Anda di halaman 1dari 64

Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa

Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
1
BAB V
BAB V
OPTIMASI PEMILIHAN DIAMETER PIPA
OPTIMASI PEMILIHAN DIAMETER PIPA
BAB V
BAB V
OPTIMASI PEMILIHAN DIAMETER PIPA
OPTIMASI PEMILIHAN DIAMETER PIPA

Pemilihan diameter pipa berdasarkan biaya total tahunan Pemilihan diameter pipa berdasarkan biaya total tahunan
yang terkecil yang terkecil

Pemilihan diameter pipa berdasarkan pertimbangan Pemilihan diameter pipa berdasarkan pertimbangan
pressure drop pressure drop yang tersedia yang tersedia

Pemilihan diameter pipa berdasarkan kecepatan aliran Pemilihan diameter pipa berdasarkan kecepatan aliran
yang diperbolehkan yang diperbolehkan

Pemilihan diameter pipa berdasarkan biaya total tahunan Pemilihan diameter pipa berdasarkan biaya total tahunan
yang terkecil yang terkecil

Pemilihan diameter pipa berdasarkan pertimbangan Pemilihan diameter pipa berdasarkan pertimbangan
pressure drop pressure drop yang tersedia yang tersedia

Pemilihan diameter pipa berdasarkan kecepatan aliran Pemilihan diameter pipa berdasarkan kecepatan aliran
yang diperbolehkan yang diperbolehkan
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
2

Karakteristik aliran dalam pipa sangat berhubungan dengan diameter pipa, laju Karakteristik aliran dalam pipa sangat berhubungan dengan diameter pipa, laju
aliran dan pressure drop yang terjadi. Untuk laju aliran yang sama, semakin besar aliran dan pressure drop yang terjadi. Untuk laju aliran yang sama, semakin besar
diameter pipa semakin kecil diameter pipa semakin kecil pressure drop pressure drop yang terjadi. Dari keadaan tersebut yang terjadi. Dari keadaan tersebut
pemilihan pipa akan jatuh pada diameter yang besar. Namun semakin besar pemilihan pipa akan jatuh pada diameter yang besar. Namun semakin besar
diameter pipa, harga pipa akan semakin tinggi. Dengan demikian akan timbul diameter pipa, harga pipa akan semakin tinggi. Dengan demikian akan timbul
pertanyaan bagaimana memilih diameter pipa yang terbaik. pertanyaan bagaimana memilih diameter pipa yang terbaik.

Untuk kasus lain kondisi point di atas tidak berlaku, misalnya beda tekanan dalam Untuk kasus lain kondisi point di atas tidak berlaku, misalnya beda tekanan dalam
pipa antara menara air sampai kamar mandi akan selalu sama dengan tinggi kolom pipa antara menara air sampai kamar mandi akan selalu sama dengan tinggi kolom
air setinggi menara dihitung dari titik pengaliran air di kamar mandi, dan tidak air setinggi menara dihitung dari titik pengaliran air di kamar mandi, dan tidak
bergantung pada besar pipa. Hasil yang akan diperoleh ialah laju aliran yang akan bergantung pada besar pipa. Hasil yang akan diperoleh ialah laju aliran yang akan
berbeda bila diameter pipa berlainan. Jadi untuk kasus ini biaya pengaliran air dapat berbeda bila diameter pipa berlainan. Jadi untuk kasus ini biaya pengaliran air dapat
dikatakan tidak ada, kecuali biaya perawatan saja. dikatakan tidak ada, kecuali biaya perawatan saja.

Suatu kondisi aliran mensyaratkan kecepatan aliran harus di atas harga tertentu Suatu kondisi aliran mensyaratkan kecepatan aliran harus di atas harga tertentu
atau dibatasi tidak melebihi harga tertentu. Contoh kasus ini misalnya pada atau dibatasi tidak melebihi harga tertentu. Contoh kasus ini misalnya pada
pengaliran udara bercampur serbuk batu bara. Kecepatan rendah akan pengaliran udara bercampur serbuk batu bara. Kecepatan rendah akan
menyebabkan serbuk tertinggal dan mengendap di dasar pipa. Contoh lain adalah menyebabkan serbuk tertinggal dan mengendap di dasar pipa. Contoh lain adalah
aliran udara di dalam saluran vacuum cleaner, agar berdebu dan kotoran-kotoran aliran udara di dalam saluran vacuum cleaner, agar berdebu dan kotoran-kotoran
lain dapat terbawa aliran udara. lain dapat terbawa aliran udara.

Karakteristik aliran dalam pipa sangat berhubungan dengan diameter pipa, laju Karakteristik aliran dalam pipa sangat berhubungan dengan diameter pipa, laju
aliran dan pressure drop yang terjadi. Untuk laju aliran yang sama, semakin besar aliran dan pressure drop yang terjadi. Untuk laju aliran yang sama, semakin besar
diameter pipa semakin kecil diameter pipa semakin kecil pressure drop pressure drop yang terjadi. Dari keadaan tersebut yang terjadi. Dari keadaan tersebut
pemilihan pipa akan jatuh pada diameter yang besar. Namun semakin besar pemilihan pipa akan jatuh pada diameter yang besar. Namun semakin besar
diameter pipa, harga pipa akan semakin tinggi. Dengan demikian akan timbul diameter pipa, harga pipa akan semakin tinggi. Dengan demikian akan timbul
pertanyaan bagaimana memilih diameter pipa yang terbaik. pertanyaan bagaimana memilih diameter pipa yang terbaik.

Untuk kasus lain kondisi point di atas tidak berlaku, misalnya beda tekanan dalam Untuk kasus lain kondisi point di atas tidak berlaku, misalnya beda tekanan dalam
pipa antara menara air sampai kamar mandi akan selalu sama dengan tinggi kolom pipa antara menara air sampai kamar mandi akan selalu sama dengan tinggi kolom
air setinggi menara dihitung dari titik pengaliran air di kamar mandi, dan tidak air setinggi menara dihitung dari titik pengaliran air di kamar mandi, dan tidak
bergantung pada besar pipa. Hasil yang akan diperoleh ialah laju aliran yang akan bergantung pada besar pipa. Hasil yang akan diperoleh ialah laju aliran yang akan
berbeda bila diameter pipa berlainan. Jadi untuk kasus ini biaya pengaliran air dapat berbeda bila diameter pipa berlainan. Jadi untuk kasus ini biaya pengaliran air dapat
dikatakan tidak ada, kecuali biaya perawatan saja. dikatakan tidak ada, kecuali biaya perawatan saja.

