Anda di halaman 1dari 40

Daerah penerimaan dan penolakan hipotesa

UJI DUA ARAH

NK

Ho ditolak

Daerah Ho diterima

NK

Ho ditolak

Uji 1 arah

DAERAH Ho DITERIMA

Ho ditolak

Uji 1 arah

Ho ditolak

DAERAH Ho DITERIMA

Penggunaan tabel Z , tabel t , tabel X2 atau tabel F


Perhatikan betul !

Misal alpha = 5 %
Pada uji dua arah, maka besarnya diletakan pada kedua ujung kurva, shingga masing-masing besarnya menjadi /2 = 2,5 % atau 0,025 Untuk melihat nilai pembatas pada tabel atau sering disebut sebagai nilai kritis, pada belahan kiri dapat dilihat berdasarkan besarnya probabilitas 2,5 % = 0,025, yaitu pada kurva normal kumulatif = 1,96 Sedang untuk melihat nilai kritis pada belahan kanan dapat dilihat besarnya probabilitas 97,5 % atau 0,975, (1- /2) yaitu pada kurva normal kumulatif = + 1,96

UJI DUA ARAH Ho : = 0 Ha : # 0 Ho : 1 = 2 Ha : 1 # 2

UJI DUA ARAH

NK ?

0,025 0,975

NK ?

UJI DUA ARAH

- 1,96

+ 1,96

UJI SATU ARAH Ho : = 0 Ha : > 0 Ho : 1 = 2 Ho : 1 > 2

UJI SATU ARAH

0,95

NK 0,05

DAERAH Ho DITERIMA

Ho ditolak

UJI SATU ARAH

1,65

DAERAH Ho DITERIMA

Ho ditolak

UJI SATU ARAH Ho : = 0 Ha : < 0 Ho : 1 = 2 Ha : 1 < 2

UJI SATU ARAH

0,05 NK

Ho DITOLAK

Ho DITERIMA

UJI SATU ARAH

- 1,65

Ho DITOLAK

Ho DITERIMA

Contoh soal
1. Diambil sapi FH sebanyak 100 ekor ditimbang berat badan pada umur 1,5 thn didapat variansi = 900 kg, sedang rata-rata berat badan = 235,7 kg. Jika dikatakan bahwa rata-rata berat badan = 250 kg apakah pendapat ini dapat dibenarkan? 2. Diambil 10 ekor sapi FH mur 1,5 tahun diperoleh data berat dalam satuan kg sbb : 265, 258, 265, 246, 251, 270, 261, 289, 249, 272 Jika dikatakan bahwa rata-rata berat badan = 250 kg apakah pendapat ini dapat dibenarkan?

Soal no 1(uji dua arah)


Tentukan hipotesa Ho : o = 250,0 kg Ha : o # 250,0 kg Hitung nilai Z statistik (x o ) Rumus Z hit = --------------- n = (235,7 250,0) / (30/10) = (14,3 / 3) = 4,76

Tentukan Nilai kritis, jika alpha = 5 %, maka Z 0,025 = 1,96 atau Z 0,975 = + 1,96 Bandingkan Z hit. vs Nilai kritis (Z tabel) Z hit = 4, sedang N.K ( 1,96 s/d + 1,96) Karena Z hitung tidak terletak diantara interval nilai kritis, maka Ho ditolak atau Ha diterima Kesimpulan Dengan derajat kepercayaan 95 persen maka pendapat yang menyatakan bahwa berat badan sapi FH umur 1,5 tahun = 250 kg tidak dapat dibenarkan atau diterima/

UJI DUA SISI

Ho DITERIMA - 1,96 + 1,96

Soal no 1 Uji Satu Arah Tentukan hipotesa Ho: o = 250,0 kg Ha : o > 250,0 kg (uji satu arah) Hitung nilai Z statistik (y o ) Rumus Z hit = ----------------s n = (262,6 250,0) / ( .. /10) = 12,6 ( =

Tentukan Nilai kritis, jika alpha = 5 %, maka Z 0,95 = + 1,65 Bandingkan Z hit. vs Nilai kritis (Z tabel) Z hit = . , sedang N.K (+ 1,65) Karena Z hitung terletak mendekati ekor atau Z hitung > nilai kritis, maka Ho ditolak atau Ha diterima Kesimpulan Dengan derajat kepercayaan 95 persen maka pendapat yang menyatakan bahwa berat badan sapi FH umur 1,5 tahun = 250 kg dapat dibenarkan atau dapat diterima

Uji Satu Arah

DAERAH Ho DITERIMA

Ho DITOLAK 1,65

Alpha = 5 %

Uji Beda Antara 2 Mean (2 Populasi)


Uji beda 2 mean ( 1 = 2 ) jika variansi diketahui. (y1 y2 ) Rumus Z hit = ------------------------- {(12/n1) + (22/n2)}

Uji beda 2 mean (1 = 2 ) jika variansi tidak diket. (y1 y2 ) Rumus t hit = -----------------------sb x (1/n1 +1/n2)

Sb adalah standar deviasi bersama Merupakan akar dari sb2 variansi bersama Rumus SS1 + SS2 2530,59 + 3651,62 Sb2 = ------------------- = ----------------------------(n1 + n2) 2 7 + 8 2 = 13
SS1 + SS2 Sb = ------------------- = 21,8 (n1 + n2) 2

