Anda di halaman 1dari 24

Definisi

Vulvo-vaginitis adalah radang vulva dan vagina, biasanya ditandai keluarnya sekret dengan atau tanpa gatal, kadang-kadang rasa nyeri sebagai keluhan utama Sekret vagina dapat menyebabkan Dermatitis vulva sekunder, sedangkan pengobatan infeksi vagina dapat menyebabkan Dermatitis kontak iritan atau alergik

Penyebab Biasa Vaginitis


Infeksi Candida albicans Trichomonas vaginalis Gardnerella vaginalis penyebab Vaginosis Bakterial (dhl. Haemophilus vaginalis) Inflamasi Dermatitis kontak alergik Dermatitis kontak iritan Hormonal Vaginitis atrofi (defisiensi estrogen)

Definisi
Vaginosis bakterial (V.B) adalah sindroma klinik akibat pergantian Lacto-bacillus spp. (Doderlein) sebagai flora normal dengan - bakteri anaerob - Gardnerella vaginalis - Mycoplasma hominis

Etiologi
Gardnerella vaginalis 95% : pada V.B 40-50% : tanpa vaginitis

Mycoplasma hominis Bacteroides spp. Mobiluncus spp.


76% : Kuman anaerob, N. : tak ditemukan 85 % :

Gambaran Klinik
Fluor albus (+)/(-) atau ringan (homogen, tipis, cair dan putih keabu-abuan) Post coital lendir bau amis (bau ikan) Kenapa ?? Karena !! Sekret vagina + cairan seminal protein & amin (asam) (basa) (bau amis)

Diagnosis
(hrs 3 dari 4 gejala berikut)

1. Cairan vagina homogen, cair, putih homogen keabu-abuan, lekat pada dinding vagina 2. pH vagina > 4,5 3. Whiff test positif (+ KOH 10% bau amis/ ikan) 4. Clue cells positif (= sel epitel yang ditutupi bakteri)

Deferential Diagnosis :
1. candidiasis vagina 2. trichomoniasis 3. nonspecific genital infection 4. gonoorhoea

Komplikasi
(OBSTETRIK GINEKOLOGIK)

1. 2. 3. 4. 5.

Korioamnionitis Infeksi cairan amnion Kehamilan prematur Infeksi pada masa nifas Penyakit radang panggul

Terapi
Rejimen Utama Metronidazole 2 x 500 mg (7 hari) (efektivitas 95%, hindari alkohol) Rejimen alternatif

Metronidazole 2 gram/ dosis tunggal (efektivitas 84%)


Flagyl Klindamisin Augmentin Sefaleksin 2 x 300 mg (7 hr) Dalacin C 3 x 500 mg (7 hr) 4 x 500 mg (7 hr)

Klindamisin krim 2%, intra vag. + aplikator 5g (7 hr) Metronidazole gel 0,75%, intra vag. + aplikator 5 g (7 hr)

Perawatan Feminine Hygiene Lactacyd : - Laktoserum - As. laktat Note: - Hindari antiseptik vaginal douche Kenapa ??

TRIKOMONIASIS
PENDAHULUAN Trikomoniasis pd saluran urogenital wanita penyebab vaginitis & sistitis, sebagian besar tanpa gejala kecuali dispareunia shg hub. Suami-isteri tdk harmonis. Pd pria sbg penyebab uretritis spesifik & prostatitis dan +/- 15 % dr kasus NGU

Definisi:
Trikomoniasis adalah infeksi sal.uro-genital dpt akut / kronik,disebabkan Trichomonas vaginalis

Etiologi: Trichomonas vaginalis Donne (1883) Flagelata btk filiformis,ukuran 15-18 micron, Memp. 4 flagela, gerak spt gelombang. Berkembang biak secara belah memanjang Hidup pd pH 5-7,5, mati pd suhu 50C, tahan hidup 5 hari pd suhu 0C

INSIDEN: Penularan utama hub. Seksual (PHS), non-seksual pakaian dlm/handuk atau berenang. Pd wanita > pria, menopause, jarang pd bayi PATOGENESIS: T. Vaginalis dpt melakukan invasi mel.dinding sal. urogenital peradangan jar. epitel & subepitel. Kasus lanjut jar. granulasi & nekrosis Pd vagina & uretra parasit hidup dr sisa sel, kuman-kuman, benda lain dlm sekret

Gejala Klinis Trikomoniasis Masa tunas 4 hr 4 mgg.


Pd. WANITA NGGI. 1. Sekret vagina seropurulen kuning-hijau & berbusa 2. Malodorous (bau tak enak) 3. Strawberry appearance 4. Dispareunia 5. Perdarahan pascakoitus & intermenstrual 6. Dpt. Uretritis, Bartholinitis, skenitis & sistitis 7. Kronis gej. lebih ringan, sekret vagina tanpa busa Pd. PRIA NGU 1. Sekret uretra mukoid & muko-purulen 2. Urin biasanya jernih + seratserat halus 3. Disuria & poliuria 4. Gej. prostatitis, vesikulitis & epididimitis 5. Kronis gatal uretra, disuria & urin pagi keruh

DIAGNOSIS TRIKOMONIASIS
1. Adanya keluhan baik akut & kronis flour albus berbusa + malodorous 2. Gambaran klinis Strawberry appearance 3. Temukan etiologi: - Pem. Mikroskopik sediaan basah - Pem. Mikroskopik sediaan apus - Kultur pd macam perbenihan

TERAPI TRIKOMONIASIS
TOPIKAL 1. Irigasi vagina dgn H2O2 1-2 % atau Lar. As. Laktat 4 % 2. Vaginal suppositoria (Flagystatin ) 3. Trikomoniasidal krim/gel SISTEMIK (ORAL) 1. Metronidasol: 2 g/SD or 3x 500 g/hr 7 hr 2. Nimorazol: 2 g/SD 3. Tinidazol: 2g/SD 4. Omidazol: 2g/SD

Pencegahan Trikomoniasis
Periksa & obati pasangan seksual hindari Pingpong ball phenomen Abstinensia ( No Sex ) selama terapi Hindari pemakaian barang-barang mudah transmisi.