Suatu kondisi aliran mensyaratkan kecepatan aliran harus di atas harga tertentu Suatu kondisi aliran mensyaratkan kecepatan aliran harus di atas harga tertentu
atau dibatasi tidak melebihi harga tertentu. Contoh kasus ini misalnya pada atau dibatasi tidak melebihi harga tertentu. Contoh kasus ini misalnya pada
pengaliran udara bercampur serbuk batu bara. Kecepatan rendah akan pengaliran udara bercampur serbuk batu bara. Kecepatan rendah akan
menyebabkan serbuk tertinggal dan mengendap di dasar pipa. Contoh lain adalah menyebabkan serbuk tertinggal dan mengendap di dasar pipa. Contoh lain adalah
aliran udara di dalam saluran vacuum cleaner, agar berdebu dan kotoran-kotoran aliran udara di dalam saluran vacuum cleaner, agar berdebu dan kotoran-kotoran
lain dapat terbawa aliran udara. lain dapat terbawa aliran udara.
Dasar-dasar pertimbangan pemilihan diameter pipa : Dasar-dasar pertimbangan pemilihan diameter pipa : Dasar-dasar pertimbangan pemilihan diameter pipa : Dasar-dasar pertimbangan pemilihan diameter pipa :
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
3
5.1 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
5.1 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan


Bi aya Total Tahunan terendah (LAC)
Bi aya Total Tahunan terendah (LAC)
5.1 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
5.1 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan


Bi aya Total Tahunan terendah (LAC)
Bi aya Total Tahunan terendah (LAC)

Diameter optimum tentunya diameter pipa yang memberikan Diameter optimum tentunya diameter pipa yang memberikan
kompromi terbaik antara biaya investasi dan biaya operasi yang kompromi terbaik antara biaya investasi dan biaya operasi yang
harus dikeluarkan harus dikeluarkan

Biaya investasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk pembelian Biaya investasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk pembelian
pipa beserta seluruh aksesorisnya termasuk biaya instalasi pipa beserta seluruh aksesorisnya termasuk biaya instalasi

Biaya operasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk pengaliran Biaya operasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk pengaliran
fluida atau biaya yang diperlukan untuk menjalankan pompa fluida atau biaya yang diperlukan untuk menjalankan pompa
atau kompresor. atau kompresor.

Biaya-biaya di atas dinyatakan dalam parameter-parameter pipa Biaya-biaya di atas dinyatakan dalam parameter-parameter pipa

Diameter optimum tentunya diameter pipa yang memberikan Diameter optimum tentunya diameter pipa yang memberikan
kompromi terbaik antara biaya investasi dan biaya operasi yang kompromi terbaik antara biaya investasi dan biaya operasi yang
harus dikeluarkan harus dikeluarkan

Biaya investasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk pembelian Biaya investasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk pembelian
pipa beserta seluruh aksesorisnya termasuk biaya instalasi pipa beserta seluruh aksesorisnya termasuk biaya instalasi

Biaya operasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk pengaliran Biaya operasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk pengaliran
fluida atau biaya yang diperlukan untuk menjalankan pompa fluida atau biaya yang diperlukan untuk menjalankan pompa
atau kompresor. atau kompresor.

Biaya-biaya di atas dinyatakan dalam parameter-parameter pipa Biaya-biaya di atas dinyatakan dalam parameter-parameter pipa
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
4

Hasil pengamatan harga pipa metal (bukan di Indonesia) Hasil pengamatan harga pipa metal (bukan di Indonesia)
ternyata harga pipa sebanding dengan besar diameter (dalam ternyata harga pipa sebanding dengan besar diameter (dalam
satuan inch) berpangkat 1,5. Karena informasi terlengkap yang satuan inch) berpangkat 1,5. Karena informasi terlengkap yang
ada adalah untuk pipa berdiameter 2 inch, maka persamaan ada adalah untuk pipa berdiameter 2 inch, maka persamaan
biaya investasi pengadaan sistem pemipaan didasarkan atas biaya investasi pengadaan sistem pemipaan didasarkan atas
harga pipa 2 inch harga pipa 2 inch

Persamaan yang diusulkan untuk harga pemipaan adalah: Persamaan yang diusulkan untuk harga pemipaan adalah:

Hasil pengamatan harga pipa metal (bukan di Indonesia) Hasil pengamatan harga pipa metal (bukan di Indonesia)
ternyata harga pipa sebanding dengan besar diameter (dalam ternyata harga pipa sebanding dengan besar diameter (dalam
satuan inch) berpangkat 1,5. Karena informasi terlengkap yang satuan inch) berpangkat 1,5. Karena informasi terlengkap yang
ada adalah untuk pipa berdiameter 2 inch, maka persamaan ada adalah untuk pipa berdiameter 2 inch, maka persamaan
biaya investasi pengadaan sistem pemipaan didasarkan atas biaya investasi pengadaan sistem pemipaan didasarkan atas
harga pipa 2 inch harga pipa 2 inch

Persamaan yang diusulkan untuk harga pemipaan adalah: Persamaan yang diusulkan untuk harga pemipaan adalah:
5 . 1
D x 353 . 0 C
Dimana, Dimana, C = harga pipa diameter D per foot panjang pipa C = harga pipa diameter D per foot panjang pipa
x = harga pipa diameter 2 inch ($/ft) x = harga pipa diameter 2 inch ($/ft)
D = diameter pipa yang dipilih D = diameter pipa yang dipilih
Dimana, Dimana, C = harga pipa diameter D per foot panjang pipa C = harga pipa diameter D per foot panjang pipa
x = harga pipa diameter 2 inch ($/ft) x = harga pipa diameter 2 inch ($/ft)
D = diameter pipa yang dipilih D = diameter pipa yang dipilih
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
5

Pipa berikut asesorisnya mempunyai umur tertentu, dan setelah Pipa berikut asesorisnya mempunyai umur tertentu, dan setelah
rusak harus diganti. Untuk itu dalam penentuan biaya investasi rusak harus diganti. Untuk itu dalam penentuan biaya investasi
untuk pemilihan pipa ini, digunakan biaya amortisasi pertahun. untuk pemilihan pipa ini, digunakan biaya amortisasi pertahun.
Dalam hal ini, biaya perawatan, biaya untuk fittings, katup dsb, Dalam hal ini, biaya perawatan, biaya untuk fittings, katup dsb,
serta biaya pemasangan harus termasuk dalam perhitungan serta biaya pemasangan harus termasuk dalam perhitungan
biaya amortisasi biaya amortisasi

Biaya amortisasi ditulis dalam bentuk persamaan: Biaya amortisasi ditulis dalam bentuk persamaan:

Pipa berikut asesorisnya mempunyai umur tertentu, dan setelah Pipa berikut asesorisnya mempunyai umur tertentu, dan setelah
rusak harus diganti. Untuk itu dalam penentuan biaya investasi rusak harus diganti. Untuk itu dalam penentuan biaya investasi
untuk pemilihan pipa ini, digunakan biaya amortisasi pertahun. untuk pemilihan pipa ini, digunakan biaya amortisasi pertahun.
Dalam hal ini, biaya perawatan, biaya untuk fittings, katup dsb, Dalam hal ini, biaya perawatan, biaya untuk fittings, katup dsb,
serta biaya pemasangan harus termasuk dalam perhitungan serta biaya pemasangan harus termasuk dalam perhitungan
biaya amortisasi biaya amortisasi

Biaya amortisasi ditulis dalam bentuk persamaan: Biaya amortisasi ditulis dalam bentuk persamaan:
( ) ( )
5 . 1
D x 1 F b a 353 . 0 A + +
Dimana, Dimana, A = harga amortisasi per foot panjang pipa pertahun A = harga amortisasi per foot panjang pipa pertahun
a = laju amortisasi, kebalikan dari perkiraan waktu (tahun) a = laju amortisasi, kebalikan dari perkiraan waktu (tahun)
b = ongkos maintenance, dihitung sebagai fraksi terhadap harga b = ongkos maintenance, dihitung sebagai fraksi terhadap harga
pipa pipa
F = harga total dari fittings, biaya pengelasan, support, pemasangan F = harga total dari fittings, biaya pengelasan, support, pemasangan
dst, dihitung sebagai kelipatan dari harga pipa dst, dihitung sebagai kelipatan dari harga pipa
Dimana, Dimana, A = harga amortisasi per foot panjang pipa pertahun A = harga amortisasi per foot panjang pipa pertahun
a = laju amortisasi, kebalikan dari perkiraan waktu (tahun) a = laju amortisasi, kebalikan dari perkiraan waktu (tahun)
b = ongkos maintenance, dihitung sebagai fraksi terhadap harga b = ongkos maintenance, dihitung sebagai fraksi terhadap harga
pipa pipa
F = harga total dari fittings, biaya pengelasan, support, pemasangan F = harga total dari fittings, biaya pengelasan, support, pemasangan
dst, dihitung sebagai kelipatan dari harga pipa dst, dihitung sebagai kelipatan dari harga pipa
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
6

Dari persamaan tersebut dapat dibuat kurva untuk harga A Dari persamaan tersebut dapat dibuat kurva untuk harga A
terhadap perubahan harga diameter pipa terhadap perubahan harga diameter pipa

Dari persamaan tersebut dapat dibuat kurva untuk harga A Dari persamaan tersebut dapat dibuat kurva untuk harga A
terhadap perubahan harga diameter pipa terhadap perubahan harga diameter pipa
Kurva harga amortisasi per foot panjang pipa Kurva harga amortisasi per foot panjang pipa
per tahun terhadap perubahan diameter per tahun terhadap perubahan diameter
Kurva harga amortisasi per foot panjang pipa Kurva harga amortisasi per foot panjang pipa
per tahun terhadap perubahan diameter per tahun terhadap perubahan diameter
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
7

Biaya operasi untuk pengaliran fluida sangat ditentukan oleh Biaya operasi untuk pengaliran fluida sangat ditentukan oleh
besar kecilnya kerugian-kerugian/biaya pressure drop di dalam besar kecilnya kerugian-kerugian/biaya pressure drop di dalam
aliran, dinyatakan sebagai besarnya pemakaian energi untuk aliran, dinyatakan sebagai besarnya pemakaian energi untuk
pengaliran fluida tersebut. Pemakaian energi untuk mengalirkan pengaliran fluida tersebut. Pemakaian energi untuk mengalirkan
sebanyak m sejauh satu foot dengan kerugian tekanan sebesar sebanyak m sejauh satu foot dengan kerugian tekanan sebesar

p, adalah: p, adalah:

Biaya operasi untuk pengaliran fluida sangat ditentukan oleh Biaya operasi untuk pengaliran fluida sangat ditentukan oleh
besar kecilnya kerugian-kerugian/biaya pressure drop di dalam besar kecilnya kerugian-kerugian/biaya pressure drop di dalam
aliran, dinyatakan sebagai besarnya pemakaian energi untuk aliran, dinyatakan sebagai besarnya pemakaian energi untuk
pengaliran fluida tersebut. Pemakaian energi untuk mengalirkan pengaliran fluida tersebut. Pemakaian energi untuk mengalirkan
sebanyak m sejauh satu foot dengan kerugian tekanan sebesar sebanyak m sejauh satu foot dengan kerugian tekanan sebesar

p, adalah: p, adalah:
( )
jam
lbf ft
p 144
m
1000 E

,
_



Dimana, Dimana, m m = laju aliran fluida (ribuan lbm perjam) = laju aliran fluida (ribuan lbm perjam)
p p = = pressure drop pressure drop persatuan panjang pipa (psi/ft) persatuan panjang pipa (psi/ft)
= densitas fluida (lbm/ft = densitas fluida (lbm/ft
3 3
) )
Dimana, Dimana, m m = laju aliran fluida (ribuan lbm perjam) = laju aliran fluida (ribuan lbm perjam)
p p = = pressure drop pressure drop persatuan panjang pipa (psi/ft) persatuan panjang pipa (psi/ft)
= densitas fluida (lbm/ft = densitas fluida (lbm/ft
3 3
) )
. . . .
. . . .
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
8

Bila dinyatakan dalam satuan kWh, maka diperoleh: Bila dinyatakan dalam satuan kWh, maka diperoleh:

Bila dinyatakan dalam satuan kWh, maka diperoleh: Bila dinyatakan dalam satuan kWh, maka diperoleh:
( )

2654200
p 144 m 1000
E

Dimana, Dimana, = efisiensi pompa = efisiensi pompa Dimana, Dimana, = efisiensi pompa = efisiensi pompa

Bila harga listrik Bila harga listrik K K dolar/kWh dan dolar/kWh dan Y Y adalah jumlah jam operasi adalah jumlah jam operasi
per tahun, maka akan diperoleh biaya operasi per foot panjang per tahun, maka akan diperoleh biaya operasi per foot panjang
pipa per tahun (Co) sebesar: pipa per tahun (Co) sebesar:

