Anda di halaman 1dari 23

FROZEN SHOULDER

Siti Tahirah Mahmud

Definisi
Suatu keadaan dimana terjadi kekakuan pada sendi bahu yang diawali dengan rasa nyeri dan berakibat berkurangnya lingkup gerak sendi kesegala arah.

Anatomi Fungsional Sendi Bahu


Tulang Clavicula Scapula Sternum humerus.

Sendi Glenohumeral Acromioclaviculare Sternoclaviculare Scapulothoracic

Etiologi & Klasifikasi

Primer/ Idiopatik : terjadi tiba-tiba tanpa penyebab tertentu Sekunder : trauma, operasi, penyakit autoimun, diabetes mellitus, penyakit serebrovaskular atau kardiovaskular

Epidemiologi
Usia 40-60 tahun Wanita ( > 70%) Range of motion yang terbatas biasanya fleksi, abduksi dan eksternal rotasi. Faktor resiko : pernah mengalami kecelakaan/ trauma di bagian bahu, riwayat diabetes melitus dan penyakit kalenjar tiroid.

Patofisiologi

Imobilisasi yang lama karena adanya nyeri pada sendi bahu statis pembuluh vena menimbulkan reaksi timbunan protein fibrosis pada sendi glenohumeral adhesi antar lapisan didalam sendi perlengketan kapsul sendi keterbatasan gerak pada sendi bahu.

Frozen shoulder & Diabetes

Kolagen, salah satu blok bangunan dari ligamen dan tendon Molekul glukosa melekat pada kolagen Pada penderita diabetes, ini dapat berkontribusi untuk deposit abnormal kolagen dalam tulang rawan dan tendon bahu Penumpukan Bahu dampak untuk kaku.

Stages
Painful : Nyeri yang hebat terutama pada malam hari. Saat beristirahat maupun dengan gerakan sehingga mengurangi keinginan untuk bergerak bahu dan dapat berlangsung selama 10-36 minggu. Stiffness/Frozen : Progressivitas kekakuan sendi dan hilangnya mobilitas sendi. Sakit masih tetap ada atau bisa membaik selama fase ini. Hal ini dapat berlangsung selama 4 - 12 bulan. Recovery/Thawing: Selama fase ini gerakan di bahu kembali ke arah normal. Hal ini dapat berlangsung dari 12 bulan

Tanda & Gejala


Nyeri Nyeri berangsur-angsur bertambah berat dan pasien sering tidak bisa tidur pada posisi yang terkena. Pada pemeriksaan fisik : kesulitan untuk abduksi gerakan kompensasi dengan mengangkat bahu pada saat gerakan mengangkat lengan yang sakit, yaitu saat flexi dan abduksi sendi bahu diatas 90 atau di sebut dengan shrugging mechanism.

Keterbatasan LGS glenohumeral pada gerak aktif maupun pasif Pola gerak sendi bahu ini adalah gerak exorotasi lebih terbatas dari gerak abduksi dan lebih terbatas dari gerak adduksi.

Penurunan kekuatan otot dan arofi otot Gangguan Aktifitas fungsional

Diagnosis Banding

Tendinitis bicipitalis Bursitis subacromialis Tendinitis supraspinatus Chronic regional pain syndrome Shoulder girdle tumors

Usulan Pemeriksaan
Rontgen USG MRI CT Scan

Manajemen
Terapi Konservatif Pemberian obat : analgetik dan NSAIDs bersamaan dengan fisioterapi selama 4 minggu sehingga 4 bulan. Latihan : latihan pendulum Berdiri, berpegang pada obyek yang stabil dengan lengan tidak terlibat. Membungkuk sedikit di pinggang dan membiarkan lengan terlibat menggantung lurus ke bawah, santai semua bahu muscles.Swing lengan lembut i. depan dan belakang ii. sisi ke sisi iii. dalam lingkaran

Transcutaneous electrical stimulation (TENS) Deep heating through diathermy combined with stretching

TERIMA KASIH