Anda di halaman 1dari 21

Oleh: Muthia Rizkita 108095000014 Asrina 108095000004 Eva Bai Syarifah 108095000027

Umumnya memiliki warna kulit abu-abu, tapi bisa juga cokelat Memiliki rambut di ekornya pada saat masih bayi Memiliki berat 1-2 ton saat dewasa dan 90,7 kg saat lahir Memiliki telinga yang besar Memiliki gading yang besar Berukuran badan besar Memiliki belalai yang panjang

Dapat hidup hingga usia

70 tahun Endangered terancam punah Terdapat 2 jenis gajah di dunia: gajah Asia (Elephas maximus) dan gajah Afrika (Loxodonta africana). Gajah Asia berukuran tubuh lebih kecil daripada gajah Afrika. Gajah Afrika adalah satwa darat terbesar.

Parental care . . .

Parental care atau pengasuhan induk adalah perhatian


yang dimiliki oleh induk terhadap anaknya untuk pemeliharaan dan melindungi keturunan mereka sampai mereka mencapai usia yang dapat diandalkan dan mandiri., termasuk di dalamnya adalah perilaku : - memberi makan - melindungi - membantu keturunannya untuk berinteraksi sosial

Beberapa hewan akan memperpanjang masa Parental care walaupun keturunannya sudah mampu mempertahankan diri mereka sendiri. Hal tersebut juga dialami manusia dan primata lainnya. Parental care membutuhkan waktu dan energi.

Trivers 1972
Parental investment: any investment by the parent in an individual offspring that increases the offsprings chance of surviving at the cost of the parents ability to invest in other offspring
segala macam hal yang diberikan induk kepada setiap individu keturunannya yang dapat meningkatkan kesempatan untuk bertahan hidup sesuai dengan kemampuan induk untuk menginvestasikannya kepada keturunannya

Kehidupan sosial
Unit inti sosial dari gajah adalah kelompok yang terdiri dari gajah betina dan keturunan mereka di bawah kepemimpinan gajah matriarkal tertua

dan paling berpengalaman. Gajah betina selalu bersama dengan kelompoknya, dan memperkuat hubungan dengan ibunya, neneknya, saudara perempuannya, bibinya dan sepupu perempuannya di dalam kelompok. Gajah jantan akan keluar dari kelompok matriarkal pada umur 8-20 tahun. Masyarakat gajah biasanya digambarkan memiliki struktur kelompok fusi-fisi (fusion-fission ), di mana inti kelompok keluarga menunjukkan hubungan yang stabil dari waktu ke waktu, tetapi dua tingkatan sosial yang lebih besar bersifat sementara dan hasil dari tekanan lawan. Ada dua tingkatan sosial yang lebih besar: unit keluarga bentuk yang lebih besar "ikatan-kelompok" dan beberapa ikatan-kelompok membentuk kelompok "klan.

Long-lasting female groups form the nucleus around which all elephant society is organized!

Reproduksi Gajah
Gajah jantan yang sedang birahi (musth) akan kembali mengunjungi kelompok betina untuk mengawini betina muda . Bayi gajah lahir setelah kehamilan 21-22 kehamilan. Interval kelahiran umumnya 4-6 tahun dengan masa reproduksi hingga 50 thn Bayi gajah disapih selama 618 bulan Hingga umur 10 tahun, gajah juvenile menghabiskan 50% waktunya untuk beraktivitas dengan jarak 5 meter tidak jauh dari Ibunya untuk menghindari bahaya
Umumnya gajah melahirkan satu anak pada setiap kehamilannya, tapi tidak menutup kemungkinan melahirkan 2-3 anak Gajah merupakan hewan dengan kondisi kehamilan terlama Betina muda sudah dapat hamil pada usia 10-12 tahun

Fase perkembangan (siklus hidup)


Prenatal (Periode sebelum kelahiran)

- Embrio awal - Embrio tingkat akhir Post natal (Periode setelah kelahiran) - Neonatal (bayi baru lahir) - Infant (bayi) - Juvenile (anak/calf) - Adolescent (remaja/pra-dewasa) - Adult (dewasa)

Embrio awal

Embrio akhir

Bayi gajah yang baru lahir. Bayi yang baru lahir

Neonatal

sebelum waktunya: biasanya mereka dapat berdiri dan berjalan dalam waktu yang sangat singkat setelah kelahiran. Otak gajah yang baru lahir masih dalam tahap perkembangan (sekitar 30-40% dari ukuran orang dewasa). Massa tubuh adalah sekitar 77-113. Gajah lahir tanpa pengetahuan bagaimana menggunakan belalai mereka. Neonatal harus belajar keterampilan dengan meniru orang dewasa dan melatih ribuan otot belalainya

Infant
Merupakan usia anak gajah hingga masa penyapihan. Gajah biasanya selesai dispih pada usia 5-6 tahun. Anak gajah dibesarkan dalam kelompok matriarkal, dikelilingi oleh berbagai lapisan keluarga. Anak gajah mengembangkan hubungan erat dengan gajah lainnya, dan terutama, dengan anggota keluarga perempuan (allomothers), yang berpartisipasi aktif dalam mengasuhnya

Juvenile
Gajah muda dari masa penyapihan sampai pubertas (~ 18 tahun). Penyapihan dimulai selama tahun pertama kehidupan dan terus sampai saudara lain lahir. Pubertas terjadi antara usia 9-15 tahun, dan kematangan seksual dicapai pada usia 15 -17 tahun.

Adolescent
Gajah muda dari masa pubertas sampai masa kawin pertama. Gajah jarang berpasangan sampai mereka berada di usia 30-an. Pada sekitar 29 tahun, laki-laki memperlihatkan musth pertama mereka (periode aktivitas seksual pada gajah jantan yang ditandai dengan kadar testosteron tinggi, keluarnya mani dari penis dan kelenjar temporal yang bengkak) Hanya beberapa spesies mamalia menjalani masa remaja. Pada fase ini, gajah jantan akan meninggalkan kelompoknya untuk berpartisipasi dalam kelompok jantan lainnya sementara gajah betina tetap tinggal dengan kelompoknya.

Adult
Matang, berpengalaman dan independen. Fase ini dimulai pada usia sekitar 30-36 tahun dan lebih tua. Gajah betina dapat menjadi pemimpin di usia ini. Gajah jantan menempati tingkat yang lebih tinggi dalam hierarki sosial pada kelompok jantan "Bachelor".

Parental care
Hanya induk betina yang berperan dalam pengasuhan. Bayi yang baru lahir akan dipelihara selama 10-15 tahun. Anak gajah akan selalu diawasi, tidak hanya oleh ibunya tetapi oleh semua betina di dalam kelompoknya. Induk akan menyusui anaknya hingga berusia 6 tahun. Setelah beberapa bulan kemudian, anak gajah akan memasukan belalainya ke dalam mulut induknya untuk mengetahui makanan yang cocok untuk ia konsumsi. Pada

usia 10-16 tahun, gajah jantan akan meninggalkan keluarganya. Selama pengasuhan, anak gajah dijamin keamanannya dengan kerjasama dari semua gajah dalam koloni sosial. Para gajah akan mengelilingi gajah betina pada masa kelahiran dan tidak akan bergerak sampai saat anak gajah mulai dapat berjalan. Sang ibu akan melindungi anak gajah dari predator seperti singa dan harimau.

Fakta tentang pengasuhan (parental care)


Induk betina selalu membawa bayi gajah, tetapi jarang ditemukan di Afrika Induk betina selalu mengeluarkan suara lembut bagi bayinya Terdapat ikatan yang kuat antara ibu gajah dan bayinya. Induk betina. Induk betina pernah ditemukan menemani bayi gajahnya yang mati selama beberapa hari, membawanya atau menguburnya sendiri. Ibunya membantu bayinya untuk berdiri saat pertama kali dilahirkan ke dunia, menggunakan belalainya dan kaki depannya dan melakukannya berulangulang saat terjatuh kembali. Induk betina sangat protektive melindungi bayinya, sering disebut agresif protektif

Saat bayi yang baru lahir mencoba menyusui, tentu saja ia tak dapat meraih puting ibunya sehingga sang ibunya mencoba merunduk sedikit.
Ibunya selalu membelai anaknya dengan menggunakan belalainya Bayi gajah pada hari pertamanya selalu dibantu ibunya untuk berdiri dan berjalan.

Perilaku-perilaku lainnya yang menunjukkan kasih sayang induk kepada bayinya :

berjalan di bawahnya saat sedang berjalan. Sang induk betina membantu anaknya saat berjalan di daerah terjal dengan meletakan belalainya di pantat anaknya untuk membantunya. Jika melewati jalan yang berudara panas, ibunya menaunginya dengan membayangi anaknya. Pada saat di dalam air, induk selalu menuntun bayinya melangkah melewati daerah licin, menjaganya pada arus sungai deras, memandikannya dengan meyemprotkan air melalui belalainya dengan lembut, dan menyikat tubuhnya dengan belalainya. Selama 6 bulan pertama, ibu selalu mengawasi bayinya dan semakin tambah awas hingga usia 1 tahun. Ibu memberikan pemeliharaan yang intensif pada 2 tahun pertamanya. Setelah itu, pemeliharaan dan pengajaran kedisiplinan dilakukan oleh betina lainnya-kakaknya atau bibinya. Bayi gajah yang baru lahir selalu diawasi dan dibantu secara ekstra. Seiring dengan bertambahnya usia, berkurang pula pengawasannya, tetpi pengawasan tetap dilakukan betina-betina lainnya. Selain ibunya, betina muda lainnya juga turut mengasuh bayi tersebut. Hal ini tidak hanya membantu bayi tsb bertahan hidup, tetapi juga sarana pembelajaran bagi betina muda saat memiliki anak nanti.

Bayinya meringkuk ke dalam perut ibunya saat dalam bahaya, dan

Anak gajah sangat berganung erat pada ibunya hingga berusia 10 tahun

Bibi, sepupu dan jantan muda (sub-adult) juga membantu dan memberikan perhatian pada anak gajah.
Remaja betina dapat membantu anak gajah, yang juga membantu mereka belajar saat nanti memiliki anak sendiri Dari sekitar satu tahun, meskipun tidak lagi dibantu oleh belalai ibunya, anak gajah masih dibantu oleh misalnya dorongan dari belakang untuk bangun atau keluar dari lubang lumpur, dan juga diizinkan untuk menarik diri dengan memegang ekor bibi mereka Selalu ada gajah lain yang umumnya di dekat dengan anak gajah setiap saat Anaknya gajah muda lebih banyak berhubungan dengan gajah lain daripada anaknya gajah tua yang lebih berpengalaman Anak gajah dididik secara disiplin, terutama oleh ibunya, dengan tusukan, tepukan, tamparan belalainya, semburan merupakan teguran/hukuman. Bibi atau allomothers berhubungan erat dengan anak dan ibu gajah. Ia memang minim interaksi dengan anak gajah saat berumur dibawah 2 tahun dan menjadi semakin dekat saat berusia 2-4 tahun

Joshi, R., R. Singh., R., Pushola., & M.S. Negi. 2009.Reproductive behaviour of wild Asian Elephants Elephas maximus in the Rajaji National Park, North-West India. Researcher, 2009;1(5) Macdonald, D.2001. The New Encyclopedia of Mammals. Oxford University Press Spinage, C. 1994. Elephants. t & AD Poyser Ltd. London, UK Kingdon, J. 1979. Eas African Mammal An Atlas of Evolution in Africa Volume III Part B (Large Mammals). The Univrsity of Chicago Press, Chicago, Illinois. USA Sukumar, R. 2003. The Living Elephants: Evolutionary Ecology, Behviour and Conservation. Oxford University Press Inc. New York, USA Eltringham, S.K. 1982. Elephants. Blandford Press. Poole, UK Sikes, S.K. 1971. The Natural History of The African Elephant. The Trinity Press. London, UK Douglas-Hamilton, I. & Douglas-Hamilton, O. 1975. Among the Elephants. Collins & Harvill Press, London Http://www/academicwritingtips.org/section-table/35-social-sciences/550-matingsystem-and-parental-care-in-animals.html. Diakses pada tanggal 30 November 2011 pukul 16:23