Bila harga listrik Bila harga listrik K K dolar/kWh dan dolar/kWh dan Y Y adalah jumlah jam operasi adalah jumlah jam operasi
per tahun, maka akan diperoleh biaya operasi per foot panjang per tahun, maka akan diperoleh biaya operasi per foot panjang
pipa per tahun (Co) sebesar: pipa per tahun (Co) sebesar:

K Y p m 0542 . 0
Co

Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
9

Agar persamaan dapat dinyatakan dalam diameter pipa, maka Agar persamaan dapat dinyatakan dalam diameter pipa, maka
digunakan persamaan digunakan persamaan

p yang umum: p yang umum:

Agar persamaan dapat dinyatakan dalam diameter pipa, maka Agar persamaan dapat dinyatakan dalam diameter pipa, maka
digunakan persamaan digunakan persamaan

p yang umum: p yang umum:


( )
84 . 2
16 . 0 84 . 1
D
m 1325 . 0
p




Dengan Dengan D = diameter pipa (inch) D = diameter pipa (inch)
= viskositas fluida (centipoise) = viskositas fluida (centipoise)
Dengan Dengan D = diameter pipa (inch) D = diameter pipa (inch)
= viskositas fluida (centipoise) = viskositas fluida (centipoise)

Sehingga diperoleh biaya operasi per tahun per foot panjang Sehingga diperoleh biaya operasi per tahun per foot panjang
pipa: pipa:

Sehingga diperoleh biaya operasi per tahun per foot panjang Sehingga diperoleh biaya operasi per tahun per foot panjang
pipa: pipa:

2 84 . 4
16 . 0 84 . 2 6
D
K Y m 10 84 . 2
Co

Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
10

Secara grafis, Co ditunjukan sebagai fungsi dari diameter, Secara grafis, Co ditunjukan sebagai fungsi dari diameter,
dimana Co semakin kecil dengan penambahan besar diameter dimana Co semakin kecil dengan penambahan besar diameter
pula pula

Secara grafis, Co ditunjukan sebagai fungsi dari diameter, Secara grafis, Co ditunjukan sebagai fungsi dari diameter,
dimana Co semakin kecil dengan penambahan besar diameter dimana Co semakin kecil dengan penambahan besar diameter
pula pula
Kurva biaya operasi tahunan terhadap perubahan Kurva biaya operasi tahunan terhadap perubahan
diameter pipa diameter pipa
Kurva biaya operasi tahunan terhadap perubahan Kurva biaya operasi tahunan terhadap perubahan
diameter pipa diameter pipa
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
11

Jadi biaya total per foot panjang pipa per tahun Ct, adalah Jadi biaya total per foot panjang pipa per tahun Ct, adalah
jumlah dari biaya amortisasi dan biaya operasi, sehingga jumlah dari biaya amortisasi dan biaya operasi, sehingga
diperoleh: diperoleh:

Jadi biaya total per foot panjang pipa per tahun Ct, adalah Jadi biaya total per foot panjang pipa per tahun Ct, adalah
jumlah dari biaya amortisasi dan biaya operasi, sehingga jumlah dari biaya amortisasi dan biaya operasi, sehingga
diperoleh: diperoleh:
( ) ( )


+ + +
2 84 . 4
16 . 0 84 . 2 6
5 . 1
D
K Y m 10 84 . 2
D 1 F B a 535 . 0 Ct

Co A Ct +

Dari penjumlahan kurva di atas akan diperoleh suatu harga Dari penjumlahan kurva di atas akan diperoleh suatu harga
parameter pipa yang memberikan biaya terendah. Pemilihan parameter pipa yang memberikan biaya terendah. Pemilihan
akan dilakukan pada ukuran pipa yang terdekat pada harga akan dilakukan pada ukuran pipa yang terdekat pada harga
teoretis ini, karena ukuran pipa komersial yang ada sudah teoretis ini, karena ukuran pipa komersial yang ada sudah
standard, yaitu standard, yaitu inch, inch, 1 inch, dst. inch, inch, 1 inch, dst.

Dari penjumlahan kurva di atas akan diperoleh suatu harga Dari penjumlahan kurva di atas akan diperoleh suatu harga
parameter pipa yang memberikan biaya terendah. Pemilihan parameter pipa yang memberikan biaya terendah. Pemilihan
akan dilakukan pada ukuran pipa yang terdekat pada harga akan dilakukan pada ukuran pipa yang terdekat pada harga
teoretis ini, karena ukuran pipa komersial yang ada sudah teoretis ini, karena ukuran pipa komersial yang ada sudah
standard, yaitu standard, yaitu inch, inch, 1 inch, dst. inch, inch, 1 inch, dst.
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
12
Kurva biaya total perfoot panjang pipa per tahun terhadap Kurva biaya total perfoot panjang pipa per tahun terhadap
diameter pipa diameter pipa
Kurva biaya total perfoot panjang pipa per tahun terhadap Kurva biaya total perfoot panjang pipa per tahun terhadap
diameter pipa diameter pipa
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
13

Secara matematik, penentuan diameter optimum akan lebih Secara matematik, penentuan diameter optimum akan lebih
mudah diperoleh dengan jalan mendiferensiasikan persamaan mudah diperoleh dengan jalan mendiferensiasikan persamaan
Ct terhadap diameter dan mencari harga D yang memberikan Ct Ct terhadap diameter dan mencari harga D yang memberikan Ct
terendah. Dari perhitungan ini, diperoleh harga diameter (D terendah. Dari perhitungan ini, diperoleh harga diameter (D
opt opt
) )
sebagai berikut: sebagai berikut:

Secara matematik, penentuan diameter optimum akan lebih Secara matematik, penentuan diameter optimum akan lebih
mudah diperoleh dengan jalan mendiferensiasikan persamaan mudah diperoleh dengan jalan mendiferensiasikan persamaan
Ct terhadap diameter dan mencari harga D yang memberikan Ct Ct terhadap diameter dan mencari harga D yang memberikan Ct
terendah. Dari perhitungan ini, diperoleh harga diameter (D terendah. Dari perhitungan ini, diperoleh harga diameter (D
opt opt
) )
sebagai berikut: sebagai berikut:
( ) ( )
1
]
1

+ +

x 1 F b a
K Y 0657 . 0 m
D
316 . 0
025 . 0 488 . 0
opt

Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
14

Walaupun harga D Walaupun harga D


opt opt
memberikan suatu harga tertentu, pada memberikan suatu harga tertentu, pada
prakteknya perlu dilakukan pemeriksaan lagi pada diameter pipa prakteknya perlu dilakukan pemeriksaan lagi pada diameter pipa
yang dipilih terhadap kondisi operasi, terutama bila laju aliran yang dipilih terhadap kondisi operasi, terutama bila laju aliran
atau temperatur operasi berubah-ubah, karena jelas akan atau temperatur operasi berubah-ubah, karena jelas akan
mempengaruhi hasil akhir. Sebagai ilustrasi, misalkan harga D mempengaruhi hasil akhir. Sebagai ilustrasi, misalkan harga D
opt opt

= 4.21 inch, maka diameter pipa komersial yang dapat dipilih = 4.21 inch, maka diameter pipa komersial yang dapat dipilih
adalah 4 inch atau 6 inch. Namun diameter pipa 4 inch belum adalah 4 inch atau 6 inch. Namun diameter pipa 4 inch belum
tentu ukuran yang terbaik bila laju aliran sering bertambah besar tentu ukuran yang terbaik bila laju aliran sering bertambah besar
dari kondisi operasi normal, demikian juga halnya dengan dari kondisi operasi normal, demikian juga halnya dengan
diameter pipa 6 inch. Jika laju aliran berubah-ubah, maka akan diameter pipa 6 inch. Jika laju aliran berubah-ubah, maka akan
diperoleh suatu harga laju aliran yang memberikan biaya diperoleh suatu harga laju aliran yang memberikan biaya
tahunan yang sama, misalnya pada laju aliran m tahunan yang sama, misalnya pada laju aliran m
max max
. Dapat . Dapat
dipahami bahwa di atas harga m dipahami bahwa di atas harga m
max max
maka pipa 6 inch akan lebih maka pipa 6 inch akan lebih
baik, tetapi operasi di bawah harga m baik, tetapi operasi di bawah harga m
max max
pipa 4 inch lebih baik. pipa 4 inch lebih baik.

Walaupun harga D Walaupun harga D


opt opt
memberikan suatu harga tertentu, pada memberikan suatu harga tertentu, pada
prakteknya perlu dilakukan pemeriksaan lagi pada diameter pipa prakteknya perlu dilakukan pemeriksaan lagi pada diameter pipa
yang dipilih terhadap kondisi operasi, terutama bila laju aliran yang dipilih terhadap kondisi operasi, terutama bila laju aliran
atau temperatur operasi berubah-ubah, karena jelas akan atau temperatur operasi berubah-ubah, karena jelas akan
mempengaruhi hasil akhir. Sebagai ilustrasi, misalkan harga D mempengaruhi hasil akhir. Sebagai ilustrasi, misalkan harga D
opt opt

= 4.21 inch, maka diameter pipa komersial yang dapat dipilih = 4.21 inch, maka diameter pipa komersial yang dapat dipilih
adalah 4 inch atau 6 inch. Namun diameter pipa 4 inch belum adalah 4 inch atau 6 inch. Namun diameter pipa 4 inch belum
tentu ukuran yang terbaik bila laju aliran sering bertambah besar tentu ukuran yang terbaik bila laju aliran sering bertambah besar
dari kondisi operasi normal, demikian juga halnya dengan dari kondisi operasi normal, demikian juga halnya dengan
diameter pipa 6 inch. Jika laju aliran berubah-ubah, maka akan diameter pipa 6 inch. Jika laju aliran berubah-ubah, maka akan
diperoleh suatu harga laju aliran yang memberikan biaya diperoleh suatu harga laju aliran yang memberikan biaya
tahunan yang sama, misalnya pada laju aliran m tahunan yang sama, misalnya pada laju aliran m
max max
. Dapat . Dapat
dipahami bahwa di atas harga m dipahami bahwa di atas harga m
max max
maka pipa 6 inch akan lebih maka pipa 6 inch akan lebih
baik, tetapi operasi di bawah harga m baik, tetapi operasi di bawah harga m
max max
pipa 4 inch lebih baik. pipa 4 inch lebih baik.
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
15
5.2 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
5.2 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
Ketersedi aan Pressure Drop (PDA)
Ketersedi aan Pressure Drop (PDA)
5.2 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
5.2 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
Ketersedi aan Pressure Drop (PDA)
Ketersedi aan Pressure Drop (PDA)

Perhitungan dengan dasar pressure drop yang tersedia Perhitungan dengan dasar pressure drop yang tersedia
dilakukan melalui persamaan-persamaan berbasis diameter dilakukan melalui persamaan-persamaan berbasis diameter
pipa. Formula pressure drop dihitung untuk setiap panjang pipa. Formula pressure drop dihitung untuk setiap panjang
pipa 100 ft. Koefisien gesek untuk pipa didasarkan pada pipa 100 ft. Koefisien gesek untuk pipa didasarkan pada
persamaan Genereaux, yaitu: persamaan Genereaux, yaitu:

Perhitungan dengan dasar pressure drop yang tersedia Perhitungan dengan dasar pressure drop yang tersedia
dilakukan melalui persamaan-persamaan berbasis diameter dilakukan melalui persamaan-persamaan berbasis diameter
pipa. Formula pressure drop dihitung untuk setiap panjang pipa. Formula pressure drop dihitung untuk setiap panjang
pipa 100 ft. Koefisien gesek untuk pipa didasarkan pada pipa 100 ft. Koefisien gesek untuk pipa didasarkan pada
persamaan Genereaux, yaitu: persamaan Genereaux, yaitu:

16 . 0
R
N
14 . 0
f
Dimana, Dimana, Nr = bilangan Reynolds Nr = bilangan Reynolds Dimana, Dimana, Nr = bilangan Reynolds Nr = bilangan Reynolds
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
16

Dengan memasukkan persamaan friksi di atas ke dalam Dengan memasukkan persamaan friksi di atas ke dalam
persamaan pressure drop, akan diperoleh persamaan: persamaan pressure drop, akan diperoleh persamaan:

Dengan memasukkan persamaan friksi di atas ke dalam Dengan memasukkan persamaan friksi di atas ke dalam
persamaan pressure drop, akan diperoleh persamaan: persamaan pressure drop, akan diperoleh persamaan:
( )
84 . 4
84 . 0 16 . 0 84 . 1
D
S Q 0595 . 0
100
psi

