena122
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LATAR

BELAKANG Pidato Presiden Prabowo dalam Reatreat para Kepala


Daerah di Magelang,21 sd 28 Pebruari 2025 yang
menekankan pentingnya membentuk Koperasi Desa
sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan.

Intruksi Presiden No 9 Tahun 2025 Tentang


Percepatan Pembentukan Kopdes/KopKel
Merah Putih

Surat Edaran Menteri Koperasi No 1 Tahun 2025


Tentang Tata cara Pembentukan Koperasi Desa
Merah Putih

Petunjuk Pelaksaan Menteri Koperasi


No 1 Tahun 2025 Tentang
Pembentukan Koperasi Desa /
Kelurahan Merah Putih
Tujuan dan Manfaat Dibentuknya
Koperasi Desa / Kelurahan Merah
Tujuan : Putih
Mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan
berkelanjutan sebagai perwujudan Asta Cita Kedua dan pembangunan
dari desa untuk pemerataan ekonomi sebagai perwujudan Asta Cita
Keenam menuju Indonesia Emas 2045

Manfaat :
1. Akses Kebutuhan Pokok Lebih Terjangkau. dengan didirikannya
gerai sembako murah di tiap desa/kel, masyarakat desa/kel dapat
membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan stabil.
2. Pinjaman Mudah dengan bunga rendah. Dengan adanya Unit
Simpan Pinjam, masyarakat bisa dapat akses keuangan tanpa bunga
yang tinggi. Tidak perlu lagi berhutang kepada rentenir, bank emok,
kosipa atau pinjol ilegal yang mencekik.
3. Layanan Kesehatan Lebih Dekat. Kehadiran Klinik dan Apotek Desa
membuat masyarakat desa akan mendapatkan pengobatan dasar dan
obat-obatan dengan mudah dan harga yang terjangkau.
4. Hasil Tani & Laut Bisa Disimpan Aman. Gudang / Cold storage membantu petani dan
nelayan dapat menyimpan hasil panen dan tangkapan mereka lebih lama. Jadi, tidak
terburu-buru dijual dengan harga murah.
5. Distribusi Logistik Lebih Lancar. Dengan adanya sistem distribusi logistik koperasi,
barang kebutuhan bisa masuk desa dengan lebih cepat dan murah, dan hasil produk desa
bisa dijual keluar dengan efisien.
6. Menciptakan Lapangan Kerja Baru. Koperasi desa merah putih membuka peluang kerja
buat warga lokal menjadi pengelola seperti : supir (logistik), tenaga medis, kasir, akuntansi,
penjaga gudang, cleaning service sampai tenaga administrasi.
7. Kemandirian Ekonomi Desa. Masyarakat desa tidak lagi bergantung pada tengkulak,
rentenir, atau pengusaha luar. Dengan akses yang cepat dan dekat.
8. Menekan Harga di tingkat konsumen dan Meningkatkan Harga di tingkat
produsen/petani/nelayan.
9. Menekan Pergerakan Middleman/broker sehingga memperpendek supply/jalur distribusi
dari produsen (petani,nelayan) ke konsumen
10.Gotong Royong & Solidaritas Sosial Meningkat. Karena koperasi ini milik bersama,
masyarakat desa dapat menjalin kerja sama, diskusi dan mengambil keputusan secara
musyawarah.
Tahapan Pembentukan Koperasi
Desa / Kelurahan Merah Putih

01
PEMBENTUKAN • Pra Musdessus/Muskelsus/Rapat Pendirian
• Koordinasi dan Konsultasi • Musdesus/Meskelsus/Rapat Pendirian
• Sosialisasi Online / Offline • Terbentuknya Koperasi Desa/Kel Merah Putih

PELUNCURAN 80.000 KOPERASI DESA MERAH PUTIH


02 12 Juli 2025 (Puncak Hari Koperasi Nasional)

PENGEMBANGAN • Tata Kelola Kelembagaan


• Pendampingan Usaha dan SDM • Jaringan Usaha
03 • Model dan Proses Bisnis •

Lahan / Bangunan
Membuka lowongan pekerjaan
• Akses Pembiayaan
bagi Pengelola

PEMANTAUAN DAN EVALUASI


04 Pemantauan dan Evaluasi Kelembagaan dan Usaha Kopdes Merah Putih
PEMBENTUKAN KOPERASI
DESA/KELURAHAN MERAH
PUTIH
1. BPD atau Lembaga yang sejenisnya membuat Surat
Undangan Rapat MusdesSus/MuskelSus
2. Jumlah Peserta Rapat / Pendiri Minimal 20 orang dan
maksimal sebanyak-banyaknya, yang tediri dari :
• Tokoh Agama
• Tokoh Masyarakat
• Tokoh Adat /Seni/Budaya
• Kelompok Tani
• Kelompok Nelayan
• Pedagang
• Kelompok Marjinal
• Pelaku UMKM
• Tokoh Pendidikan
• Pelaku Profesi Kesehatan
• Kelompok lainnya yang disesuakan dengan kearifan
lokal
Persyaratan, Hak Dan
Kewajiban Menjadi Anggota
Koperasi Desa Merah Putih

