Anda di halaman 1dari 12

Penyakit Gumboro (IBD) pada Unggas

Oleh : RIZKY RAHMADHANI PRIMASANTI 23010110110104

Pengertian gumboro
Penyakit Gumboro, disebut Infectious Bursa Disease juga

Gumboro merupakan penyakit yang bersifat imunosupresi disebabkan oleh virus gumboro yang dapat merusak morfologi dan fungsi organ limfoid primer, terutama pada bursa fabricius.

Penyakit Gumboro

Ayam meringkuk (A), pada bedah bangkai ditemukan perdarahan bergaris di otot paha (B), peradangan dan pembengkakan bursa Fabricius (C), pembengkakan ginjal (D)

Penyebab penyakit
Penyebab penyakit Gumboro, adalah virus,virus tersebut disebut dengan nama Infectious Bursal Agent (IBA). Virus ini sangat infectious serta mampu bertahan hidup selama 16 minggu setelah penyakit dimusnahkan. virus Gumboro tetap tahan hidup pada temperatur 60C, dan baru dapat mati pada temperatur 70C. Selain itu virus ini juga masih tahan hidup di bawah titik beku.

Gejala gumboro
Ternak kehilangan nafsu makannya Bulunya tampak lusuh dan kotor Tinja cair dan berwarna putih Ayam suka bergerak tidak teratur Peradangan disekitar dubur, diare dan tubuh bergetar-getar.

Penularan gumboro
Penularan secara langsung melalui kontak secara langsung antara ayam penderita dengan ayam yang sehat, dan melalui kotoran, misal pada alas kaki (litter) yang lembab dan bercampur feses sehingga sangat mudah terkontaminasi virus gumboro Penularan secara tidak langsung melalui pakan, air minum dan peralatan yang digunakan

Pemicu munculnya gumboro


kualitas DOC yang kurang baik kualitas pakan yang rendah manajemen pemeliharaan yang kurang optimal program kesehatan dan vaksinasi yang kurang

Pencegahan gumboro

pemeliharaan dan persiapan kandang yang baik pemilihan DOC yang berkualitas menjalankan manajemen pemeliharaan yang sesuai stndar penerapan biosekuriti yang konsisten pemilihan jenis vaksin dan waktu vaksinasi yang tepat diharapkan bisa menekan bahkan menghilangkan kasus IBD

Kriteria kualitas vaksin Gumboro yang baik adalah :


Mempunyai kekebalan silang terhadap stain-strain virus gumboro lain. Tidak merusak bursa fabrisius pada anak ayam dan tidak menghambat pada kekebalan penyakit lain. Kualitas vaksi harus murni dan bebas dari pencemaran agen infeksi pathogen

Pengobatan penyakit

Pengobatan penyakit Gumboro yang menyerang ayam sampai sekarang belum ditemukan. Maka kandang peternakan ayam yang terkena wabah Gumboro harus dikosongkan secara total untuk sementara. Semua peralatan, alas kandang, sisa makanan yang mungkin sudah terkontaminasi harus segera dimusnahkan

DAFTAR PUSTAKA
Fadilah, R dan Polana, A. 2004. Aneka Penyakit Ayam dan Cara Mengatasinya. Agromedia Pustaka, Jakarta.

Murtidjo, B. A. 1992. Pengendalian Hama dan Penyakit Ayam. Kanisius. Yogyakarta


Santoso, H. dan Sudaryani, T. 2009. Pembesaran Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta Subronto. 1985. Ilmu Kesehatan Ternak. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Tabbu, R.C. 2002. Penyakit Ayam dan Penanggulangannya Volume 2. Kanisius, Yogyakarta. Yuniatti, S. 2004. Pertumbuhan Ayam Broiler Vol 05 No. 1. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Bogor

Sekian dan terimakasih!!!