Untuk cairan Untuk cairan Untuk cairan Untuk cairan


( )
84 . 4
16 . 0 84 . 0 84 . 1 4
D
T Z G M 10 27 . 1
100
psi


Untuk gas Untuk gas Untuk gas Untuk gas
Dimana, Dimana, psi/100 psi/100 = pressure drop dalam psi/100ft pipa = pressure drop dalam psi/100ft pipa
Q Q = laju aliran, US gallons permenit (GPM) = laju aliran, US gallons permenit (GPM)
= viskositas, centipoise = viskositas, centipoise
S S = Spesific gravity (air pada 60 = Spesific gravity (air pada 60
o o
F = 1) F = 1)
M M = laju aliran, ribuan (standar cubic feet per day) = laju aliran, ribuan (standar cubic feet per day)
G G = specific gravity, udara pada 14,69 psi dan 60 = specific gravity, udara pada 14,69 psi dan 60
o o
F = 1 F = 1
Z Z = deviasi gas dari gas sempurna, fraksi = deviasi gas dari gas sempurna, fraksi
T T = temperatur, dalam derajat rankine = temperatur, dalam derajat rankine
P P = tekanan absolut, dalam psi = tekanan absolut, dalam psi
Dimana, Dimana, psi/100 psi/100 = pressure drop dalam psi/100ft pipa = pressure drop dalam psi/100ft pipa
Q Q = laju aliran, US gallons permenit (GPM) = laju aliran, US gallons permenit (GPM)
= viskositas, centipoise = viskositas, centipoise
S S = Spesific gravity (air pada 60 = Spesific gravity (air pada 60
o o
F = 1) F = 1)
M M = laju aliran, ribuan (standar cubic feet per day) = laju aliran, ribuan (standar cubic feet per day)
G G = specific gravity, udara pada 14,69 psi dan 60 = specific gravity, udara pada 14,69 psi dan 60
o o
F = 1 F = 1
Z Z = deviasi gas dari gas sempurna, fraksi = deviasi gas dari gas sempurna, fraksi
T T = temperatur, dalam derajat rankine = temperatur, dalam derajat rankine
P P = tekanan absolut, dalam psi = tekanan absolut, dalam psi
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
17

Air dan uap air merupakan fluida yang banyak dipakai, Air dan uap air merupakan fluida yang banyak dipakai,
persamaan pressure drop ditulis secara khusus, yaitu: persamaan pressure drop ditulis secara khusus, yaitu:

Air dan uap air merupakan fluida yang banyak dipakai, Air dan uap air merupakan fluida yang banyak dipakai,
persamaan pressure drop ditulis secara khusus, yaitu: persamaan pressure drop ditulis secara khusus, yaitu:

( )
5
2
D
f W 6 . 337
100
psi

Untuk uap air Untuk uap air Untuk uap air Untuk uap air
Dimana, Dimana, W W = laju aliran uap, ribuan pound perjam = laju aliran uap, ribuan pound perjam
f f = koefisien gesek = koefisien gesek
= densitas uap, pound per cubic feet = densitas uap, pound per cubic feet
Dimana, Dimana, W W = laju aliran uap, ribuan pound perjam = laju aliran uap, ribuan pound perjam
f f = koefisien gesek = koefisien gesek
= densitas uap, pound per cubic feet = densitas uap, pound per cubic feet
86 . 4
85 . 1
D
C
Q
452
100
psi

,
_

Dimana, Dimana, Q Q = laju aliran = laju aliran


C C = koefisien pipa (lihat tabel di appendiks) = koefisien pipa (lihat tabel di appendiks)
Dimana, Dimana, Q Q = laju aliran = laju aliran
C C = koefisien pipa (lihat tabel di appendiks) = koefisien pipa (lihat tabel di appendiks)
Untuk air Untuk air Untuk air Untuk air
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
18

Parameter D dikeluarkan secara eksplisit dari persamaan- Parameter D dikeluarkan secara eksplisit dari persamaan-
persamaan di atas untuk memperoleh harga diameter pipa yang persamaan di atas untuk memperoleh harga diameter pipa yang
harus dipilih. harus dipilih.

Parameter D dikeluarkan secara eksplisit dari persamaan- Parameter D dikeluarkan secara eksplisit dari persamaan-
persamaan di atas untuk memperoleh harga diameter pipa yang persamaan di atas untuk memperoleh harga diameter pipa yang
harus dipilih. harus dipilih.

( )
29 . 0
T
047 . 0 536 . 0
P
W 274 . 1
D

Untuk semua jenis fluida Untuk semua jenis fluida Untuk semua jenis fluida Untuk semua jenis fluida
( )
29 . 0
T
25 . 0 047 . 0 536 . 0
P
S Q 263 . 0
D

Untuk cairan Untuk cairan Untuk cairan Untuk cairan


292 . 0
T
25 . 0 047 . 0 536 . 0
P P
T Z
G M 0441 . 0 D

,
_


Untuk gas Untuk gas Untuk gas Untuk gas
( )
273 . 0
292 . 0
T
536 . 0
P P
W 65 . 5
D

Untuk uap air Untuk uap air Untuk uap air Untuk uap air
P P
T T
= pressure drop untuk seluruh saluran = pressure drop untuk seluruh saluran P P
T T
= pressure drop untuk seluruh saluran = pressure drop untuk seluruh saluran
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
19
5.3 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
5.3 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
Kecepatan Al i ran yang Di i ji nkan
Kecepatan Al i ran yang Di i ji nkan
5.3 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
5.3 Pemi l i han Di ameter Pi pa Berdasarkan
Kecepatan Al i ran yang Di i ji nkan
Kecepatan Al i ran yang Di i ji nkan

Terdapat berbagai situasi yang mensyaratkan kecepatan aliran Terdapat berbagai situasi yang mensyaratkan kecepatan aliran
diatas atau di bawah harga tertentu. Sering dijumpai pada aliran diatas atau di bawah harga tertentu. Sering dijumpai pada aliran
dimana fluida mempunyai fasa lebih dari satu, misalnya cair dan dimana fluida mempunyai fasa lebih dari satu, misalnya cair dan
padat, atau gas dan padat padat, atau gas dan padat

Sebenarnya kecepatan aliran dalam saluran tidak seragam, Sebenarnya kecepatan aliran dalam saluran tidak seragam,
berubah dari dinding saluran sampai sumbu aliran. Untuk berubah dari dinding saluran sampai sumbu aliran. Untuk
keperluan praktis, harga kecepatan diambil harga rata-ratanya, keperluan praktis, harga kecepatan diambil harga rata-ratanya,
ditulis sebagai berikut: ditulis sebagai berikut:

