Anda di halaman 1dari 7

Embriologi Hidung

Pada orang dewasa telingan membentuk 1 unit anatomis yang memiliki fungsi pendengaran dan keseimbangan. Pada mudigah, telinga terbentuk dari 3 bagian berbeda : a) telinga luar, organ pengumpul suara; b) telinga tengah, penghantar suara dari telinga luar ke dalam; c) telinga dalam, yang mengubah gelombang suara menjadi impuls saraf dan mendeteksi perubahan dalam keseimbangan. a) Telinga dalam berasal dari vesikula otika, yang pada minggu ke 4 perkembangan, terlepas dari ektoderm permukaannya. Vesikula ini terbagi menjadi komponen ventral yang membentuk sakulus dan duktus koklearis, dan komponen dorsal yang membentuk utrikulus, kanalis semisirkularis, dan duktus endolimfatikus (Gb. 1) labirin membranosa, kecuali duktus koklearis yang membentuk organ Corti. Semua struktur yang berasal dari labirin membranosa berperan dalam keseimbangan. b) Telinga tengah terdiri dari kavitalis timpani dan tuba auditiva, dilapisi oleh epitel dari endoderm dan kantong faring I.

Gb. 1. Telinga Dalam

Tuba auditiva membentang antara kavitas timpani dan nasofaring. Tulang-tulang pendengaran, yang menyalurkan suara dari membrana timpani ke fenestra vestibuli, berasal dari arkus faring I (maleus dan inkus) dan II (stapes) Gb. 2. c) Telinga luar, terdiri dari meatus akustikus eksternus, gendang telinga (membrana timpani) dan aurikula (daun telinga). Meatus akustikus eksternus, terbentuk dari bagian dorsal celah faring I (Gb. 3.). Pada bulan ke 3, sel-sel epitel di bawah meatus berpoliferasi sumbat meatus. Pada bulan ke 7, sumbat luruh gendang telinga definitif. Gendang telinga dibentuk dari a) lapisan epitel ektoderm di dasar meatus akustikus, b) lapisan epitel endoderm di kavitas timpani, dan c) lapisan intermediat jaringan ikat yang membentuk stratum fibrosum. Bagian utama gendang telinga melekat ke tangkai maleus dan bagian lainnya membentuk pemisah antara meatus akustikus eksternus dan kavitas timpani.

Gb. 3. Arkus Faring I

Gb. 4. Telingan Tengah

Gb. 4. Telinga Luar


Aurikula (daun telinga), terbentuk dari 6 proliferasi mesenkim di ujung dorsal arkus faring I dan II, yang mengelilingi celah faring I (Gb. 4. A). Penebalan ini (tonjolan aurikula, auricular hillocks), 3 di masing-masing sisi meatus akustikus eksternus menyatu dan membentuk aurikula definitif (Gb. 4. BD). Pada awalnya, telinga luar berada di regio leher bawah, tetapi dengan terbentuknya mandibula, telinga luar naik ke samping kepala setinggi mata.

TERIMA KASIH
NAMA: JUSMAN NIM : 09-020