Anda di halaman 1dari 24

Click to edit Master subtitle style

Anemia dalam Kehamilan


4/11/12

Definisi
Anemia merupakan: keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada dibawah normal Jadi, Anemia pada Ibu Hamil merupakan:
4/11/12

suatu kondisi ibu hamil dengan kadar

Etiologi
Menurut Manuaba, 1999: Etologi anemia defiensi besi pada kehamilan yaitu:

Hipervolemia, menyebabkan terjadinya pengenceran darah Pertambahan darah tidaksebanding dengan pertambahan plasma Kurangnya zat besi dalam makanan Kebutuhan zat besi meningkat Gangguan pencernaan dan absorbsi

Menurut Prawiroharjo, 2002:

Penyebab tersering dr anemia adalah: 4/11/12

Manisfestasi Klinis
Wintrobe mengemukakan bahwa: manifestasi klinis dari anemia defisiensi besi sangat bervariasi, bisa hampir tanpa gejala, bisa juga gejala-gejala penyakit dasarnya yang menonjol, ataupun bisa ditemukan gejala anemia bersamasama dengan gejalapenyakitdasarnya

Gejala-gejaladapat berupa:

kepalapusing dan berkunang-kunang palpitasi perubahan jaringan epitel kuku gangguan sistem neuromuskular Lesu, Lemah, Lelah 4/11/12

Derajat / Klasifikasi Anemia


Nilaiambangbatasyangdigunaka nuntukmenentukan statusanemiaibu hamil (WHO; 1972), dibagi menjadi 3 kategori,yaitu:

normal (11 gr/dl) anemia ringan (8-11 g/dl) anemia berat (kurang dari 8g/dl)

4/11/12 Bersdasarkan penelitian;

Patofisiologi

4/11/12

Kebutuhan Fe Ibu Hamil

4/11/12

Resiko Anemia Defisiensi Fe pada Kehamilan Anemia menyebabkan:

Rendahnya kemampuan jasmani sel-sel tubuh tidak cukup mendapat pasokan O2. frekuensi komplikasi pada kehamilan & persalinan Gg. proses persalinan (inertia, atonia, partus lama, perdarahan atonis)
4/11/12

Gg. pada masa nifas (subinvolusi

Diagnosa
Anamnesis:

Riwayat keluarga Aktivitas semasa kehamilan Lingkungan Riwayat makan / kebutuhan Fe

Farmakoterapi pemeberian tablet Fe Pemeriksaan lab:


4/11/12

Pencegahan
Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan:

pemberian suplemen Fe dosisrendah 30 mg pada trimester ketiga ibu hamil non anemik (Hb lebih/=11g/dl) ibu hamil dengan anemia defisiensi besi dapat diberikan suplemenFe sulfat defisiensiasam folat dapat diberikan 4/11/12 asam folat &vitamin B12

Penatalaksanaan

pemberian tambahan zat besi. Tablet zat besi mengandung ferosulfat, besi glukonat atau suatu polisakarida.

Farmakodinamik:

Tablet Fe akan diserap dengan maksimal, diminum 30 menit sebelum makan


4/11/12

Kemampuan usus untuk menyerap

ABORTUS

4/11/12

Definisi
Abortus merupakan: berakhirnya suatu kehamilan sebelum janin mampu hidup diluar rahim (< 500 gram atau < 20-22 minggu) Menurut Hackerand Moore, 2001: Pengeluaran atau ekstraksi janin atau embrio yang berbobot 500 gram atau kurang dari ibunya yang kira kira 4/11/12

Etiologi
A. Kelainan telur faktor endogen seperti kelainan kromosom B. Penyakit ibu:

Infeksiakutyangberat (pneumonia,thypus) Kelainan endokrin (kekurangan progesteron / disfungsikelenjargondok)

4/11/12

Manifestasi Klinis

Terlambat haid atau amenore > 20 minggu Perdarahan pervaginam, mungkin disertai keluarnya jar. hasil konsepsi Rasa mulas atau kram perut di daerah simfisis, sering disertai nyeri pinggang akibat kontraksi uterus

4/11/12

Klasifikasi Abortus
Abortus dibedakan menjadi 3 golongan, yaitu:

Ab. Spontan Ab. Kriminalis / Provocatus disengaja & tdk aman Ab. Septik

Abortus spontan: penghentian kehamilan blm janin mencapai


4/11/12

(lanjutan>>) Abortus Habitualis (Cunningham dkk.,2000): Abortus spontan yang terjadi berturutturut 3x atau lebih Ab. Kriminalis (unsafe abortion)

Terminasi kehamilan yg tdk dikehendaki oleh wanita / pasangannya melalui cara yang 4/11/12

(lanjutan>>) Abortus Septik:

abortus yang mengalami komplikasi berupa infeksi-sepsis dapat berasal dr infeksi jika organisme penyebab naik dari saluran kemih bawah stlh abortus spontan atau abortus tdk aman. Sepsis cenderung akan terjadi jk terdapat sisa hasil konsepsi atau 4/11/12 terjadi penundaan dlm pengeluaran

4/11/12

4/11/12

Patofisiologi

4/11/12

Diagnosis
Pemeriksaan ginekologi

Inspeksi vulva perdarahan pervaginam, ada/tidak jar hasil konsepsi, tercium/tidak bau busuk dari vagina Inspekulo perdarahan dr cavum uteri, ostium uteri terbuka/sudah tertutup, ada/tidak jar. keluar dr ostium, ada/tidak jaringan berbau 4/11/12 busuk dari ostium

4/11/12

Komplikasi

Komplikasi dari abortus sering terjadi abortus kriminalis, tidak menutup kemungkinan terjadi pada abortus spontan Komplikasi dini yang paling sering sepsis yang disebabkan oleh aborsi yang tdk lengkap, sebagian / seluruh produk pembuahan masih tertanam dalam uterus Infeksi tidak diatasi aborsi septik,

4/11/12