PENETAPAN POTENSI

ANTIBIOTIKA MENURUT
DISUSUN OLEH : FI IV
Nabilah Bamu’min 2009210137
2.
Nia Septiani
2009210141
Click to edit Master subtitle style
3.
Okta Nursanti
2009210155
Kelas : D
Kelompok : V
1.

10/05/12

Manfaat 10/05/12 Penelitian . antibiotik merupakan zat kimia yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme yang menghambat atau membunuh mikroorganisme lainnya. yang dalam jumlah amat kecil bersifat merusak atau menghambat mikroorganisme lain. Rumusan Masalah Bagaimana cara untuk menentukan potensi antimikroba terhadap mikroorganisme tertentu? Tujuan Penelitian Menetapkan prosentase potensi suatu antibiotika menurut Farmakope Indonesia edisi IV.LatarBelakang Antibiotik adalah produk metabolik yang dihasilkan suatu organisme tertentu. Atau dengan kata lain.

Mekanisme kerja antibiotika umumnya dapat dijelaskan secara terperinci : 10/05/12 . Yang berguna hanyalah antibiotika yang mempunyai kadar hambatan minimum (KHM) in vitro lebih kecil dari kadar zat yang dapat dicapai dalam tubuh dan tidak toksik.TINJAUAN PUSTAKA .

Pipet skala steril 5. Syringe & jarum suntik steril • 10/05/12 .METODOLOGI PENELITIAN • Alat dan Bahan • Alat : • 1. Rak tabung reaksi • 2. Tabung reaksi steril • 3. Cawan petri steril • 4.

Cara Kerja 10/05/12 .

10/05/12 .

10/05/12 .

707 S3 11 10 10 10 11 10 8 10 12 10.11±0.82 .11±1.563 S3 9 10 9 10 10 9 10.78±1.269 S3 11 12 12 10 11 11 11 11 11 11.601 S4 8 8 9 10 10 10 9 9 10 9.00±0.88±0.093 S uji 13 13 12 10 10 10 9 9 11 10.44±0.44±1.22±0.48 9.014 S2 11 11 12 11 9 10 8 9 10 10.866 S1 10/05/12 Rata-rata (mm) Rata-rata koreksi (mm) 10.600 S3 9 11 10 9 9 9 8 9 11 9.04 9.833 S3 9 9 9 10 11 10 8 9 10 9.22±1.Aras baku Cawan 1 Diameter hambat (mm) Cawan 2 Cawan 3 10 10 10 9 9 11 10 10 10 9.33±1.882 S5 11 11 11 10 10 11 9 10 10 10.

122.04-11.042 = 10.88 + (10.04  S2 0.44) = 9.762.04-10.7864 b= 0.22) = 10.21 mm/5 = 10.04-9.1234 x x = 8.1234 r= 0.445.3 %potensi = 238.04-10.122.11 + (10.0351   y = a + bx 10.48  S1 0.6021 9.262.3 x 100% 5 = 4.262.04 S1-S3 => 9.7959 10.22 + (10.04+9.246 % .Rata-rata koreksi (y) Log dosis (x) 10.82 10/05/12 a= 9.78 + (10.48 S2-S3 => 10.82 S5-S3 => 10.11) = 9.04 S4-S3 => 9.82 = 9.44) = 10.82  S4 0.33 + (10.15 S uji-S3 => 10.8928 Perhitungan rata-rata koreksi : Rata-rata pada 1 dosis + (rata-rata S3 total – rata-rata S3 pada dosis tersebut) X total S3 = 50.3768 antilog = 238.00) = 10.15  S5 0.7863 + 0.5051 9.

8928) .8607 S4 à y’ = a + bx = 9.1234) = 9.1234) = 9.8966 10/05/12 (0.1234) = 9.Setelah regresi S1 à y’ = a + bx = 9.8846 S5 à y’ = a + bx = 9.7864 + (0.1234) = 9.7864 + (0.7959) (0.7864 + (0.5051) (0.7864 + (0.6021) (0.8487 S2 à y’ = a + bx = 9.

8487 S2  0.7863 b=0.6021 9.9999 Rata-rata koreksi setelah regresi (y) 12 10 8 6 4 2 0 0 10/05/12 2 4 6 8 10 12 .Log dosis (x) Rata-rata koreksi setelah regresi (y) S1  0.8928 9.1235 r=0.5051 9.7959 9.8607 S4  0.8846 S5  0.8966 a=9.

10/05/12 dan jika terlalu dingin Nutrient Agar .PEMBAHASAN 1. 2. Potensi antibiotik dilakukan untuk menentukan presentase potensi amtibiotik berdasarkan FI ed IV. Pada pembuatan agar inokula. Nutrient Agar sebaiknya tidak terlalu panas karena inokula dapat mati.

95% ( FI ed IV hal 778) • Saran 10/05/12 .246 % (tidak memenuhi syarat) Syarat : 104.111.762.KESIMPULAN DAN SARAN • Kesimpulan Presentase potensi antibiotik yang diperoleh sebesar 4.445.5% .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful