Anda di halaman 1dari 20

Mesin konversi energi

Mesin Konversi Energi Konvensional

Click to edit Master Mesin Konversi Energi Nonsubtitle style


Motor Mesinpembakara mesin n Mesin fluida pendingin
konvensional

Energi

Energi

4/11/12 Energi

Energi

Energi Nuklir

Energi Nuklir
Energi nuklir adalah energi dalam bentuk energi tersimpan yang dapat dilepas akibat interaksi partikel dengan atau di dalam inti atom. Energi ini dilepas sebagai hasil usaha partikel-partikel untuk memperoleh kondisi yang lebih stabil. Satuan yang digunakan adalah juta-an elektron reaksi. Energi nuklir dihasilkan di dalam inti atom melalui dua buah jenis reaksi nuklir, yaitu reaksi fusi dan reaksi fisi.

4/11/12

Sejarah Penggunaan Energi Nuklir Percobaan pertama yang berhasil untuk energi nuklir dilakukan oleh fisikawan jerman Otto Hahn, Lise Meiner dan Fritz Strassman pada tahun 1938.

Pada perang dunia kedua, tepatnya oada tahun 1942 Enrico Fermi menemukan raksi berantai dari nuklir yang menghasilkan energi tinggi dengan menggunakan bahan plutonium. Plutonium inilah yang digunakan sebagai bahan dasar bom atom yang dijatuhkan di Nagasaki, Jepang. Energi nuklir sebagai pembangkit listrik dengan menggunakan reaktor nuklir digunakan pertama kali 4/11/12 tanggal 20 desember 1951 pada di dekat kota Arco, Idaho.

Deuterium dan tritium dipercepat dengan arah yang saling mendekati pada suhu termonuklir. Penggabungan antara dua buah partikel tersebut membentuk helium-5 (5He) yang tidak stabil sehingga mengakibatkan peluruhan. Dalam proses peluruhan ini, sebuah neutron dan partikel helium-4 (4He) terhambur disertai dengan energi yang sangat besar, yaitu 14,1 MeV untuk penghamburan neutron dan 3,5 MeV untuk penghamburan helium-4. Sampai saat ini, reaksi fusi belum dapat dirancang oleh manusia karena membutuhkan suhu yang sangat tinggi. Proses penyerapan neutron oleh uranium-235 mengakibatkan terbentuknya partikel uranium-236 (236U) yang tidak stabil sehingga terbelah menjadi partikel krypton-92 (92Kr), barium-141 (141Br), dan beberapa neutron bebas serta sejumlah energi. Reaksi fisi dapat berlangsung secara terus menerus yang biasa disebut dengan reaksi rantai. Dalam reaksi rantai, neutron yang telah terhambur dari reaksi fisi dapat mengakibatkan terjadinya reaksi fisi lain sama baiknya dengan reaksi fisi sebelumnya. Energi yang dihasilkan dari reaksi ini dapat dikonversi menjadi4/11/12 listrik pada sebuah pembangkit energi listrik tenaga nuklir (PLTN)

Reaksi fisi digunakan untuk memproduksi energi untuk pembangkit tenaga nuklir dan juga sebagai penyebab ledakan pada senjata nuklir. Material yang digunakan sebagai bahan baku dari energi nuklir dapat menghasilkan energi yang sangat besar akibat dari reaksi berantai dari pembelahan inti atomnya. Hal ini dikarenakan neuton yang dilepas dari reaksi fisi ini dapat memicu terjadinya reaksi fisi yang berkelanjutan. Semakin banyak neuron yang dilepaskan maka akan memicu banyaknya reaksi fisi yang terjadi Energi yang sangat besar ini dapat dikontrol dengan menggunakan reaktor nuklir. Pada senjata nuklir ledakan yang besar dihasilkan dari energi dari reaksi fisi nuklir yang tidak terkontrol. Jumlah energi yang terkandung pada bahan bakar nuklir adalah beberapa juta kali dari energi yang terkandung bahan bakar kimia (seperti bensin) dengan berat yang sama. Ini mmbuat nuklir sebagai sumber energi yang menjanjikan, tetapi produk buangan dari reaksi fisi nuklir ini sangat radioaktif dan produk buangan tersebut dapat bertahan hingga ratusan tahun di alam. 4/11/12

Reaktor pada reaksi fisi nuklir biasanya menggunakan tipe Critical fission reactors. Pada reaktor ini, neutron yang dihasilkan dari reaksi fisi digunakan untuk menginduksi terjadinya reaksi fisi yang berulang-ulang, sehingga energi yang dilepaskan dapat terkontrol. Reaktor ini digunakan untuk tiga tujuan yaitu sebagai reactor power, research reactor, dan breeder reactor. Reaktor power digunakan untuk memproduksi panas untuk tenaga nuklir. Research reactor digunakan unuk memproduksi neutron atau sumber radioaktif untuk kepentingan penelitian, medis, atau untuk tujuan lain. Bahan breeder reactor untuk memproduksi bahan bakar Sedangkan nuklir. Bakar Nuklir Sebelum penemuan plutonium, hanya uranium yang dipertimbangkan sebagai bahan baku pembuatan bom atom. Kebanyakan bahan baku nuklir berasal dari senyawa uranium-238. Alternatif bahan bakar yang lain adalah uranium-233 yang berasal dari peluruhan senyawa thorium. Senyawa thorium lebih berlimpah 3 kali lipat dari senyawa uranium.

4/11/12

Uranium

Atom Dalam tabel skala unsur-unsur yang diurutkan Uranium berdasarkan kenaikan massa inti atom, uranium adalah unsur terberat dari seluruh unsur alamiah (Hidrogen adalah yang paling ringan) dan diklasifikasikan sebagai logam. Uranium memiliki kerapatan atau masa jenis Energi dari atom Uranium yang besar, U-235 18,7 kali lipat proton dan 143 Inti atom darisekitar terdiri dari 92 dibanding air, dengan titik leleh yang relatif tinggi sebuah inti atom U-235 neutron (92+143=235). Saatyaitu 1132 oC

Uranium ditemukan pada tahun 1789 oleh Martin Klaproth, seorang ilmuwan Jerman. Nama Uranium diambil dari nama planet Uranus yang ditemukan 8 tahun sebelumnya.

menangkap neutron, ia akan membelah menjadi dua inti atom baru dan melepaskan sejumlah energi dalam bentuk 4/11/12 panas, disertai pelepasan 2 atau 3 neutron baru.Jika

Prinsip daur ulang nuklir ini adalah memisahkan material yang masih berguna (seperti uranium dan plutonium) dari produk reaksi fisi atau sisa dari bahan bakar reaktor nuklir. Biasanya tujuannya adalah untuk mendaur ulang Ada beberapa cara untuk melakukan baru (MOX), tetapi uranium menjadi bahan bakar oksida proses daur ulang PUREX nuklir ini, yaitu: ada juga yang bertujuan untuk mendapatkan plutonium PUREX adalah akronim dari nama Plutonium and Uranium yang dapat digunakan sebagai senjata. Recovery by Extraction. Proses Purex berdasarkan metode ekstraksi cair-cair yang digunakan untuk mendaur ulang sisa bahan bakar nuklir, untuk UREX menghasilkan uranium dan plutonium dari yang hampir UREX (URanium Extraction) adalah proses produk reaksi fisi. Cara ini adalah yang paling banyak digunakan dalam sama seperti dengan proses seperti PUREX yang telah industri saat dengan mencegah plutonium untuk dimodifikasi ini. terekstraksi. Proses ini dapat dilakukan dengan menambahkan TRUEX reduktan plutonium sebelum tahap ekstraksi dilakukan. TRUEX (TRansUranic EXtraction) adalah proses daur Reduktan yang ditambahkan adalah asam 4/11/12 ulang nuklir yang

DIAMEX DIAMEX (DIAMideEXtraction) adalah proses ekstraksi yang mempunyai kelebihan untuk menghindari senyawa limbah organik yang mengandung elemen karbon, hidrogen, nitrogen dan oksigen. Limbah tanpa senyawa UNEX organik tersebut Extraction)dapat dibakar tanpa UNEX (UNiversal kemudian digunakan untuk menyebabkan hujan asam menghilangkan semua senyawa radioisotop yang tidak dibutuhkan (seperti Sr,Cs dan senyawa golongan aktinida) agar proses ekstraksi uranium dan plutonium berjalan sempurna. Senyawa yang digunakan dalam reaksi ini adalah polietilen oksida dan anion kobalt karboran untuk menghilangkan senyawa cesium dan stronsium. Untuk senyawa olongan aktinida digunakan senyawa aromatik yang polar seperti nitrobenzena.

