DIREKTORAT BINA PRODUKTIVITAS
DIREKTORAT JENDERAL
PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
PENGANTAR
Workshop
PRODUKTIVITAS
Peningkatan
dan 5S
Produktivitas
BBPLK Semarang
2025
APA TUJUAN SOSIALISASI
PRODUKTIVITAS ??
Tujuan sosialisasi produktivitas untuk
memberi pemahaman tentang:
1. Apa itu produktivitas ?
2. Mengapa produktivitas itu penting ?
3. Bagaimana cara meningkatkan
produktivitas ?
4. Bagaimana mengetahui bahwa
produktivitas telah meningkat dari
sebelumnya?
produktivita
s
I T U
PA
A
DEFISINI PRODUKTIVITAS
FILOSOFIS
• produktivitas dipahami sebagai sikap mental
dalam menghadapi masa depan, yaitu sikap
mental yang memandang hari esok harus lebih
baik dari hari ini, dan hari ini harus lebih baik dari
kemarin
EKONOMIS
• produktvitas adalah nilai lebih, yaitu suatu nilai
tambah tentang bagaimana agar perolehan hasil
yang dicapai (output) adalah yang sebesar-
besarnya, dengan pengorbanan sumber daya
yang digunakan (input) adalah sekecil-kecilnya
TEKNIS - MATEMATIS
• Perbandingan antara output (hasil yang diperoleh
dapat berupa barang/jasa) dengan input( seluruh
sumberdaya yang digunakan seperti: manpower,
machinery, material, maoney)
PRODUKTIVITAS – KONSEP TEKNIS
Rasio perbandingan OUTPUT yang dihasilkan dengan
sumber daya yang digunakan sebagai INPUT.
Rumus: PRODUKTIVITAS
Kemungkinan Peningkatan Produktivitas:
NAI
K
1. PRODUKTIVITAS
TURU
N
NAI
K
2. PRODUKTIVITAS
TET
AP
TET
AP
3. PRODUKTIVITAS
TURU
N
PRODUKTIVITAS – KONSEP
MANAJEMEN
Dari sudut pandang
PRODUKTIVIT
manajemen,
produktivitas adalah
EFISIENSI
proses transformasi
input secara efisien EFEKTIFIT
AS
menjadi output yang AS
efektif dan bermanfaat
dalam satuan waktu KUALITAS
tertentu dan dengan
memperhatikan aspek
mutu
Produktif berarti
Efektif, Efisien dan Berkualitas serta Ramah
• Produktivitas bertumpu pada Lingkungan
3 (tiga) ilmu dasar, yaitu ilmu ekonomi yang
menurunkan aspek efisiensi, ilmu manajemen yang menurunkan aspek efektivitas
dan ilmu teknik industri yang menurunkan aspek nilai tambah (value added) yang
kemudian disebut mutu.
• Aspek efisiensi dalam produktivitas mengharuskan penggunaan sumberdaya
seminimal mungkin, terutama yang bersifat tangible seperti misalnya sumberdaya
alam dan modal.
• Sedangkan aspek efektivitas mengharuskan pencapaian sasaran atau target
secara optimal, baik dari segi jumlah maupun mutu. Kesemuanya diusahakan
pencapaiannya dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup (ramah
lingkungan) yang oleh Asian Productivity Organization (APO) diperkenalkan
melalui konsep Produktivitas Ramah Lingkungan (Green Productivity).
KONSEP STRATEGIS PRODUKTIVITAS
PRODUKTIVITAS
Qualitatif Quantitatif
PROSES TUJUAN
adalah hasil
Adalah Sikap
dari
Produktivitas
seperti Rajin, Produktivitas
Disiplin, Kreatif, P=O/I
Inovatif dst. Serta O = Hasil (fisik &
Pola Pikir “ value )
Today better than I = 5M (Man,
Yesterday and Machine,
Tommorow better Material, Method,
than Today. Money
KERANGKA PIKIR PRODUKTIVITAS
KUALITAS HIDUP YANG LEBIH
BAIK
PENINGKATAN STANDAR
HIDUP
PENINGKATAN PDB/PDRB
PERLUASAN KESEMPATAN PRODUKTIVITAS MENINGKAT
KERJA
PENAMBAHAN PERTUMBUHAN TOTAL
KAPITAL FAKTOR
PRODUKTIVITAS
Input Kuantitatif
KUALITAS KUALITAS KAPITAL
TENAGA DAN SISTEM
KERJA
Input Kualitatif
SIAPA STAKEHOLDER
1. PRODUKTIVITAS
PEMERINTAH ??
2. DUNIA USAHA/INDUSTRI
3. AKADEMISI/PENDIDIKAN
4. MASYARAKAT
5. MEDIA MASSA
PENTA HELYX
a p a
eng
M !!
g !!
