ANALISIS

Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro

Sumberdaya atau kapabilitas yang dapat dikendalikan atau dimiliki perusahaan yang memberikan keunggulan relatif dibandingkan pesaing dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggan.

TRENGTH

2

Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro

Keterbatasan atau ketidak efisienan pada satu atau lebih sumberdaya atau kapabilitas perusahaan dibanding pesaing yang menciptakan suatu kerugian dalam memenuhi kebutuhan pelanggan secara efektif

EAKNESS

3

Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro

Suatu situasi yang menguntungkan dalam suatu lingkungan perusahaan

PPORTUNITY

4

Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro

HREAT 5 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .Suatu keterbatasan atau ketidak efisienan pada satu atau lebih sumberdaya atau kapabilitas perusahaan dibandingkan pesaingnya yang menghambat kinerja efektif perusahaan.

perubahan gaya hidup. bisa serius mengancam bisnis Anda ? Eksternal Lingkungan Positif Negatif 6 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro . populasi.  Perubahan prioritas usaha ? THREAT Apa yang dapat merugikan anda ?  Apa kendala yang Anda hadapi ?  Apa yang pesaing Anda lakukan ?  Apakah spesifikasi yang dibutuhkan untuk produk atau layanan pekerjaan Anda berubah ?  Apakah perubahan teknologi mengancam posisi usaha Anda ?  Apakah Anda memiliki utang yang buruk atau masalah arus kas keuangan ?  Apakah salah satu kelemahan Anda.S.  Perubahan kebijakan pemerintah.  Perubahan dalam pola sosial.W.O. dll.T ANALYSIS STRENGTH Apa yang telah dilakukan dengan baik ? WEAKNESS Apa yang masih salah sekarang ?  Apa yang bisa Anda memperbaiki ?  Apa yang Anda lakukan buruk ?  Apa yang harus Anda hindari? Internal Lingkungan  Apa kekuatan Anda ?  Apa yang Anda lakukan dengan baik ?  Sumber daya apa yang relevan yang Anda miliki ?  Apa yang orang lain lihat sebagai kekuatan Anda ? OPPORTUNITY Peluang apa saja yang ada ?  Dimana peluang yang baik sesuai dengan Anda ?  Apa tren usaha yang menarik minat Anda ?  Pemanfaatan peluang apa yang bisa datang dari hal-hal seperti :  Perubahan dalam teknologi dan pasar.

SWOT Analysis Suatu cara membuat proses perencanaan strategis untuk mengidentifikasi semua hal mengenai Kekuatan. Peluang dan Ancaman yang ada dan terlibat dalam bisnis. Untuk membantu sebuah organisasi bisnis menjawab beberapa pertanyaan mendasar dan kritis seperti : Dimana kita berdiri ? Apa tujuan kita ? Bagaimana cara mencapai tujuan yang diinginkan ? Bagaimana cara untuk mengevaluasi kinerja organisasi bisnis ? 7 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro . Kelemahan.

Strategy-Formulation Analytical Framework SWOT Matrix SPACE Matrix Stage 2: The Matching Stage BCG Matrix IE Matrix Grand Strategy Matrix Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -8 .

Kemampuan.Lingkungan Internal SWOT Budaya orang / Pangsa pasar. Sistem. 9 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro . Mengambil suatu rencana tindakan tertentu untuk mengatasi atau membatasi faktor kelemahan tersebut untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Merencanakan tindakan untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan Weakness / Kelemahan: Kelemahan yang tidak diidentifikasi & diambil peduli. dll. Infrastruktur. Strength / Kekuatan : Aspek positif atau suatu kekuatan tersembunyi.

Sosial. Harus memiliki rencana untuk mengatasi dan mengklasifikasikan ancaman dengan "keseriusan" dan "kemungkinan terjadinya”. bagi suatu organisasi bisnis untuk tetap eksis dan berkembang. Demografis. Hukum. Threat / Ancaman : Kelemahan yang tidak diidentifikasi & diambil peduli.Lingkungan Eksternal SWOT Politik. dll. Mengembangkan suatu rencana aksi untuk memanfaatkan peluang yang ada. Opportunity / Peluang : Aspek positif yang berada di dalam organisasi bisnis atau suatu kekuatan tersembunyi yang tidak digunakan. Ekonomi. Diidentifikasikan dalam suatu jangka waktu. 10 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro . Teknologi.

11 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro . Serta dapat berkolaborasi dengan area fungsional lain. SWOT mengidentifikasikan lingkungan serta kapasitas organisasi dan memberikan kejelasan di mana kita berdiri dan ke arah mana kita harus bergerak SWOT mengarah ke pengembangan tujuan jangka pendek & jangka panjang sesuai tujuan suatu program atau organisasi. SWOT sederhana dalam laporan.KEUNTUNGAN Analisa SWOT SWOT adalah cara yang sangat efektif untuk mengidentifikasi Kekuatan dan meminimalkan Kelemahan. dan mengambil keuntungan dari Peluang yang tersedia serta menentukan cara menghadapi Ancaman yang ada / akan ada. singkat dalam waktu dan berbiaya rendah saat pelaksanaannya.

Menggunakannya sebagai panduan dan bukan sebagai resep. Terlalu menekankan pada kekuatan internal atau pada satu kekuatan saja dan menganggap remeh ancaman eksternal. 3.KELEMAHAN Analisa SWOT 1. 12 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro . 2. Analisis SWOT bisa sangat subyektif. Dapat bersifat statis dan beresiko mengabaikan kondisi yang berubah.

Weakness.WT) -> cocokan S & O -> cocokan W & O -> cocokan S & T -> cocokan W & T  13 .ST. Opportunities.Pemahaman TOWS/SWOT Matrix *) (Threats. Strengths) Dikembangkan untuk mengembangkan 4 macam strategi:  Strategi SO (Strength-Opport)  Strategi WO (Weakness-Opprt)  Strategi ST (Strength-Threat)  Strategi WT (WeaknessStrength) Tahapan Kerja Buat daftar key success factors/KSF (E-I)  Lakukan sama dengan tahapan “EFE Matrix”  Buat matrix 4 macam strategi (SO.WO.

Threat (WT) 14 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .Threat (ST)  Weakness .Opportunity (WO)  Strength .Opportunity (SO)  Weakness .SWOT Matrix 4 Tipe Strategi Analisa SWOT  Strength .

4. 4. 3.*) Keterangan/ contoh TOWS Matrix IFAS 1. 3. 2. 1. Catat peluang-peluang 4. Strategi WO Daftar kekuatan untuk meraih keuntungan dari peluang yang ada Strattegi ST Daftar untuk memperkecil kelemahan dg memanfaat kan keuntungan dr peluang yang ada Strategi WT 1. 5. 5. menghindari ancaman 5. 3. 2. 3. 4. 2. eksternal 5. Catat ancaman-ancaman 4. 2. 1. 3. 4. 5. Strengths . 2. eksternal 5. kelemahan dan menghindari 5. 2. 2001 Strategi S-O 1. Sumber: Husein Umar. Daftar untuk memperkecil 4. Weaknesses – W Dibiarkan kosong Catat kekuatan -kekuatan Internal perusahaan Catat kelemahan-kelemahan Internal perusahaan EFAS Opporotunities – O 1. 2. 5. 3. ancaman . Threats – T 1. 2. 3.S 1. Daftar kekuatan untuk 4. 3.

SO Strategies Strength Weakness Opportunity Threat SWOT Gunakan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal. SO Strategies 16 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

WO Strategies Strength Weakness Opportunity Threat SWOT Mengatasi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. WO Strategies 17 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

ST Strategies 18 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .ST Strategies Strength Weakness Opportunity Threat SWOT Gunakan kekuatan untuk menghindari atau mengurangi dampak ancaman eksternal.

WT Strategies 19 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .WT Strategies Strength Weakness Opportunity Threat SWOT Gunakan taktik bertahan yang bertujuan untuk mengurangi kelemahan internal & menghindari ancaman eksternal.

SWOT Matrix Strength – S Weakness – W SO Strategies Gunakan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal WO Strategies Mengatasi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal Opportunity – O ST Strategies WT Strategies20 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

Tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. •Pasar modal yang tidak bergairah. •Hubungan baik dengan lembaga keuangan. •Tidak memiliki divisi R & D. •Biaya promosi terbatas. •Jumlah karyawan terlalu besar. •Divisi R & D yang inovatif. Jaringan / network yang luas dengan perusahaan lain. •Suku bunga & valas tidak stabil. Deregulasi investasi yang menguntungkan. PELUANG : Kebijakan pemerintah tentang kredit. •Company culture dihayati dengan baik. HAMBATAN : •Iklan agresif dari pesaing.Contoh 1 : KEKUATAN : •Kepemilikan / kemampuan teknologi canggih. KELEMAHAN : •Tingkat ketrampilan rata-rata karyawan yang rendah. • • • • 21 Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro .

Strategy-Formulation Analytical Framework SWOT Matrix SPACE Matrix Stage 2: The Matching Stage BCG Matrix IE Matrix Grand Strategy Matrix Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -22 .

defensive atau conservative  Tahapan Kerja Pilih variabel FS.The matching Stage Pemahaman SPACE Matrix*) (Strategic Positioning and Action Evaluation) Memetakan kondisi perusahaan dengan menggunakan model diagram cartesius (4 kuadran dengan skala sama) berdimensi internal (Financial Strength/FS & Competitive Advantage/CA) vs eksternal (environmental stability/ES & Industry Strength/IS). CA. apakah strategi aggressive. skala negatif 1 – 6 untuk ES dan CA  Hitung rata-rata nilai per FS. CA. competitive. Hasilnya adalah pilihan strategi aggressive. CA. ES dan IS  petakan nilai rata-rata tsb pd SPACE matrix  Gambar arah hasil perpotongan pd matrix  Tetapkan pilihan tipe strategi hasil arah tadi. competitive. ES dan IS (skala positif 1 – 6 untuk FS dan IS. ES dan IS  beri skala penilain untuk masing-masing FS. defensive atau conservative .

capacity Catatan: masing-masing variabel diberi skala penilaian 1 s/d 6 (paling buruk s/d paling baik) dan -1 s/d -6 (paling baik s/d paling buruk) .*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Posisi Strategis Internal Financial Strength (FS)        Posisi Strategis Eksternal Environmental Stability (ES)  Technology change       ROI Leverage Liquidity Working Capital Cash flow Ease to exit from market Risk involved in Business Rate of inflation Demand variability Price range of competing product Barriers to entry into market Competitive pressure Price elasticity of demand Competitive Advantage (CA)  Market Share       Industry Strength (IS)        Product Quality Product Life Cycle Customer Loyalty Competition’s capacity utilization Technology know-how Control over supplier and utilization distributor Growth potential Profit potential Financial stability Technological know-how Resource utilization Ease to exit from market Productivity .

SPACE Matrix Conservative FS +6 +5 +4 +3 +2 +1 Aggressive CA -6 -5 -4 -3 -2 -1 -1 -2 -3 -4 +1 +2 +3 +4 +5 +6 IS Defensive -5 -6 Competitive ES 25 .

*) keterangan/ contoh SPACE Matrix FS +6 Conservative Aggressive CA IS -6 0 +6 Defensive -6 ES Competitive .

5) CA IS ES .4) CA IS Perusahaan kuat secara finansial dan memiliki keunggulan bersaing pada industri yang stabil dan sedang tumbuh ES FS Perusahaan dengan faktor finansial mendominasi aktifitas industrinya (1.*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Contoh Profil Agresif FS (4.

tetapi hasil penjualan menurun (-5.4) CA IS Perusahaan memiliki kekuatan finansial pada industri yang stabil tetapi tidak tumbuh (daya saing lemah) ES FS Kerugian perusahaan akibat kalah bersaing dalam industri yang secara teknologi stabil.*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Contoh Profil Konservatif FS (-2.2) CA IS ES .

*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Contoh Profil Kompetitif FS CA IS Perusahaan yang berada pada pertumbuhan industrinya kuat namun situasi makro kondusif (5.-2) ES IS .-1) ES FS Perusahaan yang berada dalam kondisi industri tumbuh lambat padahal kondisi makro sedang membaik CA (1.

*) keterangan/ contoh SPACE Matrix Contoh Profil Defensif FS CA IS Perusahaan dengan posisi persaingan sangat lemah dan tumbuh negatif pada situasi makro yang stabil (-5.-5) ES .-1) ES FS Perusahaan dengan daya saing tinggi namun kondisi makro sedang sangat lemah CA IS (-1.

Promosi Produk .Pertumbuhan pasar yang tinggi .Inflasi .2 PELUANG -10 .Pangsa pasar yang besar .Hubungan baik dengan pemasok 3 3 3 3 12 KEKUATAN = 19.Matrik Space POSISI FAKTOR STRATEGI INTERNAL RATING POSISI FAKTOR STRATEGI EKSTERNAL RATING KEKUATAN .Kenaikan BBM yang cukup tinggi .Pertumbuhan jumlah penduduk yang 19.Mempunyai jaringan pemasaran yang cukup luas .5/6 = 3.Pembeli/ pengunjung msh rendah .25 KELEMAHAN = -7.5 PELUANG = 12/4 = 3 31 .Peralatan yang digunakan .8 -2 -1.Perubahan gaya hidup masyarakat .Mutu produk tertentu kalah dengan yang lain -7.Pertumbuhan penjualan .8/4 = -1.Mutu produk .95 ANCAMAN = -10/4= -2.Tenaga kerja yang terampil 3.8 -2.Perubahan teknologi -3 -3 -1.5 3 3 3 3 4 ANCAMAN .8 -2 -2 sangat cepat .5 KELEMAHAN .Keuangan yang baik .Munculnya Pesaing baru .

32 .

Strategy-Formulation Analytical Framework SWOT Matrix SPACE Matrix Stage 2: The Matching Stage BCG Matrix IE Matrix Grand Strategy Matrix Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -33 .

Titik tengah sumbu X adalah 0. Cash Cows dan Dogs   Tahapan Kerja tetapkan posisi (relatif) pangsa pasar : rasio share SBU ybs terhadap market share pesaing terbesar kategori industri ybs (letakan pd sumbu X).5  Sumbu Y adalah tingkat pertumbuhan penjualan industri pd kategori industri SBU ybs.The matching Stage Pemahaman BCG Matrix*) (Boston Consulting Group) Diguanakan untuk menyusun strategi portofolio SBU  Menitikberatkan pada penjelasan posisi pangsa pasar vs rata-rata pertumbuhan industrinya  Ada 4 kategori strategi sel dalam BCG Matrix: Question Marks. Stars. Nilai sumbu Y antara -20% s/d +20% dengan titik tengah 0% .

5 SBU 1 SBU 3 low 0. market /product dev atau divestitute Star : Perusahaan/ SBU memiliki long-run opportunities terbaik krn tumbuh dengan laba tinggi  Strategi : forward/ backward/ horizontal integration.20% Question Marks : Pangsa pasar relatif rendah dan bersaing dalam pertumbuhan industri yg tinggi  Strategi Insentif : market penetration. market/ prod.0 + 20% high Rata-rata Pertumbuhan Industri II STARS I QUESTION MARKS SBU 2 0% medium SBU 5 III CASH COWS SBU 4 IV DOGS low . terutama jika persaingan meninggi  Strategi : product development atau concentric diversification Dogs : Perusahaan/ SBU dalam pangsa pasar relatif rendah dan pertumbuhan industri lemah sekali  Strategi : likuidasi/ divestasi (Strategi Retrenchment) .Keterangan/ contoh BCG Matrix high 1.0 Posisi Pangsa Pasar Industri medium 0. joint venture Cash Cows : Perusahaan/ SBU menghasilkan cash-inflow yg melebihi kebutuhan (biasanya menjadi STARS lebih dulu). Dev. Namun satu saat posisi ini dapat melemah.

menduk ung strategi agresif Kekuatan internal Kelemahan internal 4. mendukung strategi diversifikasi Gambar 1: Diagram analisis SWOT (Rangkuti. misalnya karena perubahan standar industri atau perubahan situasi ekonomi.Berbagai peluang 3.  Sumbu horizontal (bagian pasar / market share relative) menunjukan bagian pasar dari SBU (Strategic Bisnis Units) relatif terhadap bagian pasar pesaing yang lebih besar. dipertahankan untuk kepentingan bisnis perusahaan. Untuk mengukur pertumbuhan pasar secara sederhana dapat dihitung dengan rumus dibawah ini: 228 . Angka-angka Posisisumbu X pasar industri sering digunakan.2005) Pendekatan Baston Consulting Group (BCG) Matrik Boston consulting group adalah sebuah konsultan terkemuka yang mengembangkan dan mempopulerkan matrik pangsa pasar pertumbuhan.5. mendukung strategi defensif Berbagai ancaman 2. Posisi pangsa pasar relatif diletakan pada sumbu X di BCG matrik. 2003) Keterangan:  Sumbu vertical (tingkat pertumbuhan pasar) menunjukan tingkat pertumbuhan pasar tahunan dimana produk atau jasa dijual. Metode ini dapat menentukan pangsa pasar yang dapat dikembangkan. mendukung strategi turnaround 1. Dengan 0.0 yang menjadi titik tengah. Metode ini merupakan alat analisis untuk mengetahui posisi bersaing perusahaan. Sumbu Y dipakai untuk tingkat pertumbuhan penjual industri dalam persentase antara -20 sampai +20 persen. Stars Question mark High I Cash Cows III II Dogs IV Low Gambar 2: diagram BCG Growth Share Matric (Husain Umar. Matrik pertumbuhan pangsa pasar dibagi dalam 4 kotak yang menunjukan jenis kegiatan yang berbeda. akan tetapi pada pangsa dan Y diatas medium untuk perusahaan tertentu pada kondisi dan situasi tertentu angka-angka itu dapat diubah disesuaikan High Low dengan kebutuhan. Titik tengah dari sumbu X bernilai 0.

tot.The Input Stage Pemahaman Tahapan Kerja     EFE Matrix (External Factors Evaluation) Evaluasi faktor eksternal. teknologi. pemasaran. produksi. spt: ekonomi. politik. keuangan.max = 4. spt kekuatan dan kelemahan yang dianggap penting (aspek manajemen. lingkungan. hukum.max = 1.0) Tentukan rating per CSF (skala 1 – 4) Kalikan bobot dan rating = skor (tot. sosial. sistem komunikasi) Sama dengan di atas (pada butir pertama ditekankan pada S dan W) Catatan: S: Strengths W: Weaknesses O: Opportunities T: Threats . SDM. pemerintah.0) IFE Matrix (Internal Factors Evaluation) Evaluasi faktor internal. persaingan industri Buat daftar critical success factors/CSF (O-T) Tentukan bobot dr CSF (sorted.