4/11/12

Perbandingan Energi yang Dihasilkan

4/11/12

tipe reaktor fisi nuklir, disebabkan output energi dari reaktor fisi ini dapat dikontrol Dari tipe ini dapat dibagi lagi menjadi beberapa jenis reaktor yaitu: 1. Pressurized water reactors (PWR) 2. Boiling water reactors (BWR) 3. CANDU 4. RBMKs 5. Gas Cooled Reactor (GCR) 6. Super Critical Water-cooled Reactor (SCWR) 7. Liquid Metal Fast Breeder Reactor (LMFBR) Seiring perkembangan teknologi, mulai dibuat desain reaktorreaktor baru yang lebih bersih, lebih aman dan resiko lebih kecil. Reaktor-reaktor itu diantaranya adalah : Pebble Bed Reactor Reaktor tipe ini didesain sedemikian rupa hinga temperatur tinggi yang dikeluarkan oleh reaktor dapat mengurangi output energi, sehingga energi yang dikeluarkan tidak terlalu besar. 4/11/12

Reaktor Sebagian besar pembangkit tenaga nuklir biasanya menggunakan Nuklir

Nuclear fusion Reactor Reaktor ini menggunakan prinsip reaksi fusi nuklir. Reaktor ini mulai dibangun di beberapa tempat, hanya saja beberapa tempat. Tetapi belum ada yang berhasil menghasilkan energi yang lebih besar daripada ernegi yang dikonsumsi oleh reaktor ini untuk menjalankan reaksi fusi nuklir. Dilihat dari energi neutron yang ditembakkan untuk memulai terjadinya reaksi fisi ini Thermal (slow) reactors Fast Reactorsmenggunakan neutron menggunakan neutron dengan kecepatan yang lebih tinggi thermal yang lebih lemah untuk memulai terjadinya reaksi fisi. energinya. Tipe ini Untuk reaktor ini digunakan bahan berdasarkan pada material bakar moderator yang digunakan berenergi tinggi seperti plutonium. untuk memperlambat Karena bila digunakan uranium maka partikel neutron dalam neutron pada reaktor tipe ini akan reaktor nuklir, untuk lebih banyak diserap daripada kemudian diberikan energi digunakan untuk memulai reaksi fisi panas pada neutron yang akhirnya akan mengubah tersebut sehingga reaksi fisi uranium ini (U-238) menjadi plutonium 4/11/12 terjadi. Jenis reaktor ini (Pu-239). Contoh reaktor tipe ini

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) menyediakan sekitar 17 persen dari total tenaga listrik dunia. Beberapa negara membutuhkan tenaga nuklir yang lebih besat dari negara lain. Di Prancis, menurut International Atomic Energy Agency (IAEA), 75 persen tenaga listriknya dihasilkan oleh reaktor nuklir. Jumlah pembangkit tenaga listrik di dunia diperkirakan lebih dari 400 buah dengan 100 buah diantaranya berada di Amerika Serikat.

4/11/12

4/11/12

Limbah Nuklir walaupun jumlahnya jauh lebih kecil daripada limbah yang
dihasilkan oleh pembangkit tenaga listrik konvensional, limbah radioaktif yang dihasilkan pembangkit tenaga nuklir memiliki resiko yang sangat besar jika tidak ditangani secara benar. Jika dilihat dari segi limbah yang dihasilkan, pembangkit tenaga nuklir hanya menghasilkan 27 ton limbah radioaktif setiap tahunnya. Hanya 3% atau sekitar 700 kg limbah radioaktif yang harus dibuang ke lingkungan karena sisanya dapat didaur ulang kembali menjadi bahan bakar reaktor. Hal ini sangat berbeda dengan pembangkit konvensional yang menggunakan bahan bakar batu bara, dimana pembangkit konvensional ini setidaknya menghasilkan 7 juta ton karbon dioksida dan 200 ribu ton sulfur dioksida setiap tahunnya. Perbandingan di atas merupakan data yang diperoleh untuk pembangkit listrik dengan kapasitas 1000 Mwe.