Terdapat berbagai situasi yang mensyaratkan kecepatan aliran Terdapat berbagai situasi yang mensyaratkan kecepatan aliran
diatas atau di bawah harga tertentu. Sering dijumpai pada aliran diatas atau di bawah harga tertentu. Sering dijumpai pada aliran
dimana fluida mempunyai fasa lebih dari satu, misalnya cair dan dimana fluida mempunyai fasa lebih dari satu, misalnya cair dan
padat, atau gas dan padat padat, atau gas dan padat

Sebenarnya kecepatan aliran dalam saluran tidak seragam, Sebenarnya kecepatan aliran dalam saluran tidak seragam,
berubah dari dinding saluran sampai sumbu aliran. Untuk berubah dari dinding saluran sampai sumbu aliran. Untuk
keperluan praktis, harga kecepatan diambil harga rata-ratanya, keperluan praktis, harga kecepatan diambil harga rata-ratanya,
ditulis sebagai berikut: ditulis sebagai berikut:
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
20

Secara matematis, kecepatan aliran dapat ditulis: Secara matematis, kecepatan aliran dapat ditulis:

Secara matematis, kecepatan aliran dapat ditulis: Secara matematis, kecepatan aliran dapat ditulis:
2
D
Q
409 . 0 V Untuk cairan Untuk cairan Untuk cairan Untuk cairan
V V = kecepatan aliran = kecepatan aliran
Q Q = kapasitas aliran, GPM = kapasitas aliran, GPM
D D = diameter dalam pipa = diameter dalam pipa
V V = kecepatan aliran = kecepatan aliran
Q Q = kapasitas aliran, GPM = kapasitas aliran, GPM
D D = diameter dalam pipa = diameter dalam pipa
2
PD
MTZ
06 . 0 V Untuk gas Untuk gas Untuk gas Untuk gas
M M = kapasitas aliran gas, ribuan = kapasitas aliran gas, ribuan
standard cubic feet/day standard cubic feet/day
M M = kapasitas aliran gas, ribuan = kapasitas aliran gas, ribuan
standard cubic feet/day standard cubic feet/day
2
D
W
51 V

Untuk uap air Untuk uap air Untuk uap air Untuk uap air
W W = laju aliran massa uap, ribuan = laju aliran massa uap, ribuan
pound/jam pound/jam
W W = laju aliran massa uap, ribuan = laju aliran massa uap, ribuan
pound/jam pound/jam
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
21

Hal yang penting untuk diperhatikan adalah aliran udara atau Hal yang penting untuk diperhatikan adalah aliran udara atau
gas bertekanan tinggi yang dialirkan ke tempat yang tekanannya gas bertekanan tinggi yang dialirkan ke tempat yang tekanannya
rendah. Jika saluran penghubung pendek, akan terjadi ekspansi rendah. Jika saluran penghubung pendek, akan terjadi ekspansi
dari gas pada jarak yang pendek dengan dari gas pada jarak yang pendek dengan pressure drop pressure drop yang yang
besar, dan akan menghasilkan aliran yang sangat cepat (dapat besar, dan akan menghasilkan aliran yang sangat cepat (dapat
mencapai kecepatan suara). mencapai kecepatan suara).

Untuk pipa sangat pendek, katup atau orifice, kecepatan suara Untuk pipa sangat pendek, katup atau orifice, kecepatan suara
akan tercapai bila tekanan absolute keluar saluran mencapai 50 akan tercapai bila tekanan absolute keluar saluran mencapai 50
% dari tekanan absolute inputnya. % dari tekanan absolute inputnya.

Persamaan kecepatan suara di dalam suatu gas: Persamaan kecepatan suara di dalam suatu gas:

Hal yang penting untuk diperhatikan adalah aliran udara atau Hal yang penting untuk diperhatikan adalah aliran udara atau
gas bertekanan tinggi yang dialirkan ke tempat yang tekanannya gas bertekanan tinggi yang dialirkan ke tempat yang tekanannya
rendah. Jika saluran penghubung pendek, akan terjadi ekspansi rendah. Jika saluran penghubung pendek, akan terjadi ekspansi
dari gas pada jarak yang pendek dengan dari gas pada jarak yang pendek dengan pressure drop pressure drop yang yang
besar, dan akan menghasilkan aliran yang sangat cepat (dapat besar, dan akan menghasilkan aliran yang sangat cepat (dapat
mencapai kecepatan suara). mencapai kecepatan suara).

Untuk pipa sangat pendek, katup atau orifice, kecepatan suara Untuk pipa sangat pendek, katup atau orifice, kecepatan suara
akan tercapai bila tekanan absolute keluar saluran mencapai 50 akan tercapai bila tekanan absolute keluar saluran mencapai 50
% dari tekanan absolute inputnya. % dari tekanan absolute inputnya.

Persamaan kecepatan suara di dalam suatu gas: Persamaan kecepatan suara di dalam suatu gas:
( )
2
1
T R k g Vs
Dimana, Dimana, R R = konstanta gas = konstanta gas T T = Temperatur absolut gas = Temperatur absolut gas
g g = gravitasi = gravitasi Vs Vs = Kecepatan suara = Kecepatan suara
Dimana, Dimana, R R = konstanta gas = konstanta gas T T = Temperatur absolut gas = Temperatur absolut gas
g g = gravitasi = gravitasi Vs Vs = Kecepatan suara = Kecepatan suara
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
22

Kecepatan suara adalah kecepatan maksimum yang dapat Kecepatan suara adalah kecepatan maksimum yang dapat
dicapai gas di dalam saluran. Karena ekspansi menyebabkan dicapai gas di dalam saluran. Karena ekspansi menyebabkan
peningkatan kecepatan aliran, maka kecepatan suara akan peningkatan kecepatan aliran, maka kecepatan suara akan
terjadi di ujung saluran keluar, yaitu pada tekanan terendahnya. terjadi di ujung saluran keluar, yaitu pada tekanan terendahnya.

