Anda di halaman 1dari 16

DDST

Ns Dini Maulinda S.Kep

Perkembangan Anak
Development : Peningkatan kemampuan dalam hal struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks Pertumbuhan berdampak fisik diikuti dengan peningkatan fungsi organ Contoh : pertumbuhan organ tungkai bawah yang ditandai dengan bertambahnya ukuran diiringi dengan perkembangan organ seperti dapat berfungsi untuk merangkak, berdiri, berjalan, berlari, melompat dan sebagainya
4/6/2012

Denver Developmental Screening Test


Sebuah metode pengkajian yang digunakan secara luas untuk menilai kemajuan perkembangan anak usia 0-6 tahun Denver menunjukkan bahwa uji skrining ini dibuat di University of Colorado Medical Center di Denver Selain DDST:
Neonatal Behavioral Assesment Scale (NBAS) Early Language Milestone (ELM) Scale untuk anak usia 0-3 tahun Clinical Adaptive Test (CAT) dan Clinical Linguistic and Auditory Milestone Scale (CLAMS) untuk usia 0-3 tahun Infant Monitoring System untuk anak usia 4-36 bulan Early Screening inventory untuk anak usia 3-6 tahun Peabody Picture Vocabolary Test (The Peabody) untuk usia 2,5 4 tahun
4/6/2012

Manfaat DDST
1. Menilai tingkat perkembangan anak sesuai dengan usianya 2. Menilai tingkat perkembangan anak yang tampak sehat 3. Menilai tingkat perkembangan anak yang tidak menunjukkan gejala, kemungkinan adanya kelainan perkembangan 4. Memastikan anak yang diduga mengalami kelaianan perkembangan 5. Memantau anak yang berisiko mengalami kelainan perkembangan 4 4/6/2012

Apa yang diukur dalam DDST


Denver II bukan merupakan tes IQ dan bukan alat peramal kemampuan adaptif/intelektual (perkembangan) pada masa yang akan datang Denver II tidak digunakan untuk menetapkan diagnosis, seperti kesukaran belajar, gangguan bahasa, gangguan emosional Denver II diarahkan untuk membandingkan kemampuan perkembangan anak dengan anak lain yang seusia, bukan sebagai pengganti evaluasi diagnostik/pemeriksaan fisik
4/6/2012

Instrumen dalam DDST


Terdiri atas 125 item tugas perkembangan yang sesuai dengan usia anak mulai dari usia 0-6 tahun Terbagi menjadi 4 sektor:
1. Sektor Personal-Sosial, yaitu penyesuaian diri di masyarakat dan kebutuhan pribadi 2. Sektor Motorik Halus-Adaptif, yaitu koordinasi matatangan, kemampuan memainkan dan menggunakan benda-benda kecil serta pemecahan masalah 3. Sektor Bahasa, yaitu mendengar, mengerti, dan menggunakan bahasa 4. Sektor Motorik Kasar, yaitu duduk, berjalan, dan melakukan gerakan umum otot besar lainnya 6

4/6/2012

Setelah menyelesaikan tes Denver II, kita perlu melakukan tes perilaku untuk:
1. Membantu pemeriksa menilai seluruh perilaku anak secara subjektif, dan 2. Memperoleh taksiran kasar bagaimana seorang anak menggunakan kemampuannya

4/6/2012

Peralatan yang diperlukan


Benang wol merah Icik-icik dengan gagang kecil Boneka kecil dengan botol susu Cangkir kecil dengan pegangan Kubus (dengan rusuk 2,5 cm) berjumlah 8 buah, berwarna ,merah, biru, kuning dan hijau @ 2 buah Botol kecil berwarna bening dengan tutup berdiameter 2 cm Manik-manik Lonceng kecil Bola tenis Pensil merah Kertas folio berwarna putih 4/6/2012 8

Detail Formulir DDST


Pada garis horizontal teratas dan terbawah terdapat skala usia dalam bulan dan tahun
Pada usia 0-24 bulan, jarak antara 2 tanda (garis tegak kecil) adalah 1 bualn Setelah usia 24 bulan, jarak antara 2 tanda adalah 3 bulan

