Anda di halaman 1dari 14

DASAR NEGARA DAN KONSTITUSI

Dasar Negara (Staatsfundamentalnorm) merupakan sistem nilai yang dijadikan dasar dari segala hukum dan dasar moral dalam sistem penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat/berbangsa dan bernegara

Pancasila sebagai Dasar Negara digunakan sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan ketatanegaraan negara yang meliputi bidang ideologi, politik, ekonomi, sosialbudaya, dan pertahanan keamanan

Arti Sempit

Aturan dasar tertulis (UUD) Aturan dasar tertulis (UUD)

Konstitusi
Arti luas

Aturan dasar tidak tertulis (Konvensi)

KONSTITUSI
L.J. Van Apeldoorn : UUD merupakan bagian tertulis dari Konstitusi, sedangkan Konstitusi memuat peraturan terlulis dan tidak tertulis E.C.S Wade : UUD adalah naskah yang memaparkan rangka dan tugas-tugas pokok dan badan-badan pemerintahan suatu negara dan menentukan cara kerja badan-badan tersebut

Usep Ranawidjaya : Konstitusi dalam arti sempit samadengan UUD, sedangkan dalam arti luas mencakup segala ketentuan yang berhubungan dengan keorganisasian negara (UUD, UU organik, Peraturan perundangan lainnya, dan konvensi)

Miriam Budiardjo : UUD memuat ketentuan : (1) Organisasi Negara (2) HAM (3) Prosedur mengubah UUD (4) Ada kalanya memuat larangan untuk mengubah sifat tertentu dalam UUD (munculnya diktator dan Monarki)

Konstitusi sebagai pengertian Sosial Politik : mencerminkan keadaan sosial politik bangsa itu sendiri Konstitusi sebagai pengertian Hukum (Political decision) : keputusan masyarakat dijadikan suatu perumusan Normatif yang harus berlaku (ada sanksi)

Konstitusi sebagai Suatu Peraturan Hukum : suatu peraturan hukum yang tertulis

Tap MPR No. III/MPR/2000


Sumber Hukum dan Tata Urutan Perundang-

undangan negara RI : 1. UUD 1945 2. Ketetapan MPR 3. Undang-Undang 4. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) 5. Peraturan Pemerintah (PP) 6. Keputusan Presiden (Kepres) 7. Peraturan Daerah (Perda)

Memberikan pembatasan sekaligus pengawasan terhadap kekuasaan politik 2. Melepaskan kontrol kekuasaan dari penguasa 3. Memberikan batasan-batasan ketetapan bagi para penguasa dalam menjalankan kekuasaannya
1.

Menurut Struyken, sebagai konstitusi tertulis merupakan dokumen formal yang berisi : 1. Hasil perjuangan politik bangsa di waktu lampau 2. Tingkatan tertinggi perkembangan ketatanegaraan bangsa 3. Pandangan tokoh/pendiri bangsa yang hendak diwujudkan, baik untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang 4. Suatu keinginan di mana perkembangan kehidupan ketatanegaraan hendak dipimpin

UNSUR KONTITUSI
1.
2.

3.
4. 5.

Pernyataan tentang gagasan politik, moral, dan keagamaan Ketentuan tentang struktur organisasi negara Ketentuan tentang perlindungan HAM Ketentuan tentang prosedur mengubah UUD Larangan mengubah sifat tertentu dari UUD

UUD 1945 (18 Agustus 1945 27 Desember 1949) 2. Konstitusi RIS 1949 (27 Desember 1949 17 Agustus 1950) 3. UUD Sementara 1950 (17 Agustus 1950 5 Juli 1959) 4. UUD 1945 (5 Juli 1959 sekarang) A. Orde Lama (5 Juli 1959) B. Orde Baru (11 Maret 1966) C. Reformasi (21 Mei 1998)
1.

1. Paham negara persatuan 2. Negara mewujudkan keadilan sosial

bagi seluruh rakyat Indonesia 3. Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasar atas kerakyatan, dan permusyawaratan/perwakilan 4. Negara berdasar atas Ketuhanan YME menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab

Kedudukan Pembukaan UUD 1945


1. Sumber dari motivasi perjuangan dan tekad bangsa Indonesia 2. Sumber dan cita-cita hukum serta cita-cita nasional yang ingin ditegakkan dalam lingkungan nasional dan internasional 3. Mengandung nilai-nilai universal dan lestari

Undang-Undang Organik :
Undang-undang yang

pembentukannya diperintahkan atau untuk melaksanakan ketentuan yang ada dalam UUD. (Kamus Istilah Politik Kontemporer, hal. 351, oleh : Akbar Kaelola, 2009)

DIKTATOR :

Seorang pemimpin yg menjalankan kekuasaannya secara sewenang-wenang.


MONARKI :

Suatu pemerintahan yg dipimpin oleh seorang raja yg kekuasaannya diperoleh secara turun temurun dan berlangsung seumur hidup. Contoh negara yg menganut bentuk Monarki adalah kerajaan Inggris, Belanda, Brunei Darussalam, dan Muangthai.