Anda di halaman 1dari 37

Company

LOGO

Sistem Terdistribusi
Taufiq, M.kom

pa_tauw@yahoo.com

Materi Perkuliahan
1.Company PERUBAHAN REVOLUSIONER DALAM LOGO PENGOLAHAN DATA 2. PERUBAHAN PERANAN PEMAKAI 3. PENANGAN BAHAYA DALAM PENGOLAHAN TERRDISTRIBUSI 4. PENGOLAHAN TERDISTRIBUSI 5. FUNGSI-FUNGSI TERDISTRIBUSI 6. SISTEM TERDISTRIBUSI YANG HIRARKIS 7. SISTEM TERDISTRIBUSI HORISONTAL 8. STRATEGI PENGOLAHAN DATA TERDISTRIBUSI 9. PENGAWASAN KOMPLEKSITAS 10. MASALAH INKOMPABILITAS 11. SENTRALISASI Vs DESENTRALISASI 12. DISTRIBUTED DATA

Deskripsi

Matakuliah ini mengajarkan konsep dan pengertian sistem terdistribusi, modelmodel arsitekturnya, protokol yang digunakan, keamanaannya, pemrograman remote invocation& object terdistribusi, sinkronisasi, replikasi, dan transaksi, hingga quality of service, beserta contoh kasusnya.

Kompetensi

Setelah menempuh matakuliah ini mahasiswa dapat: Menjelaskan mengenai konsep sistem terdistribusi, komunikasi, transaksi, protokol yang digunakan, sinkronisasi, dan replikasi

Referensi
Distributed System : Concept and Design (George Coulouris, Jean Dollimore, Tim Kindberg -Addison-Wesley) www.cdk3.netdan www.cdk4.net Database System Concepts (Avi Silberschatz, Henry F. Korth, S. Sudarshan, -McGraw-Hill) www.db-book.com Operating System Concepts (Avi Silberschatz, Peter Baer Galvin, Greg Gagne -John Wiley & Sons) www.os-book.com Distributed Systems: Principles and Paradigms (Andrew S. Tanenbaum & Maarten van Steen -Prentice Hall) www.cs.vu.nl/~ast/books/ds1

BUKU

Matakuliah ini mengajarkan konsep dan pengertian sistem terdistribusi, modelmodel arsitekturnya, protokol yang digunakan, keamanaannya, pemrograman remote invocation& object terdistribusi, sinkronisasi, replikasi, dan transaksi, hingga quality of service, beserta contoh kasusnya.

PENGANTAR
Perkembangan pesat teknologi informasi menyebabkan bertambahnya permintaan suatu sistem, baik berupa perangkat keras maupun perangkat lunak yang dapat digunakan dengan baik dan cepat. Permintaan yang terus bertambah ini tidak sebanding dengan kemampuan perangkat keras yang ada. Salah satu cara untuk mengatasi hal itu dibuat pengembangan di sisi perangkat lunak dengan membuat suatu sistem virtual di mana beberapa perangkat keras atau komputer dihubungkan dalam jaringan dan diatur oleh sebuah sistem operasi yang mengatur seluruh proses yang ada pada setiap komputer tersebut sehingga memungkinkan proses berjalan dengan cepat. Sistem operasi terdistribusi ini sekarang menjadi trend, terutama untuk research yang kadang membutuhkan CPU yang sangat cepat untuk melakukan perhitungan yang sangat kompleks. Dalam hal ini akan dibahas mengenai sistem operasi terdistribusi, terutama untuk mengetahui apa dan bagaimana cara sistem ini bekerja.

Pengenalan Sistem Terdistribusi


Sistem distribusi adalah sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berkomunikasi dan melakukan koordinasi hanya dengan pengiriman pesan (message passing). Sistem terdistribusi dapat dikatakan sebagai suatu keberadaan beberapa komputer yang bersifat transparan dan secara normal, setiap sistem terdistribusi mengandalkan layanan yang disediakan oleh jaringan komputer.

Alasan Utama Sistem Terdistribusi

Performance Distribution Reliability Incremental Growth Sharing Data/Resource Communication

Beberapa Contoh SISTER


1. Internet, merupakan suatu bentuk jaringan global yang menghubungkan komputer denga satu sama lainnya, yang dapat berkomunikasi dengan media IP sebagai protokol.

2. Intranet Jaringan yang teradministrasi secara lokal Biasanya proprietary Terhubung ke internet (melalui firewall) Menyediakan layanan internal dan eksternal

3. Sistem terdistribusi multimedia Biasanya digunakan pada infrastruktur internet Karakteristik Sumber data yang heterogen dan memerlukan sinkronisasi secara real time Video, audio, text Multicast Contoh: - Teleteaching tools (mbone-based, etc.) - Video-conferencing - Video and audio on demand

4. Mobile dan sistem komputasi ubiquitous Sistem telepon Cellular (e.g., GSM) - Resources dishare : frekuensi radio, waktu transmisi dalam satu frekuensi, bergerak Komputer laptop, ubiquitous computing Handheld devices, PDA, etc
Ubiquitous Computing disebut sebagai gelombang ketiga dalam komputasi. Yang pertama adalah konsep mainframe, dimana sebuah mesin dipakai oleh banyak orang bersamaan (one computer, many people). Sekarang kita berada pada era personal computer (komputer pribadi) yaitu seseorang menggunakan masing-masing mesin yang dimilikinya (one person, one computer). Karena komputer menjadi semakin murah dan menjadi sangat lazim, selanjutnya akan datang masa Ubiquitous Computing dan menjadi era one person, many computers.

Mark Weiser mengenalkan tiga bentuk dasar dari mesin Ubiquitous yaitu : tab, pad, dan board.

Pad : segenggam tangan dengan ukuran desimeter.

Tab : dapat dipakaikan atau dipasang dengan ukuran sentimeter.

Board : mesin display/layar interaktif berukuran beberapa meter.

5. World wide web Arsitektur client/server tebuka yang diterapkan di atas infrastruktur internet Shared resources (melalui URL)

6. Contoh distribusi yang lainnya seperti - Sistem telepon seperti ISDN, PSTN - Manajemen jaringan seperti Administrasi sesumber jaringan - Network File System (NFS) seperti Arsitektur untuk mengakses sistem file melalui jaringan.

Karakteristik Sistem Terdistribusi


Dalam system terdistribusi terdapat beberapa karakteristik yaitu : 1. No global clock - Terdapat batasan pada ketepatan proses sinkronisasi clock pada sistem terdistribusi, oleh karena asynchronous message passing - Pada sistem terdistribusi, tidak ada satu proses tunggal yang mengetahui global state sistem saat ini (disebabkan oleh concurrency dan message passing) 2. Independent failure - Kemungkinan adanya kegagalan proses tunggal yang tidak diketahui - Proses tunggal mungkin tidak peduli pada kegagalan sistem keseluruhan 3. Concurrency of components - E.g. Beberapa pemakai browser mengakses suatu halaman web secara bersamaan. - Bagaimana jika ada operasi update?

Model Sistem Terdistribusi


1. Sistem client - server Merupakan bagian dari model sistem terdistribusi yang membagi jaringan berdasarkan pemberi dan penerima jasa layanan. Pada sebuah jaringan akan didapatkan: file server, time server, directory server, printer server, dan seterusnya. 2. Sistem point to point Merupakan bagian dari model sistem terdistribusi dimana sistem dapat sekaligus berfungsi sebagai client maupun server. 3. Sistem terkluster Adalah gabungan dari beberapa sistem individual (komputer) yang dikumpulkan pada suatu lokasi, saling berbagi tempat penyimpanan data (storage), dan saling terhubung dalam jaringan lokal (Local Area Network).

Permasalahan Sistem Terdistribusi Masalah dengan sistem terdistribusi yang dapat dimunculkan antara lain berkaitan dengan : - Software - bagaimana merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem - Ketergantungan pada infrastruktur jaringan - Kemudahan akses ke data yang di share, memunculkan masalah keamanan

Tantangan Sistem Terdistribusi


Tantangan yang ada dalam Sistem Terdistribusi yaitu : 1. Keheterogenan komponen (heterogenity) 2. Keterbukaan (openness) 3. Keamanan (security) 4. Scalability 5. Penanganan kegagalan (failure handling) 6. Concurrency of components 7. Transparansi

Sistem Operasi Terdistribusi (SOT)


Sistem Terdistribusi : salah satu implementasi dari sistem terdistribusi, di mana sekumpulan komputer dan prosesor yang heterogen terhubung dalam suatu jaringan. Koleksi-koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam: - file system - name space - waktu pengolahan - keamanan - akses ke seluruh resources, seperti : prosesor, memori, penyimpanan sekunder, dan perangkat keras.

SOT Vs SOJ
Suatu sistem operasi terdistribusi yang sejati adalah yang berjalan pada beberapa buah mesin, yang tidak melakukan sharing memori, tetapi terlihat bagi user sebagai satu buah komputer single. Perbedaan :
a. Tiap komputer memiliki sistem operasi sendiri b. Tiap personal komputer memiliki sistem file sendiri, di mana datadata disimpan c. Sistem operasi tiap komputer dapat berbeda-beda atau heterogen d. Pengguna harus memikirkan keberadaan komputer lain yang terhubung, dan harus mengakses, biasanya menggunakan remote login (telnet) e. File system dapat digunakan dengan dukungan NFS

Logical Interconection

Manfaat & Keunggulan

Sharing Resource Waktu Komputasi Reliabilitas Komunikasi

Sharing Resource
Walaupun perangkat sekarang sudah memiliki kemampuan yang cepat dalam proses-proses komputasi, atau misal dalam mengakses data, tetapi pengguna masih saja menginginkan sistem berjalan dengan lebih cepat. Apabila hardware terbatas, kecepatan yang diinginkan user dapat diatasi dengan menggabung perangkat yang ada dengan sistem DOS (Distributed Operating System).

Waktu Komputasi
Salah satu keunggulan sistem operasi terdistribusi ini adalah bahwa komputasi berjalan dalam keadaan pararel. Proses komputasi ini dipecah dalam banyak titik (nodes), yang mungkin berupa komputer pribadi, prosesor tersendiri, dan kemungkinan perangkat prosesor-prosesor yang lain. Sistem operasi terdistribusi ini bekerja baik dalam memecah komputasi ini dan baik pula dalam mengambil kembali hasil komputasi dari titik-titik cluster untuk ditampilkan hasilnya.

Reliabilitas
Fitur unik yang dimiliki oleh DOS ini adalah reliabilitas. Berdasarkan design dan implementasi dari design sistem ini, maka hilangnya suatu node tidak akan berdampak terhadap integritas system. Hal ini berbeda dengan komputer personal, apabila ada salah satu hardware yang mengalami kerusakan, maka system akan berjalan tidak seimbang, bahkan sistem bisa tidak dapat berjalan atau mati. Dalam sistem operasi terdistribusi tadi sebenarnya cara kerjanya mirip dengan personal computer, tetapi bedanya apabila ada node yang mati, maka akan terjadi proses halt terhadap node tersebut dan proses komputasi dapat dialihkan. Hal ini akan membuat sistem DOS selalu memiliki reliabilitas yang tinggi.

Komunikasi
Sistem operasi terdistribusi biasanya berjalan dalam jaringan, dan biasanya melayani koneksi jaringan. Sistem ini biasanya digunakan user untuk proses networking. User dapat saling bertukar data, atau saling berkomunikasi antar titik baik secara LAN maupun WAN.

Aplikasi sistem operasi terdistribusi berbasis Linux

Hardware SOT

Manajemen Sistem Manajemen Berkas Manajemen Proses

Jenis SOP
Amoeba (Vrije Universiteit) Angel (City University of London) Chorus (Sun Microsystems) GLUnix (University of California, Berkeley) GUIDE Hurricane Mach (Carnegie Mellon University) Mach at OSF (OSF Research Institute) Maruti (University of Maryland) Group Members Masix (Blaise Pascal Institute MASI Laboratory) MOSIX (Hebrew University, Jerusalem, Israel) Plan 9 (Bell Labs Computing Science Research Center) Puma and relatives (Sandia National Laboratory)

TUGAS

pengertian Ubiquitous (UbiCom) dan implementasinya dalam sektor kehidupan

Selesai ............