Mempunyai KTP Domisili Mempunyai hak untuk


Desa/Kelurahan setempat memilih dan dipilih menjadi
atau domisli di luar Pengawas ataupun
Desa/Kelurahan setempat Pengurus kecuali Anggota
(Anggota luar biasa) Luar Biasa hanya
mempunyai hak memilih
Bersedia membayar Mengenai Hak dan
Simpanan Pokok dan Kewajiban Anggota lainnya
Simpanan Wajib (sebulan dapat melihat
sekali) hasil dari ketentuannya dalam
kesepakatan dalam rapat Undang-Undang Nomor 25
anggota/pendiri Tahun 1992 Tentang
Perkoperasian
Semua Anggota / Pendiri,
mempunyai NPWP dan ber
Persyaratan
KTP desa/kelurahan
setempat menjadi
Diutamakan
mempunyai
pengetahuan di bidang
Pangurus Desa
perkoperasian, jujur,
loyal, disiplin dan Merah Putih
berdedikasi Tidak mempunyai hubungan
Berjumlah minimal 5 (lima) Keluarga Sedarah dan
orang : Ketua, Sekretaris, Semenda sampai derajat satu
Bendahara, Wakil Ketua dengan pengurus dan
Bid. Anggota & Wakil Ketua pengawas (dinyatakan dalam
Bid. Usaha dan harus surat pernyataan)
memenuhi keterwakilan Bersedia menanggung
perempuan kerugian yang diderita
Memiliki catatan kredit Koperasi baik secara
yang baik/lancar dalam Bersama-sama maupun
hal pembiayaan sendiri , karena
pinjaman dari Lembaga Tindakan yang disengaja
keuangan (BI Cheking) atau kelalaian
Persyaratan Menjadi Pangawas
Desa/Kelurahan Merah
Tidak
Putih
Semua Anggota / Pendiri,
mempunyai hubungan Keluarga
mempunyai NPWP dan ber Sedarah & Semenda sampai derajat satu
KTP desa/kelurahan dengan Pengurus dan Pengawas
setempat Ketua/Koordinator Pengawas di jabat oleh Kepala
Desa/Lurah Sebagai Ex-Officio
Mempunyai
Minimal berjumlah 3 orang (1 orang ketua, dan 2 orang
pengetahuan,
anggota) dan harus memperhatikan keterwakilan
keterampilan kerja, perempuan
jujur dan berdedikasi
Tidak pernah menjadi pengurus
& Pengawas koperasi, komisaris
/ direksi, manajer dan jabatan
yang sejenisnya yang
mengalami pailit

Tidak pernah di hukum


tindak pidana korupsi
dalam jangka waktu 5
(lima) tahun sebelum
pengangkatan
Persyaratan menjadi Pengelola Desa /
Kel Merah
Diutamakan Putih
warga desa/kelurahan
Jumlah pengelola disesuaikan
setempat dan Tercatat sebagai
dengan kebutuhan koperasi dalam
Anggota (tidak menjadi syarat
pengembangan usahanya dan
mutlak) dan profesional
memperhatikan keterwakilan
Pengangkatan pengelola oleh perempuan
pengurus harus disetujui dalam
rapat anggota (Musyawarah Desa /
Kel Khusus)

Mempunyai keterampilan serta


ahli berdasarkan bidang
pekerjaannya

Bersedia melakukan tes tertulis


maupun wawancara oleh
pengurus
Hubungan pengelola dengan
pengurus adalah hubungan kerja
atas dasar perikatan
MEKANISME
PEMBENTUKAN
KOPERASI
DESA / PENDIRIAN KOPERASI
BARU