I tu i iin
nt
Pe
Gambaran produktivitas di
Indonesia
Hasil perhitungan WORLD ECONOMIC FORUM
TAHUN 2019
Daya Saing Indonesia di Tingkat
Global
Indeks Daya Saing Global Beberapa Negara 2019
Peringkat ke-50 dari 141 negara Daya saing Indonesia berada di bawah Singapura,
Peringkat ke-4 dari 9 negara di ASEAN Malaysia dan Thailand.
TUJUAN PENINGKATAN
PRODUKTIVITAS
Meningkatkan Pendapatan
Memperkuat daya saing dan
meningkatkan keuntungan
Memperluas lapangan kerja
Meningkatkan
kesejahteraan masyarakat
Mendorong pertumbuhan
ekonomi
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PRODUKTIVITAS
Faktor Internal Faktor Eksternal Faktor Individu
• Produk • Kebijakan • Sikap Mental
(barang/jasa) Pemerintah • Pendidikan
• Pabrik & • Kondisi Sosial • Kompetensi
Perlengkapannya Ekonomi & • Kamampuan
• Teknologi Polkam Manajemen
• Bahan & energi • Tersedianya • Hubungan Kerja
• Sumber Daya Sumberdaya • Gizi dan
Manusia (SDM) Kesehatan
• Organisasi & • Jaminan Masa
Sistem depan
• Metode Kerja • Lingkungan Kerja
• Manajemen • Sarfas Kerja
• Teknologi
• Kesempatan
• Prestasi
BAGAIMANA CARA MENINGKATKAN
PRODUKTIVITAS ???
KONSEPSI DAN STRATEGI PENINGKATAN
PRODUKTIVITAS
PENDEKAT
AN
PENGERTI SASARAN
AN
Awareness EFEKTIFIT
(kesadaran AS
FILOS EKO )
OFIS NOM Improveme
(Cara IS EFISIENSI KUALITAS
Pandan
g) PROD
(Nilai nt
Lebih)
UKTIVI (penerapa
TAS n)
MATEM Maintenan
ATIS
(O/I) ce PEMBANG LINGKUN
(memeliha UNAN GAN
ra)
STRATEGI DASAR PENINGKATAN PRODUKTIVITAS
Perbaikan Sistem Inovasi Teknologi Peningkatan Pengembangan
Manajemen/Birokrasi dan Rekayasa Kualitas SDM Budaya Produktif
Let’s Be
Ubahlah kebiasaan yang tidak produktif
Productive
mulai saat ini !
Artikel ini bukan untuk tipe perfeksionis yang keras kepala, yang tidak mau keluar dari kebiasaan
mereka saat ini yang menghabiskan banyak waktu untuk semua detail kecil tanpa perbaikan
substansial pada hasil.
Jika ini Anda maka berhenti di sini. Artikel ini hanya membahas tentang melakukan apa yang akan
memberi Anda hasil.
CARA PENINGKATAN
PRODUKTIVITAS
IDENTIFIKASI
MASALAH
PELAPORAN/
DOKUMENTASI HASIL PERUMUSAN
MASALAH UTAMA
IMPLEMENTASI
PEMECAHAN
PENYUSUNAN
MASALAH
REKOMENDASI
Contoh efek
produktivitas
PP QQ CC D
D S M
Product Quality Cost Delivery Safety Moral
Penentuan A.T.M
ALAT, TEKNIK,
5S METODE
Kaizen
Praktical IE
IDENTIFIKA
SI
QCC
MASALAH TQC/TQM
PELAPORAN/
TPM
DOKUMENTASI PERUMUSAN JIT
MASALAH
HASIL
UTAMA Lean
Manufacturing
SCORE Training
IMPLEMENTAS Six Sigma
I
PEMECAHANM PENYUSUNAN Benchmarking,
MASALAH REKOMENDASI Best Practice
Malcom Baldrige
BSC
Knowledge
Management
DIREKTORAT JENDERAL
PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
Sesi:
5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke)
Pernahkah ANDA mengalami kendala seperti ini di tempat k
Berulang LUPA…??
BERANTAKAN!
membuat Bagaimana
Kesulitan
menemukan kesalahan seharusnya dan
peralatan & yang sama tindak
dokumen lanjutnya?
LELAH..!! PUSING..!!
Posisi / cara kerja Pekerjaan
yang tidak sederhana jadi
ergonomis. rumit & lama
Terjadi
MUBAZIR..!!
hambatan
Mondar-mandir
komunikasi tidak ada hasil
..!?
Penerapan 5S dapat mengatasi kendala yang Anda
hadapi!
Apa itu 5S?
