Anda di halaman 1dari 42

RERANGKA KONSEPTUAL SUATU MODEL

Maria Wahyuningtyas Erlinda Yuliananta Illona Alvionita Afria Ajeng Aning Dewi L ( 10.60.0071 ) ( 10.60.0142 ) ( 10.60.0272 ) ( 10.60.0277 ) ( 10.60.0259 )

RERANGKA KONSEPTUAL SUATU MODEL

Salah satu model adalah kerangka konseptual yang dikembangkan oleh FASB yang diwujudkan dalam pernyataan resmi yang disebut statemen of financial accounting concept (sfac).
Model fasb digunakan sebagai basis pembahasan dalam bab ini karena model tersebut memuat secara lengkap penjelasan,penalaran,dan argumen untuk tiap konsep yang dipilih sehingga aspek pembelajaran dan pendidikan yang bermanfaat

TUJUAN PELAPORAN
Tujuan pelaporan keuangan adalah menentukan konsep konsep dan prinsip prinsip yang relevan yang akhirnya menentukan bentuk, isi, jenis, dan susunan statemen keuangan. mempertimbangkan pihak yang dituju dan kepentingan nya harus diindentifikasikan dengan jelas sehingga informasi yang dihasilkan memuaskan pihak yang dituju membantu pengambilan keputusan yang mengarah pada pencapaian tujuan .

1.

2.

3.

PEMAKAI DAN KEPENTINGANNYA

Kepentingan pemakai juga beragam tidak hanya antar kelompok pemakai tetapi juga didalam kelompok pemakai, keberagaman kepentingan tersebut antara lain adalah pertanggungjawaban, pengambilan keputusan, riset keuangan dan pasar, penentuan tarif, penentuan pajak, pengendaalian sosial, pengendalian alokasi sumber daya ekonomik, dan pengukuran kenerja entitas, penentuan tujuan merupakan suatu proses yang complek. Siapa yang dituju apa saja kepentingannya seberapa luas informasi yang diinginnkan apa saja sumber informasi yang tersedia dan seberapa banyak yang dapat dilayani. Karakteristik pemakai statemen keuangan antara lain kedudukan pemakai terhadap entitas pelapor dan tingkat pengetahuan pemakai terhadap bisnis.

ASPEK SOSIAL TUJUAN PELAPORAN


1. Tujuan Fungsional : Adalah tujuan masyarakat secara keseluruhan atau organisasi secara keseluruhan tanpa memperhatikan tujuan /motifasi masing masing individual di dalamnya
Tujuan fungsional akuntansi dapat terdiri atas satu atau beberapa sehimpunan tujuan yang berkaitan walaupun tujuan / motif individual tidak diketahui dan dipertimbangkan, tujuan fungsional yang ditetapkan selaras dengan sebagian atau bahkan keseluruhan .

TUJUAN FUNGSIONAL AKUNTANSI DAPAT DITETAPKAN SEBAGAI BERIKUT :


Mengalokasikan sumberdaya ekonomi secara efisien Membantu perusahaan untuk dapat memperoleh dana ekspansi Membantu pemerintah untuk menarik pajak secara efisien. Membantu para manager untuk keptusan investasi. Mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan negara. Memfasilitasi fungsi danpengendalian Mengarahkan perilaku manager untuk mengambil keputusan yang selaras dengan tujuan sosial dan ekonomik negara Mengurangi atau mencegah konflik kepentingan antara manager ,auditor dan pemegang saham.

TUJUAN BERSAMA :
Tujuan bersama adalah satu atau beberapa sub himpunan tujuan individual yang sama dengan tujuan individual lainnya . Tujuan bersama ditentukan dengan mengindentifikasi dahulu tujuan tujuan individual kemudian memilih tujuan tujuan yang sama untuk dijadikan tujuan sosial.

TUJUAN KELOMPOK DOMINAN

Bila tujuan dan model pengambilan keputusan semua individual atau kelompok individual dapat diindentifikasi, maka tujuan yang dominan dalam masyarakat bisa dijadikan tujuan sosial masyarakat yang bersangkutan . Kelompok atau group yang dominan kelompok yang dominan mempengaruhi semua anggota masyarakat.

PERKEMBANGAN TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN

Tujuan pelaporan keuangan dalam profesi akuntansi di amerika mengalami semacam evolusi .Perkembangan terjadi karena pergeseran kesepakatan dalam hal siapa kelompok yang dituju, apa kepentingan nya seperti apa model pengambilan keputusan yang digunakan. Worl,tearney,dan dodd mendiskripsikan dan membahas perkembangan tujuan pelaporan di amerika mulai dari dokumen yang dihasilkan komite eksekutif American Accounting Associatrion (AAA) berupa conceptual frame work. Diantara itu diterbitkan pula dokumen yang membahas tujuan pelaporan keuangan yaitu priciples board statement no 4 ( APB no 4) dan obyektives of financial statement yang dihasilkan trublood committee

TUJUAN VERSI ASOBAT


Walaupun berorientasi pada kebutuhan pemakai, komite eksekutif AAA tidak secara spesifik mengindentifikasikan pihak pemakai laporan keuangan : Komite ini mendefinisikan tujuan pelaporan keuangan dengan menunjukkan manfaatnyan:
1.

2.

3.

4.

Membuatkeputusan keputusan yang berkaitan dengan penggunaan sumber daya (alam ,fissis ,manusia ,dan financial ) yang terbatas . Mengarahkan dan mengendalikan sumber daya fisik dan manusia suatu organisasi secara efektif Memelihara dan melaporkan pengelolaan sumber daya yang dipercayakan kepada managemen Memberi kemudahan berjalannya fungsi dan pengendalian .

TUJUAN VERSI APB NO 4


The basic purpose of financial accounting and financial information about individual busines enterprise that is usefule in making economic decisions. Pernyataan di atas adalah tujuan umum dan dapat dijabarkan lagi menjadi : To present riliable financial information about enterprises resousces and obligations, economic progres and changes in resourses and obligations. To present information helpful in estimating earngs potential. To present other financial informatioan needed by user, particularly owners and creditor.

Tujuan versi trueblood committee


BUTIR 1 2 NFORMASI TENTANG ASPEK YANG BERMANFAAT KEGIATAN EKONIMIK PERSH SIAPA DITUJU UMUM PADA STATEMENT KEUANGAN DAN MEMILIKI AKSES TERBATAS INVESTOR KREDITOR UNTUK APA KEPUTUSAN EKONOMIK SDA HIERARKI 1 1.1

3.

ALIRAN KAS POTEN SIAL

4.

DAYA MELABA ( EARNING POWER ) SDA

5.

KEMAMPUAN MANAGEMEN

SDA

DESKRIPSI DAN ANALISIS

TRANS

SDA

PREDIKSI KOMPARASI 1.2 DAN EVALUASI,INVESTA SI DAN NPINJAMAN PREDIKSI,KOMPARASI , 1.2.1 DAN EVALUASI ALIRAN LABA u, KEPUTUSAN INVESTASI KEEFEKTIFAN, 1.2.2 MANAGEMEN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA PREDIKSI KOMPARASI 1.2.2.1

BUTIR APA
7

INFORMASI TENTANG HERARKI


POSISI KEUANGAN KOMPARASI 1.2.2.2.

SIAPA DITUJU
INVESTOR DAN KREDITOR PREDIKSI

UNTUK

8.

LABA PEREODIK 1.2.2.3. KEGIATAN PERUSAHAAN 1.2.2.4. ASPEK PERUSAHAAN 1.3

SDA

DAN EVALUASI DAYAN MELABA. PREDEKSI KOMPORASI DAN DAYA MELABA PREDIKSI KOMPORASI DAN DAYA MELABA. PROSES PREDIKTIF

SDA

10

UMUM

11

ASPEK ORGANISASI DAN

12.

