Anda di halaman 1dari 5

Juniar Anugrah I11107006

Metritis adalah radang miometrium. Metritis akut biasanya terdapat pada abortus septic atau infeksi post partum. Metritis adalah infeksi post partum. Metritis adalah infeksi uterus setelah persalinan yang merupakan salah satu penyebab terbesar kematian ibu. Penyakit ini tidak berdiri merupakan bagian dari infeksi yang lebih luas. Pada penyakit metritis menunjukkaan reaksi radang berupa pembengkakan dan infiltrasi selsel radang. Perluasan dapat terjadi lewat jalan limfe atau lewat tromboflebitis dan kadangkadang dapat terjadi abses.

Metritis kronik adalah diagnosis yang dahulu banyak dibuat atas dasar uterus lebih besar dari biasa, sakit pinggang dan leukorea. Akan tetapi pembesaran uterus pada seorang multipara umumnya disebabkan oleh pertambahan jaringan ikat akibat kelamin. Bila pengaobatan terlambat atau kurang adekuat dapat menjadi : 1. Abses pelvik 2. Peritonitis 3. Syok septik 4. Dispareunia 5. Trombosis vena yang dalam 6. Emboli pulmonal 7. Infeksi pelvik yang menahun 8. Penyumbatan tuba dan infertilitas

Gejala metristis dan pengobatannya sama dengan gejala dan penanganan endometritis yaitu : 1. Demam 2. Keluar lochea/keputihan dari kemaluan 3. Sakit pinggang 4. Nyeri abdomen

1. Segera transfuse jika ada perdarahan 2. Berikan antibiotic kombinasi sampai ibu bebas demam selama 48 jam a. Ampicilin 2 gr IV setiap 6 jam b. Gentamycin 5 mg/kg BB IV tiap 24 jam c. Metronidazol 500 mg IV tiap 8 jam dosis tunggal Antibiotika oral tidak diprelukan setelah terapi suntikkan 3. Jika diduga ada sisa plasenta, lakukan eksplorasi digital dan keluarkan bekuan serta sisa kotiledon.