5S adalah
seperangkat teknik
manajemen yang
fokus pada
pemeliharaan
proses, peralatan,
tempat kerja dan
orang-orang dengan
cara yang
seharusnya (teratur,
rapi, bersih, standar
dan disiplin.)
-Asian Productivity
Organisation-
Kekuatan Pikiran
ANDA
adalah
tentang
APA yang
ANDA
PIKIRKAN
5S: MANAGEMENT GOOD
HOUSEKEEPING
BENEFIT - 5S
Increases Decreases
( meningkatkan)
Moral ( mengurangi)
Injury (cidera)
Sefety Production Cost (biaya
produksi)
Efesiensi
Waktu Tunggu
Quality
Breakdown (kerusakan)
Lead Time
Defect ( cacat Produk)
Kreativitas
Kesalahan persediaan
Umur Peralatan
Kerja yang kurang
bermanfaat
transportasi yang tidak
efisien
biaya penyimpanan
persediaan
MANFAAT VISUAL &
FUNGSIONAL
Dua perspektif, yaitu visual &
fungsional
Manfaat 5S secara
Visual 5S adalah
VISUAL kebersihan, kerapihan
dan keindahan dari
suatu tampilan yang
terlihat di lingkungan
kerja yang aman,
nyaman, dan lain-lain.
FUNGSIONAL
Manfaat 5S secara Fungsional
akan berkontribusi terhadap
peningakatan produktivitas, kualitas,
efisiensi dll. (PQCDSM).
1. SEIRI
DEFINISI SEIRI – SORT – RINGKAS –
SISIH
Merupakan kegiatan
menyingkirkan barang-barang
yang tidak diperlukan sehingga
segala barang yang ada di lokasi
kerja hanya barang yang benar-
benar dibutuhkan dalam aktivitas
kerja.
2. SEITON
Mengidentifika
si dan
mengatur Seiton/Susun
penempatan
barang dan
standarisasi Susun / Rapikan
berdasarkan Barang
jenis,
Berikan Label, Rincian, atau Denah
ukuran/jumlah, Lokasi Barang
tempay &
penanggung Pengaturan Layout Ruangan
jawab untuk
memudahkan Petunjuk Arah /
Ruang
pemakaian dan
pengendalian
3. SEISO
Apa itu Seiso ?
DEFINISI SEISO – RESIK – SASAP
Merupakan Kegiatan Membersihkan sekaligus memeriksa barang
dan tempat kerja, serta mengatasi penyebab adanya kotoran
KOTOR…
KOTOR…
TIDAK
BAGUS…!
Selalu
4. SEIKETSU
melaksanakan
S1, S2 dan S3
secara Seiketsu / Sosoh
konsisten
untuk
mempertahank Prosedur Penggunaan Alat / Mesin
an standar
yang telah Prosedur Pemeliharan Alat / Mesin /
dicapai dan Barang / Ruang
upaya Petunjuk Lokasi Barang / Alat / Mesin
Tindakan
harus diletakkan
peningkatan
berkesinambun Visual Control
gan
5S (Seiketsu – Sosoh)
5. SHITSUKE
Apa itu Shitsuke ?
DEFINISI SHITSUKE – RAJIN –
SULUH
Pemeliharaan kedisiplinan
pribadi masing-masing
pekerja dalam
menjalankan seluruh
tahap 5S.
Langkah 1 – Seiri –
Ringkas
Seiri Seiton Seiso
Seikets Shitsuk
u e
Ringkas Rapi Resik
Rawat Rajin
▪ Pisahkan barang yang
▪ Tentukan apa saja yang digunakan digunakan dan tidak
di tempat kerja, pindahkan barang digunakan
lainnya
▪ Gunakan “label merah” untuk ▪ Kelompokkan barang yang
menandai barang-barang yang digunakan berdasarkan
akan dibuang jenis dan frekuensi
▪ Jika ragu, tandai dengan “label penggunaan
merah” juga beri tanda barang2
yang akan dicek lagi
▪ Buang semua barang yang tidak
digunakan CONTOH
Ringka
s
Apakah barang- Gunakan “label
barang ini semua merah” untuk
digunakan? tanda barang yang
tidak digunakan.
