Anda di halaman 1dari 13

NERACA ENERGI

Erliza Noor

NERACA ENERGI
Bentuk-bentuk energi
1. Energi dalam (U)

Adalah besaran makroskopik energi dari molekul, atom, dan sub atom Definisi : jumlah total energi yang dimiliki sesuai dengan keberadaannya, posisi relatif dan gerakan molekul, atom dan sub atomnya Dihitung dengan mengukur besaran-besaran makrokopik : tekanan, volume, suku, dan komposisi.
Penurunan energi dalam : Untuk komponen murni :
Catatan : : energi dalam per satuan massa V : volume spesifik

2. Entalpi(H) Didefinisakn : H = u + PV Entalpi persatuan massa :

Didefinisikan :

Sedang : Sangat kecil, sehingga dapat diabaikan Sehingga perubahan entalpi dapat ditulis sebagai berikut :

Besaran entalpi selalu diberikan atas dasar entalpi terhadap kondisi standar (0C,1atm). Sehingga besaran yang diukur biasanya adalah perubahan entalpi. Keadaan awal Entalpi = Perubahan entalpi = = Besaran entalpi dan energi dlaam disebut sebagai state variables, karena nilainya bergantung pada keadaan (state) dari bahan (material) seperti suhu, tekanan, fasa & komposisi. Tidak ditentukan oleh /cara bagaimana material-material tersebut diperoleh.. Keadaan akhir Entalpi =

Untuk proses siklus (12 1)


T
(2) (1)

Kapasitas panas

Definisi : jumlah panas yang dibutuhkan untuk menaikan suhu suatu benda sebesar satu derajat Kapasitas Panas Gas Ideal : : Monoatomic gas Pembukatian : Pada volume tetap, kapasitas panas : Untuk gas :

Untuk gas ideal, hanya fungsi suhu : dan

Sehingga :
dan Untuk gas ideal monoatom, He.P rendah U = 3/2 RT CV=3/2 R Persamaan empiris kapasitas panas : Untuk padat, cair, dan gas, kapasitas panas biasanya diperoleh secara empiris sebagai fungsi suhu. Cp = a+bT+cT2 Dimana : a,b,dan c adalah konstanta T : K

Perkiraan Kapasitas panas


1. Padatan Diperoleh secara experiment, dan dapat diperoleh di literatur. Unit atom Cp=6,2 kal/g.atom 2. Cairan Menggunakan data percobaan. Bisa menggunakan kapasitas panas air (bila tidak ada data percobaan) misal/contoh : 21,6% NaCl, diasumsikan mempunyai kap. Panas:0,784 cal/gr.C exp : 0,806 cal/gr.C 3. Hidrokarbon Fallon & Watson : untuk cairan hydrokarbon dan hasil/produk minyak (petrolium). Gas : T : 50 - 1400F : Cp= a + bT + cT2 T : - 300 - (+200F) : Cp=7,95+uTV dimana : T :R Cp :kapasitas panas molal Uap : Cp = (0,045K - 0,233) + (0,440 + 0,0177 K) x 10-3t - (0,1530.10-6t2) Dimana, t :F K : faktor karakterisasi cp : kap. Panas spesifik

Cairan petroleum/hidrokarbon Cp = [(0,355+0,128.10-2 API) + (0,503+0,117.10-2 API) x 10-3t](0,05K +0,41)

t :F K : karakteristik universal oil produk (10,1-13,0) Cp : Btu/lb. F 4. Cairan organik : Cp = k.Ma dimana : M : berat molekul k.a :kostanta Senyawa Alkohol Asam Ketone Ester k 0,85 0,91 0,587 0,60 a -0,1 -0,152 -0,0135 -0,0573

Hidrokarbon/Alifatic

0,873

-0,113

Kapasitas panas rata-rata :

Untuk persamaan empiris :

Perhitngan Entalpi, bila tidak ada perubahan fasa :

Cp

T1

T2

Untuk persamaan empiris dimana : Cp = a + bT + cT2

Dengan menggunakan harga Cp rata-rata :

Contoh soal : 1. Perhitungan menggunakan kapasitas panas rata-rata. Hitunglah perubahan entalpi untuk 1 kg mol gas Nitrogen, bila dipanaskan pada tekanan konstan (100KPa) dari 18C hingga 1100C CPm = 31,593 KJ/kg mol. C pada 1100C CPm = 29,120 KJ/kg mol. C pada 18C 2. Pada alat pembakar, buangan padat dibakar untuk memperoleh gas-gas(dasar kering) CO2 = 9,2% CO = 1,5% O2 = 7,3% N2 =82,0% Berapa besarnya perubahan entalpi, bila temperatur bawah 550F dan temp atas 200F. Data kapasitas panas : (Btu/lb mol. F) N2 O2 CO2 CO = Cp = 6,895 + 0,7624.10-3T - 0,7009.10-7T2 = Cp = 7,104 + 0,7851.10-3T - 0,5528.10-7T2 = Cp = 8,448 + 5,757.10-3T - 21,54.10-7T2 + 3,049.10-10T3 = Cp = 6,865 + 0,8024.10-3T - 0,7567.10-7T2

Jawab : 1. = 31,597 KJ (kg molC) (1100-0) C 29,120 kJ (kg molC) (18-0) C

= 34.228 KJ/kg mol 2. Kapasitas panas : Basis:1mol gas N2 = 0,82(6,895 + 0,7624.10-3T - 0,7009.10-7T2) O2 = 0,073(7,104 + 0,7851.10-3T - 0,5528.10-7T2) CO2 = 0,092(8,448 + 5,757.10-3T - 21,57.10-7T2 + 3,059.10-10T3) CO =0,015(6,865+0,8024.10-3T-0,7367.10-7T) Ctotal = 7,052 + 1,2243. 10-3T - 2,6124. 10-7T2+ 0,2814. 10-3 T2

= 7,053[(200)-(550)] + (1.224.10-3/2)[(200)2-(500)2]-(2,6124.10-7/3)[(200)3(550)3]+(0,2814.10-10/4)[(200)4-(550)4] = -2469 - 160,6 + 13,8 - 0,633 = - 2616 Btu/lb mol campuran gas