05 0.1 0.4 KELEMAHAN: Peralatan semi tradisional Promosi tidak rutin Harga tinggi Proses R&D sebagian manual Posisi global sangat kurang 0.1 0.1 4 3 3 4 4 0.6 .15 2 1 2 2 1 0.05 0.15 1 2.2 0.3 0.1 0.05 0.6 0.2 0.15 0.FAKTOR STRATEGIS INTERNAL KEKUATAN: Market share tinggi Pengalaman Top Manager Lokasi Strategis Produk Variatif Sistem pengendalian mutu baik BOBOT RATING SKOR 0.15 0.3 0.3 0.1 0.05 0.

15 ANCAMAN Masuknya pemain asing Tingginya beaya perijinan Inflasi Kenaikan BBM Bahan baku baik semakin langka 0.1 0.3 0.2 0.05 0.15 0.2 0.1 0.FAKTOR STRATEGIS EXTERNAL PELUANG Pertumbuhan penduduk yang cepat Peningkatan daya beli kemajuan teknologi BOBOT RATING SKOR 0.15 0.15 0.1 2 2 1 2 1 0.1 1 2.45 0.05 0.1 3 4 4 0.15 0.05 3 3 0.2 0.4 Pertumbuhan pemukiman Hubungan baik dengan pemasok 0.3 .15 0.

99 I IV II V III VI TOTAL SKOR EFE Tinggi 3. market/product development) atau Strategi Terintegrasi (backward /Forward Integration.0 Rata-rata 2.0-4. Horizontal Integration) Hold & Maintain: Strategi Market penetration.0-4.Keterangan/ Contoh IE Matrix TOTAL SKOR IFE Kuat 3. Market/Product development) Harvest or Divestitute .0-2.99 Lemah 1.99 Grow & Build : Strategi Insentif (market penetration.0 Sedang 2.0-2.0-12.99 VII VIII IX Lemah 1.0-1.

0 STABILITY Hati-hati MENENGAH GROWTH Konsentrasi melalui integrasi horizontal STABILITY Tak ada perubahan profit strategi RETRENCHEMENT Captive company atau divestment 2.0 TOTAL SKOR FAKTOR STRATEGI INTERNAL TINGGI GROWTH Konsentrasi melalui integrasi vertical GROWTH Konsentrasi melalui integrasi horizontal RETRENCHEMENT Turn around 3.0 .0 KUAT 3.0 RENDAH GROWTH Diversifikasi Konsentrik GROWTH Diversifikasi Konglomerat RETRENCHEMENT Bangrut atau Likuidasi 1.TOTAL SKOR FAKTOR STRATEGI INTERNAL 4.0 LEMAH 1.0 RATA-RATA 2.

Strategy-Formulation Analytical Framework SWOT Matrix SPACE Matrix Stage 2: The Matching Stage BCG Matrix IE Matrix Grand Strategy Matrix Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -42 .

Keterangan/ contoh Grand Strategy Matrix Pertumbuhan Pangsa Cepat Kuadran 2 Kuadran 1 • Market development • • • • • • Market penetration Product development Horizontal integration Divestitute Liquidation Concentric Diversification • Market development • • • • • Market penetration Product development Forward integration Backward integration Horizontal integration Posisi Persaingan Lemah Posisi Persaingan Kuat Kuadran 3 • Concentric diversification • • • • Horizontal diversification Conglomerate diversification Divestitute Liquidation Kuadran 4 • Concentric diversification • Horizontal diversification • Conglomerate diversification • Joint venture Pertumbuhan Pangsa Lemah Catatan : setiap kuadran adalah alternatif Strategi .

Grand Strategy Matrix Quadrant I Excellent strategic position Concentration on current markets/products Take risks aggressively when necessary Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -44 .

Grand Strategy Matrix Quadrant II Evaluate present approach How to improve competitiveness Rapid market growth requires intensive strategy Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -45 .

Grand Strategy Matrix Quadrant III Compete in slow-growth industries Weak competitive position Drastic changes quickly Cost & asset reduction (retrenchment) Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -46 .

Grand Strategy Matrix Quadrant IV Strong competitive position Slow-growth industry Diversification to more promising growth areas Copyright 2007 Prentice Hall Ch 6 -47 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful