Anda di halaman 1dari 28

Irsyam Wahidi Uned Junaedi Santy Nurfaizah Zahrani Nurul Zanah

DIII TEKNIK KARDIOVASKULER 2010/2011

Jantung memiliki empat ruang yaitu : a) Atrium kanan dan atrium kiri b) Ventrikel kanan dan ventrikel kiri

katup : a) Katup semilunar b) Katup atrioventrikuler

Darah dari VCS dan VCI => ke atrium kanan => Ventrikel kanan => Arteri Pulmonary => Paru-paru ( terjadi proses oksigenisasi ) => Vena Pulmonary => Atrium kiri => Ventrikal kiri => Aorta => Seluruh tubuh => VCS dan VCI.

Pembuluh darah mempunyai 3 lapisan utama, yaitu : 1. Lapisan pertama disebut lapisan intima 2. Lapisan kedua adalah lapisan media 3. Lapisan ketiga adalah adventisia/eksterna

1.

2.

Psedoanerisam lebih sering terjadi di pembuluh darah arteri karena tekanan diarteri sangat tinggi memungkinkan untuk terjadinya psedoaneurisma. Psedoaneurisma dapat terjadi pada vena. Dalam anatomi pembuluh darah bahwa telah disebutkan, vena mengandung darah CO2. Maka apabila terjadinya psedoaneurisma darah di vena akan lebih cepat menyababkan pembekuan darah dan selain itu psedoaneurisma di vena sedikit sehingga hanya cukup ditekan.

PSEUDOANEURISMA disebut juga False Aneurisma (aneurisma palsu ) yaitu robeknya lapisan pembuluh darah 1,2 atau 3 yang mengakibatkan keluarnya darah dari pembuluh darah dan membentuk suatu kantong didalam jaringan disekitar pembuluh darah.

1. 2. 3.

Trauma Vaskuler Tindakan Iatrogenik Penggunaan antikoagulasi

1.

2.
3.

Pasien mengeluh, terdapat benjolan pada bekas puncture dan bila berjalan kaki terasa nyeri Terdapat benjolan pada daerah puncture dan bila diraba terasa berdenyut dan terdapat Trill Bila didengarkan dengan stetoskop pada daerah benjolan terdengar ada Bruit

Psedoaneurisma aktif adalah saat daerah pseudoaneurisma diberikan doppler warna pada pemeriksaan ultrasonografi vaskuler, maka akan terlihat aliran yang berputar-putar dipembuluh darah tersebut. 2. Psedoaneurisma pasif adalah saat daerah psedoaneurisma diberikan doppler warna pada pemeriksaan ultrasonografi vaskuler, warna tersebut tidak terlihat, misalnya : a) Necknya tidak ada b) Terdapat bekuan pada psedoanerisma (hematoma) c) Terdapat bendungan d) Dopplernya tidak ada aliran e) Ketika di beri color maka tidak ada aliran yang mengalir pada psedoanerisma.
1.

1.

Arteri Akan menjadi ALI (akut limb ischemic)

2. Vena

akan menjadi DVT (deep vein thrombus)

F. PENGOBATAN PSEUDOANEURISMA
Sebelum pseudoaneurysm dapat diobati, maka harus akurat didiagnosis. Metode pencitraan diagnosis, termasuk doppler USG, arteriografi, CT angiografi, dan MR angiografi. Setelah itu dapat ditentukan interpensi yang akan dilakukan:
1) 2) 3) Compressi Ultrasuond Injeksi Thrombin Bedah ( Ligasi )

G.

Modalitas vaskuler

1) Color Doppler sangat berguna untuk mendeteksi adanya pseudoaneurisma dan neck (leher) dari pseudoaneurisma. Pada color terlihat adanya hubungan antara rongga dan pembuluh darah arteri, dimana penghubung tersebut disebut neck ( leher ). untuk mengetahui besar kecilnya neck dilakukan perhitungan lebarnya neck.

Jika necknya besar/lebar maka darah akan dengan mudah keluar-masuk pseudoaneurisma. Dengan color doppler kita dapat mengetahui pola aliran darah didalam pseudoaneurisma yang sering disebut dengan karakteristik yin yang
2) DOPPLER
Gambaran Doppler berguna untuk mengetahui pola aliran .

3) B-MODE Untuk mengetahui besarnya pseudoaneurisma

PSEUDOANEURISMA

Hemodinamik Stabil

Hemodinamik Tidak Stabil

Ukuran Kantong > 3cm

Ukuran Kantong 1,3cm

Ukuran Kantong <1,0cm Duplex per 2 minggu Atau per bulan

UGTI

UGTI atau Observasi

Infeksi Daerah Pseudoaneurisma 2. Perluasan Hematom Secara Cepat 3. Perlu Tindakan CABG segera 4. Tindakan UGTI gagal
1.

BEDAH

Masih Ada

Terbentuk Thrombus BEDAH

Ukuran < 1cm Pertimbangkan Compressi

Ukuran > 1cm UGTI

PSEUDOANEURISMA disebut juga False Aneurisma (aneurisma palsu ) yaitu robeknya lapisan pembuluh darah 1,2 atau 3 yang mengakibatkan keluarnya darah dari pembuluh darah dan membentuk suatu kantong didalam jaringan disekitar pembuluh darah. 2. Komplikasi yang bisa terjadi karena pseudoaneurisma adalah : a) akut Limb Ischemia ( Arteri ) b) DVT ( Vena )
1.

3.

pseudoaneurisma terjadi karena kesalahan puncture (iatrogonic) trauma vaskuler,dll

THANK YOU.......