Terdapat 125 item yang digambarkan dalam bentuk persegi panjang dalam neraca usia yang menunjukkan 25%, 50%, 75%, dan 90% dari seluruh sampel standar anak normal
4/6/2012

Cara Menghitung Usia Anak


Tulis tanggal, bulan, dan tahun dilaksanakan tes Kurangi dengan cara bersusun dengan tanggal, bulan dan tahun kelahiran anak Jika jumlah hari yang dikurangi lebih besar, ambil jumlah hari sesuai dari angka bulan di depannya Hasilnya adalah usia anak dalam tahun, bulan dan hari Ubah usia anak ke dalam satuan bulan jika perlu
Contoh 1 Tahun 2006 2007 - 2004 02 Bulan Hari 46 15 -28 18

Tanggal tes Tanggal lahir Usia anak 4/6/2012

19 07 08 -12
07

10

Jika pada saat pemeriksaan usia anak di bawah 2 tahun, anak lahir kurang 2 minggu lakukan penyesuaian prematuritas dengan cara mengurangi umur anak dengan jumlah minggu tersebut
Contoh 2 Tanggal tes Tanggal lahir Usia anak Prematur 2 minggu Tahun 2007 - 2007 Bulan 08 - 06 02 - 01 Hari 20 - 01 19 -14

Penyesuaian usia anak


4/6/2012

01

05

11

Pemberian Skor untuk setiap item


1. L = lulus/lewat (P = Pass). Anak dapat melakukan item dengan baik atau orangtua/pengasuh melaporkan secara terpercaya bahwa anak dapat menyelesaikan item tersebut (item yang bertanda L) 2. G = Gagal (F = Fail). Anak tidak dapat melakukan item dengan baik atau orangtua/ pengasuh melaporkan secara terpercaya bahwa anak tidak dapat melakukan (item yang bertanda L)
4/6/2012

12

3. M = Menolak (R = Refusal). Anak menolak untuk melakukan tes untuk item tersebut. Penolakan dapat dikurangi dengan mengatakan kepada anak apa yang harus dilakukannya (khusus item tanpa tanda L) 4. Tak = Tak Ada Kesempatan (No = No Opportunity). Anak tidak mempunyai kesempatan untuk melakukan item karena ada hambatan (khusus item yang bertanda L)
4/6/2012

13

Interpretasi Hasil
1. Lebih(Advance) : Nilai Lebih diberikan jika anak dapat Lulus/Lewat (L) dari item tes disebelah kanan garis usia. Anak dinilai memiliki kelebihan karena dapat melakukan tugas perkembangan yang seharusnya dikuasai oleh anak ang lebih tua 2. OK atau Normal
Anak Gagal (G) atau Menolak (M) melakukan tugas untuk item disebelah kanan garis usia. Anak Lulus/Lewat (L), Gagal (G), atau Menolak (M) melakukan tugas di daerah putih kotak (daerah 14 25%-75%)

3. P = Peringatan (C = Caution). Diberikan jika anak Gagal (G) atau Menolak melakukan tugas untuk item yang dilakukan oleh garis usia pada daerah gelap kotak (75%-90%) 4. T = Terlambat (D = Delayed). Diberikan jika anak Gagal (G) atau Menolak (M) melakukan tugas untuk item di sebelah kiri garis usia 5. Tak ada kesempatan (No Oppurtinity). Nilai ini tidak perlu diperhatikan dalam penilaian tes secara keseluruhan.

4/6/2012

15

Hasil Interpretasi dikategorikan menjadi 3 :


1. Normal.
Diberikan jika tidak ada skor Terlambat (0T) dan/atau maksimal 1 Peringatan(1P). Jika hasil ini didapat, lakukan pemeriksaan ulang pada kunjungan berikutnya

2. Suspek.
Diberikan jika terdapat 1 atau lebih skor Terlambat(1T) dan/atau 2 atau lebih Peringatan(2P). T dan P disebabkan oleh kegagalan (G) BUKAN oleh penolakan (M)

3. Tidak dapat diuji


Diberikan jika terdapat satu atau lebih skor terlambat(1T) dan/atau dua atau lebih peringatan(2P). T dan P disebabkan oleh penolakan (M) BUKAN oleh kegagalan
4/6/2012

16