KEGIATAN PERUSAHAAN TERTENTU

DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN. UMUM PEMERINTAH INVESTOR KEEFEKTIFAN MANA GEMEN DLAM PENGELO LAAN SUMBER DAYA UMUMN ( PUBLIK ) DAMPAK DAN PERAN SOSIAL PERUSAHAAN

1.4

1.5

TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN FASB

TUJUAN LAPORAN KEUANGAN DITENTUKAN OLEH LINGKUNGAN EKONOMIK ,HUKUM ,POLITIS,DAN SOSIAL TEMPAT AKUNTANSI. TUJUAN PELAPORAN DIPENGARUHI OLEH KARAKTERIKTIK DAN KETERBATASAN INFORMASI YANG DAPAT DISAMPAIKAN MELALUI MEKANISME PELAPORAN KEUANGAN. TUJUAN PELAPORAN MEMERLUKAN SUATU FOKUS UNTUK MENGHINDARI TERLALU UMUMNYA INFORMASI AKIBAT TERLALU BANYAK NYA PIHAK PEMAKAI YANG INGIN DIPENUHI KEBUTUHANNYA.

KONTEK LINGKUNGAN TUJUAN LAPORAN .


Lingkungan penerapan akuntansi di amerika sbb : Sistem ekonomi pasar yang maju . Sistem produksi ,keuangan,dan perbankkan yang canggih Pemisahan antara kepemilikan dan managemen ,kegiatan perusahaan dijalankan melalui perusahaan /badan usaha milik investor. Pasar modal sebagai sasaran pemenuhan modal utama selain lembaga keuangan. Pemilik pribadi sumber ekonomi dilindungi pemerintah ,pemerintah bertindak sebagai regulator. Pemerintah membantu kegiatan bisnis dan ekonomik dengan menyediakan informasi publik yangbsenagian besar berasal dari tiap badan usaha Reabilitas dan kredebilitas informasi dalam pelaporan keuangan dicapai melalui pengauditan

ISI TUJUAN PELAPORAN :


Tujuan utama laporan keuangan dalam rerangka konseptual fasb : Pelaporan keuangan harus sbermanfaan bagi para investor dan kreditor dan pemakai lain, baik berjalan maupun potensial dalam membuat keputusan keputusan investasi ,kredit dan semacamnya yang rasional ,informasi harus terpahami bagi mereka yang mempunyai pengetahuan yang memadai tentang beerbagai kegiatan bisnis. Pelaporan harus menyediakan informasi untuk membantu para kreditor dan infestor ,dan pemakai lain,dalam menilai jumlah ,saat terjadi dan ketidak pastian aliran kas bersih ke badan usaha yang bersangkutan Pelaporan harus menyediakan informasi tentang sumber daya ekonomik suatu badan usaha ,klaim terhadap sumber sumber tersebut . dan akibat transaksi ,kejadian dan keadaan yang mengubah sumber daya badan usaha dan klaim terhadap sumber daya tersebut.

TUJUAN PELAPORAN ENTITAS NON BISNIS

Tujuan utama : Pelaporan keuangan organisasi non bisnis haru s menyediakan informasi yangbermanfaat bagi para penyedia dana dan pemakai lain baik berjalan maupun potensial dalam membuat keputusan keputusan rasional tentang alokasi dana ke organisasi tersebut. Tujuan spesifik : Organisasi non bisnis harus menyediaan informasi keuangan bagi para penyedia dana dan pemakai dana ,baik berjalan maupun potensial ,dalam menilai ja sa jasa yang disediakan organisasi dan kemampuannya untuk terus menyediakan jasa tersebut. Pelaporan keuangan harus menyediakan informasi yang bermanfaat bagi para penyedia dana

Pelaporan keyangan harus menyediakan informasi tentang sumber daya ,kewajiban dan sumber daya aset bersih ,dan akibat darintranssaksi ,kejadian dan keadaan yang mengubah sumberdaya dan hak atas sumber daya tersebut. Pelaporan keuangan harus menyediakan informasi tentang kinerja organisassi selama satu pereode . Pelaporan keuangan harus menyediakan informasi tentang bagaimana organisasi mendapatkan danmmembelanjakan kas aytau sumber likuid lain ,tentangpinjamann dan pelunasannya , tentang faktor lain yang dapat mempengaruhi liquiditas organisasi Pelaporan keuangan harus mencakup penjelasan dan interpretasi untuk membantu para pemakai informasi keuangan yang disediakan .,