4/11/12

Senjata Nuklir nuklir adalah senjata dengan daya hancur yang tinggi akibat Senjata
dari reaksi nuklir yang meliputi reaksi fisi ataupun reaksi fusi. Daya hancur dari senjata nuklir ini melebihi daya hancur dari bahan peledak yang paling modern saat ini. Satu senjata nuklir bisa menghancurkan satu kota besar. Seperti yang terjadi di Hiroshima dan Nagasaki, di mana bom atom dijatuhkan di kedua kota tersebut dan menghancurkan kedua kota tersebut.

4/11/12

Dalam sejarah peperangan, senjata nuklir telah digunakan dua kali. Keduaduanya dilakukan pada akhir perang dunia dua. Pertama kali senjata nuklir digunakan, ketika amerika serikat menjatuhkan senjata tipe uranium yang diberi kode little boy di kota hiroshima, Jepang. Peristiwa kedua, hanya berselang tiga hari, senjata nuklir dengan tipe plutonium yang diberi kode Fat Man dijatuhkan di nagasaki, Jepang. Efek dari penggunaan senjata ini adalah hancurnya kedua ota tersebut disertai dengan korban jiwa sekitar 200.000 orang. Berdasarkan tipenya ada dua jenis senjata nuklir. Yang pertama adalah senjata yang menghasilkan energi ledakan akibat dari reaksi fisi nuklir. Senjata ini dikenal dengan nama bom atom. Pada senjata tipe ini, material yang biasanya digunakan adalah plutonium dan uranium. Prinsipnya adalah penembakan oleh partikel neutron yang menyebabkan terjadinya reaksi berantai. Akibat reaksi berantai tadi, energi yang dilepaskan semakin banyak, sehingga akan terjadi ledakan yang sangat besar.
4/11/12

Bom-A Pada proses meledaknya bom-A, reaksi fisi nuklir yang terjadi tidak dikontrol seperti dalam reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir. Reaksi berantai yang terjadi berlangsung hingga bahan bakar uranium-235 maupun plutonium-239 habis terpakai. Hasilnya adalah ledakan dengan kekuatan yang setara dengan 15 sampai 20 kiloton TNT (kekuatan bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki).

Bom-H Prinsip kerja dari bom-H atau bom termonuklir merupakan gabungan antara proses fisi dan fusi nuklir. Energi ledakan yang dihasilkan proses fisi nuklir pada bagian luar bom digunakan untuk menginisisiasi reaksi fusi nuklir deutoriumtritium pada interior 4/11/12 bagian dalam bom-H.

Energi nuklir merupakan sumber energi alternatif yang menjanjikan sebagi pengganti bahan bakar fosil.13 Efisiensi dari penggunaan bahan bakar nuklir untuk menghasilkan listrik jauh lebih besar dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar fosil terutama batu bara sehingga dapat dipastikan bahwa reaktor nuklir akan dapat sepenuhnya menggantikan pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Walaupun desain reaktor yang telah ada masih didasarkan atas reaksi fisi nuklir, namun penelitian lebih lanjut telah diarahkan kepada pengembangan reaktor berbasis fusi nuklir yang efisien agar dapat digunakan dalam skala konsumen. Pengembangan ke arah reaktor fusi nuklir ini sangat penting karena deutorium yang merupakan bahan bakar fusi nuklir, tersedia dalam jumlah yang sangat banyak dibandingkan dengan uranium-235 yang menjadi bahan bakar reaktor fisi nuklir. Fusi nuklir merupakan jawaban atas kebutuhan akan sumber energi yang tidak terbatas.
4/11/12

Kesim pulan

Sekian dan terima kasih


By :

Mhd. Askuri. Hsb


4/11/12