KELURAHAN PENGEMBANGAN
KOPERASI YANG TELAH

MERAH PUTIH ADA

REVITALISASI KOPERASI
Penamaan Koperasi
Diawali dengan kata Koperasi

Dilanjutkan dengan frasa “Desa Merah Putih”


dan atau “ Kelurahan Merah Putih “

Diakhiri dengan nama desa/kelurahan


setempat
Dalam hal terdapat kesamaan nama
desa/kelurahan maka ditambah nama
kecamatan/kabupaten/kota, dan

Untuk koperasi yang menjalankan kegiatan


usaha berdasarkan prinsip Syariah wajib
mencantumkan kata “Syariah” dalam penamaan
koperasi
CONTOH PENAMAAN
KOPERASI DESA/KELURAHAN
MERAH PUTIH
1 Koperasi Desa Merah Putih Babakankaret

2 Koperasi Kelurahan Merah Putih Sayang

3 Koperasi Desa Merah Putih Neglasari Agrabinta


Cianjur

4 Koperasi Desa Merah Putih Neglasari Nyalindung


Sukabumi

5 Koperasi Syariah Desa Merah Putih Karangrejo


MODAL AWAL / PERMODALAN
PERMODALAN (MODAL AWAL )
KOPERASI
KOPERASI DESA / KELURAHAN MERAH
Permodalan atau Modal Awal Koperasi Desa/Kelurahan
PUTIH
Merah Putih berasal dari Simpanan Pokok dan Simpanan
Wajib Anggota (Pendiri) yang besarnnya disepakati oleh
seluruh Anggota (Pendiri) melalui MusdesSus / MuskelSus
rapat anggota.
1. Simpanan Pokok adalah simpanan wajib yang harus
dibayarkan (sekali) oleh Anggota (Pendiri) Koperasi setiap
pertama kali masuk menjadi anggota koperasi yang
besarannya sama untuk semua Anggota dan ditetapkan
oleh Rapat Anggota .
2. Simpanan Wajib adalah simpanan wajib yang dibayarkan
oleh setiap anggota Koperasi secara rutin/berkala (sekali
dalam sebulan ) yang besarannya ditetapkan oleh Rapat
Anggota.
3. Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib Tidak dapat
diambil selama menjadi Anggota Koperasi.
4. Simpanan Sukarela adalah Simpanan yang dibayarkan
secara sukarela dan besarannya tidak ditetapkan oleh
Rapat Anggota (sesuai keinginan masing-masing Anggota)
dan dapat diambil kapan saja.
BIDANG USAHA WAJIB
KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH
USAHA PERALATAN SIMPAN PINJAM APOTEK
PERKANTORAN/SEWA (EMBRIO KOP LOGISTIK
DESA/
GEDUNG BANK) KELURAHAN

PENGADAAN KLINIK COLD STORAGE/


SEMBAKO DESA/KELURAHAN PERGUDANGAN

USAHA LAINNYA
SESUAI POTENSI
DESA / KELURAHAN
Contoh Bidang Usaha Wajib
GERAI SEMBAKO
1 47111 Perdagangan Eceran Berbagai Barang Yang Utamanya Makanan, Minuman AtauTembakau di Toko;

2
Berdasarkan KBLI
47112 Perdagangan Eceran Berbagai Barang Yang Utamanya Makanan, Minuman Atau Tembakau Bukan
Minimarket/Supermarket, Hypermarket Tradisional.
OBAT-OBATAN
1 47721 Perdagangan Eceran Barang Dan Obat Farmasi Untuk Manusia Di Apotik
2 47723 Perdagangan Eceran Barang Dan Obat Farmasi Untuk Manusia Bukan Di Apotik
3 47724 Perdagangan Eceran Obat Tradisional Untuk Manusia
4 47725 Perdagangan Eceran Alat Laboratorium, Alat Farmasi dan Alat Kesehatan Untuk Manusia

5 47726 Perdagangan Eceran Barang Dan Obat Farmasi Untuk Hewan Di Apotik Dan Bukan Di Apotik

6 47727 Perdagangan Eceran Obat Tradisional Untuk Hewan

7 47728 Perdagangan Eceran Kosmetik Untuk Hewan

8 47729 Perdagangan Eceran Khusus Barang Dan Obat Farmasi, Alat Kedokteran, Parfum Dan Kosmetik Lainnya.

KANTOR/PERKANTORAN
1 47415 Perdagangan Eceran Mesin;

2 77394 Aktivitas Penyewaan Dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Mesin Kantor Dan Peralatannya.
UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI
1 64142 Unit Simpan Pinjam Koperasi Primer;
2 64146 Unit Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah Primer;
KLINIK DESA
1 86102 Aktivitas puskesmas;
2 86103 Aktivitas rumah sakit swasta

3 86105 Aktivitas klinik swasta;

4 86109 Aktivitas rumah sakit lainnya

LOGISTIK
1 52291 Jasa Pengurusan Transportasi;

2 52293 Aktivitas Ekspedisi Muatan Kereta Api dan Ekspedisi Angkutan Darat (EMKA & EAD);

3 52294 Aktivitas Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU);

4 52295 Angkutan Multimoda;

5 52102 Aktivitas Cold Storage

6 52296 - Jasa Penunjang Angkutan Udara;


BIDANG USAHA UTAMA/PENDAMPING
KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH

PERTANIAN PETERNAKAN JASA

PERKEBUNAN PERIKANAN
Contoh Bidang Usaha Utama/Pilihan
PERTNIAN

2
Berdasarkan KBLI
1 0113

0111
Pertanian sayuran, buah dan aneka umbi;

Pertanian serealia (bukan Padi), Aneka kacang Dan biji-bijian penghasil minyak;

3 0112 Pertanian padi :


PERKEBUNAN
1 01261 Perkebunan Buah Kelapa
2 01291 Perkebunan karet dan taman penghasil getah lain
PETERNAKAN
1 0146 Peternakan Unggas

2 0149 Peternakan lainnya

PERIKANAN

1 031 Perikanan tangkap

2 032 Perikanan budidaya

JASA
1 0161 Jasa Penunjang Pertanian;

2 0162 Jasa penunjang Peternakan;


MEKANISME PELAKSANAAN MUSYAWARAH DESA / KEL
I. Peserta Rapat No DurasiKHUSUS MERAH PUTIH
Agenda Acara
mengisi daftar 1. 2 menit Pembukaan
hadir, yang telah 2. 5 menit Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
disediakan oleh 3. 12 menit Sambutan Kades/Lurah Setempat
Panitia 4. 5 menit Penanyangan Video Bapak Presiden terkait Desa/Kelurahan Merah Putih
II. Agenda Acara 5. 3 menit Pembacaan Doa
Musyawarah 6. 10 menit Pemilihan Pimpinan Rapat (3 0rang) : Ketua, Sekretaris & Anggota
Desa/Keluarahan Catatan : Jika pempinan rapat sudah terpilih, hal pertama yang harus dilakukan adalah
Khusus Menerima Pendaftaran Anggota/Pendiri Koperasi. (Format terlampir)
7. 15 menit Pembahasan penjelasan maksud dan tujuan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah
Putih ( Dinas Koperasi/Pendamping)
8. 15 menit Pemilihan Pengurus dan Pengawas (format terlampir)
9. 15 menit Pembahasan Permodalan (menetapkan Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib) serta
permodalan lainnya. (format terlampir)
10. 30 menit Pembahasan bidang usaha dan rencana kerja (KBLI, model bisnis,mitigasi resiko,prospectus
bisnis)
11. 10 menit Penetapan domisili kantor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
12. 15 menit Masukan dan Saran
13. 10 menit Pembacaan Kesimpulan keputusan rapat dan pengesahan rapat. (format BAP terlampir)
14. 5 menit Penutup
FORMAT
DAFTAR
HADIR RAPAT
PENDIRI
CONTOH BERITA ACARA

Next
PERLENGKAPAN
DAN PERALATAN
MUSDES/KEL
KHUSUS
ATK ( Pensil, Bullpoin, Spidol, Hekter,
Kertas HVS, Kertas Karton dll)

Form Daftar Hadir Pendirian Form Berita Acara ( lampiran Juklak


( lampiran Juklak No.1 Tahun 2025 ) No.1 Tahun 2025 )

Form Susunan Pengurus dan Draf AKTA Pendirian ( lampiran Juklak


Pengawas ( lampiran Juklak No.1 Tahun No.1 Tahun 2025 )
2025 )
Form Rekapitulasi Modal terdiri Form Surat Penyataan Tidak
dari Simpanan Pokok dan Simpanan Sedarah/Semenda dan BI Cheking
Wajib ( lampiran Juklak No.1 Tahun
2025 )
TIME SCHEDULE
2 sd 9 MEI 2025 14 sd 30 MEI 1 sd 30 JUNI 1 JULI 2025
2025 2025

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

Pelaksanaan Pemberkasa Proses Pembagian


MUSDES/ n dan Pembuatan AKTA
MUSKEL Diserahkan AKTA oleh Kopdes/Kopk
Khusus ke NPAK el Merah
Dimkumdagi Putih
n (Bidkop)

Anda mungkin juga menyukai