Informasi penting yang harus kita peroleh dari penjabaran ini Informasi penting yang harus kita peroleh dari penjabaran ini
adalah mengetahui panjang dan diameter pipa agar kecepatan adalah mengetahui panjang dan diameter pipa agar kecepatan
aliran tidak mencapai kecepatan suara aliran tidak mencapai kecepatan suara

Kecepatan suara adalah kecepatan maksimum yang dapat Kecepatan suara adalah kecepatan maksimum yang dapat
dicapai gas di dalam saluran. Karena ekspansi menyebabkan dicapai gas di dalam saluran. Karena ekspansi menyebabkan
peningkatan kecepatan aliran, maka kecepatan suara akan peningkatan kecepatan aliran, maka kecepatan suara akan
terjadi di ujung saluran keluar, yaitu pada tekanan terendahnya. terjadi di ujung saluran keluar, yaitu pada tekanan terendahnya.

Informasi penting yang harus kita peroleh dari penjabaran ini Informasi penting yang harus kita peroleh dari penjabaran ini
adalah mengetahui panjang dan diameter pipa agar kecepatan adalah mengetahui panjang dan diameter pipa agar kecepatan
aliran tidak mencapai kecepatan suara aliran tidak mencapai kecepatan suara
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
23

Korelasi tersebut ditunjukkan pada gambar berikut: Korelasi tersebut ditunjukkan pada gambar berikut:

Korelasi tersebut ditunjukkan pada gambar berikut: Korelasi tersebut ditunjukkan pada gambar berikut:
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
24

Grafik diagonal menunjukkan korelasi bila kecepatan aliran Grafik diagonal menunjukkan korelasi bila kecepatan aliran
keluar saluran mencapai kecepatan suara, sedangkan grafik keluar saluran mencapai kecepatan suara, sedangkan grafik
melengkung menunjukkan korelasi bila kecepatan aliran keluar melengkung menunjukkan korelasi bila kecepatan aliran keluar
lebih kecil dari kecepatan suara. Grafik ini berlaku untuk k lebih kecil dari kecepatan suara. Grafik ini berlaku untuk k
= 1.3. Untuk k = 1.3. Untuk k

1.3, koreksi harus dilakukan dengan 1.3, koreksi harus dilakukan dengan
mengalikan harga P mengalikan harga P
2 2
/P /P
1 1
dengan faktor koreksi pada tabel berikut dengan faktor koreksi pada tabel berikut

Grafik diagonal menunjukkan korelasi bila kecepatan aliran Grafik diagonal menunjukkan korelasi bila kecepatan aliran
keluar saluran mencapai kecepatan suara, sedangkan grafik keluar saluran mencapai kecepatan suara, sedangkan grafik
melengkung menunjukkan korelasi bila kecepatan aliran keluar melengkung menunjukkan korelasi bila kecepatan aliran keluar
lebih kecil dari kecepatan suara. Grafik ini berlaku untuk k lebih kecil dari kecepatan suara. Grafik ini berlaku untuk k
= 1.3. Untuk k = 1.3. Untuk k

1.3, koreksi harus dilakukan dengan 1.3, koreksi harus dilakukan dengan
mengalikan harga P mengalikan harga P
2 2
/P /P
1 1
dengan faktor koreksi pada tabel berikut dengan faktor koreksi pada tabel berikut
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
25

Hal lain yang perlu diperhatikan pada kecepatan tinggi adalah Hal lain yang perlu diperhatikan pada kecepatan tinggi adalah
tekanan impak apabila aliran melewati belokan atau sambungan tekanan impak apabila aliran melewati belokan atau sambungan
Tee. Tekanan impak harus diperhitungkan terhadap kekuatan Tee. Tekanan impak harus diperhitungkan terhadap kekuatan
pipa. pipa.

Hal lain yang perlu diperhatikan pada kecepatan tinggi adalah Hal lain yang perlu diperhatikan pada kecepatan tinggi adalah
tekanan impak apabila aliran melewati belokan atau sambungan tekanan impak apabila aliran melewati belokan atau sambungan
Tee. Tekanan impak harus diperhitungkan terhadap kekuatan Tee. Tekanan impak harus diperhitungkan terhadap kekuatan
pipa. pipa.
( ) ( ) +
2
V 0026 . 0 P 2 Pt
Dimana, Dimana, Pt Pt = tekanan impak, psi = tekanan impak, psi
P P = tekanan statik aliran sebelum belokan = tekanan statik aliran sebelum belokan
V V = kecepatan, fps = kecepatan, fps
Dimana, Dimana, Pt Pt = tekanan impak, psi = tekanan impak, psi
P P = tekanan statik aliran sebelum belokan = tekanan statik aliran sebelum belokan
V V = kecepatan, fps = kecepatan, fps
Sebagai gambaran, bila kecepatan aliran udara 50 fps dan tekanan Sebagai gambaran, bila kecepatan aliran udara 50 fps dan tekanan
statik = 100 psi, maka tekanan impak pada belokan adalah Pt = 1007 psi statik = 100 psi, maka tekanan impak pada belokan adalah Pt = 1007 psi
Sebagai gambaran, bila kecepatan aliran udara 50 fps dan tekanan Sebagai gambaran, bila kecepatan aliran udara 50 fps dan tekanan
statik = 100 psi, maka tekanan impak pada belokan adalah Pt = 1007 psi statik = 100 psi, maka tekanan impak pada belokan adalah Pt = 1007 psi

Dalam appendiks dilampirkan tabel, grafik dan nomogram- Dalam appendiks dilampirkan tabel, grafik dan nomogram-
nomogram yang penting untuk penentuan diameter pipa, yang nomogram yang penting untuk penentuan diameter pipa, yang
diambil dari buku Optimum Pipe Size Selection. diambil dari buku Optimum Pipe Size Selection.

Dalam appendiks dilampirkan tabel, grafik dan nomogram- Dalam appendiks dilampirkan tabel, grafik dan nomogram-
nomogram yang penting untuk penentuan diameter pipa, yang nomogram yang penting untuk penentuan diameter pipa, yang
diambil dari buku Optimum Pipe Size Selection. diambil dari buku Optimum Pipe Size Selection.
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
26
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
27
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
28
END OF CHAPTER V
END OF CHAPTER V END OF CHAPTER V
END OF CHAPTER V
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
29
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
30
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
31
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
32
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
33
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
34
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
35
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
36
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
37
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
38
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
39
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
40
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
41
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
42
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
43
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
44
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
45
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
46
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
47
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
48
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
49
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
50
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
51
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
52
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
53
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
54
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
55
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
56
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
57
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
58
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
59
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
60
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
61
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
62
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
63
Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa Bab 5 Pemilihan Diameter Pipa
Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan Desain, Fabrikasi, dan inspeksi Sistem Perpipaan
64
END OF CHAPTER V
END OF CHAPTER V END OF CHAPTER V
END OF CHAPTER V