Langkah 2 – Seiton - Rapi
Seikets Shitsuk
Seiri Seiton Seiso
u e
Ringkas Rapi Resik
Rawat Rajin
▪ Siapa saja segera dapat
▪ Berikan tanda yang besar dan jelas melihat, mengambil dan
▪ Identifikasi semua barang (mesin, rak, mengembalikan
material, stok) dengan nama dan
nomor ▪ Posisi tetap
▪ Gunakan warna sebagai identitas ▪ Barang tetap
selain nama dan nomor ▪ Jumlah tetap
CONTOH: Rapi
Visualisasi
kan
tempat
penyimpan
an spesifik
untuk
seluruh
barang
Langkah 3 – Seiso – Resik
Seikets Shitsuk
Seiri Seiton Seiso
u e
Ringkas Rapi Resik
Rawat
▪ Mempertahankan semuaRajin
barang
▪ Tentukan apa yang akan dibersihkan dalam kondisi terbaik, sehingga
▪ Tentukan siapa yang bertanggung dapat digunakan kapan saja
jawab ▪ Lingkungan kerja yang bersih
▪ Tetapkan metode Resik dapat menghilangkan stres dan
▪ Siapkan peralatan kebersihan frustasi
▪ Laksanakan kegiatan kebersihan ▪ Pembersihan harian perlu
menjadi bagian dari rutinitas
kerja normal
▪ Bersihkan wilayah ▪ Bersihkan seluruh ▪ Pastikan alat
kerja (lantai, dinding, peralatan pembersih yang tepat
dll) ▪ Labeli seluruh lokasi tersedia untuk
untuk seluruh barang memelihara wilayah
kerja
Langkah 4 – Seiketsu - Rawat
Seiket Shitsuk
Seiri Seiton Seiso
Ringkas Rapi Resik
su e
Rawat Rajin
▪ Susun pendekatan yang terstandarisasi ▪ Pastikan ketiga langkah
▪ Tetapkan apa saja yang harus dilakukan secara pertama dapat
rutin untuk memelihara lingkungan kerja dipertahankan
▪ Tentukan frekuensi yang diinginkan –
diklasifikasikan secara harian, mingguan, bulanan ▪ Membentuk organisasi
dan semi tahunan (dapat pula menggunakan ▪ Mengembangkan disiplin 5S
jangka waktu lainnya) ▪ Memberi garis dasar untuk
▪ Gunakan informasi tersebut untuk menyusun peningkatan
checklist 5S standar
▪ Tentukan siapa yang harus bertanggung jawab
▪ Masukkan isi checklist ke dalam instruksi kerja
standar
Turn lights off
when leaving
Apakah instruksi kerja ini Apakah Anda yakin berkas- Tahukah Anda kapan harus
dipasang di tempat Anda berkas ini berada di tempat memesan kertas baru?
benar-benar mematikan yang benar?
lampu?
Langkah 5 – Shitsuke - Rajin
Seikets Shitsu
Seiri Seiton Seiso
Ringkas Rapi Resik
u ke
Rawat Rajin
▪ Susun lembar audit 5S sebagai ▪ Implementasikan proses audit
panduan
▪ Libatkan seluruh anggota tim
▪ Tetapkan jadwal audit untuk
melaksanakan audit 5S secara rutin ▪ Laksanakan secara konsisten
▪ Libatkan operator, supervisor, dan ▪ Jadikan 5S bagian dari tugas
manajer dalam audit 5S secara rutin ▪ Lakukan 5S sebagai kebiasaan
▪ Sampaikan hasil audit pada papan
kinerja mingguan
Pengetahu
an
HABITS Apa yang
(KEBIASAAN) – akan
persimpangan dilakukan dan “Kita adalah apa
mengapa yang berulang-ulang
pengetahuan, melakukan??
keahlian dan Keahlia kita lakukan.
K Keingin Keunggulan bukan
keinginan n an tindakan, melainkan
Bagaimana kebiasaan.”
Motivasi
cara
melakukan
untuk –
melakukan
? Aristotle
DIREKTORAT JENDERAL
PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
SELESAI
Terima Kasih
Sosialisasi Layanan Peningkatan
Produktivitas
LAYANAN INFORMASI:
• DATA dan INFORMASI PRODUKTIVITAS (Makro dan Mikro)
• JEJARING KELEMBAGAAN PRODUKTIVITAS
• SDM PRODUKTIVITAS (TENAGA AHLI PRODUKTIVITAS) –Digerakkan
melalui networking
• TESTIMONI MODEL KEBERHASILAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS
(Lokal dan Internasional/APO)
PELAYANAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS
• Modul Produktivitas (e book)
• PENGUATAN SDM/SERTIFIKASI KOMPETENSI PRODUKTIVITAS (5
Skema Cluster dan 4 Skema KKNI)
• Layanan Pengukuran Produktivitas (Software)
• Pengukuran Produktivitas Makro (Nasional, Regional,
Sektoral)
• Pengukuran Produktivitas Mikro
(Perusahaan,Organisasi)
• Pengukuran Produktivitas Individu
• Layanan Bimbingan Konsultansi Peningkatan Produktivitas
(Tutorial)
• Layanan Penerapan Alat, Teknik dan Metode Peningkatan
Produktivitas (Tutorial, YOUTUBE)