PENALARAN PERUMUSAN TUJUAN PELAPORAN


KONTEKS KETERBATASAN CAKUPAN LINGKUNGAN INFORMASI INFORMASI FOKUS

PELAPORAN KEUANGAN UMUM

PIHAK YANG DITUJU INVESTOR DAN KREDITOR


TUJUAN PELAPORAN

ORGANISASI DAN YURISDIKSI AKUNTANSI DI AS


SEMUA ORGANISASI
BISNIS PROFIT NON BISNIS NON PROFIT NON PEMERINTAHAN PEMERINTAHAN

FASB

STATE LOKAL FEDERAL GASB GAO

FASB MENGINDENTIFIKASIKAN CIRI CIRI NON BISNIS BERBEDA DENGAN ORGANISASI BISNIS Penerimaan sumber ekonomik yang cukup besar dari
penyedia dana yang tidak mengharapkan untuk menerima imbalan atau manfaat yang proposional dengan sumber ekonomik yang disarankan . Tujuan operasi nselain menyediakan /menjual barang dan jasa untuk mendatangkan laba atau setara laba Tidak terdapat nya hak pemilikan dengan proporsi tertentu ,pasti yang dapat dijual dipindah tangannkan atau ditarik atau mengandung hak yuridis atas bagian dari sisa kekayaan dalam hal organisasi diliquidasi / dibubarkan.

KARAKTERISTIK KUALKITATIF INFORMASI


Nilai Informasi Keterpahaman Keberpautan Nilai prediktif Nilai Balikan Ketepatwaktuan Keterandalan Ketepatan Penyimbolan Keterujian Kenetralan Keterbandingan Materialitas Bobot keberpautan dan keterandalan

ELEMEN ELEMEN STATEMEN KEUANGAN

Elemen statremen keuangan harus ditentukan atas dasar informasi semantik yang terdiri dari : obyek , size, relationship (hubungan)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

12.
13.

Aset (assets) Kewajiban (liabilities) Ekuitas (equities) Investasi oleh pemilik (investments by owners) Distribusi ke pemilik (distributions to owners) Laba komprehensif (comprehensive income) Pendapatan (revenues) Biaya (expenses) Untung (gains) Rugi (losses) Aliran kas dari operasi (cash flows from operating activities) Aliran kas dari investasi (cash flows from investing activities) Aliran kas dari pendanaan (cash flows from financing activities

Penalaran Penentuan Elemen


Tujuan Pelaporan Karakteristik Informasi

Realitas/fenomena fisis atau keuangan dan kegiatan usaha Informasi semantik Elemen-elemen statemen keuangan

Asset, kewajiban, dan ekuitas sebagai elemen posisi keuangan dapat berubah akibat tiga hal, yaitu kejadian, keadaan dan transaksi. Pengaruh ketiga hal tersebut dapat terjadi pada tiap elemen aset, kewajiban, atau ekuitas saja atau pada dua atau tiga elemen sekaligus. Bila di pandang dari elemen ekuitas, perubahan posisi keuangan akibat 3hal tersebut dapat dikategorikan menjadi : Semua perubahan dalam aset dan kewajiban yg tidak dibarengi dengan perubahan dalam ekuitas Semua perubahan dalam aset atau kewajiban yang dibarengi dengan perubahan dalam ekuitas Perubahan dalam ekuitas yang tidak melibatkan aset atau kewajiban

Pengukuran dan pengakuan

Bila suatu hasil pengukuran dicacat dalam sistem pembukuan, berarti informasi tersebut dengan sendirinya akan disajikan via statemen keuangan. Bila sarana pencatatan telah tersedia, masalah berikutnya adalah bagaimana suatu objek yang terlibat dalam transaksi, kejadian, atau kondisi diukur dan apakah hasil pengukuran dapat dicatat dalam sistem akuntansi. Bila dapat, kapan hal tersebut dilakukan yaitu kejadian apa yang menandai saat pencatatan.

