Anda di halaman 1dari 11

NITRASI

KELOMPOK 07 1. SURYA HADITYA 2. DITIA ALLINDIRA H. 3. DONY CHANDRA K. 4. SUARNI LANDUMA I 0508117 I 0510010 I 0510011 I 0510037

JURUSAN TEKNIK KIMIA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

PENGERTIAN
Masuknya gugus (satu atau lebih) nitro (-NO2) ke dalam molekul reaksi (suatu senyawa yang diolah).
Gugus Monovalen

Gugus (-NO2)

Gabungan Atom-atom

REAKSI - REAKSI
Nitrasi pada senyawa hidrokarbon parafinik. Nitrasi pada senyawa alkohol. Nitrasi pada senyawa hidrokarbon aromatik.

APLIKASI
Reaksi nitrasi penting dalam sintesa kimia organik untuk menghasilkan solven zat warna, obat-obatan, bahan peledak, pembuatan nitrobenzen dan reaksi tengahan untuk menuju hasil lain khususnya amina dengan cara reduksi senyawa nitro.

PEMBUATAN NITROBENZEN
Bahan yang digunakan : - Benzena - Asam campuran (H2SO4, HNO3, H2O) Katalis : Na2CO3 Kondisi operasi reaksi: - Suhu dijaga pada keadaan 50-55 C - Tekanan tetap (atmosferis)

Sifat 1. Korosif 2. Higroskopis 3. Berat Molekul 98 g/mol 4. Titik didih 613 K 5. Titik Beku 293,45 K Spesifikasi 1. Cairan Bening 2. Tidak berbau 3. Kemurnian 60% 63%

Sifat 1. Korosif 2. Beracun 3. Berat Molekul 63 g/mol 4. Titik didih 356 K 5. Titik Beku 231 K Spesifikasi 1. Cairan Bening 2. Tidak berbau 3. Kemurnian 32% 39%

Sifat 1. Berat Molekul 78 g/mol 2. Densitas 0,8768 g/mL 3. Titik didih 278,6 K 4. Titik Beku 353,2 K

Sifat 1. Korosif 2. Beracun 3. Berat Molekul 123,06 g/mol 4. Titik didih 483,9 K 5. Titik Lebur 278,7 K Spesifikasi 1. Cairan Bening 2. Bau seperti Almond 3. Mudah Terbakar 4. Kemurnian 93% - 98%

Spesifikasi 1. Cairan Bening 2. Berbau manis 3. Mudah Terbakar

DIAGRAM BLOK
5 2 1 6 8 7 3 11

W
9

10

S
4

C
12
KETERANGAN ARUS : 1 = Asam campuran 2 = Benzena 3 = Campuran reaksi 4 = Asam sisa 5 = Nitrobenzena mentah 6 = Produksi Anilin 7 = Nitrobenzena 8 = Air + Na2CO3 9 = Air Buangan 10 = Nitrobenzena kemurnian tinggi 11 = Nitrobenzena murni 12 = Zat buang

KETERANGAN GAMBAR: N = Nitrator S = Separator W = washer C = Column

SENYAWA C6H6 HNO3 C6H5NO2

H ( J / MOL ) 49080 - 174100 -285830

G ( J / MOL ) 124520 - 80710 - 237129

H2O

- 117000

- 158000

REAKSI :
H2SO4

C6H6 + HNO3

95-98 % yield

C6H5NO2 + H2O

(Groggins, P. H.)

HR=[(-285830)+(-117000)] - [(49080)+(-174100)] = - 277810 J/mol GR =[(-237129)+(-158000)] - [(124520)+(-80710)] = - 438939 J/mol

Menghitung besarnya nilai K: GR = - RT ln K


Ln K = Ln K =

GR RT

(438939 ) J / mol 8,314 J / mol .K x 328 K

K = 5,08 K = 11,4 K = K1/K2 K2 = 11,4 x K1

K2>K1, Reaksi berjalan ke arah produk

Kecepatan reaksi pada operasi adalah sebesar - rA = K.CA.CB = 11,4 x [C6H6].[ HNO3]

DAFTAR PUSTAKA
Faith, W.L., Keyes, D.B., and Clark, R.L., 1965, Industrial Chemicals, PP. 542-545,John Wiley & Sons, Inc., Sidney Groggins, P. H., 1959, Unit Processes in Organic Synthesis, 5th ed, Mc Graw Hill Book Company, New York Smith, J.M., and Van Ness, H.C., 1986, Introduction to Chemical Engineering Thermodynamic, 6th ed., Mc Graw Hill Book Company, New York Yaws, Carl.L, 1999, Chemical Properties Handbook,P.P 323, Mc.Graw Hill Book Company, New York http://en.wikipedia.org/wiki/Nitrobenzene http://majarimagazine.com/2009/06/a-lookat-common-industrial-chemicals/