Anda di halaman 1dari 8

ACARA PRAKTIKUM V

Peranan Auksin Terhadap Perakaran Stek

Teori
Stek merupakan cara perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan dengan menggunakan sebagian batang, akar, atau daun tanaman untuk ditumbuhkan menjadi tanaman baru. Stek lebih ekonomis, mudah, tidak memerlukan keterampilan khusus dan cepat dibandingkan dengan cara perbanyakan vegetatif buatan lainnya. Menurut Hartmann et al (1997), zat pengatur tumbuh yang paling berperan pada pengakaran stek adalah Auksin. Auksin yang biasa dikenal yaitu indole-3-acetic acid (IAA), indolebutyric acid (IBA) dan nepthaleneacetic acid (NAA).

Peran Auksin
Meningkatkan plastisitas dinding sel

Meningkatkan laju respirasi dalam sel


Meningkatkan proses osmose Pembentukan mRNA yang akan mensintesis asam amino menjadi protein

Pemberian auksin dalam dosis dibawah optimum mampu mempertahankan sifat meristematis dan menstimulir pertumbuhan akar dan batang

Pemberian auksin dengan konsentrasi tinggi menyebabkan bertambahnya jumlah akar dan terhambatnya perpanjangan akar

Tujuan Mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi zat pengatur tumbuh IAA dan NAA serta akuades terhadap perakaran stek
Alat dan Bahan

Alat timbangan analitik, gelas piala, batang pengaduk dan polybag. Bahan stek batang Bougenville, zat pengatur tumbuh IAA dan NAA serta akuades

Cara Kerja
Siapkan stek batang tanaman hias Bougenvile 30cm Siapkan larutan ZPT IAA dan NAA dengan konsentrasi 0, 50 dan 100 ppm. Rendam pangkal stek setinggi 2 cm dlm larutan
Jaga kelembaban media penanaman selama 3 minggu Jumlah akar yang tumbuh dan panjang akar yang terpanjang diukur

Tiap kelompok membawa 3 batang bougenville setinggi 30cm Dengan ketentuan batang bougenvile tiap rombongan berasal dari warna bunga yg berbeda Pembagian warna bunga: R.1 merah R.2 putih R.3 jingga R.4 ungu R.5 pink R.6 kuning

Semene disit

Matur thank you

Selamat berusaha__

Anda mungkin juga menyukai