Pelaporan dan statemen keuangan


Pengukuran dan pengakuan menentukan lingkup pelaporan keuangan yang wajib disajikan melalui seperangkat penuh statemen keuangan. Kewajiban spesifik tersebut ditimbulkan melalui standar akuntansi. Sampai tingkat tertentu, penyusun standar dapat mempengaruhi penyampaian informasi diluar statemen keuangan melalui standar akuntansi.

Seperangkat Statemen Keuangan


Sekelompok elemen akan membentuk jenis statemen keuangan tertentu. FASB menyatakan bahwa seperangkat penuh statemen keuangan untuk suatu perioda harus menunjukan informasi seperti : 1. Posisi keuangan pada akhir periode tersebut 2. Laba untuk periode tersebut 3. Laba komprehensif untuk periode tersebut 4. Aliran kas selama periode tersebut 5. Investasi oleh dan distribusi ke pemilik selama periode tersebut

Jenis statemen keuangan dan informasi semantik yang dikandung


Informasi semantik Posisi keuangan Laba perioda Laba komprehensif Aliran kas perioda Investasi oleh istridan dbusi ke pemilik Jenis statemen keuangan Statemen posisi keuangan (Neraca) Statemen Laba-Rugi Statemen Laba/penghasilan komprehensif Statemen aliran kas Statemen perubahan ekuitas atau laba di tahan

Pengukuran (measure)

Adalah penentuan besarnya unit pengukur (jumlah rupiah) yang akan dilekatkan pada suatu objek (elemen atau post) yang terlibat dalam suatu transaksi, kejadian, atau keadaan untuk merepresentasi makna atau atribut objek tersebut. Atribut adalah sesuatu yang melekat pada suatu objek yang menggambarkan sifat atau ciri yang dikandung objek tersebut. Jadi, Atribut pengukuran suatu elemen/pos adalah dasar pengukuran (jumlah rupiah) yang harus dilekatkan pada suatu elelmen/pos untuk merepresentasikan secara tepat atribut yang ingin di ungkapkan dari elemen/pos tersebut dalam pelaporan keuangan.

FASB mengidentifikasikan atribut pengukuran yang sekarang diterapkan dan masih dapat dilanjutkan penggunaannya yaitu :
a.

- Kos histeris atau perolehan kas historis - Kos sekarang - Nilai pasar sekarang

b.

c.

d.

- Nilai terealisasi/pelunasan neto


- Nilai sekarang atau diskunan aliran kas masa datang

e.

Nilai jual badan usaha dapat dianggap sebagai atribut. Bila nilai badan usaha yang menjadi tujuan berarti semua pos diukur dengan atribut tunggal. Karena nilai badan usaha bukan tujuan, FASB lebih menekankan pengukuran atas dasar berbagai atribut. Pengukuran atau penilaian merupakan bagian penting dalam rerangka konseptual karena keterukuran merupakan salah satu kriteria untuk menyajikan suatu pos melalui statemen keuangan.

Pengakuan

FASB menetapkan 4 kriteria pengakuan fundamental (konseptual) sebagai berikut :

Definisi : Suatu pos harus memenuhi definisi elelmen statemen keuangan

Keterukuran : Suatu pos harus mempunyai atribut yang berpaut dengan keputusan dan dapat diukur dengan tingkat keterandalan yang cukup
Keberpautan : Informasi yang dikandung suatu pos mempunyai daya untuk membuat perbedaan dalam keputusan pemakai Kererandalan : Informasi yang dikandung suatu pos secara tepat menyimbolkan fenomena, teruji (terverifikasi) dan netral

Nilai Sekarang dalam Pengukuran Akuntansi

Sebagai komponen rerangka konseptual, SFAC No.7 memberi pedoman yang berisi :
a.

Tujuan nilai sekarang dalam pengukuran akuntansi

b.

