Anda di halaman 1dari 27

SINUS MAXILA (SM)

Terletak di tulang maksila kanan dan kiri Sinus paling besar Atap : dasar orbita Medial : Dinding lateral rongga hidung Dasar : Berbatasan dengan akar gigi geraham atas Ostium di meatus nasi medius

DEFINISI
Sinusitis Maksillaris

merupakan radang mukosa sinus maksillaris.

Paling

sering terjadi karena :

SINUSITIS MAXILLARIS AKUT

Radang mukosa sinus yang berlangsung antara beberapa hari sampai 4 minggu.

Etiologi : Paling banyak modus infeksi adalah lewat : a. Rhinogen b. Dentogen

Insiden : laki = wanita Merata semua umur

PATOFISIO LOGI

Gejala klinis

Subjektif Keluhan rhinitis atau keluhan dentogen Demam, lesu Ingus kental dan berbau Objektif : Inspeksi : oedem dan hyperemi Palpasi : nyeri tekan fosa kanina Perkusi : nyeri ketuk fosa kanina RA : mukosa nasi odem, hyperemi, cavum sempit, mukopus (+) meat.medius RP : mukopus (+) meat.medius post nasal drip (+)

Pemeriksaan penunjang : Transiluminasi : gelap Foto Waters : perselubungan, air fluid level

Foto Waters

Transiluminasi

TERAPI

Medikamentosa - Antibiotik - Decongestan - Analgetik Non Medikamentosa - Istirahat - Diet lunak Aktif - Irigasi sinus 1x seminggu bila nyeri hebat

SINUSITIS MAXILLARIS KRONIS

Radang mukosa sinus yang berlangsung > 3 bulan, radang akut (-).

tanda

Patofisiologi : Kelanjutan dari proses sinusitis yang akut akibat berbagai faktor : - Faktor alergi - Gangguan patensi ostium. Perubahan yang terjadi pada mukosa sudah ireversibel, seperti penebalan, degenerasi, polip, kista & mukokel.

Gejala klinik Subjektif : tidak ada gejala yang khas.

Objektif : Tidak seberat akut odem dan hiperemi pipi (-), RA : sekret mukopurulen (+) di meatus medius RP : sekret mukopurulen (+) di meatus medius, post nasal drip (+)

Pemeriksaan penunjang
Transiluminasi : gelap Foto waters : perselubungan, fluid level

TERAPI
Faktor penyebab dikoreksi Tetes hidung Irigasi sinus 1x seminggu Pembedahan = Radikal : Caldwell-Luc Non Radikal : BSEF / FESS Antibiotik di sesuaikan dengan kuman penyebab.

CALDWELL - LUC

OZAENA
Penyakit

infeksi hidung kronik, ditandai dengan atrofi progresif mukosa dan tulang konka.

Etiologi

: belum diketahui

a. b. c. d. e.

Faktor predisposisi : Infeksi kuman (Klebsiela ozaenae & Cocobacilus Ozaena) Herediter Malnutrisi Gangguan hormonal pada wanita muda Defisiensi Fe Insiden = laki : wanita = 1 : 5 Banyak pada wanita muda, usia pubertas

PATOFISIOLOGI

PATOFISIOLOGI

Gejala klinis - Subjektif : Nafas berbau Penderita tidak membau Hidung buntu - Objektif :RA = Tampak cavum nasi - sangat lebar - atrofi konka - krusta menumpuk dan - sekret purulen.

TERAPI
ETIOLOGI

?? TERAPI ??

Obat cuci hidung Antibiotika Preparat Fe Vitamin A Pembedahan