Berat badan domba ekor tipis pada umur 2 thn didapat


Betina : 13 14 15 16 17 18 19 Jantan : 21 16 25 13 22 28 17 20 24

1. Apabila dikatakan bahwa berat badan domba jantan sama dengan berat domba betina, apakah pendapat ini dapat dibenarkan? (gunakan = 5 % dan = 1 % ) 2. Apakah variansi berat domba jantan sama dengan variansi berat domba betina ? (gunakan = 10 %)

UJI BEDA 2 MEAN JIKA VAR POP TAK DIKETAHUI

Tentukan hipotesa Ho ; 1 = 2 Ha : 1 2 {uji dua arah, krn tidak sama ()} Hitung nilai t statistik (y1 y2 ) Rumus t hit = --------------------- = 122,47 sb 1/n1 + 1/n2 (....) + (..) Sb = ------------------------------------------- =21,8 (10 + 10) 2

Sb = ( ) Rumus t hit = --------------------------- 1/10 + 1/10 t= = Nilai kritis untuk = 1,0% uji satu ekor t (0,001 ; 13) = 2,650

Bandingkan t stat vs t tabel 122,47 >2,650 t hit > t tabel , berarti Ho ditolak atau Ha diterima Kesimpulan ?

Bagaimana jika diuji dengan 1 arah ?

Tentukan hipotesa Ho ; 1 = 2 Ha : 1 > 2


Hitung nilai t statistik (yi y2 ) Rumus t hit = ---------------------sb 1/n + 1/n2

Sb = --------------------------------------(10 + 10) - 2

t hit = Nilai kritis t (,df) = t (0,05 ; 18) = Bandingkan t stat vs t tabel t stat t tabel , berarti Ho ditolak/diterima atau Ha diterima/ditolak Kesimpulan ?

Uji rasio variansi = uji pendahuluan


Ho : 12 = 22 Ha : 12 22 Rumus F hit = B2/K2

Nilai kritis F(/2; nB - 1 ; nK - 1)


Bandingkan F hitung vs F tabel Tarik kesimpulan

1. Ho : var A = var Ha : var A tdk sama dng var B 2. F hit = var B/ var K = 521,66/421,76 = 1,24 = kretek 521,66 ; sewon 421,76 3. F0,05; 7,6 = 4,21 F0,01; 7,6 = 8,26 4. F hit < NK 0,05 maupun NK 0,01 Ho ditolak 5. Dengan alpha 10 % maupun 2 % maka variansi prod padi kec Sewon tidak sama dengan var prod padi kec Kretek

Apakah variansi berat domba jantan sama dengan variansi berat domba betina ? (gunakan = 10 %) Jawab 1. Ho : 12 = 22 Ha : 12 22 2. F hit = B2 /K2 = 3. Nilai kritis F (0,05; 9 ; 9) = 4. F hit F tabel, maka Ho 5. Kesimpulan

Uji data berpasangan


Sampel mendapat dua perlakuan (sebelum dan sesudah) Misal nilai sebelum training/pelatihan dan nilai sesudah training/pelatihan Produksi sebelum diberi tambahan feed aditif dan setelah diberikan Data jadi adalah beda diantara dua perlakuan

Ho Ha t hit

: D = 0 : D > 0 yD - 0 = -----------sd / n

Contoh soal nilai pre test : 6 8 7 6 7 8 nilai post test : 8 9 9 7 9 9 nilai beda : 2 1 2 1 2 1 Apakah pelatihan dapat meningkatkan prestasi ?

nilai beda :

Ho : D = 0 Ha : D > 0 Rerata beda (yd) = 1,5 (yd) = 9 (yd)2 = 15 (syd)2 = (15 13,5) / 5 = 0,3 syd = 0,54 t hit = 1,5 / [0,54/(2,45)] = 1,5 / 0,22 = 6,8 Nilai Kritis t 0,05 ; 5 = 2,015 t 0,01;5 = 3,365 t hit > t tabel (nilai kritis), maka Ho ditolak dan Ha diterima (baik = 5% maupun = 1%) Kesimpulan : ada pengaruh sangat nyata stl pelatihan

1. a. Apabila diuji dengan alpha 5,0 persen ternyata Ho ditolak, masih perlukah diuji dengan alpha 1,0 persen b. Jelaskan jawaban anda 2. Mengapa uji dua arah kurang peka dibandingkan dengan uji satu arah 3. Soal dihal berikut cermati dan kerjakan

UJI DUA SISI

UJI DUA SISI

Data produksi padi varietas rojo-lele di kecamatan Sewon dan kecamatan Kretek kabupaten Bantul tercatat sebagai berikut : 3504, 3693, 3436, 3433, 3449, 4341, 4354, 4312, 4425, 3850, 3090, 4142, 4034, 4166, 3850, 3563, 3609, 3353, 3761, 3086, 2372 2833, 2774, 2587, 2130, 1836, 2672, 2430, 2376, 2234, 2648, 4615, 4376, 4362, 732, 2130, 2264, 2228, 2046, 1978