Anda di halaman 1dari 22

Hidrosefalus

5/3/12

Widia to edit Master subtitle style Click Mujtiawati P17320310006

anatomi dan fisiologi otak

Otak merupa kan alat tubuh yg sangat penting karena merupa kan

5/3/12

Selaput otak (meningen)


Selaput yang membungkus otak dan sumsum tulang belakang, melindungi struktur saraf halus yang membawa pembuluh darah & cairan sekresi (CSS), Meningen ini membentuk bagian dalam tengkorak, melindungi sinus vena dan berisi Cairan cerebrospinal (CSF). memperkecil benturan atau getaran, selaput otak terdiri dari 3 lapisan :

5/3/12

5/3/12

Ciairan serebrospinal
Cairan jernih,tidak berwarna dan tidak berbau dan terdapat dalam ventrikel dan mengelilingi otak serta medulla spinalis (spinal cord). Fungsi cairan serebrospinal : 1. Melembapkan otak dan medula spinalis 2. Melindungi alat-alat dalam medula spinalis dan otak dari tekanan 3. Melicinkan alat-alat

Siklus CSS
Sering disebut sirkulasi ke 3, sistem tertutup -> Dibentuk dikedua ventrikel lateral -> Masuk keventrikel ketiga mel alui foramen monro -> Masuk keventrikel keempat melalui aquaduktus sylvii -> Masuk keruang sub arakhnoid otak & medulla spinalis melalui sepasang foramen Luschka dibagian lateral dan foramen Magendi di bagian medial 5/3/12

5/3/12

Jenis hidrosefalus

5/3/12

BAYI

Manifestasi klinis

Perubahan TTV (penurunan denyut jantung, penurunan frekuensi pernafasan, peningkatan tekanan darah, peningkatan suhu) Pembesaran kepala secara progesif (diatas persentil ke95), fontanel

ANAK YANG LEBIH BESAR Perubahan TTV (penurunan denyut jantung, penurunan frekuensi pernafasan, peningkatan tekanan darah, peningkatan suhu) sakit kepala di 5/3/12

Patofisologi

5/3/12

Therapi

Pemberian asetazolamis dan furosemid (untuk mengurangi kecepatan reproduksi CSS, tetapi hasil jangka panjangnya mengecewakan) Memasang shunt (eksternal CSS dan internal CSS)

5/3/12

Asuhan keperawatan
1.

Pengkajian keluhan utama : muntah, gelisah, nyeri kepala, letargik, apatis, penglihatan ganda, perubahan pupil, dll . riwayat kesehatan masa lalu : adanya rieayat luk trauma kepala atau infeksi serebral. riwayat kehamilan dan persalinan : prematur, neonatal meningitis, perdarahan subarachnoid, infeksi intra uterin 5/3/12

TTV : peningkatan tekanan darah, bradicardia, peningkatan peningkatan frekuensi nafas, peningkatan suhu kepala : makrosepal, dahi menonjol & mengkilat, pembuluh darah terlihat, fontanela tegang, keras . mata : sun eyes, alis dan bulu mata keatas, strabismus, atropi 5/3/12 optic, diplopia, pupil edema, respon pupil

pemeriksaan fisik (fokus)

Pemeriksaan penunjang

CT-Scan

Pungsi ventrikel Rontgen kepala


EEG MRI

Pemeriksaan Darah 5/3/12 Lengkap

Penatalaksanaan medis

Pasang pirau untuk mengeluarkan kelebihan CSS dari ventrikel lateral kebagian ekstrakranial (biasanya peritonium untuk bayi dan anakanak atau atrium pada remaja ) dimana hal tersebut dapat direabsorbsi. VP (Ventriculo peritoneal 5/3/12 shunt)

Diagnosa keperawatan

Pre operasi
Ketidakefektifan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan meningkatnya tekanan intra kranial Kecemasan Orang tua berhubungan dengan keadaan anak yang akan mengalami operasi. Risiko kekurangan cairan berhubungan dengan intake yang kurang diserta muntah Risiko terjadi berhubungan imobilisasi dekubitus dengan

Post operasi
Nyeri berhubungan dengan tekanan pada kulit yang dilakukan shunt. Risiko infeksi berhubungan dengan pembedahan pemasangan shunt Resiko tinggi terjadi kerusakan integritas kulit dan kontraktur berhubungan dengan imobilisasi. Peningkatan suhu tubuh berhubungan dengan 5/3/12 proses infeksi

Rencana keperawatan
1.

Pre Operatif Ketidakefektifan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan meningkatnya tekanan intra kranial Pantau/catat status neurologis sesering mungkin dan bandingkan dengan keadaan normalnya/standar Pantau tanda-tanda vital seperti catat adanya hipertensi/hipotensi, frekuensi 5/3/12 dan irama jantung, catat pola dan

Rencana keperawatan
2.

Kecemasan Orang tua sehubungan dengan keadaan anak yang akan mengalami operasi.

Dorong orang tua untuk berpartisipasi sebanyak mungkin dalam merawat anaknya. pada orang tua tentang masalah anak terutama ketakutannya menghadapi operasi otak dan ketakutan terhadap kerusakan otak. informasi yang cukup tentang
5/3/12

Jelaskan

Berikan

Rencana keperawatan
3.

Potensial Kekurangan cairan dan elektrolit sehubungan dengan intake yang kurang diserta muntah
.

Kaji pengeluaran urin, terutama untuk tipe prosedur operasi yang dilakukan Pantau tanda-tanda vital Pantau drain pada interval reguler, kaji luka untuk terjadinya pembengkakan 5/3/12

. .

Rencana keperawatan
Post Operatif
1.

Nyeri berhubungan dengan tekanan pada kulit yang dilakukan shunt.

Kaji skala nyeri (0-10) kapas secukupnya dibawa telinga yang dibalut. shunt (Posisi semi fowler), bila harus memompa shunt, maka pemompaan dilakukan perlahan lahan dengan interval yang telah ditentukan. dengan tim medis bila ada kesulitan dalam pemompaan shunt 5/3/12

Beri

Aspirasi

Kolaborasi

Rencana keperawatan
2.

Risiko infeksi berhubungan dengan pembedahan pemasangan shunt


.

Kaji suhu tubuhanak yang tidak stabil, penurunan LOC, kehilangan nafsu makan,muntah, peningkatan sel darah putih, dan pembengkakan atau kemerahan sepanjangsaluran shunt. Monitor suhu badan anaksetiap 4jam Posisi baring anakyang 5/3/12 tidakmenahan beratypada

Rencana keperawatan
3.

Resiko tinggi terjadi kerusakan integritas kulit dan kontraktur sehubungan dengan imobilisasi.
.

Kaji kulit kepala setiap 2 jam dan monitor terhadap area yang tertekan Mobilisasi klien (Miki dan Mika) setiap 2 jam Hindari tidak adanya linen pa-da tempat tidur
5/3/12 Baringkan kepa-la pada bantal karet

5/3/12