Prinsip-prinsip umum yang melandasi penggunaan nilai sekarang, terutama bila jumlah rupiah aliran kas masa datang, saat terjadinya atau keduannya tidak pasti

Saat Pengukuran

Terdapat 2 saat penting dari saat pengukuran, yaitu pengukuran saat pengakuan mula-mula dan pada bebbagai periode sesudah pengakuan mula-mula yang disebut dengan pengukuran baru-mulai.
Dari saat pengakuan mula-mula sampai penyusunan statemen keuangan periodik, terjadi kegiatankegiatan alokasi, amortisasi, akumulasi, distribusi, reklasifikasi, penyesuaian dan peringkasan data dalam rangka penentuan jumlah rupiah (kos) suatu objek atau pos.

Dasar Penentuan Aliran Kas Masa Datang

Taksiran atau Estimet terbaik adalah jumlah rupiah tunggal yang paling boleh jadi dalam suatu kisar rentang beberapa jumlah rupiah estimasian yang mungkin terjadi. Aliran kas Estimasian adalah jumlah rupiah tunggal yang akan diterima atau dibayar dimasa yang aka datang. Aliran Kas Harapan adalah gunggung beberapa jumlah rupiah berbobot dalam suatu kisar jumlah rupiah estimasian yang mungkin terjadi.

Nilai Sekarang Aliran Kas Masa Datang

Nilai sekarang adalah pengukur sekarang


aliran kas masuk atau keluar masa datang. Nilai sekarang harapan adalah gunggung beberapa nilai sekarang berbobot probabilitas suatu kisar aliran kas estimasian yang mungkin terjadi.

Nilai Wajar

Nilai wajar adalah jumlah rupiah yang disepakati untuk suatu objek dalam suatu transaksi antara pihak pihak yang berkehendak bebas tanpa tekanan atau keterpakasaan. Nilai wajar suatu aset adalah suatu jumlah rupiah yang dengannya aset atau kewajiban dibeli atau dijual dalam suatu transaksi antara pihak berkehendak yaitu bukan dari penjualan paksaan atau likuidasi.

Tujuan Nilai Sekarang Dalam Pengukuran

Tujuannya adalah untuk menangkap atau


merefleksi sedapat mungkin perbedaan ekonomik antara sehimpunan aliran kas masa datang dan umtuk mengestimasi nilai wajar.

Unsur unsur yang dipertimbangkan dalam berbedaan ekonomik antar aliran kas dalam milai sekarang

Suatu estimat aliran kas masa datang atau dalam beberapa kasus yang kompleks serangkaian aliran kas masa datang yang tiba pada saat berbeda. Harapan harapan tentang variasi yang mungkin terjadi dalam jumlah dana saat tibanya aliran kas tersebut Nilai waktu uang yang ditunjukkan bunga bebas resiko Harga atau nilai penanggungan resiko atau ketidakpastian yang melekat pada aset atau kewajiban Faktor faktor lain termasuk likuiditas dan ketaksempurnaan pasar.

Prinsip Prinsip Umum Pedoman Penerapan Nilai Sekarang dalam mengukur aset dan kewajiban
1)

2)

3)

4)

Sedapat dapatnya aliran kas estimasian dan tingkat bunga harus merefleksi asumsi asumsi tentang kejadian dan ketidakpastian masa datang yang dipertimbangkan dalam memutuskan apakah memperoleh atau tidak suatu asset tau sekelompok aset dalam suatu transaksi tunai yang bebas. Tingkat bunga yang digunakan untuk mendiskun aliran kas harus merefleksi asumsi asumsi yang konsisten dengan asumsi yang melekat pada aliran kas estimasian agar pengaruh asumsi tidak berganda. Aliran kas estimasian dan tingkat bunga harus bebas dari bias dan faktor yang tidak berkaitan dengan aset atau kewajiban yang bersangkutan. Aliran kas estimasian dan tingkat bunga harus merefleksi kisar munculan yang mungkin terjadi daripada jumlah rupiah tunggal paling boleh jadi minimum atau maksimum.